This entry is part 6 of 6 in the series Ayat_pilihan
4 menit membaca

*TAFSIR AYAT-AYAT PILIHAN-06*
Karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
Ustadz Dr Firanda Andirja Lc MA
22 Dzulqaidah 1447H / 7 Juni 2026
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima Bekasi

🔹 Tafsir surat Al Baqarah

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَ

“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 2)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِا لْغَيْبِ وَ يُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ

“(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan sholat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 3)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا لَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَاۤ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَاۤ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِا لْاٰ خِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَ
“dan mereka yang beriman kepada (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 4)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا سَوَآءٌ عَلَيْهِمْ ءَاَنْذَرْتَهُمْ اَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَ
“Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, engkau (Muhammad) beri peringatan atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 6)

🔹 Faidah

1. Kitab itu ذٰلِكَ الْكِتٰبُ
(ada alif lam) menunjukkan kesempurnaan kitab tersebut. Kitab sebelumnya hanya untuk umat tertentu dan jaman tertentu, ada expired nya. Al Qur’an diturunkan pada nabi yang terakhir dan seluruh umat.

2. Tidak ada keraguan di dalamnya, seperti rembulan di bulan purnama sehingga sangat jelas terang benderang. Semua yang ada dalam Al Qur’an jelas dan keyakinan.

Terkait : syariat, iman, fiqih dst.

3.
هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَ

Maksud nya Petunjuk untuk orang bertakwa, yang bisa dapatkan hidayah taufik.

Orang yang baca Al Qur’an dengan takwa Insya Allah dapat taufik.

Hidayah dalam ayat ini adalah hidayah umum.

Dan firman-Nya:

إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ
“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberi petunjuk kepada (jalan) yang paling lurus.” (QS. Al-Isra’: 9)

Pada ayat ini ada bantahan terhadap syubhat (ndak perlu belajar Al Qur’an, tidak harus mujtahid).

Al Qur’an seperti hujan yang turun ke bumi.
Bumi yang bagus Bisa serap air hujan.

وَالْبَلَدُ الطَّيِّبُ يَخْرُجُ نَبَاتُهُ بِإِذْنِ رَبِّهِ ۖ وَالَّذِي خَبُثَ لَا يَخْرُجُ إِلَّا نَكِدًا

“Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan izin Rabbnya; dan tanah yang buruk, tanaman-tanamannya tumbuh merana.” (QS. Al-A’raf: 58)

Dan dalam hadits, dari Abu Musa al-Ash’ari. Rasulullah ﷺ bersabda:

مَثَلُ مَا بَعَثَنِيَ اللَّهُ بِهِ مِنَ الْهُدَى وَالْعِلْمِ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَصَابَ أَرْضًا…

“Perumpamaan petunjuk dan ilmu yang Allah mengutusku dengannya adalah seperti hujan lebat yang turun ke bumi…”
(HR. Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim)

Hadits ringkas nya..

“…Maka di antara bumi itu ada yang baik, menerima air, lalu menumbuhkan rerumputan dan tumbuh-tumbuhan yang banyak. Ada pula tanah yang keras yang menahan air, sehingga Allah memberikan manfaat dengannya kepada manusia; mereka minum, memberi minum ternak, dan bercocok tanam. Dan ada pula bagian lain yang datar tandus, tidak dapat menahan air dan tidak pula menumbuhkan tanaman.

Itulah perumpamaan orang yang memahami agama Allah dan mengambil manfaat dari apa yang Allah mengutusku dengannya, lalu ia belajar dan mengajarkannya; dan perumpamaan orang yang tidak mengangkat kepalanya terhadap petunjuk Allah yang aku diutus dengannya.”

❗ Tingkatan orang yang bertakwa.

1. Menjauhi syirik

2. Menjauhi perkara yang haram dan jalankan yang fardhu.

3. Takwa sesungguhnya hingga seorang hamba meninggalkan perkara yang tidak mengapa karena kuatir terjerumus pada hal yang dilarang.

حقّ تقاته

Contohnya meninggalkan syubhat – Wara
Kalau meninggalkan yang mubah karena tidak ada faedah – Zuhud.

✅ Tafsir Qatadah.. Sifat orang bertakwa.
1. Beriman kepada yang ghaib.

Tafsir

الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِا لْغَيْبِ

1. Pendapat Abul ‘Aliyah (Tabiin).

Ghaib maksud nya rukun iman dan ghaib-ghaib lainnya.

Yaitu rukun iman terutama rincian iman yang ke 5.

Abu al-‘Aliyah berkata:

يؤمنون بالله وملائكته وكتبه ورسله واليوم الآخر وجنته وناره ولقائه، ويؤمنون بالحياة بعد الموت، وبالبعث، فكل هذا غيب

“Mereka beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, surga-Nya, neraka-Nya, dan perjumpaan dengan-Nya. Mereka juga beriman kepada kehidupan setelah kematian dan kebangkitan. Semua itu termasuk perkara ghaib.”

2. Ghaib – perkara ghaib yang disebutkan Dalam Al Qur’an. Tafsir lebih umum.
Misal rukun Iman. Qs Ath Thalaq ayat 2.

3. Ghaib – yang datang dari Allah yaitu Al Qur’an dan As Sunnah. Ini lebih umum lagi.

4. Ghaib – Islam, perkara ghaib yang baru dikabarkan dalam agama Rasulullah (ﷺ).
Yang tidak diketahui oleh ahli kitab sebelumnya.

5. Ghaib – Al Iman bil Qodar.

Semua pendapat ini benar.

Khilaf ada 2.
1. Di kalangan ahli tafsir : asalnya adalah khilaf at tanawu’ – hanya beda ungkapan. Semua benar.

Semua tafsir ini mirip-mirip dan Semuanya benar.

2. Khilaf ahli fiqih – asal nya khilaf kontradiksi.

❗ Lanjutan sifat orang bertakwa.

2. Sholat dan berinfaq dengan rezeki yang diperoleh.
Dan yang paling top adalah keluarkan zakat.

Infak terbesar adalah untuk keluarga.
Zakat adalah infak terbesar.

3. Beriman dengan apa yang diturunkan dan kepada Nabi-nabi sebelumnya.

Menggandengkan yang khusus pada hal yang umum.

Syaikh yang ingatkan hati-hati berdebat, untuk membenarkan apa yang diturunkan baik kepada nabi sebelumnya dan Nabi Muhammad ﷺ.

Jangan merasa di atas petunjuk.

4. Bertakwa, yakin akan hari kiamat. Yakin melazimkan persiapan hari kiamat.

5. Bertakwa pada semua hal yang di atas.

Berikut nya Al Baqarah ayat 102 dst

Semoga bermanfaat.

#tafsir #pilihan #tauhid nabi #takwa #zakat #albaqarah

##$$-aa-$$##

Ayat_pilihan

TAFSIR AYAT-AYAT PILIHAN-05
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?