BULAN RAMADHAN, MADRASAH AKHLAK
Diterbitkan pertama kali pada: 18-Apr-2022 @ 06:03
5 menit membaca*BULAN RAMADHAN, MADRASAH AKHLAK*
Ustadz Rizal Yuliar Putrananda, Lc
16 Ramadhan 1443 H
Tidak terasa kita sudah lewat dengan cepat dari pertengahan Ramadhan. Waktu berlalu sangat cepat sebagai salah satu tanda akan datangnya hari kiamat.
Ustadz mendoakan kita semua supaya berkumpul dengan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam kelak.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلَاقِ
“Sesungguhnya aku (Rasulullah ﷺ) diutus untuk menyempurnakan akhlaq yang baik.”
(HR. Ahmad )
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِا لْعَدْلِ وَا لْاِ حْسَا نِ وَاِ يْتَاۤىِٕ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَا لْمُنْكَرِ وَا لْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.”
(QS. An-Nahl 16: Ayat 90)
Ayat ini adalah ayat jamiah, umum, semua yang anjurkan kebaikan diperintahkan dalam Islam.
Sebelum Nabi Muhammad ﷺ diangkat menjadi Nabi, beliau ﷺ tidak dijumpai pernah dusta, bahkan sampai beliau ﷺ wafat.
Itulah akhlaq mulia.
Allah berfirman..
وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ
Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.
Surat Al-Qalam Ayat 4
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ ٢١
“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab [33]: 21)
Aisyah radhiallahu ‘anha pernah ditanya tentang akhlak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka beliau pun menjawab, “Akhlak beliau adalah (melaksanakan seluruh yang ada dalam) Al-Qur`an”. Qatadah mengatakan, Ia (“Khuluq” dalam Ayat ini) adalah sesuatu yang beliau laksanakan dari perintah Allah dan sesuatu yang beliau jauhi dari larangan Allah, dan makna Ayat di atas: Sesungguhnya engkau benar-benar berakhlak dengan akhlak yang diperintahkan Allah dalam Al-Qur`an.
Banyak hadits yang memerintahkan kita untuk berakhlak mulia.
“خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي”
“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. Dan akulah yang paling baik di antara kalian dalam bermuamalah dengan keluargaku.” (H.R. Tirmidzi ).
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا
“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.” (HR. Tirmidzi no. 1162. Dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 284.)
Akhlak mulia ini umum, mencakup hubungan baik kepada Allah, dengan jiwanya sendiri dan hubungan dengan manusia.
Hadits lain..
sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
إِنَّ الْمُؤْمِنَ لَيُدْرِكُ بِحُسْنِ خُلُقِهِ دَرَجَةَ الصَّائِمِ الْقَائِمِ
“Sesungguhnya seorang mukmin bisa meraih derajat orang yang rajin berpuasa dan shalat dengan sebab akhlaknya yang luhur.” (HR. Ahmad)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ القِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلَاقًا
“Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat adalah mereka yang paling bagus akhlaknya di antara kalian.” (HR. Tirmidzi no. 1941. Dinilai hasan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jaami’ no. 2201.)
Dan Ramadhan adalah madrasah akhlak mulai..
🔻1. Iman dan Ihtisab
Iman, yakin dengan segala konsekuensinya
Ihtisab harapkan pahala dari Allah.
Di ayat Al Baqarah 183, ketika Allah memerintahkan untuk puasa, Allah panggil dengan orang-orang yang beriman.
Ibnu Mas’ud memberi nasihat
yang telah berkata,
إذا سمعت ﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا﴾ فأرعها سمعك، فإنها خير تؤمر به، أو شر تنهى عنه
“Jika engkau mendengar firman Alllah ((Wahai orang-orang yang beriman)) maka pasanglah telingamu karena akan datang ayat kebaikan yang engkau diperintahkan untuk melaksanakannya atau kejelekan yang engkau dilarang darinya”
Dan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam
bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
”Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni”. (HR. Bukhari dan Muslim)
Maka hadir kan niat puasa karena Allah saat kita sahur.✔️
Begitu juga saat tarawih, niat kan untuk mendapatkan pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala
عن أَبي هريرة – رضي الله عنه – أنَّ رسول الله – صلى الله عليه وسلم – ، قَالَ : (( مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيماناًوَاحْتِسَاباً غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ )) متفقٌ عَلَيْهِ .
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang melakukan shalat di bulan Ramadhan karena dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, pasti diampuni dosanya yang telah lalu.” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari dan Muslim]
Jadi syarat dan ketentuan berlaku yaitu iman dan ihtisab.
🔻2. Bingkai untuk bertakwa.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْکُمُ الصِّيَا مُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِکُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 183)
Indikasi ibadah kita diterima akan terlihat setelah ramadhan, apakah kita akan lebih bertakwa?
🖍️Di ayat Al Baqarah 183,184,185 dan 187…Allah sebutkan puasa dan Ramadhan..
Allah selip kan di ayat 186.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَاِ ذَا سَاَ لَـكَ عِبَا دِيْ عَنِّيْ فَاِ نِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّا عِ اِذَا دَعَا نِ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 186)
🖍️Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku, inilah takwa.
Saat kita sedang membaca Al-Qur’an sesungguhnya kita sedang membaca undang-undang Allah..
🔻 3. Akhlak dibentuk melalui puasa
Akhlak mulia dengan manusia adalah berbuat baik kepada mereka,
tahan diri berbuat buruk kepada mereka
Menampakkan wajah ceria untuk mereka
Itulah definisi akhlak mulia menurut Hasan Al Bashri dan Ibnu Mubarak.
Semua itu ada pada puasa.
dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,
كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَجْوَدَ النَّاسِ ، وَأَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِى رَمَضَانَ ، حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ ، وَكَانَ جِبْرِيلُ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – يَلْقَاهُ فِى كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ ، فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ فَلَرَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling gemar bersedekah. Semangat beliau dalam bersedekah lebih membara lagi ketika bulan Ramadhan tatkala itu Jibril menemui beliau. Jibril menemui beliau setiap malamnya di bulan Ramadhan. Jibril mengajarkan Al-Qur’an kala itu. Dan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah yang paling semangat dalam melakukan kebaikan bagai angin yang bertiup.” (HR. Bukhari dan Muslim)🖍️
Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun juga.” (HR. TIRMIDZI)
Memberi makan ini termasuk memberi makan sahur, Zaid bin Tsabit pernah sahur bareng dengan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam..
🖍️Puasa juga harus berusaha ganggu orang lain.. Seperti perkataan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam..
مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ
“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” (HR. Bukhari )
Banyak hadits lain yang maknanya larangan berbuat buruk kepada orang lain.
Saat berpuasa.
Misalnya saat ada orang ingin ajak ribut, kita cukup katakan kita sedang puasa.
🖍️Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّآءِ وَا لضَّرَّآءِ وَا لْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَا لْعَا فِيْنَ عَنِ النَّا سِ ۗ وَا للّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ
“(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 134)
🔻4. ISLAM ajarkan kita berdoa untuk akhlak mulia
Doa orang yang berpuasa potensial diijabah oleh Allah.
Contoh doa.
🔸1. Seperti dalam doa iftitah
اَللَّهُمَّ اهْدِنِى لِأَحْسَنِ الأَخْلَاقِ، لَا يَهْدِى لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ، وَاصْرِفْ عَنِّى سَيِّئَهَا، لَا يَصْرِفُ عَنِّى سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ
Allaahummahdinii li-ahsanil akhlaaq, laa yahdii li-ahsanihaa illaa anta, wash-rif ‘annii sayyi-ahaa, laa yash-rifu ‘annii sayyi-ahaa illaa anta.
Ya Allah, tunjukkanlah aku kepada akhlak yang mulia , tidak ada yang dapat menunjukkannya kecuali Engkau. Dan palingkanlah dariku akhlak yang buruk, tidak ada yang dapat memalingkannya kecuali Engkau.
HR. Muslim
🔸2. Doa kedua
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الْأَخْلَاقِ، وَالْأَعْمَالِ، وَالْأَهْوَاءِ، وَالْأَدْوَاءِ
Allaahumma innii a’uudzu bika min munkarootil akhlaaq, wal a’maal, wal ahwaa’, wal adwaa’.
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kemungkaran akhlak, amal, hawa nafsu dan penyakit.
HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Hibban, shahih
🔸3. Doa ketiga
اَللَّهُمَّ أَحْسَنْتَ خَلْقِي فَأَحْسِنْ خُلُقِي
Allaahumma ahsanta kholqii, fa-ahsin khuluqii.
Ya Allah, Engkau telah memperbagus penciptaanku, maka baguskanlah akhlakku.
HR. Ahmad, dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani.
Doa ini tidak dikhususkan saat bercermin.
Karena masalah dengan riwayatnya.
Semoga bermanfaat.
##$$-aa-$$##

