Alkabair-9 :BAB PENYEBUTAN keinginan bertindak sewenang-wenang dan berbuat kerusakan
- ALKABAIR-#01 – MUQADIMAH
- ALKABAIR-#02 – Dosa terbesar
- ALKABAIR-3
- Alkabair-4
- Alkabair-5 (Riya’ dan Sum’ah)
- Alkabair-9 :BAB PENYEBUTAN keinginan bertindak sewenang-wenang dan berbuat kerusakan
- Alkabair-6 – GEMBIRA YANG TERLAKNAT
- Alkabair-7 : PUTUS ASA DARI RAHMAT Allah Dan Merasa Aman dari Adzab Allah
- Alkabair-8 :BAB PENYEBUTAN Buruk Sangka terhadap Allah
- Alkabair-10 :BAB PERMUSUHAN DAN KEBENCIAN dan BAB SUKA KEKEJIAN
Diterbitkan pertama kali pada: 11-Agu-2024 @ 19:15
3 menit membaca🗞️*Alkabair-9 :BAB PENYEBUTAN keinginan bertindak sewenang-wenang dan berbuat kerusakan*
✒️Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
🎤Ustadz Dr Firanda Andirja Lc MA
🗓️ 6 Safar 1446H/ 11 Agustus 2024
Bada Maghrib – Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima Bekasi.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
تِلْكَ الدَّا رُ الْاٰ خِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِيْنَ لَا يُرِيْدُوْنَ عُلُوًّا فِى الْاَ رْضِ وَلَا فَسَا دًا ۗ وَا لْعَا قِبَةُ لِلْمُتَّقِيْنَ
“Negeri akhirat itu Kami jadikan bagi orang-orang yang *tidak berkehendak* untuk menyombongkan diri dan tidak (ingin) berbuat kerusakan di bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu bagi orang-orang yang bertakwa.”
(QS. Al-Qashash 28: Ayat 83)
Kata تِلْكَ adalah kata penunjuk jauh.
Arti الدَّا رُ adalah negeri.
Maksud negeri akhirat di sini adalah surga.
Makna عُلُوًّا = merasa tinggi
Makna فَسَا دًا ۗ adalah lawan dari kesholehan, artinya kemaksiatan.
Maksiat disebut fasad karena ada kerusakan.
Allah mengatakan – surga bukan untuk orang yang berkehendak sombong.. (lebih dalam dari sombong).
✅ Jadi ada dua dosa dalam ayat ini.
1. Dosa ingin sombong
2. Dosa ingin membuat kerusakan.
Allah menilai kita dari hati kita,bukan tampang fisik.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ.
“Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian, akan tetapi Allah melihat kepada hati dan amalan kalian.” (HR. Muslim)
Dan iman itu dalam hati.
Al irodah adalah salah satu amalan hati.
Ayat ini Allah bawakan setelah kisah Qorun. Hikmah nya orang-orang yang seperti Qorun tidak akan masuk surga
‼️Gunakan kelebihan yang Allah berikan untuk mencari akhirat. ✅
Ibnu Taimiyyah dalam Majmu Fatawa sebutkan model manusia.
➡️ Ada 4 model.
🔸1. Ingin sombong dan ingin kerusakan di atas bumi, mereka adalah para raja yang ingin kerusuhan.
Surat Al-Qashash (28) Ayat 4
إِنَّ فِرْعَوْنَ عَلَا فِى ٱلْأَرْضِ وَجَعَلَ أَهْلَهَا شِيَعًۭا يَسْتَضْعِفُ طَآئِفَةًۭ مِّنْهُمْ يُذَبِّحُ أَبْنَآءَهُمْ وَيَسْتَحْىِۦ نِسَآءَهُمْ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلْمُفْسِدِينَ
Sesungguhnya Fir’aun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sesungguhnya Fir’aun termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.
Contoh : Fir’aun.
🔸2. Ingin kerusakan tapi tidak ingin sombong (paling nomor 1)
Contoh para pencuri, perampok,atau pelaku kemaksiatan secara umum.
🔸3. Ingin ketinggian di muka bumi tapi tidak ingin kerusakan.
Ini penyakit orang-orang ahli agama tapi niat rusak.
– ingin banyak follower
– ingin menonjol
🔸4. Ahlu jannah – tidak ingin keduanya.
Padahal justru mereka yang paling tinggi diantara mereka.
♦️OAda hadits terkait ini.
عَنْ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا ذِئْبَانِ جَائِعَانِ أُرْسِلَا فِيْ غَنَمٍ بِأَفْسَدَ لَهَا مِنْ حِرْصِ الْمَرْءِ عَلَى الْمَالِ وَالشَّرَفِ لِدِيْنِهِ
Dari Ka’ab bin Malik Radhiyallahu anhu ia berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda,
“Dua serigala yang lapar yang dilepas di tengah kumpulan kambing, tidak lebih merusak dibandingkan dengan sifat tamak manusia terhadap harta dan kedudukan yang sangat merusak agamanya.”
HR Tirmidzi, Ahmad.
Selain cari harta, ada hal lain yg bisa merusak agama yaitu mencari kedudukan.
Ibnu Rajab mengatakan mencari kedudukan lebih merusak dari mencari harta.
➡️ Ingin tinggi/menonjol diantara nya.
🔸1. Ingin harta dan berkuasa
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menasihati sahabat yang mencari jabatan..
يَا عَبْدَ الرَّحْمَنِ لاَ تَسْأَلِ الإِمَارَةَ ، فَإِنَّكَ إِنْ أُعْطِيتَهَا عَنْ مَسْأَلَةٍ وُكِلْتَ إِلَيْهَا ، وَإِنْ أُعْطِيتَهَا عَنْ غَيْرِ مَسْأَلَةٍ أُعِنْتَ عَلَيْهَا
“Wahai Abdurrahman bin Samurah, janganlah engkau meminta kekuasaan karena sesungguhnya jika engkau diberi kekuasaan tanpa memintanya, engkau akan ditolong untuk menjalankannya. Namun, jika engkau diberi kekuasaan karena memintanya, engkau akan dibebani dalam menjalankan kekuasaan tersebut.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari dan Muslim)
🔸2. Mencari kemuliaan dalam perkara agama.
Ini lebih buruk dari pada yang pertama. 🔸🔸Model ini ada dua.
🔹2.1 untuk mencari harta.
Ada ancaman tidak mencium bau surga.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
من تعلم علما مما يبتغى به وجه الله تعالى لا يتعلمه إلا ليصيب به عرضا من الدنيا لم يجد عرف الجنة يوم القيامة يعني ريحها
“Siapa yang menuntut ilmu dari ilmu-ilmu yang diharapkan padanya wajah Allah (ilmu agama) dan ia tidak mempelajarinya kecuali untuk mendapatkan kesenangan dunia, dia tidak akan mencium bau surga nanti pada hari kiamat.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dalam shahihnya dan Al-Hakim berkata shahih sesuai dengan syarat Bukhari dan Muslim)
🔹2.2 mencari ketenaran.
Ibnu Rajab – siapa yang cari ilmu untuk ketenaran – ini sangat bahaya, ancamannya neraka.
Sombong secara dzat hukuman neraka.
✅ Rasulullah ﷺ ingatkan bahwa tiga orang yang pertama masuk neraka adalah ahli ilmu yang tidak ikhlas.
➡️ Syaikh melanjutkan dengan hadits : Rasulullah ﷺ bersabda,
لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
“Tidaklah seseorang dari kalian sempurna imannya, sampai ia mencintai untuk saudaranya sesuatu yang ia cintai untuk dirinya”. HR Bukhari dan Muslim
Kalau kita tidak ada rasa seperti ini maka berdosa.. Iman di sini hukumnya wajib.
➡️ Dari Abdullah bin Amru Bin Ash, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
لا يؤمنُ أحدُكم حتَّى يكونَ هواه تبعًا لما جئتُ به
Tidak beriman salah seorang dari kalian hingga hawa nafsunya mengikuti yang aku bawa. HR Thabrani..
Hadits ini diperselisihkan oleh para ulama.
Secara matan benar, namun secara sanad ada khilaf.
Penyakit hati ingin dinomorsatukan adalah sangat berbahaya, ini banyak di medan dakwah.
Semoga kita semua diselamatkan dari dosa yang berbahaya ini.
Semoga bermanfaat.
#alkabaair #sunnah #salaf #dosabesar
#sombong #maksiat #kerusakan #surga
#neraka
##$$-aa-$$##


