This entry is part 12 of 16 in the series Bantahan_thd_liberal

Diterbitkan pertama kali pada: 13-Feb-2022 @ 21:24

4 menit membaca

BANTAHAN TERHADAP KAUM LIBERAL#12 Syubhat #8
Ustadz Dr Firanda Andirja, Lc MA
12 Rajab 1443

➡️ SYUBHAT KE 8 : ALLAH MENSIFATI TAURAT DAN INJIL DENGAN PETUNJUK DAN CAHAYA

Allah berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَا التَّوْرَاةَ فِيهَا هُدًى وَنُورٌ

Sesungguhnya Kami telah menurunkan Taurat di dalamnya ada petunjuk dan cahaya  QS Al Maidah ayat 44

{وَآتَيْنَاهُ الإنْجِيلَ فِيهِ هُدًى وَنُورٌ}

Dan Kami telah memberikan kepadanya kitab Injil, sedangkan di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi). (Al-Maidah: 46)

Mereka berdalil dengan ayat ini, Taurat dan Injil yang saat ini menjadi petunjuk dan cahaya.

⛔ BANTAHAN

1. Ayat-ayat ini terkait Taurat dan Injil sebelum mengalami perubahan. (disembunyikan, dikurangi, ditambah)

2. Terlalu banyak bukti adanya perubahan pada Taurat dan Injil yang kontradiktif dengan kandungan Al Qur’an.

Misalnya, Taurat (Perjanjian Lama), seperti ✔️memberi sifat Allah dengan sifat yang tidak layak.. Misalnya Tuhan Menyesal.
Juga disebutkan Tuhan Capek. Allah tidak akan aku apa yang dilakukan Adam.

✔️Mereka juga mensifati yang tidak layak kepada para Nabi.

Misalnya Nabi Daud berzina, Nabi Sulaiman melakukan kesyirikan dst.

Pada Injil, disebutkan Nabi Isa disalib (beda dengan Al Qur’an).

Juga dalam Injil tidak disebutkan adanya Nabi terakhir (beda dengan Al Qur’an).

Jadi isinya sudah bertentangan dengan Al Qur’an, jadi tidak benar kalau dikatakan Al Qur’an membenarkan.

Adapun berhukum dengan Injil, artinya mengikuti perintah Allah akan adanya Nabi terakhir.

Juga hukum rajam dihilangkan dari kitab tersebut.

➡️ Syubhat 2, Qs Al Baqarah ayat 62.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَا لَّذِيْنَ هَا دُوْا وَا لنَّصٰرٰى وَا لصّٰبِئِـيْنَ مَنْ اٰمَنَ بِا للّٰهِ وَا لْيَوْمِ الْاٰ خِرِ وَعَمِلَ صَا لِحًـا فَلَهُمْ اَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ ۚ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman (Islam) , orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Sabi’in, siapa saja (di antara mereka) yang beriman kepada Allah dan hari Akhir dan melakukan kebajikan, mereka mendapat pahala dari Tuhannya, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 62)

Kata mereka, Yahudi dan Nasrani yang beriman kepada Allah dan hari akhir.

Mereka sebutkan tidak ada syarat beriman kepada Nabi Muhammad ﷺ.

AM GHAZALI menyelisihi para ahli tafsir tentang hal ini. Bahkan Memelintir perkataan Muhammad Rasyid Ridha.

⛔ BANTAHAN

1. Ayat ini terkait kabar tentang mereka di zaman masing-masing.
Yaitu Yahudi di zaman Nabi Musa
Nasrani di zaman Nabi Isa.

Bukan ahli kitab sekarang.

2. Pernyataan beriman kepada Allah, konsekuensinya beriman kepada seluruh Nabi yang ada.

Ternyata mereka juga tekstual.. Yang bisa juga dibantah dengan tidak disebutkan Nabi Musa dan Nabi Isa juga.

3. Tafsir para ulama, ayat ini adalah isyarat amal sholeh agar mereka beriman kepada Nabi terakhir.

Semua ahli tafsir menjelaskan hal yang sama.

➡️ SYUBHAT 3 : Ada ayat-ayat yang memerintahkan untuk memaafkan penganut agama yang lain.

Seperti..

{فَاعْفُوا وَاصْفَحُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ}

Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. (Al-Baqarah: 109)

Dalam ayat lain

{فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاصْفَحْ}

maka maafkanlah mereka dan biarkanlah mereka. (Al-Maidah: 13)

{إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ}

sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. (Al-Maidah: 13)

وَٱصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَٱهْجُرْهُمْ هَجْرًۭا جَمِيلًۭا

Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik.
Surat Al-Muzzammil (73) Ayat 10

⛔Sisi pendalilan mereka : Mereka mengatakan ayat ini menjelaskan bahwa ada pengakuan pada agama lain..karena tidak dipaksa untuk menganut agama Islam.

⛔ BANTAHAN

1 Pemaafan bukan pembenaran bahkan menunjukkan adanya kesalahan.

2. Ayat-ayat ini terkait dengan kaum musyrikin penyembah berhala. Apakah ada yang mengatakan menyembah berhala adalah benar?

3. Ulama  mengatakan Ayat-ayat ini mansukh dengan perintah ayat-ayat berjihad. Ini ayat-ayat saat kaum muslim masih lemah di awal Islam.

➡️  Syubhat bahwa manusia diberi kebebasan memilih agama atau keluar dari agama

Dalil mereka.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَلَـقَدْ كَرَّمْنَا بَنِيْۤ اٰدَمَ وَحَمَلْنٰهُمْ فِى الْبَرِّ وَا لْبَحْرِ وَرَزَقْنٰهُمْ مِّنَ الطَّيِّبٰتِ وَفَضَّلْنٰهُمْ عَلٰى كَثِيْرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيْلًا

“Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak-cucu Adam, dan Kami angkut mereka di darat dan di laut, dan Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka di atas banyak makhluk yang Kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna.”
(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 70)

Menurut Nurcholis Madjid, ini dalil tentang hak asasi manusia dan ini hak yang paling privasi.

⛔ BANTAHAN

1. Tafsir para ulama tidak demikian. Tapi terkait beda fisik manusia dengan hewan-hewan. Tidak terkait dengan HAM.

2. Justru kemuliaan manusia berkonsekuensi untuk tidak menyembah makhluk sepertinya.

إِنَّ ٱلَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ عِبَادٌ أَمْثَالُكُمْ ۖ فَٱدْعُوهُمْ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لَكُمْ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ

Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu seru selain Allah itu adalah makhluk (yang lemah) yang serupa juga dengan kamu. Maka serulah berhala-berhala itu lalu biarkanlah mereka mmperkenankan permintaanmu, jika kamu memang orang-orang yang benar.
Surat Al-A’raf (7) Ayat 194

Allah telah memuliakan Bani Adam.

Dalil lain.. yang mereka gunakan

{فَذَكِّرْ إِنَّمَا أَنْتَ مُذَكِّرٌ. لَسْتَ عَلَيْهِمْ بِمُسَيْطِرٍ}

Maka berilah peringatan. karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan. Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka. (Al-Ghasyiyah. 21-22)

⛔ BANTAHAN

1. NABI justru disuruh untuk tetap berdakwah tetapi hidayah di tangan Allah.

2. Mereka berdalil dengan..

{لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّين}

Tidak ada paksaan  untuk  (memasuki)  agama  (Islam).  (Al-Baqarah: 256)

Dan semua agama benar..

⛔ BANTAHAN

AYAT ini mansukh.

Syaikh Sa’di berkata ayat ini tidak mansukh, mengatakan bahwa ayat ini jelas dan Islam sangat jelas kebenaran nya.

{لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى لَا انْفِصَامَ لَهَا وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ (256) }

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang salah. Karena itu, barang siapa yang ingkar kepada tagut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Artinya bila tidak masuk Islam maka sesat..

➡️ SYUBHAT SELANJUTNYA

وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ

Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya, berlomba lah dalam kebajikan

Masing-masing punya kiblat. Yahudi punya kiblat, Nasrani punya kiblat, Muslim punya Kabah.

🖍️Sisi pendalilan mereka : ALLAH mengakui kiblat masing-masing agama.

⛔ Tidak ada ahli tafsir yang demikian.

Kata para ahli tafsir yang benar adalah kiblat nya Kabah. Seperti dalam hadits Nabi Muhammad ﷺ.

{وَلَئِنْ أَتَيْتَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ بِكُلِّ آيَةٍ مَا تَبِعُوا قِبْلَتَكَ وَمَا أَنْتَ بِتَابِعٍ قِبْلَتَهُمْ وَمَا بَعْضُهُمْ بِتَابِعٍ قِبْلَةَ بَعْضٍ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ إِنَّكَ إِذًا لَمِنَ الظَّالِمِينَ (145) }

Dan sesungguhnya jika kamu mendatangkan kepada orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al-Kitab (Taurat dan Injil) semua ayat (keterangan), mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan kamu pun tidak akan mengikuti kiblat mereka, dan sebagian mereka pun tidak akan mengikuti kiblat sebagian yang lain. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk golongan orang-orang yang zalim.

Semoga bermanfaat..

##$$-aa-$$##

Bantahan_thd_liberal

BANTAHAN TERHADAP KAUM LIBERAL#11 Syubhat #7 BANTAHAN TERHADAP KAUM LIBERAL#13 Syubhat dari Hadits Nabi-1
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?