TAFSIR QS AL AN’AM#9 : AYAT 94-101
- TAFSIR QS AL AN’AM#1: AYAT 1-12
- TAFSIR QS AL AN’AM#2: AYAT 13-26
- TAFSIR QS AL AN’AM#3: AYAT 27-35
- TAFSIR QS AL AN’AM#4: AYAT 36-47
- TAFSIR QS AL AN’AM#5: AYAT 48-55
- TAFSIR QS AL AN’AM#9 : AYAT 94-101
- TAFSIR QS AL AN’AM #6: AYAT 56-69
- TAFSIR QS AL AN’AM#7 : AYAT 70-83
- TAFSIR QS AL AN’AM#8 : AYAT 84-93
- TAFSIR QS AL AN’AM#10 : AYAT 102-110
Diterbitkan pertama kali pada: 07-Feb-2021 @ 20:59
5 menit membaca📖 TAFSIR QS AL AN’AM#9 : AYAT 94-101
👤Ustadz Dr Firanda Andirja MA
🗓️ 26 Jumadil Akhir 1442H
🕌 Masjid AlIkhlas Dukuh Bima (zoom)
Kita lanjutkan..
✳️ Allah ﷻ berfirman,
وَلَقَدْ جِئْتُمُونَا فُرَادَىٰ كَمَا خَلَقْنَاكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَتَرَكْتُمْ مَا خَوَّلْنَاكُمْ وَرَاءَ ظُهُورِكُمْ ۖ وَمَا نَرَىٰ مَعَكُمْ شُفَعَاءَكُمُ الَّذِينَ زَعَمْتُمْ أَنَّهُمْ فِيكُمْ شُرَكَاءُ ۚ لَقَدْ تَقَطَّعَ بَيْنَكُمْ وَضَلَّ عَنْكُمْ مَا كُنْتُمْ تَزْعُمُونَ
Sungguh kalian datang kepada Kami dalam kondisi sendiri-sendiri sebagaimana Kami ciptakan kalian pada mulanya, dan kalian tinggalkan seluruh karunia yang telah Kami karuniakan kepada kalian di belakang kalian ; dan Kami tiada melihat beserta kalian pemberi syafa’at yang kalian anggap bahwa mereka itu bisa beri syafaat (sekutu Tuhan) di antara kalian. Sungguh telah terputuslah (pertalian) antara kalian dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kalian anggap (sebagai sekutu Allah). Qs Al-An’am : 94
➡️Ini ayat ejekan Allah bagi orang-orang kafir kelak di akhirat.
Siksaan fisik dan mental (ejekan).
Allah sebut diri-Nya dalam ayat ini dengan Lafazh jamak (KAMI) untuk pengagungan. Ini berlaku juga dalam bahasa Indonesia. Terkadang KAMI maksudnya malaikat (dalam ayat-ayat tertentu)
{فَإِذَا قَرَأْنَاهُ}
Apabila Kami telah selesai membacakannya. (Al-Qiyamah: 18)
Yaitu apabila malaikat telah membacakannya kepadamu dari Allah Subhanahu wa Ta’ala
Kaum musyrikin yang fasih bahasa Arab menerima Lafazh KAMI,
Lafazh ini digunakan oleh Nasrani untuk menyatakan tuhan nya sama berbilang, yang artinya tuhan mereka tidak esa beda dengan Islam.
➡️✅
جِئْتُمُونَا
Telah datang (ejekan pertama) , dengan kata lampau padahal belum terjadi.
1. Pasti akan terjadi. (uslub bahasa arab)
2. Hikayat tentang masa depan ketika Allah berbicara dengan mereka di hari kiamat.
Furodha (sendiri), tidak ada penolong, tidak ada harta, tidak ada pemberi syafaat.
Disebut kata ditinggalkan di belakang, artinya sangat jauh.. (jabatan, kekuasaan, harta, pemberi syafaat yang dibanggakan).
Begitu kita meninggal, kita tinggalkan seluruhnya.. (ejekan kedua)
Begitu juga saat dibangkitkan di hari kiamat kelak, kita tidak punya apa-apa..
Ejekan ketiga, tentang yang mereka anggap sebagai pemberi syafaat.
{وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَى إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ}
“Dan orang-orang yang mengambil sesembahan-sesembahan selain Allah (berkata):”Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan diri kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya.” Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar.” (QS. Az-Zumar: 3).
Adapun dalil tentang syafa’at adalah firman Allah Ta’ala,
{وَيَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ وَيَقُولُونَ هَؤُلَاءِ شُفَعَاؤُنَا عِنْدَ اللَّهِ}
“Dan mereka menyembah selain Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak pula kemanfa’atan, dan mereka (musyrikin) berkata: “Mereka (sembahan selain Allah) itu adalah perantara kami di sisi Allah” (QS. Yunus: 18).
✳️ Allah ﷻ berfirman,
إِنَّ اللَّهَ فَالِقُ الْحَبِّ وَالنَّوَىٰ ۖ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَمُخْرِجُ الْمَيِّتِ مِنَ الْحَيِّ ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ ۖ فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَ
Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. (Yang memiliki sifat-sifat) demikian ialah Allah, maka mengapa kamu masih berpaling? Qs Al-An’am : 95
فَالِقُ
Membelah
الْحَبِّ
Benih (padi misalnya)
وَالنَّوَى
Biji yang dari buah
Ayat ini menjelaskan sifat Rububiyah Allah.
Allah menantang manusia untuk membuat biji, bagi orang-orang yang mengingkari Rububiyah Allah.
✳️ Allah ﷻ berfirman,
فَالِقُ الْإِصْبَاحِ وَجَعَلَ اللَّيْلَ سَكَنًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ حُسْبَانًا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ
Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. Qs Al-An’am : 96
Itu semua sesuai dengan takdir Allah Yang Maha Perkasa dan Maha Mengetahui.
Allah mampu menahan matahari, seperti telah terjadi sebelumnya.
Dan saat Dajjal nanti Allah akan menahan matahari,yang akan ada 1 hari = 1 tahun.
Inilah sifat-sifat Rububiyah Allah. Bukan wali-wali yang disembah tetapi tidak ada kemampuan apa-apa.
وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ حُسْبَانًا
dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan.❗❗⚠️
1. Berjalan sesuai aturan, sampai ada saatnya keluar dari orbit
2. Allah buat matahari dan bulan yang begitu supaya orang bisa buat perhitungan.
ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ
Semua yang terjadi di alam semesta ini sudah diatur Allah, sudah diukur , tidak ada kebetulan.
✳️ Allah ﷻ berfirman,
وَهُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ النُّجُومَ لِتَهْتَدُوا بِهَا فِي ظُلُمَاتِ الْبَرِّ وَالْبَحْرِ ۗ قَدْ فَصَّلْنَا الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. SUNGGUH Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) kepada orang-orang yang mengetahui.
Qs Al-An’am : 97
Diantara nikmat kebesaran Allah adalah adanya bintang yang menetap di suatu tempat sebagai petunjuk arah.
Semua kejadian alam ini ada yang mengatur, yaitu Allah yang berhak disembah. ✅
✳️Allah ﷻ berfirman:
وَ هُوَ الَّذِيْۤ اَنْشَاَ كُمْ مِّنْ نَّفْسٍ وَّا حِدَةٍ فَمُسْتَقَرٌّ وَّمُسْتَوْدَعٌ ۗ قَدْ فَصَّلْنَا الْاٰ يٰتِ لِقَوْمٍ يَّفْقَهُوْنَ
“Dan Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), maka (bagimu) ada tempat menetap dan tempat simpanan. Sesungguhnya telah Kami jelaskan tanda-tanda (kebesaran Kami) kepada orang-orang yang mengetahui.”
(QS. Al-An’am 6: Ayat 98)
Seperti dalam ayat lain.
{يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالا كَثِيرًا وَنِسَاءً}
Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan kalian yang telah menciptakan kalian dari seorang diri, dan darinya Allah menciptakan istrinya; dan dari keduanya Allah memperkembang-biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. (An-Nisa: 1)
Juga ayat ini,
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍۢ وَٰحِدَةٍۢ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًۭا كَثِيرًۭا وَنِسَآءًۭ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ٱلَّذِى تَسَآءَلُونَ بِهِۦ وَٱلْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًۭا
Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.
Surat An-Nisa (4) Ayat 1
✳️Allah ﷻ berfirman:
وَهُوَ الَّذِيْۤ اَنْزَلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً ۚ فَاَ خْرَجْنَا بِهٖ نَبَا تَ كُلِّ شَيْءٍ فَاَ خْرَجْنَا مِنْهُ خَضِرًا نُّخْرِجُ مِنْهُ حَبًّا مُّتَرَا كِبًا ۚ وَمِنَ النَّخْلِ مِنْ طَلْعِهَا قِنْوَا نٌ دَا نِيَةٌ وَّجَنّٰتٍ مِّنْ اَعْنَا بٍ وَّا لزَّيْتُوْنَ وَا لرُّمَّا نَ مُشْتَبِهًا وَّغَيْرَ مُتَشَا بِهٍ ۗ اُنْظُرُوْۤا اِلٰى ثَمَرِهٖۤ اِذَاۤ اَثْمَرَ وَيَنْعِهٖ ۗ اِنَّ فِيْ ذٰ لِكُمْ لَاٰ يٰتٍ لِّقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ
“Dan Dialah yang menurunkan air dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma, mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya pada waktu berbuah, dan menjadi masak. Sungguh, pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.”
(QS. Al-An’am 6: Ayat 99)
{نُخْرِجُ مِنْهُ حَبًّا مُتَرَاكِبًا}
Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak. (Al-An’am: 99)
Yakni sebagian darinya bertumpang tindih dengan sebagian yang lain seperti pada bulir-bulirnya (ada yang menyusun) dan lain sebagainya.
➡️✅Allah sebutkan banyak jenis buah, menjelaskan bahwa Allah yang mengatur nya.
✳️Allah ﷻ berfirman:
وَجَعَلُوْا لِلّٰهِ شُرَكَآءَ الْجِنَّ وَخَلَقَهُمْ وَخَرَقُوْا لَهٗ بَنِيْنَ وَبَنٰتٍ بِۢغَيْرِ عِلْمٍ ۗ سُبْحٰنَهٗ وَتَعٰلٰى عَمَّا يَصِفُوْنَ
“Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin sekutu-sekutu Allah, padahal Dia yang menciptakannya (jin-jin itu), dan mereka berbohong (dengan mengatakan), Allah mempunyai anak laki-laki dan anak perempuan, tanpa (dasar) pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka gambarkan.”
(QS. Al-An’am 6: Ayat 100)
Allah yang ciptakan jin tapi mereka sembah.
Manusia ada yang menyembah makhluk (berhala) padahal berhala itu buatan manusia.
Dahulu ada sekelompok orang yang minta perlindungan kepada jin, ini adalah kesyirikan. Ayat ini semua terkait Aqidah, Allah punya anak laki-laki dan perempuan (malaikat-malaikat).
✳️ Allah ﷻ berfirman:
بَدِيْعُ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ ۗ اَنّٰى يَكُوْنُ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَمْ تَكُنْ لَّهٗ صَا حِبَةٌ ۗ وَخَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ
“Dia (Allah) Pencipta langit dan bumi. Bagaimana (mungkin) Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai istri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.”
(QS. Al-An’am 6: Ayat 101)
Inilah Rububiyah Allah, yang berhak disembah.
Semoga bermanfaat..
##$$-aa-$$##

