Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc MATematik

KELAS UFA# TEMATIK 15-16-17-18 : Takbir Dzulhijjah – Teman baik- Hijrah istiqomah- Banyak orang bicara agama

This entry is part 23 of 37 in the series kelasUF

Diterbitkan pertama kali pada: 29-Jul-2021 @ 15:15

5 menit membaca

Kelas UFA 19.07.2021

➡️ TEMATIK 15 – SUNNAH BERTAKBIR DI BULAN DZULHIJJAH, TAKBIR MUTLAQ DAN MUQAYYAD

Takbir ada 2,

1. Takbir mutlak (Dzikir mutlak), ini kapan saja dikerjakan di 10 hari Dzulhijjah, mulai malam hari ketika muncul hilal bulan Dzulhijjah, yaitu di malam terakhir bulan Dzulqaidah,
Waktu akhir, sebelum terbenam matahari di 13 Dzulhijjah.

Pahala nya lain..

2. Takbir Muqayyad, terikat, khusus setelah sholat fardhu.

Dalilnya adalah Ijma para salaf yang melakukan ini.
Seperti Ali bin Abi Thalib, sebagian sahabat dan tidak ada yang menyelisihi.

Start : setelah sholat subuh hari Arafah
Akhir : ada khilaf, yang kuat adalah setelah sholat Ashar 13 Dzulhijjah.

Kalau yang berhaji, takbir tanggal 10 Dzulhijjah.

Yang tidak pergi haji, kita takbir ini (waktunya)

Lafazh takbir..

Allahuakbar… Allahuakbar.. laailaaha illallah wallahu akbar, Allahuakbar walillaahilhamd.

Atau

Allahuakbar kabiro.. Allahuakbar kabiro
Allahuakbar wa ajal, Allahuakbar walillaahilhamd.

Boleh Allahu Akbar terus

Tapi kalau seperti 2 takdir diatas kita sudah amalkan hadits Nabi untuk memperbanyak tahlilx takbir, dan tahmid

Oleh karena nya para salaf dahulu, para salaf sering bertakbir, seperti hadits Imam Bukhari dalam hadits muallaq, bahwasanya Ibnu Umar dan Abu Hurairah pergi keluar ke pasar untuk bertakbir. (dengan suara yang besar)
Maka orang pun ikut bertakbir dengan takbir mereka

➡️ TEMATIK 16.MENCARI TEMAN TERBAIK SAAT TERHEMPAS

Teman itu pengaruhnya luar biasa. Di hari kiamat kelak diceritakan ada orang yang menyesal gara-gara salah memilih teman.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّا لِمُ عَلٰى يَدَيْهِ يَقُوْلُ يٰلَيْتَنِى اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُوْلِ سَبِيْلًا
“Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang zalim menggigit dua jarinya, (menyesali perbuatannya) seraya berkata, “Wahai! Sekiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama rasul.”
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 27)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يٰوَيْلَتٰى لَيْتَنِيْ لَمْ اَتَّخِذْ فُلَا نًا خَلِيْلًا

“Wahai, celaka aku! Sekiranya (dulu) aku tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku),”
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 28)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

لَقَدْ اَضَلَّنِيْ عَنِ الذِّكْرِ بَعْدَ اِذْ جَآءَنِيْ ۗ وَكَا نَ الشَّيْطٰنُ لِلْاِ نْسَا نِ خَذُوْلًا
“sungguh, dia telah menyesatkan aku dari peringatan (Al-Qur’an) ketika (Al-Qur’an) itu telah datang kepadaku. Dan setan memang pengkhianat manusia.””
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 29)

Jadi teman salah ini pengaruh yang luar biasa, sebabkan futur.

Nabi ﷺ diminta sabar dan berkawan dengan orang sholeh..

{وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ}

Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengha­rap keridaan-Nya. (Al-Kahfi: 28)

Ayat datang ketika orang-orang kafir dan mengatakan kalau ingin kami masuk Islam maka tinggal kan orang-orang yang miskin.

Ketika Nabi Musa diminta berdakwah kepada Fir’aun, dia minta Harun

{وَاجْعَلْ لِي وَزِيرًا مِنْ أَهْلِي هَارُونَ أَخِي}

dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun saudaraku. (Thaha: 29-30

Maka Allah angkat Harun menjadi Rasul untuk menemani Musa.

{وَلا تَنِيَا فِي ذِكْرِي}

dan janganlah kamu berdua lalai dalam mengingat-Ku. (Thaha: 42)

Allah suruh mereka terus semangat.

{سَنَشُدُّ عَضُدَكَ بِأَخِيكَ}

Kami akan membantumu dengan saudaramu. (Al-Qashash: 35)

Kita bisa kita kuat dengan teman kita.
Kita perlu teman yang bantu kita saat futur.

Memilih teman adalah obat yang paling mujarab saat futur.

Nabi shallallahu alaihi wasallam mengatakan,

“Allah menciptakan ruh itu berkelompok-kelompok kemudian terpisahlah ruh tersebut (masuk manusia). Tetapi kalau suatu ketemu/kenal akan klop.
Tapi kalau tidak pas maka tidak ketemu”.

Jalin persahabatan dengan teman yang baik.

➡️ TEMATIK 17 : JANGAN MODAL SEMANGAT, HIJRAH DAN BERAMAL ITU BERTAHAP

Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ عَلَيْكُمْ مِنَ الأَعْمَالِ مَا تُطِيقُونَ فَإِنَّ اللَّهَ لاَ يَمَلُّ حَتَّى تَمَلُّوا وَإِنَّ أَحَبَّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ مَا دُووِمَ عَلَيْهِ وَإِنْ قَلَّ

”Wahai sekalian manusia, lakukanlah amalan sesuai dengan kemampuan kalian. Karena Allah tidaklah bosan sampai kalian merasa bosan. Sesunguhnya amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu walaupun sedikit.”

Sedikit tapi kontinyu menunjukkan bahwa kita selalu tersambung dengan Allah.

Jangan paksakan diri kita kalau kita tidak mampu.

Oleh karena itu dalam sebuah hadits disebutkan,

 عن أنس رضي الله عنه قال: دخل رسول الله صلى الله عليه و سلم المسجد و حبل ممدود بين ساريتين فقال ما هذا قالوا لزينب تصلي فإذا كسلت أو فترت أمسكت به فقال حلوه ليصلي أحدكم نشاطه فإذا كسل أو فتر قعد. [رواه البخاري]

Diriwayatkan dari Anas radhiyallahu ‘anhu bahwa  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah masuk ke masjid dan baginda mendapati ada seutas tali yang direntangkan antara dua tiang, lalu baginda bertanya, ‘Tali apakah ini?’ Para sahabat menjawab, ‘Tali itu digunakan oleh Zainab untuk sholat, apabila dia merasa malas atau keletihan dia akan berpegang pada tali tersebut.’

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda lagi, ‘Lepaskan ikatan tali tersebut, seseorang dari kamu hendaklah bershalat dengan kekuatan yang ada pada dirinya, apabila dia letih atau malas maka hendaklah dia duduk.’  (HR. Bukhari dan Muslim) 

Jangan memaksakan diri, bila tidak mampu berdiri, cukup duduk.

Makanya ketika ada orang yang ingin beribadah lebih (setelah melihat Ibadah Nabi ﷺ),

Yang satu mengatakan ingin sholat malam semalam suntuk
Yang satunya ingin berpuasa setiap hari dan tidak berbuka
Yang satu berkata ingin meninggalkan wanita, tidak akan menikah selama-lamanya

Maka Rasulullah ﷺ memanggil mereka dan beliau ﷺ mengatakan bahwa bukan itu yang Allah cintai.. (kita kan cari ridho Allah dan Allah punya aturan).

Nabi ﷺ berkata, “Aku adalah orang yang paling bertakwa kepada Allah tetapi aku tidur dan sholat malam, aku puasa dan berbuka, dan aku menikahi wanita.

Barang siapa yang tidak suka dengan sunnahku maka bukan dari golonganku.”

Lakukan amalan yang kita mampu, kita perlu bertahap.. Pelan-pelan..

Para sahabat radhiyallahu anhum sangat semangat beribadah namun tidak instan, mereka juga melalui tahapan-tahapan.

Kita berusaha sedikit demi sedikit, namun kontinyu dengan ditambah kuantitas dan kualitas..

Diantara kunci istiqomah adalah melakukan amalan yang kita mampu…

➡️ TEMATIK 18 – ANEH, BANYAK ORANG BODOH HOBI BERBICARA AGAMA

Kita sekarang di zaman banyak orang berbicara dan banyak yang kagum dengan pendapatnya, termasuk ilmu agama.

Padahal banyak orang yang berbicara agama namun sebenarnya tidak punya ilmu.

Maka hendaklah kita memiliki filter.

Di zaman Rabi’ah, gurunya Imam Malik rahimahullah Ta’ala.. Imam Malik berkata, ‘Ada seseorang masuk bertemu dengan Rabi’ah bin Abdurahman kemudian dia mendapati Rabi’ah sedang menangis..
Dan orang bertanya kepada Rabi’ah apakah sedang terkena musibah.

Rabi’ah menjawab, “Tidak, aku menangis bukan karena musibah, akan tetapi ada orang yang tidak punya ilmu dimintai Fatwa.
Sungguh, orang yang memberi fatwa ini lebih utama untuk dipenjara daripada para pencuri.”

Itu karena pencuri melakukan kerusakan dan orang yang berfatwa tanpa ilmu itu kerusakannya lebih besar,karena terkait masalah agama, akhirat kaum muslimin.

Dan justru orang lebih berani bicara masalah agama daripada masalah dunia..

Kita harus punya barometer.. Salah satunya dengan memilih para dai mengajak kepada Al Qur’an dan Sunnah, karena Islam dibangun di atas Al Qur’an dan Sunnah.
Dengan dalil yang shahih..

Dan waspada kepada para dai yang menyuruh menjauhi Al Qur’an dan Sunnah..

kelasUF

KELAS UFA# TEMATIK 10-11-12-13-14 : JANGAN CURANG- BISIK-BISIK-FUTUR-JAGA HATI KELAS UFA#Materi 15-16-17-18-19 : JIHAD MELAWAN RIYA
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?