TALBIS IBLIS-2
Diterbitkan pertama kali pada: 09-Okt-2023 @ 21:57
4 menit membaca*TALBIS IBLIS-2*
Ustadz Dr Firanda Andirja, Lc MA
24 Rabi’ul Awal 1445H / 8 Oktober 2023
Talbis iblis karya Al Imam Ibnul Jauzi.
Talbis iblis –
✅➡️ Talbis iblis dalam ibadah..
1️⃣ Talbis iblis dalam niat lisan…
🔹- mengulang niat berkali-kali, talbis iblis agar hilang keutamaan
🔹- ada juga yang bersumpah yang isinya takbir hanya 1x
Dikatakan – kalau tujuannya hanya hadir kan niat maka kehadiran untuk sholat – sudah niat. Dan syariat nya lafash niat tidak wajib.
Niat dalam hati sangat mudah, yang membuat menjadi lama dan susah adalah menguraikannya.
🔹Terlalu sibuk masalah niat.
Ada seseorang yang telah benar niat dan takbir nya, namun gegabah dalam menjalankan rukun-rukun setelahnya, seolah shalat baginya hanya niat dan takbiratul ikram.
Bisikan iblis dapat tersingkap dengan satu argumentasi bahwa maksud takbiratul ikram adalah masuk dalam ibadah, bagaimana mungkin ibadah laksana rumah itu dibiarkan begitu saja dan hanya berkonsentrasi menjaga pintu saja?
Diantara orang yang waswas adalah orang yang benar dalam takbiratul ikram saat menjadi makmum, namun rakaat tinggal sedikit waktu ia membaca doa istiftah dan membaca taawudz, lalu imam ruku. Ini merupakan godaan iblis, karena doa istiftah dan taawudz yang ia baca hukumnya sunnah karena Al Fatihah yang ia tinggalkan – menurut sebagian ulama – hukumnya wajib bagi makmum. Dan dia tidak boleh meninggalkan Yang wajib untuk yang sunnah.
🔹Meninggalkan yang sunnah karena perkara yang menimpanya.
Misalnya meninggalkan shaf pertama. Dengan alasan untuk menjaga hati supaya tidak riya.
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda,
لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الْأَوَّلِ ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلَّا أَنْ يَسْتَهِمُوا عَلَيْهِ لَاسْتَهَمُوا
“Seandainya manusia mengetahui apa yang ada (yaitu keutamaan) di dalam seruan (adzan) dan shaf pertama, lalu mereka tidak bisa mendapatkan shaf tersebut kecuali dengan undian, sungguh mereka akan melakukan undian untuk mendapatkannya.” (HR. Bukhari).
Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :
خيْرُ صُفُوفِ الرِّجَالِ أَوَّلُهَا ، وَشَرُّهَا آخِرُهَا ، وَخَيْرُ صُفُوفِ النِّسَاءِ آخِرُهَا ، وَشَرُّهَا أوَّلُهَا
“Sebaik-baik shaf bagi laki-laki adalah yang paling depan, dan yang paling jelek adalah yang paling belakang. Sebaik-baik shaf bagi wanita adalah yang paling belakang, dan yang paling jelek adalah yang paling depan.“ (HR. Muslim)
🔹Contoh lain ada orang sholat tapi tidak mau sedekap saat berdiri sholat. Dengan alasan dia tidak mau menunjukkan kekusyukan palsu yang tidak sesuai dengan apa yang ada dalam hatinya.
Bersedekap dengan meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri hukumnya sunnah.
Suatu saat Ibnu Mas’ud sedang sholat dengan meletakkan tangan kiri di atas tangan kanan. Lalu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melihatnya. Maka seketika itu ia meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri. HR Abu Dawud.
✅ Tidak seyogyanya syariat ditinggalkan karena pendapat orang yang terhormat, karena syariat lebih agung. Kesalahan dalam menafsirkan agama lumrah terjadi di kalangan ulama, karena bisa jadi ada beberapa hadits yang tidak sampai kepada mereka.
🔹Talbis iblis dalam makharijal huruf,yaitu mentartilkan bacaan dengan mengeluarkan huruf-huruf dari posisinya.
Terkadang iblis menggoda terkait kejelasan membaca tasydid.
Setan mengganggu shalat seseorang sehingga bacaannya menjadi kacau. Dari Utsman bin Abil ‘Ash radhiallahu’anhu ia berkata:
يا رَسولَ اللهِ، إنَّ الشَّيْطَانَ قدْ حَالَ بَيْنِي وبيْنَ صَلَاتي وَقِرَاءَتي يَلْبِسُهَا عَلَيَّ، فَقالَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ: ذَاكَ شيطَانٌ يُقَالُ له خَنْزَبٌ، فَإِذَا أَحْسَسْتَهُ فَتَعَوَّذْ باللَّهِ منه، وَاتْفِلْ علَى يَسَارِكَ ثَلَاثًا قالَ: فَفَعَلْتُ ذلكَ فأذْهَبَهُ اللَّهُ عَنِّي
Wahai Rasulullah, setan telah menghalangi antara aku dan shalatku serta mengacaukan bacaanku. Maka Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “itu adalah setan yang disebut dengan Khanzab. Jika engkau merasakan sesuatu (gangguan) maka bacalah ta’awwudz dan meniuplah ke kiri 3x”. Utsman mengatakan: “aku pun melakukan itu, dan Allah pun menghilangkan was-was setan dariku” (HR. ).
🔹Iblis juga telah menyesatkan banyak kalangan ahli ibadah sehingga mereka meyakini bahwa ibadah hanya gerakan-gerakan berdiri dan duduk belaka. Sehingga mereka meninggalkan kewajiban-kewajiban dan tidak melaksanakannya.
🔹Ada yang tergoda dengan mengerjakan sholat dengan bacaan yang panjang.,memperbanyak bacaan dan meninggalkan sunnah-sunnah sholat serta melakukan hal-hal yang makruh dalam sholat. Misalnya ada orang yang sholat di siang hari dengan mengeraskan bacaannya.
🔹Ada yang tergoda dengan memperbanyak sholat malam namun meninggalkan sholat subuh berjamaah. Atau malas di pagi hari dan tidak bekerja untuk memberi kehidupan keluarganya.
Bila mengantuk sebaiknya tidur dulu
وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا : أَنَّ النَّبِيَّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، قَالَ : (( إِذَا نَعَسَ أحَدُكُمْ فِي الصَّلاَةِ ، فَلْيَرْقُدْ حَتَّى يَذْهَبَ عَنْهُ النَّوْمُ ، فَإنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا صَلَّى وَهُوَ نَاعِسٌ ، لَعَلَّهُ يَذْهَبُ يَسْتَغْفِرُ فَيَسُبَّ نَفْسَهُ )) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ .
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian mengantuk di dalam shalatnya, hendaklah ia tidur sampai hilang kantuknya. Karena apabila salah seorang di antara kalian shalat dalam keadaan mengantuk, mungkin saja ia hendak meminta ampun, tetapi ternyata ia sedang mencela dirinya sendiri (mendoakan jelek dirinya sendiri).” (Muttafaqun ‘alaih)
Tidur dapat mengembalikan vitalitas tubuh yang lemah karena begadang.
Mengapa para ulama salaf ada yang mampu menghidupkan semalaman penuh untuk ibadahnya. Bagaimana memahami hal ini?
Karena mereka semua telah melatih diri mereka sehingga mereka mampu melakukannya. Mereka sangat percaya bisa melaksanakan sholat subuh berjamaah. Mereka terbantu dengan tidur siang mereka.
🔹Iblis juga menjerumuskan sebagian orang yang beribadah di malam hari dan menceritakan ibadahnya esok harinya.
Minimal kesalahan yang dilakukan – jika ia selamat dari unsur riya – adalah bergeser nya sesuatu yang semestinya bersifat rahasia menjadi konsumsi publik.
🔹Ada yang tergoda sholat sunnah rawatib dan berlama-lama di masjid padahal Yang lebih utama sholat sunnah di rumah.
عَنْ زَيْدٍ بْنِ ثَابِتٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:صَلُّوا أَيُّهَا النَّاسُ فِي بُيُوتِكُمْ ، فَإنَّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ صَلاَةُ المَرْءِ في بَيْتِهِ إِلاَّ المَكْتُوبَةَ
Dari Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda,“Shalatlah kalian wahai manusia, di rumah-rumah kalian. Karena sebaik-baiknya shalat adalah shalat seseorang di rumahnya, kecuali shalat wajib.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
🔹Setan menggoda ahli ibadah untuk menangis saat ibadah dan terlihat orang.
Ini bisa saja terjadi dan tidak bisa dicegah. Namun barangsiapa yang mampu untuk menutupi nya, lalu ia menampakkan nya maka ia benar-benar masuk dalam perangkap riya.
Kalau ada riya – akan ada sinyal maka tahan sinyal itu.
Semoga bermanfaat.
##$$-aa-$$##

