KITAB TAUHID#32 TAWAKKAL (1)
- KITAB TAUHID #25 – DUKUN, TUKANG RAMAL DAN SEJENISNYA
- KITAB TAUHID #26- NUSYRAH
- KITAB TAUHID#27 – HUKUM TATHOYYUR
- KITAB TAUHID#28 – ILMU PERBINTANGAN
- KITAB TAUHID # 29- MENISBATKAN TURUNNYA HUJAN KEPADA BINTANG
- KITAB TAUHID#32 TAWAKKAL (1)
- KITAB TAUHID #35 – RIYA lanjutan(2)
- KITAB TAUHID#32-TAWAKKAL (2)
- KITAB TAUHID#31-TAKUT KEPADA ALLAH
- KITAB TAUHID#33 MERASA AMAN DARI SIKSA ALLAH DAN PUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH
Diterbitkan pertama kali pada: 11-Jul-2020 @ 17:32
2 menit membacaKitab tauhid bab 32 -TAWAKKAL-1
Ustadz Dr Firanda Andirja
20 Syawal 1440 H
Tawakal adalah setengah agama, menurut para ulama.
Banyak sekali ayat-ayat dalam Alqur’an.. Salah satunya adalah
{إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (5) }
Hanya EngkaulahYangKami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.
Ayat lainnya.
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَأْكُلُوا۟ ٱلرِّبَوٰٓا۟ أَضْعَـٰفًۭا مُّضَـٰعَفَةًۭ ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda] dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. Qs Ali Imran 130.
Bahkan orang yang masuk surga tanpa hisab juga karena tawakal.
Tawakal
التو كل
Dibangun atas 2 perkara
1. *Menyerahkan urusan sepenuhnya kepada Allah.* Berkaitan dengan amalan hati.
Landasan yang wajib adalah paham Tauhid Rubbubiyah dan Tauhid Asma wa Sifat.
percaya kepada Allah (Rubbubiyah) dan berprasangka baik kepada Allah. (Asma wa Sifat).
Pelaksanaan tawakal ini adalah praktik dari Tauhid Uluhiyah. Itulah sebabnya Tawakal adalah ibadah yang sangat *top*.
Ibnul Qayyim.. Ada *3 golongan orang yang sulit untuk bertawakal*
1. *Ahli filsafat / filsuf*, contoh nya Ibnu Sina, yang menyatakan Allah hanya tahu secara global bukan detail.
2. *Qadarriyah* karena mereka meyakini perbuatan hamba bukan atas kuasa Allah. Ada sesuatu di luar kehendak Allah.
Yang extreme, Allah tidak tahu kecuali setelah terjadi.
3. *Jahmiyah*, mereka menolak sifat2 Allah yang sempurna.
2. *Melakukan sebab* (ikhtiar, padahal ini makna yang kurang tepat secara bahasa Arab)
Diantara hikmah Allah adalah Allah mengaitkan akibat dan sebab (sunatullah)
Contoh,
Perintah Allah kepada Maryam..
وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَباً جَنِيّاً
“Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.” [Maryam: 24]
Nabi shallallahu alaihi wasallam kalau safar juga bawa bekal.
Ambil sebab itu berkaitan dengan jawarih, anggota tubuh.
Ibnu Hajar, Tawakal = tidak melirik kepada sebab setelah ikhtiar.
Ibnu Qayyim = gerakan dengan tubuh, tenang dengan hati, tidak gantungkan hati kepada sebab.
Hewan pun Tawakal, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menyebut burung yang mencari rezeki.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
ﻟَﻮْ ﺃَﻧَّﻜُﻢْ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﺗَﻮَﻛَّﻠُﻮﻥَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺣَﻖَّ ﺗَﻮَﻛُّﻠِﻪِ ﻟَﺮُﺯِﻗْﺘُﻢْ ﻛَﻤَﺎ ﻳُﺮْﺯَﻕُ ﺍﻟﻄَّﻴْﺮُ ﺗَﻐْﺪُﻭ ﺧِﻤَﺎﺻًﺎ ﻭَﺗَﺮُﻭﺡُ ﺑِﻄَﺎﻧًﺎ
“Seandainya kalian sungguh-sungguh bertawakal kepada Allah, sungguh Allah akan memberi kalian rezeki sebagaimana Allah memberi rezeki kepada seekor burung yang pergi dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang “ (HR.Tirmidzi, hasan shahih)
Dalam kondisi tertentu Allah memberi akibat tanpa sebab.
Kesalahan (penyimpangan) terhadap Tawakal.
1. *Tawakal yang syirik akbar.*
1.1 Tawakal kepada mayat secara mutlak. (minta kepada kuburan)
1.2 Tawakal kepada yang ghaib secara mutlak (jin dll)
1.3 Tawakal kepada makhluk yang hadir pada perkara yang tidak dia mampui kecuali Allah.
Contoh Tawakal kepada wali untuk ampuni dosa.., Tawakal kepada nahkoda, pilot.
2. *Tawakal yang syirik kecil*
2.1 Tawakal kepada makhluk yang ia mampui tetapi hati bersandar kepada makhluk.
– Kalau bukan karena boss saya gak dapat rezeki ini
– Tawakal kepada dokter untuk sembuhkan penyakit.
– hanya dokter ini atau obat ini yang bisa sembuhkan
3. *Tawakal yang kurang*
3.1 kurang sempurna, hanya Tawakal kepada perkara-perkara yang tertentu sementara pada perkara-perkara yang besar tidak Tawakal.
Banyak orang kalau bicara Tawakal maksudnya Tawakal dalam mencari rezeki, cari jodoh..
Tapi tidak Tawakal pada ibadah (shalat, haji, dakwah dll)
4. *Meninggalkan sebab* (harus sebab yang syari, bukan yang haram).
Banyak cerita kurafat yang menyebabkan semua kaidah Tawakal jadi hilang..
Padahal Tawakal itu harus berusaha..
Orang yang meninggalkan sebab berarti bertentangan dengan syariat, akal dan realita.
##$$-aa-$$##


