This entry is part 5 of 5 in the series Ayat_pilihan
3 menit membaca

*TAFSIR AYAT-AYAT PILIHAN-05*
Karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
Ustadz Dr Firanda Andirja Lc MA
15 Dzulqaidah 1447H / 31 Mei 2026
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima Bekasi

Lanjutan akhir Surat Al-Fatihah:

﴿غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ﴾

“Bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.”
— QS. Al-Fatihah: 7

Ilmu dipuji bukan karena dzat nya tapi yang membuahkan amal.

Al-Qur’an harus diamalkan.

Nabi ﷺ menyatakan,

«وَالْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ»

“Al-Qur’an itu bisa menjadi hujjah (pembela) bagimu atau menjadi hujjah yang memberatkanmu.”

Yahudi, punya ilmu tapi tidak diamalkan, melawan isi ilmu, seperti tidak beriman akan diutusnya Nabi Muhammad ﷺ.

Yahudi, sebelum Nabi Muhammad diutus sering ancam akan hancurkan kaum Anshar. Tapi saat Nabi Muhammad ﷺ
muncul malah tidak beriman.

Nabi ﷺ menafsirkan:
“المغضوب عليهم” → Yahudi,
“الضالين” → Nasrani .

orang berilmu tanpa amal → menyerupai orang yang dimurkai, (Yahudi)

orang beramal tanpa ilmu → menyerupai orang yang sesat.(Nasrani)

Syaikh menganggap المغضوب عليهم Bukan Hanya Orang-orang Yahudi saja tetapi juga ulama yang tidak amalkan ilmunya.

Sedang orang yang beramal tanpa ilmu itu disifati sebagai orang-orang Nasrani.

Maka Allah memerintahkan kita untuk selalu berdoa dengan doa ini supaya kita tidak terjatuh pada sifat-sifat orang Yahudi dan Nasrani.

Nabi ﷺ bersabda :

«لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ، وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ، حَتَّى لَوْ دَخَلُوا جُحْرَ ضَبٍّ لَدَخَلْتُمُوهُ»

“Kalian benar-benar akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sampai-sampai jika mereka masuk ke dalam lubang dhab (biawak padang pasir), niscaya kalian akan mengikutinya.”

Para sahabat bertanya:

«الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى؟»

“Apakah mereka itu Yahudi dan Nasrani?”

Nabi ﷺ menjawab:
«فَمَنْ؟»

“Kalau bukan mereka, lalu siapa lagi?”
HR Bukhari dan Muslim.

Allah perintahkan kita berdoa demikian karena sangat berbahayanya penyakit tersebut.

Adapun Aamiin adalah bukan bagian dari Surat Al Fatihah. Tapi permohonan untuk dikabulkan doa.

✅ Faidah

1. Perkuat tauhid Uluhiyah. (Iyyaka na’bud) dan Iyaaka nastain – Tauhid Rubbubiyah.

2. Ihsdinashiroothol Mustaqim adalah perintah Ittiba Nabi dan Para Shahabat radhiyallahu anhum.

3.Rukun agama – cinta (ayat pertama) , Ar roja dan Al Khouf.

Rukun hati ketika ibadah.
Al Mahabbah – cinta kepada Allah
Ar Roja – berharap kepada Allah (Ar Rahman Ar Rahim)
Al Khouf – takut kepada Allah. (Maalikiyaumiddin).

Pada ayat-ayat hari kiamat, Allah sering sebut Ar Rahman, padahal sangat mengerikan.

﴿ثُمَّ لَنَنْزِعَنَّ مِنْ كُلِّ شِيعَةٍ أَيُّهُمْ أَشَدُّ عَلَى الرَّحْمَٰنِ عِتِيًّا﴾

“Kemudian pasti akan Kami tarik dari setiap golongan siapa di antara mereka yang paling durhaka terhadap Ar-Rahman.” — QS. Maryam: 69

يَوْمَ يَقُومُ الرُّوحُ وَالْمَلَائِكَةُ صَفًّا ۖ لَا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمَٰنُ وَقَالَ صَوَابًا

“Pada hari ketika Ruh (Jibril) dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata, kecuali orang yang telah diberi izin kepadanya oleh Ar-Rahman (Allah Yang Maha Pengasih) dan dia hanya mengatakan yang benar.” (QS. An-Naba’: 38)

4. Pujian Allah – Istigra – seluruh pujian dari segala sisi. Al Istigra – kecakupan pujian dan Tauhid Rubbubiyah. Bila tidak paham ini akan terjatuh pada kesyirikan.

5. Yang pertama diberi nikmat adalah para Nabi. Hancurnya Yahudi karena berilmu tapi tidak beramal. Dan sesat nya Nasrani,karena beramal tanpa ilmu.

Dosa Nabi Isa versi Nasrani.
– Dosa warisan dari Nabi Adam, Karena makan buah terlarang di surga. Dalam Islam – Dosa akan diampuni bila taubat.

– Seluruh dosa kaum Nasrani.

6. Tampak kemuliaan Allah, ketika menyebutkan kemuliaan orang-orang yang dapat hidayah : para Nabi, orang-orang Shidqi.

7. Hidayah itu dari Allah. Yahudi dan Nasrani itu seluruh sebab hidayah di depan mata mereka.

8. Berdoa dengan Al Fatihah – hukum asal diterima. Penghalang bila hati tidak hadir.

9. Adanya ijma – kesepakatan orang-orang sholeh.

10. Kejahilan jadikan manusia binasa, bila diserahkan pada diri sendiri.

Nabi pun sering berdoa.

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ، وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ

Wahai Tuhan Yang Maha Hidup, wahai Tuhan Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku, dan jangan Kau serahkan kepadaku meskipun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dariMu).

11. Kita diajari untuk bertawakkal. (Iyyakanas ta’in). Doa adalah aplikasi yang nyata dari tawakal.

12. Rusak nya kesyirikan (Rubbubiyah, Uluhiyah, asma wa sifat).

13. Batil nya pelaku bid’ah.

14. Semua orang paham setiap ayat dalam Al Fatihah, setiap ayat bisa dijadikan buku. Maka dari Al Fatihah disebut Ummul Kitab.

15. Rukun ibadah ada 3, ini bantahan buat orang-orang yang beribadah dengan 1 rukun saja.

Mahabbah saja – orang-orang sufi
Roja saja – orang-orang murjiah.

Semoga bermanfaat.

#tafsir #pilihan #tauhid #alfatihah #alhamdulillah

##$$-aa-$$##

Ayat_pilihan

TAFSIR AYAT-AYAT PILIHAN-04
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?