This entry is part 4 of 6 in the series Talbis-iblis

Diterbitkan pertama kali pada: 19-Nov-2023 @ 21:50

4 menit membaca

*TALBIS IBLIS-4*
Ustadz Dr Firanda Andirja, Lc MA
7 Jumadil Awal 1445H / 19 Nov 2023

Talbis iblis karya Al Imam Ibnul Jauzi.

✅➡️ Talbis iblis – terkait Ibadah Haji.

🔸Terkadang seseorang sudah selesai melaksanakan haji, wajib 1x namun ingin pergi haji lagi, haji sunnah. Namun membuat orang tua yang sedang punya keperluan marah.

🔸Terkadang orang pergi haji wajib namun dengan berhutang. Padahal itu belum wajib untuknya, wajibnya adalah melunasi hutangnya.

🔸Kadang ada yang haji ingin jalan-jalan.
Kadang-kadang ada yang pergi haji dengan uang syubhat bahkan haram.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا خرجَ الرجلُ حاجًّا بِنَفَقَةٍ طَيِّبَةٍ، ووضعَ رِجْلَهُ في الغَرْزِ، فَنادى: لَبَّيْكَ اللهمَّ لَبَّيْكَ، ناداهُ مُنادٍ مِنَ السَّماءِ: لَبَّيْكَ وسَعْدَيْكَ زادُكَ حَلالٌ، وراحِلَتُكَ حَلالٌ، وحَجُّكُ مَبْرُورٌ غيرُ مَأْزُورٍ، وإذا خرجَ بِالنَّفَقَةِ الخَبيثَةِ، فوضعَ رِجْلَهُ في الغَرْزِ، فَنادى: لَبَّيْكَ اللهمَّ لَبَّيْكَ، ناداهُ مُنادٍ مِنَ السَّماءِ: لا لَبَّيْكَ ولا سَعْدَيْكَ، زادُكَ حرامٌ، ونَفَقَتُكَ حرامٌ، وحَجُّكَ غيرُ مَبْرُورٍ.

“Jika seseorang itu keluar berhaji dengan harta yang halal, saat dia menginjakkan kakinya ke atas kendaraan, ia menyeru, ‘Labbaik Allahumma labbaik.’ Kemudian ada yang menyeru dari langit, ‘Labbak wa sa’daik, diterima hajimu dan engkau berbahagia, bekalmu berasal dari harta halal, kendaraanmu dibeli dari harta halal, hajimu mabrur dan tidak berdosa.’ Jika seseorang itu keluar berhaji dengan harta yang haram, saat dia menginjakkan kakinya ke atas kendaraan, ia menyeru, ‘Labbaik Allahumma labbaik.’ Kemudian ada yang menyeru dari langit, ‘Laa labbaik wa laa sa’daik, tidak diterima kedatanganmu, dan engkau tidak mendapatkan kebahagiaan, bekalmu berasal dari harta haram, biaya hajimu dari harta haram dan hajimu tidak mabrur.” (HR. Thabrani).

🔸Kadang pergi haji hanya ingin disebut pak Haji. Kadang haji malah bertengkar di sana.

Diantara manfaat haji adalah berkumpul dengan manusia seluruh dunia, bukan untuk bertengkar.

🔸Kadang ada yang pergi haji hanya untuk menambah jumlah banyak wukuf di Arafah. Untuk berbangga-bangga an.

🔸Terkadang ada yang pergi haji namun tidak memperhatikan sholatnya.

Iblis berkata – yang penting kamu sudah selesai haji dan Allah akan ampuni.

Tidak – haji harus sesuai dengan sunnah haji. Tidak boleh jidal, rofats, dan beberapa larangan lainnya.

🔸Ada yang berhaji tapi menyerobot hal haji orang lain. Ada yang serobot jatah tenda dst.

🔸Ada yang pergi haji tapi berbohong dalam muamalah.

🔸Iblis membisikkan manusia yang berhaji dengan amalan bid’ah. Tidak sesuai manasik haji yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Karena ada yang melakukan Sai dirangkai dengan sholat dua rakaat setelah Sai.

🔸Allah menyuruh berbekal saat pergi haji namun banyak orang yang pegi haji tanpa bekal.

✅➡️ Talbis iblis dalam jihad

🔸Jihad untuk berbangga diri
🔸Jihad untuk dapatkan ghanimah

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ قَاتَلَ لِتَكُوْنَ كَلِمَةُ اللهِ هِيَ الْعُلْيَا فَهُوَ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ

“Barangsiapa yang berperang supaya kalimat Allah tinggi, maka ia fii sabiilillaah (di jalan Allah).”

Maka harus kita perbaiki niat dalam berjihad.

Lihatlah tiga orang yang pertama masuk neraka. Yaitu orang yang ikut jihad, ahli Al Qur’an dan Ahli ilmu. Yang semua tidak ikhlas..

Dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya manusia pertama yang diadili pada hari kiamat adalah orang yang mati syahid di jalan Allah. Dia didatangkan dan diperlihatkan kepadanya kenikmatan-kenikmatan (yang diberikan di dunia), lalu ia pun mengenalinya. Allah bertanya kepadanya : ‘Amal apakah yang engkau lakukan dengan nikmat-nikmat itu?’ Ia menjawab : ‘Aku berperang semata-mata karena Engkau sehingga aku mati syahid.’ Allah berfirman : ‘Engkau dusta! Engkau berperang supaya dikatakan seorang yang gagah berani. Memang demikianlah yang telah dikatakan (tentang dirimu).’ Kemudian diperintahkan (malaikat) agar menyeret orang itu atas mukanya (tertelungkup), lalu dilemparkan ke dalam neraka. Berikutnya orang (yang diadili) adalah seorang yang menuntut ilmu dan mengajarkannya serta membaca al Qur`an. Ia didatangkan dan diperlihatkan kepadanya kenikmatan-kenikmatannya, maka ia pun mengakuinya. Kemudian Allah menanyakannya: ‘Amal apakah yang telah engkau lakukan dengan kenikmatan-kenikmatan itu?’ Ia menjawab: ‘Aku menuntut ilmu dan mengajarkannya, serta aku membaca al Qur`an hanyalah karena engkau.’ Allah berkata : ‘Engkau dusta! Engkau menuntut ilmu agar dikatakan seorang ‘alim (yang berilmu) dan engkau membaca al Qur`an supaya dikatakan (sebagai) seorang qari’ (pembaca al Qur`an yang baik). Memang begitulah yang dikatakan (tentang dirimu).’ Kemudian diperintahkan (malaikat) agar menyeret atas mukanya dan melemparkannya ke dalam neraka. Berikutnya (yang diadili) adalah orang yang diberikan kelapangan rezeki dan berbagai macam harta benda. Ia didatangkan dan diperlihatkan kepadanya kenikmatan-kenikmatannya, maka ia pun mengenalinya (mengakuinya). Allah bertanya : ‘Apa yang engkau telah lakukan dengan nikmat-nikmat itu?’ Dia menjawab : ‘Aku tidak pernah meninggalkan shadaqah dan infaq pada jalan yang Engkau cintai, melainkan pasti aku melakukannya semata-mata karena Engkau.’ Allah berfirman : ‘Engkau dusta! Engkau berbuat yang demikian itu supaya dikatakan seorang dermawan (murah hati) dan memang begitulah yang dikatakan (tentang dirimu).’ Kemudian diperintahkan (malaikat) agar menyeretnya atas mukanya dan melemparkannya ke dalam neraka.’”

Lihat lah bagaimana Ibnu mubarak sembunyikan amalan jihad nya yang sangat fenomenal.

🔸Ada yang ikut jihad dan terkena Talbis iblis dengan mengambil harta ghanimah nya yang bahkan bukan haknya.

➡️ Pengaruh iman dan ilmu untuk jaga harta.

Jangan sampai makan harta dengan cara haram.

#talbis #iblis #bisikan #syetan #setan

##$$-aa-$$##

Talbis-iblis

TALBIS IBLIS-3 Talbis Iblis #7
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?