KITAB TAUHID #26- NUSYRAH
- KITAB TAUHID #25 – DUKUN, TUKANG RAMAL DAN SEJENISNYA
- KITAB TAUHID#27 – HUKUM TATHOYYUR
- KITAB TAUHID#28 – ILMU PERBINTANGAN
- KITAB TAUHID # 29- MENISBATKAN TURUNNYA HUJAN KEPADA BINTANG
- KITAB TAUHID #35 – RIYA lanjutan(2)
- KITAB TAUHID #26- NUSYRAH
- KITAB TAUHID#32-TAWAKKAL (2)
- KITAB TAUHID#31-TAKUT KEPADA ALLAH
- KITAB TAUHID#32 TAWAKKAL (1)
- KITAB TAUHID#33 MERASA AMAN DARI SIKSA ALLAH DAN PUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH
Diterbitkan pertama kali pada: 11-Jul-2020 @ 19:07
3 menit membacaKitab Tauhid = Nusyrah
Ustadz Dr Firanda Andirja
26 Syaban 1440H
NUSYRAH
secara bahasa = taqriqh = lawan dari lipatan
Secara istilah = melepaskan sihir
Melepaskan sihir ada 2 model
1. Syari = dengan ruqyah syari, bacaan Alquran atau hadits, atau pengobatan yang dibolehkan.
2. Melepas sihir dengan sihir, yaitu pergi ke dukun untuk hilangkan sihir. Ada khilaf haram dan boleh..
Diriwayatkan dari Jabir , bahwa Rasulullah ketika ditanya tentang Nusyrah, beliau menjawab :
” هي من عمل الشيطان ”
“ Hal itu termasuk perbuatan syetan”
( HR.Ahmad dengan sanad yang baik, dan Abu Daud )
Imam Ahmad ketika ditanya tentang nusyrah, menjawab : “Ibnu Mas’ud membenci itu semua.”
Diriwayatkan dalam shoheh Bukhari , bahwa Qotadah menuturkan : Aku bertanya kepada Said bin Musayyab : “Seseorang yang terkena sihir atau diguna-guna, sehingga tidak bisa menggauli istrinya, bolehkah ia diobati dengan menggunakan Nusyrah ?”, ia menjawab :
” لا بأس به إنما يريدون به الإصلاح، فأما ما ينفع فلم ينه عنه ”
“Tidak apa-apa, kerena yang mereka inginkan hanyalah kebaikan untuk menolak madlarat, sedang sesuatu yang bermanfaat itu tidaklah dilarang.”
Diriwayatkan dari Al Hasan ia berkata : “tidak ada yang dapat melepaskan pengaruh sihir kecuali tukang sihir”.
Ibnul qoyyim menjelaskan : “Nusyrah adalah penyembuhan terhadap seseorang yang terkena sihir.
Caranya ada dua macam :
*Pertama* : dengan menggunakan sihir pula, dan inilah yang termasuk perbuatan syetan. Dan pendapat Al Hasan diatas termasuk dalam kategori ini, karena masing-masing dari orang yang menyembuhkan dan orang yang disembuhkan mengadakan pendekatan kepada syetan dengan apa yang diinginkannya, sehingga dengan demikian perbuatan syetan itu gagal memberi pengaruh terhadap orang yang terkena sihir itu. (khilaf)
*Kedua* : Penyembuhan dengan menggunakan Ruqyah dan ayat-ayat yang berisikan minta perlindungan kepada Allah, juga dengan obat obatan dan doa-doa yang diperbolehkan. Cara ini hukumnya boleh. (ijma ulama)
*Nusyrah dengan melalui dukun/penyihir*
Khilaf di kalangan Hanabilah..
1. Sebagian ulama (minoritas) : Ibnu Taimiyyah, Ibnul Qayyim, Syaikh Ibn Baz, Syaikh Utsaimin, Syaikh Sholeh Alu Syaikh, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab.
Hukum Haram, bahkan syrik akbar.
2. Jumhur ulama (Ibnu Qudamah, Ibnu Muflih, Al Mirdawi, dll).
Hukum = boleh meminta dukun melepas sihir
2.1 boleh meski tidak darurat
2.2 boleh jika darurat.
Pendapat yang benar adalah yang haram.
Sisi pendalilan
Khilaf
*Syrik akbar*
1. Hadits ketika Nabi shallallahu alaihi wasallam ditanya tentang Nusyrah (hilangkan sihir dengan sihir) menyatakan Nusyrah adalah perbuatan syetan.
Diriwayatkan dari Jabir , bahwa Rasulullah ketika ditanya tentang Nusyrah, beliau menjawab :
” هي من عمل الشيطان ”
“ Hal itu termasuk perbuatan syetan”
( HR.Ahmad dengan sanad yang baik, dan Abu Daud )
Nabi shallallahu alaihi wasallam tidak merinci dengan mengatakan kalau darurat boleh.
2. Nusyrah melazimkan
+ mendatangi dukun/penyihir
+ membenarkan dukun/penyihir
+ memberi kedudukan dukun/penyihir
+ pembenaran terhadap kesyirikan
*yang membolehkan/Mubah*
1. Imam Ahmad tidak tegas mengingkari
2. Kaidah darurat menghalalkan yang haram, seperti bolehnya makan babi/anjing/kodok kalau darurat.
3. Kisah Aisyah yang pernah tersihir oleh budaknya yang ingin bebas.
Bantahan..
Kalau Imam Ahmad menyatakan boleh (padahal mengingkari tetap tidak mengalahkan Hadits)
Keadaan belum darurat karena masih bisa dg pengobatan syar’i.
Juga darurat boleh bila hasilnya pasti.
Sebagian ulama juga berpendapat berobat tidak wajib.
Nabi menyuruh berobat dengan yang halal.
Kalau pun darurat maka tidak boleh ditempuh dengan yang lebih parah.
Tauhid lebih utama dari pada sehat syirik.
Kisah Aisyah
Orang yang ditanya belum tentu penyihir
Aisyah tidak datang ke dukun tapi berdoa dan diberi jawaban oleh Allah melalui mimpi.
CARA obati sihir
1. Berdoa (kisah Aisyah)
2. Ruqyah Syar’iyah, boleh membaca ayat mana saja. Tapi ada surat-surat yang dianjurkan
+ Al Fatihah
+ 3 Qul
+ Al Baqarah,
+ ayat-ayat pilihan berdasarkan pengalaman ulama, seperti ayat-ayat yang berkaitan dengan sihir. (bisa langsung atau dibaca ke air baru diminumkan)
Qs Yunus (11) ayat 81-82
Qs Al A’raf 118 + 4 ayat
Qs Thoha 69
3. Ambil daun sidr 7 lembar yang hijau, digerus dengan 2 batu, dan dicampur air, dibacakan Ayat Kursi dan 3 Qul dan air dipakai mandi 3 cebokan.
(bagus untuk obati suami yang tidak bisa gauli istrinya)
Ruqyah = jangan banyak omong dengan jin karena akan membenarkan.
Ruqyah banyak cara, asal tidak syirik dan haram.
Dukun itu semakin kufur semakin sakti.


