KELAS UFA# TEMATIK 29-30-31-32-33 : SABAR & QA – nasib janda – hukum baca QS AlKahfi di malam jumat
- KELAS UFA# Materi 34-35-36-37-38 : MODEL2 UJUB
- KELAS UFA#Materi 29-30-31-32-33 : BAHAYA UJUB
- KELAS UFA#Materi 25-26-27-28: RIYA TERSELUBUNG – UJUB
- KELAS UFA#Materi 1-2-3-4: MEMPELAJARI AMALAN HATI
- KELAS UFA#Materi 5-6-7-8-9 : Amalan Hati – IKLHAS
- KELAS UFA# TEMATIK 29-30-31-32-33 : SABAR & QA – nasib janda – hukum baca QS AlKahfi di malam jumat
- KELAS UFA#Materi 10-11-12-13-14 : FAIDAH IKHLAS
- KELAS UFA# Materi 39-40-41-42-43 : Tawakal
- KELAS UFA# Materi 44-45-46-47-48 : KEUTAMAAN TAWAKAL
- KELAS UFA# Materi 49-50-51-52-53 : HAKIKAT TAWAKAL
Diterbitkan pertama kali pada: 29-Agu-2021 @ 21:00
4 menit membacaKELAS UFA
16.08.2021
➡️TEMATIK 29 – kekuatan sabar
Syaikh Abdurrazzaq belajar dari seorang Indonesia yang beliau tidak tahu nama nya..
Kaki satu, bisa sholat berjam-jam.
Kekuatan sesungguhnya itu ada pada iman.
Diantara cara bersabar adalah dengan cari teman yang sholeh..
{وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ}
Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya. (Al-Kahfi: 28)
➡️ TANYA JAWAB 5 : HUKUM Ceraikan istri yang susah dinasihati.
Cerai itu solusi terakhir.
Nasihat dulu dengan bijak, jalanin semua usaha.. Supaya kita punya hujjah di hadapan Allah bila akhirnya cerai.
Jangan terburu-buru, karena terburu-buru itu jalan syetan
➡️TEMATIK 30-Kafir juga sabar
Lihatlah orang-orang yang berbuat maksiat (kafir) juga bersabar. Kata Allah tentang orang-orang musyrikin
وَٱنطَلَقَ ٱلْمَلَأُ مِنْهُمْ أَنِ ٱمْشُوا۟ وَٱصْبِرُوا۟ عَلَىٰٓ ءَالِهَتِكُمْ
Berjalanlah sebagian mereka memberi nasihat untuk tetap sabar menyembah tuhan mereka.
Yaitu sabar dalam menyembah berhala.
Dalam surat Al Furqon..
{وَإِذَا رَأَوْكَ إِنْ يَتَّخِذُونَكَ إِلا هُزُوًا أَهَذَا الَّذِي بَعَثَ اللَّهُ رَسُولا}
Dan apabila mereka melihat kamu (Muhammad), mereka hanyalah menjadikan kamu sebagai ejekan (dengan mengatakan), “Inikah orangnya yang diutus Allah sebagai rasul?”
إِنْ كَادَ لَيُضِلُّنَا عَنْ آلِهَتِنَا لَوْلَا أَنْ صَبَرْنَا عَلَيْهَا
, “Sesungguhnya hampirlah ia menyesatkan kita dari sembahan-sembahan kita, seandainya kita tidak sabar (menyembah)nya.”
Mereka juga bersabar.
Bahkan jaman Nabi Nuh..
وَقَالُوا۟ لَا تَذَرُنَّ ءَالِهَتَكُمْ وَلَا تَذَرُنَّ وَدًّۭا وَلَا سُوَاعًۭا وَلَا يَغُوثَ وَيَعُوقَ وَنَسْرًۭا
Dan mereka berkata: “Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula suwwa’, yaghuts, ya’uq dan nasr”.
Surat Nuh (71) Ayat 23
Mereka bukan saja bersabar dalam kesyirikan tapi dalam berinfak
Kata Allah Subhanahu wa Ta’ala
إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ لِيَصُدُّوا۟ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ۚ فَسَيُنفِقُونَهَا ثُمَّ تَكُونُ عَلَيْهِمْ حَسْرَةًۭ ثُمَّ يُغْلَبُونَ ۗ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ إِلَىٰ جَهَنَّمَ يُحْشَرُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan,
Surat Al-Anfal (8) Ayat 36
Mereka berinfak di jalan syetan.. Ayat ini terkait pernah Uhud. Setelah kalah pada perang Badar.
Seorang Syaikh dari Arab ingin dakwah di belantara Afrika, namun di dalam hutan itu ada misionaris yang sudah bertahun-tahun tinggal di situ, sabar dalam sebarkan kemaksiatan.
Kalau pelaku kemaksiatan aja bersabar, maka hendaklah kita juga bersabar..
➡️ TEMATIK 31 : SABAR tinggalkan maksiat yang luar biasa dari Nabi Yusuf
Saat ini butuh kesabaran luar biasa.
Contoh adalah Nabi Yusuf.
Kita ulama, ujian saat dilempar di sumur lebih ringan daripada saat digoda Zulaikha..
Sabar dengan pilihan lebih berat daripada sabar terpaksa (dilempar ke sumur).
Kondisi saat Nabi Yusuf digoda Zulaikha.
1. Yang mulai menggoda (merayu)
2. Wanita nya cantik
3. Wanita nya yang pegang kunci (gak ada
4. NABI Yusuf Muda, nafsu kuat
5. Nabi Yusuf tampan jadi lebh pede
6. Nabi Yusuf jauh – Safar sehingga lebih mudah berbuat maksiat (keluarga di Palestina, kejadian ini di Mesir)
7. Nabi Yusuf dan Zulaikha sudah dalam keadaan ‘gak tahan’
Makanya Nabi Yusuf lari..
Sabar meninggalkan kemaksiatan jaman sekarang lebih berat, perlu perjuangan.
➡️ HUKUM BACA AL KAHFI
Ada 2 hadits
1. Riwayat dari Nabi – hadits nya dhaif
2. Dari Sahabat (Abu Said Al Khudri) , shahih – mauquf, hukumnya Marfu..
Ndak papa, karena ndak mungkin para sahabat bicara ghaib kecuali dari ajaran Nabi shallallahu alaihi wasallam.
➡️ TEMATIK 32 : 3 cara sabar dan tinggalkan maksiat
Sabar dari kemaksiatan ditempuh dengan 3 cara :
1. Takut kepada Allah
2. Malu kepada Allah
3. Cinta kepada Allah.
▶️Takut kepada Allah, saat maksiat tiba-tiba Allah cabut nyawa kita, suul khatimah.
قُلْ إِنِّىٓ أَخَافُ إِنْ عَصَيْتُ رَبِّى عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍۢ
Katakanlah (Wahai Muhammad) : “Sesungguhnya aku takut akan azab hari yang besar (hari kiamat), jika aku mendurhakai/bermaksiat Tuhanku”.
▶️Malu kepada Allah.. Allah telah banyak beri kenikmatan.
Nabi Yusuf..ketika menolak zina maka berkata kepada zulaikho (Allah telah beri banyak kenikmatan)
إِنَّهُ رَبِّي أَحْسَنَ مَثْوَايَ
sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik.”
Ada dua tafsir, Allah atau tuan raja/menteri
Telah banyak berbuat baik kepada saya.
Kalau ingin nikmat terjaga maka kita jaga dari kemaksiatan.
▶️ Cinta kepada Allah
Bukti kita cinta Allah maka kita lakukan apa yang Allah perintahkan dan tinggalkan apa yang Allah larang
Betapa banyak orang yang mengaku cinta kepada Allah tapi tidak terbukti m
➡️ TANYA JAWAB 6 : Nasib Janda di akhirat
Janda cerai tidak nikah? Hadits Nabi ﷺ bahwa tidak ada jomblo di surga
➡️ TANYA JAWAB 7 : DI SURGA SUAMI CINTA ISTRI?
Allah hilangkan semua kesedihan.
Ada kenikmatan yang tidak pernah dilihat mata, belum pernah dengar telinga dst
Istri dunia lebih utama dari bidadari surga.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: أَعْدَدْتُ لِعِبَادِي الصَّالِحِينَ مَا لاَ عَيْنٌ رَأَتْ، وَلاَ أُذُنٌ سَمِعَتْ، وَلاَ خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ
“Allah azza wa jalla berfirman, ‘Aku telah menyediakan bagi hamba-hamba-Ku yang saleh kenikmatan yang belum pernah mata melihatnya, belum pernah telinga mendengarnya, dan belum pernah pula terbetik dalam kalbu manusia’.”
➡️ TANYA JAWAB 8 : IBU SERING ZINA, tetap berbakti..
Tetap berbakti, kemaksiatan urusan dia dengan Allah.
Tugas kita tetap berbakti karena perintah Allah. Usahakan niat berbakti kepada Ibu.
➡️ TEMATIK 33: SABAR PADA PUKULAN PERTAMA
Musibah yang menimpa kita tidak serta merta akan naikkan derajat kita dan ampuni dosa-dosa kita, kecuali bila kita bersabar.
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: مَرَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِامْرَأَةٍ تَبْكِي عِنْدَ قَبْرٍ فَقَالَ: اتَّقِي اللَّهَ وَاصْبِرِي قَالَتْ: إِلَيْكَ عَنِّي فَإِنَّكَ لَمْ تُصَبْ بِمُصِيبَتِي وَلَمْ تَعْرِفْهُ. فَقِيلَ لَهَا: إِنَّهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَتْ بَابَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ تَجِدْ عِنْدَهُ بَوَّابِينَ فَقَالَتْ: لَمْ أَعْرِفْكَ فَقَالَ: إِنَّمَا الصَّبْرُ عِنْدَ الصَّدْمَةِ الْأُولَى
Diriwayatkan dari Anas ibn Malik radhiyallahu ’anhu berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah melewati seorang wanita yang sedang menangis di sisi kuburan.
Lalu beliau bersabda, ‘Bertakwalah Anda pada Allah dan bersabarlah’ Wanita itu menjawab, ‘Menjauhlah engkau dariku. Sesungguhnya engkau belum pernah merasakan musibah yang menimpaku.’ Wanita itu tidak tahu bahwa yang berkata itu adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Kemudian ada yang mengatakan pada wanita itu: ‘Sesungguhnya (orang yang berkata tadi) adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam’.
Kemudian wanita tersebut mendatangi pintu (rumah) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan dia tidak mendapati di rumah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam penjaga pintu. Lalu wanita ini berkata (kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sembari minta maaf –pent): ‘Aku tadi tidak mengenalmu.’ Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Sesungguhnya kesabaran (yang hakiki) adalah saat pukulan pertama (musibah itu terjadi pertama kali)’”
Sehingga bila kita terkena musibah maka ucapan pertama adalah
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ
“Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.
Kita ini semua milik Allah, maka semua kembali kepada Allah.

