Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc MAAsmaul HusnaTauhidAqidah

ASMAUL HUSNA # AL SUBBUH, AL QUDDUS, AS SALAM, ATH THAYYIB

This entry is part 9 of 19 in the series AsmaulHusna

Diterbitkan pertama kali pada: 29-Jun-2020 @ 21:04

3 menit membaca

*ASMAUL HUSNA #- AL SUBBUH, AL QUDDUS, AS SALAM, ATH THAYYIB*
Ustadz Dr Firanda Andirja, Lc MA
9 Dzulqaidah 1441 H

Seorang salaf berkata, barangsiapa yang makin mengenal Allah Subhanahu wa Ta’ala maka dia akan semakin takut kepada Allah, makin jauh meninggalkan kemaksiatan dan rajin beribadah.

Nama-nama Allah dibagi menjadi 4 kelompok :

1. Berkenaan dengan sufat2 Dzatiah Allah.
Al Hayyu, menunjukkan sifat kehidupan
Al ‘Alim menunjukkan sifat ilmu
As Sami’ menunjukkan sifat pendengaran
Al Bashir menunjukkan sifat penglihatan
Al Qawi menunjukkan sifat kekuatan
Al ‘Ali menunjukkan sifat ketinggian
Al ‘Aziz menunjukkan sifat kemuliaan
Al Qadir menunjukkan sifat kekuatan

2. Sifat-sifat Fi’liyah Allah, berkaitan dengan hamba.

Al Khaliq menunjukkan akan sifat penciptaan
Ar Razzaq menunjukkan sifat rezeki
At Tawwab menunjukkan sifat memberi taubat
Al Ghafur menunjukkan sifat memaafkan
Ar Rahiim menunjukkan sifat kasih sayang
Al Muhsin menunjukkan sifat memberi kebaikan
Al ‘Afwu menunjukkan sifat memaafkan

3. Nama yang menunjukkan Pensucian Allah dari kekurangan.
As Subbuh
AL Qudduus
As Salam
Ath Thayyib

4. Nama Allah yang setiap namanya menunjukkan sifat-sifat yang banyak.
Al Hamid, Maha Terpuji
AL Majid Maha Agung
Al ‘Adzim, Ash Shomad, As Sayyid.

Allah, dengan nama-nama tersebut karena kesimpulan dari memiliki banyak sifat yang agung.

Nama Yang Mengandung Pensucian Allah

1. As Subbuh, Yang Disucikan

Bacaan ruku’ /sujud.

سُبُّوْحٌ، قُدُّوْسٌ، رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ

Maha Suci, Maha Suci, Tuhannya para malaikat dan Jibril.

Bacaan setelah witir..

(سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسِ (3×) (رَبِّ الْمَلاَئِكَةِ وَالرُّوْحِ

Maha suci Allah, Raja Yang Maha suci (3x, dan yang ketiga, beliau membacanya dengan suara keras dan panjang, dan menambahkan) Tuhannya para malaikat dan Jibril.

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ

maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu

Makna lebih detail mensucikan Allah dari segala kekurangan.

Lebih fokus kepada mensucikan dari kekurangan Allah.

2. Al Qudduus, Yang Dibersihkan

Bacaan ruku’ /sujud.

سُبُّوْحٌ، قُدُّوْسٌ، رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ

Maha Suci, Maha Suci, Tuhannya para malaikat dan Jibril.

هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ

Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera,

Al Quds, dalam bahasa Arab artinya Al Muthoharoh.. Menetapkan kesucian pada sifat-sifat Allah.

Lebih fokus pada menetapkan sifat-sifat Allah yang suci, melazimkan Allah dari tuduhan-tuduhan.

Yang di suci kan dari Allah.
+ segala kekurangan dan aib
+ menyamakan Allah dengan makhluk atau menyamakan makhluk dengan Allah.

3. AS Salam, Yang Maha Selamat

هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ

Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera,
Qs Al Hasyr ayat 23.

وَسَلَـٰمٌ عَلَى ٱلْمُرْسَلِينَ
Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul. Qs As-Saffat (37) Ayat 181

Makna : Maha Selamat, selamat dari segala kekurangan.

As Salam mencakup Al Quddus dan As Subbuh, ada makna khusus selamat dari aib2 yang akan datang yang diduga.

Ibnul Qayyim, selamat dari segala kekurangan.

1. Maha Hidup, selamat dari mati, ngantuk, tidur

2. Maha Qudroh, selamat dari capek, letih.

3. Maha Ilmu,selamat dari lupa, lalai, perlu diingatkan, luput.

4. Takdir Allah, selamat dari tidak hikmah, kedzakik6, main2.

5. Maha memaafkan, bukan karena lemah, membutuhkan

6. marah karena keadilan bukan butuh.

*Pemberi keselamatan*

Allah banyak sebutkan dalam ayat-ayat Al Qur’an.

Surga disebut darussalam, Allah beri nama surga dengan keselamatan.

4. *NAMA Ath Thayyib, Maha Baik.*

إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لَا يَقْبَلُ إِلَّا طَيِّبًا

sesungguhnya Allah adalah baik dan tidaklah menerima kecuali yang baik.

Berkaitan dengan hamba, hanya terima kecuali yang baik.

Dalam sebuah hadits disebutkan,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لَا يَقْبَلُ إِلَّا طَيِّبًا وَإِنَّ اللَّهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِينَ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِينَ فَقَالَ { يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ } وَقَالَ { يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ } ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِيَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ

Dari Abu Hurairah –semoga Allah meridlainya- beliau berkata: Rasulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah adalah baik dan tidaklah menerima kecuali yang baik.

Sesungguhnya Allah memerintahkan kepada kaum mukminin sebagaimana perintah kepada para Rasul :

يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ

Wahai sekalian para Rasul, makanlah yang baik-baik dan beramal sholihlah, sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan (Q.S al-Mukminun:51)

Dan Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ

Wahai orang-orang yang beriman, makanlah makanan yang baik dari rezeki yang Kami berikan kepada kalian (Q.S Al Baqarah :172).

Kemudian Nabi menceritakan keadaan seseorang yang melakukan safar panjang, rambutnya kusut, mukanya berdoa, menengadahkan tangan ke langit dan berkata: Wahai Rabbku, wahai Rabbku. Sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, diberi asupan gizi dari yang haram, maka bagaimana bisa diterima doanya?! (H.R Muslim)  

Orang yang jauh dari kesombongan akan mudah dikabulkan doanya, sujud juga jauh dari kesombongan.

Hadits ini menjelaskan keadaan yang mendukung mudah nya dikabulkan doa,ada 6 sebab.. Namun doa nya tidak diterima karena makan dari hal yang haram.

Maka sedekah dari haram (riba, curian dll) tidak diterima.

Allah berfirman,

سَلَامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ

“Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu. Berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya”.
Qs Az Zumar ayat 73.

قُلْ لَا يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِ ۚ

Katakanlah: “Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu” Qs Al Maidah ayat 100.

Semoga bermanfaat,

$$##-aa-$$##

AsmaulHusna

ASMAUL HUSNA# AL GHOFIR, AL GHOFUR, AL GHOFAR, AT AL AFUU, AT TAWWAB ASMAUL HUSNA # ATH THAYYIB
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?