This entry is part 16 of 16 in the series Ayat_pilihan
5 menit membaca

*TAFSIR AYAT-AYAT PILIHAN-16*
Karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
Ustadz Dr Firanda Andirja Lc MA
11 Rabi’ul Awal 1448H / 23 Agustus 2026
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima Bekasi

🔹 Lanjutan QS Al Baqarah ayat 132.

❋ **Kedua:** Ya’qub juga mewasiatkan Islam kepada anak-anaknya. Padahal mereka adalah mereka (anak-anak yang tumbuh dengan didikan seorang nabi).

❋ **Ketiga:** Motivasi Ibrahim dan Yaqub kepada keturunan mereka agar berpegang teguh dengan Islam. Karena Allah yang memilih agama ini bagi mereka, maka jangan sampai berpaling dari pilihan Allah.

إِنَّ ٱللَّهَ ٱصْطَفَىٰ لَكُمُ ٱلدِّينَ فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini (Islam) untukmu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim

Juga firman Allah

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

“Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kamu agamamu, telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridai Islam sebagai agama bagimu.”
(QS. Al-Mā’idah: 3)

وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Barang siapa mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima (agama itu) darinya, dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang rugi.”
(QS. Ali ‘Imran: 85)

Islam adalah satu-satunya agama yang mengesakan Rabb, Tuhan semesta alam.

Akhlak yang paling utama adalah akhlak kepada Allah yaitu tidak menyekutukan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Walaupun semua agama mengajarkan akhlak terhadap sesama manusia.

Banyak orang-orang yang berbuat baik kepada manusia namun Karena menyekutukan Allah mereka masuk neraka.
Lihatlah kisah Abdullah bin Jud’an (dermawan), Abu Thalib dst.

❋ **Keempat:** Meskipun penjelasan ini sangat jelas bagi orang yang mengaku berilmu dan mengaku mengikuti agama Ibrahim, Akan tetapi mereka justru meremehkan jalan ini dan menganggap tidak ada pujian di dalamnya. Bahkan siapa yang tidak berpaling dari jalan agama yang hanif ini kepada agama lain, ia akan dijadikan bahan ejekan. Mereka menganggap orang yang beragama hanif adalah orang sangat bodoh, bahkan memfatwakan kekufuran dan pembunuhannya.

Dakwah yang ingin memurnikan tauhid sering diserang orang. Dan saat ini banyak sekali tuduhan-tuduhan buruk pada dakwah tauhid.

❋ **Kelima:** Firman Allah,

**﴿فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ﴾**

*”Maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.”*

Ini adalah motivasi bagi mereka agar tetap berpegang teguh pada agama Ibrahim hingga mereka wafat, dan tidak menambah-nambahi ajarannya. Karena tabiat manusia cenderung ingin menambahkan sesuatu, terlebih jika dibarengi panjangnya angan-angan.

Ibrahim berwasiat untuk beragama Islam dengan benar, tanpa tambahan.

❋ ❋ ❋

🔹 QS Al Baqarah ayat 133.

**﴿أَمْ كُنتُمْ شُهَدَاءَ إِذْ حَضَرَ يَعْقُوبَ ٱلْمَوْتُ إِذْ قَالَ لِبَنِيهِ مَا تَعْبُدُونَ مِنْ بَعْدِي قَالُوا نَعْبُدُ إِلَهَكَ وَإِلَهَ ءَابَائِكَ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ إِلَهًا وَاحِدًا وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ﴾**

*”Apakah kamu menjadi saksi saat maut akan menjemput Yakub, ketika dia berkata kepada anak-anaknya, ‘Apa yang kalian sembah sepeninggalku?’ Mereka menjawab, ‘Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yaitu Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami (hanya) berserah diri kepada-Nya.”* (QS. Al-Baqarah: 133)

Ayat sebelumnya Nabi Yaqub sudah berwasiat. Dan ketika akan meninggal Yaqub ingin memastikan anak-anaknya beragama Islam tauhid.

Ismail adalah paman dari anak-anak Yaqub.

➡️ Terdapat beberapa pelajaran dalam ayat ini:

❋ **Pertama:** Wasiat Islam dari Yaqub untuk anak-anaknya ketika menjelang wafat. Dia tidak mencukupkan dengan wasiat yang disampaikannya sebelum itu.

Yaitu wasiat untuk ber Islam ketika hidup.

❋ **Kedua:** Wasiat Islam itu, Yaqub sampaikan kepada anak-anaknya. Padahal mereka adalah mereka (anak-anak yang dididik seorang nabi, bahkan di antara mereka ada yang diangkat sebagai nabi).

Yaitu Nabi Yusuf alaihi salam.

Dalam mimpi, Yusuf disembah oleh 11 bintang, salah satu tafsir nya akhirnya/ujungnya mereka menjadi orang yang sholeh.

Ulama khilaf apakah 11 saudara Yusuf termasuk Nabi – yaitu asbab.

Pendapat yang lebih kuat mereka bukan nabi, karena tidak ada nabi yang sebelum nya nakal..
Tapi keturunannya ada yang jadi nabi.

Jawaban anak-anak Yaqub adalah – Menyembah Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Jawaban anak-anak yang sholeh. Jawaban yang lebih menyenangkan orang tua.

Kenyataan saat ini orang tua lebih khawatir terhadap rezeki/ekonomi anak daripada agama anak.

❋ **Ketiga:** Karena besarnya motivasi dan betapa besarnya wasiat Islam ini, Yaqub menyampaikannya dalam bentuk pertanyaan.

❋ **Keempat:** Yaqub berkata,

**﴿مَا تَعْبُدُونَ مِنْ بَعْدِى﴾**

*”Apa yang kalian sembah sepeninggalku?”*

Hal itu karena kebanyakan pengikut, setelah pemimpin mereka wafat, jumlah mereka akan berkurang.

Yaqub kuatir anak-anak ada penurunan kualitas agama. Yaqub memastikan keadaan anak-anak setelah Yaqub meninggal.

Orang tua perlu sisihkan waktu untuk beri wasiat agama untuk anak-anak.

❋ **Kelima:** Jawaban anak-anak Yaqub,

**﴿نَعْبُدُ إِلَهَكَ وَإِلَهَ ءَابَآئِكَ إِبْرَاهِـمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ إِلَهًا وَاحِدًا وَنَحْنُ لَهُو مُسْلِمُونَ﴾**

*”Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yaitu Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami (hanya) berserah diri kepada-Nya.”*

Hal itu karena di dalamnya mengandung hujah. Jelas bahwa orang yang mengikuti orang saleh akan menempuh jalan mereka. Adapun orang yang meninggalkan jalan mereka namun tetap mengklaim mengikuti mereka, maka hal ini bertentangan dengan akal sehat.

Mereka sebutkan 4 orang sholeh (Ibrahim, Ismail, Ishak dan Yaqub).

Pengikut itu mengikuti apa yang dilakukan oleh orang-orang yang diikuti.

Seperti Yahudi, Nasrani, Quraisy yang mengaku pengikut Ibrahim tapi tidak ikuti agama Ibrahim.

Begitu juga orang yang mengaku pengikut Imam Syafi’i tapi tidak ikuti aqidah Imam Syafi’i.

Orang-orang yang mengaku pengikut Ali tetapi kuburan nya besar dan bagus. Padahal Nabi ﷺ berwasiat kepada Ali bin Abi Thalib.

عَنْ أَبِي الْهَيَّاجِ الْأَسَدِيِّ قَالَ: قَالَ لِي عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ:
أَلَا أَبْعَثُكَ عَلَى مَا بَعَثَنِي عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ؟ أَنْ لَا تَدَعَ تِمْثَالًا إِلَّا طَمَسْتَهُ، وَلَا قَبْرًا مُشْرِفًا إِلَّا سَوَّيْتَهُ

Artinya:
“Tidakkah aku mengutusmu untuk melakukan apa yang dahulu Rasulullah ﷺ mengutusku untuk melakukannya? Janganlah engkau membiarkan sebuah patung kecuali engkau hapus, dan jangan pula membiarkan kuburan yang ditinggikan kecuali engkau ratakan.” HR Abu Dawud.

❋ **Keenam:** Perkataan mereka,

**﴿إِلَهًا وَاحِدًا﴾**

*”(Kami menyembah) Tuhan Yang Maha Esa.”*

Yaitu Tuhan bagi seluruh makhluk. Namun pada akhirnya dari mereka ada yang mengikuti petunjuk dan ada yang sesat.

Allah berfirman:

وَمِنْهُم مَّنْ آمَنَ وَمِنْهُم مَّن كَفَرَ

“Di antara mereka ada yang beriman dan ada (pula) yang kafir.” QS Al Baqarah ayat 253.

❋ **Ketujuh:** Pemberitahuan anak-anak Yaqub bahwa mereka akan tetap berpegang teguh pada agama Islam setelah wafatnya.

❋ **Kedelapan:** Penegasan anak-anak Yaqub bahwa berislam itu hanya untuk Allah semata tanpa sekutu bagi-Nya. Bukan untukmu wahai ayahku (Yaqub) dan bukan pula untuk nenek moyangmu (Ibrahim).

Nabi ﷺ tidak tahu hal yang ghaib seperti dalam kisah tertuduh nya Aisyah berbuat zina oleh orang-orang munafik.

Yang akhirnya Allah firmankan dalam surat Nur tentang kebenaran bahwa Aisyah tidak berzina.

#tafsir #pilihan #tauhid #takwa #albaqarah #Ibrahim #Ismail #ishaq
#wasiat

##$$-aa-$$##

Ayat_pilihan

TAFSIR AYAT-AYAT PILIHAN-15
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?