This entry is part 2 of 2 in the series Ayat_pilihan
3 menit membaca

*TAFSIR AYAT-AYAT PILIHAN-02*
Karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
Ustadz Dr Firanda Andirja Lc MA
23 Dzulqaidah 1447H / 10 Mei 2026
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima Bekasi

Jika seorang hamba membaca surat Al Fatihah, 1/2 untuk Allah, 1/2 untuk hamba. Adalah doa untuk hamba yang diajari oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Allah ajari doa kita dengan Al Fatihah, dan mengulangi Fatihah pada setiap sholat dan Allah janjikan untuk diijabah dengan syarat ikhlas dan hati yang hadir.

Ibnul Qayyim ajari kita untuk baca Al Fatihah secara pelan dan hadirnya hati.

Amal sholeh itu sinkronnya hati dengan lisan.

Makna Ta’awwudz yang dibaca sebelum Al Fatihah,

“Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk”

yaitu:
1. meminta perlindungan kepada Allah,
2. memohon penjagaan dari setan,
3. agar setan tidak menghalangi dari ketaatan dan tidak mendorong kepada maksiat.

Karena setan/iblis paling semangat mengganggu seseorang ketika hendak beribadah.

Setan bersemangat untuk memberi mudhorot akhirat dan dunia kita.
Setan sangat semangat halangi kita dari kebaikan. (setan selalu nongkrong setiap jalan yang ditempuh).
Setan sangat semangat motivasi untuk langgar perintah Allah.

Setan datang dan mundur dalam bentuk setan, maksudnya dihiasi oleh setan.

Sabda Nabi ﷺ:

إِنَّ الْمَرْأَةَ تُقْبِلُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ، وَتُدْبِرُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ

“Sesungguhnya wanita datang dalam rupa setan dan pergi dalam rupa setan.”
HR Bukhari dan Muslim.

Kalau menuju masjid, kita Taawudz.

Kalau kita keluar rumah baca

بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

“Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Ada pula tambahan doa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ، أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ، أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ، أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tersesat atau disesatkan, tergelincir atau digelincirkan, menzalimi atau dizalimi, berbuat bodoh atau dibodohi.”
Hadis ini diriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud, Jami at-Tirmidhi, dan Sunan an-Nasa’i.

Kedua doa masuk masjid berlindung

أَعُوذُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ، وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ، وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
بِسْمِ اللَّهِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ
اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

“Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung, dengan wajah-Nya Yang Mulia, dan kekuasaan-Nya yang azali dari setan yang terkutuk. Dengan nama Allah, shalawat dan salam atas Rasulullah. Ya Allah bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu.”

Dan ketiga, taawudz dalam sholat sebelum
baca Al Fatihah..

Makna Basmalah
aku memulai dengan pertolongan Allah,
bukan dengan kekuatanku,
dan mencari keberkahan dengan mulai menyebut nama-Nya.

Ini adalah sebab supaya kita bisa konsentrasi, dan halangi yang ganggu konsentrasi.

Penjelasan “Ar-Rahman Ar-Rahim”
Keduanya berasal dari kata rahmat (kasih sayang)

Ibnu Abbas berkata:
“Keduanya adalah nama yang lembut, salah satunya lebih lembut makna rahmatnya daripada yang lain.”

Atsar ini riwayatnya lemah.

Dua pendapat.

1. Ar Rahman = umum

Ar Rahim, khusus untuk orang yang beriman.

2. Ar rahman – Allah punya sifat yang agung.
Ar Rahim – keterkaitan ketika Allah merahmati hamba-hamba Nya.

Penjelasan “Alhamdulillah”

Al Hamd adalah:
pujian dengan lisan kepada yang dipuji karena sifat kesempurnaannya dengan pilihan dan kehendaknya.

Pilihan Alhamdu- suka sedekah, rajin belajar
Bukan pilihan /usaha Al Madhu – tinggi, tampan.

Perbedaan Al-hamd dan syukur:
Al-Hamd lebih umum dari sisi sebab.
Yaitu perbuatan baik Allah kepada Hamba

Syukur lebih umum dari sisi bentuk. .

Syukur bisa:
dengan hati,lisan,dan anggota badan.
Karena nikmat sifat Allah Yang Agung, Ciptaan Allah.

Sedangkan hamd terutama dengan:
hati, dan lisan.

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ

Alif Lam al istighra – seluruh pujian, yang berhak hanya Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Memuji Allah pada perkara yang bukan urusan manusia. (langit, bumi, tinggi, tampan)…

Terkait kelebihan manusia – rajin ibadah, bijak.. Manusia dipuji karena Allah.

Makhluk dipuji bukan karena dzat nya, tapi karena Allah.

لِلَّهِ
Dari
ال اله

Al Ma’bud – yang diibadahi.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang makna nama Allah:

اللهُ ذُو الأُلُوهِيَّةِ وَالمَعْبُودِيَّةِ عَلَى خَلْقِهِ أَجْمَعِينَ

“Allah adalah Dzat yang memiliki hak uluhiyyah dan yang diibadahi oleh seluruh makhluk-Nya.”

Allah disembah di langit maupun di bumi.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«أَطَّتِ السَّمَاءُ وَحُقَّ لَهَا أَنْ تَئِطَّ، مَا فِيهَا مَوْضِعُ أَرْبَعِ أَصَابِعَ إِلَّا وَفِيهِ مَلَكٌ وَاضِعٌ جَبْهَتَهُ سَاجِدًا لِلَّهِ»

“Langit berderit, dan memang pantas ia berderit. Tidak ada tempat selebar empat jari di langit kecuali di situ ada malaikat yang meletakkan dahinya sujud kepada Allah.”

Dan firman-Nya:
﴿وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ﴾
“Kepada Allah bersujud siapa yang di langit dan di bumi.” (QS. Ar-Ra’d: 15)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اِنْ كُلُّ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ اِلَّاۤ اٰتِى الرَّحْمٰنِ عَبْدًا 
“Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, melainkan akan datang kepada (Allah) Yang Maha Pengasih sebagai seorang hamba.”
(QS. Maryam 19: Ayat 93)

Semoga bermanfaat

#tafsir #pilihan #tauhid #alfatihah #alhamdulillah

##$$-aa-$$##

Ayat_pilihan

TAFSIR AYAT-AYAT PILIHAN#01
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?