This entry is part 29 of 29 in the series Bulughul-maram
4 menit membaca

📖 *BULUGHUL MARAM-31*
🖋️ Ibnu Hajar as-Asqalani
Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd
29 Dzulqaidah 1447H/16 Mei 2026
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

Kitab ini berisi 1350 an hadits yang berkaitan dengan fikih.

✅ SIFAT SHOLAT

🔹 HADITS KE-253

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَعِذْ بِاَللَّهِ مِنْ أَرْبَعٍ يَقُولُ : اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ اَلْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ اَلْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ اَلْمَسِيحِ اَلدَّجَّالِ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَفِي رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ : ( إِذَا فَرَغَ أَحَدُكُمْ مِنْ اَلتَّشَهُّدِ اَلْأَخِيرِ )

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Apabila seseorang di antara kamu bertasyahhud maka hendaklah ia memohon perlindungan pada Allah dari empat hal dengan mengucapkan: (Artinya = Ya Allah sesungguhnya aku memohon perlindungan pada-Mu dari siksa neraka jahannam siksa kubur cobaan hidup dan mati dan dari fitnah dajjal).” Muttafaq Alaihi. Dalam suatu riwayat Muslim disebutkan: “Jika seseorang antara kamu telah selesai dari tasyahhud akhir.”

Ada ulama yang berpendapat bahwa baca doa ini wajib, karena Rasulullah ﷺ tidak pernah tinggalkan baca doa ini.
Namun pendapat terkuat adalah baca doa ini hukumnya sunnah.

Namun alangkah baiknya kita baca doa ini. Nabi ﷺ saja yang selamat dari 4 hal ini saja masih berdoa.

1. Nabi ﷺ ingin menampakkan kefakiran beliau ﷺ terhadap Allah.
2. Nabi ﷺ ingin ajarkan doa ini kepada umatnya.

Neraka Jahanam adalah neraka yang paling dalam (Hadits batu jatuh selama 70 tahun baru sampai dasar neraka).

Sebagian muslim tidak percaya akan adanya siksa kubur dengan alasan hadits ahad. Mereka tidak percaya hadits terkait aqidah yang hanya diriwayatkan oleh satu sahabat.

Fitnah hidup ada dua yaitu syubhat dan syahwat.
Syahwat = dorongan jiwa untuk memiliki dunia (harta, wanita, kekuasaan =tahta)
Syubhat = kerancuan pikiran.

Fitnah kematian, termasuk ujian menjelang kematian. Ini kesempatan setan untuk menggelincirkan kita.

Fitnah dajjal adalah fitnah yang berat, semua nabi telah memperingatkan fitnah dajjal.

Kenapa dajjal disebut Al masih? artinya mengusap (dijelajahi).
Hanya 2 tempat yang gak bisa dimasuki dajjal yaitu Makkah dan Madinah.
Penjelasan lain,

🔹 HADITS KE-254

وَعَنْ أَبِي بَكْرٍ اَلصِّدِّيقِ رضي الله عنه ( أَنَّهُ قَالَ لِرَسُولِ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلِّمْنِي دُعَاءً أَدْعُو بِهِ فِي صَلَاتِي . قَالَ قُلْ :

” اَللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا وَلَا يَغْفِرُ اَلذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ اَلْغَفُورُ اَلرَّحِيمُ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْه

Dari Abu Bakar Ash-Shiddiq Radliyallaahu ‘anhu bahwa dia berkata kepada Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam:

Ajarkanlah padaku doa yang aku baca dalam sholatku. Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Ucapkanlah: (artinya = Ya Allah sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri dan tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu dan kasihanilah diriku sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang).” Muttafaq Alaihi.

Dua permintaan ini sangat penting. Maghfirah dapat mencegah dampak buruk.

Banyak doa-doa yang gabungan maghfirah dan rahmat.

Hafalkan dan praktekkan doa ini.

🔹 HADITS KE-255

وَعَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ رضي الله عنه قَالَ : ( صَلَّيْتُ مَعَ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَكَانَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ : ” اَلسَّلَام عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اَللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ ” وَعَنْ شِمَالِهِ : ” اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اَللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ ) رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ بِسَنَدٍ صَحِيحٍ

Wail Ibnu Hujr Radliyallaahu ‘anhu berkata: Aku pernah shalat bersama Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam beliau salam ke sebelah kanan dan kiri dengan (ucapan): Assalamu’alaykum wa rahmatullaahi wa barakaatuh (artinya = Semoga salam sejahtera atasmu beserta rahmat Allah dan berkah-Nya). Riwayat Abu Dawud dengan sanad shahih.

Ada 5 versi ucapan salam.
1. Versi di atas
2. Kanan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, kiri Assalamualaikum warahmatullahi dst

5. Assalamualaikum (kanan saja).

❌ Kesalahan-kesalahan setelah salam.

1. Saat salam dengan isyarat tangan, dan ini pernah di ingkari oleh Nabi ﷺ.

Ada hadits tentang larangan memberi isyarat tangan ketika salam dalam shalat seperti gerakan ekor kuda.

Nabi ﷺ bersabda:

مَا لِي أَرَاكُمْ رَافِعِي أَيْدِيكُمْ كَأَنَّهَا أَذْنَابُ خَيْلٍ شُمْسٍ؟ اسْكُنُوا فِي الصَّلَاةِ

“Mengapa aku melihat kalian mengangkat tangan-tangan kalian seakan-akan seperti ekor kuda liar? Tenanglah dalam shalat.”

Dalam riwayat lain:

إِنَّمَا يَكْفِي أَحَدَكُمْ أَنْ يَضَعَ يَدَهُ عَلَى فَخِذِهِ، ثُمَّ يُسَلِّمُ عَلَى أَخِيهِ مَنْ عَلَى يَمِينِهِ وَشِمَالِهِ

“Cukuplah seseorang meletakkan tangannya di atas pahanya lalu mengucapkan salam kepada saudaranya di kanan dan kirinya.”

2. Setelah salam, usap wajah.
Tidak ditemukan dalam hadits-hadits yang shahih. Amalan ini disandarkan (oleh mereka) atas hadits tentang doa dan usap wajah (dan hadits ini pun khilaf ulama).

Mengusap wajah karena kebutuhan itu boleh, misal ada pasir tempel di wajah saat sujud.

Niat Salam saat sholat.

1. Sebagai tanda akhir sholat
2. Untuk dua malaikat pencatat amalan
3. Kepada sesama kaum muslim di kiri dan kanan.

Imam nawawi – salam bagi makmum adalah jawab salam nya imam.

Dari Abdullah bin Mas’ud:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ يَسَارِهِ حَتَّى يُرَى بَيَاضُ خَدِّهِ

“Rasulullah ﷺ mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri sampai terlihat putih pipinya.”

🔹 HADITS KE-256

وَعَنْ اَلْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةٍ رضي الله عنه أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم ( كَانَ يَقُولُ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةِ مَكْتُوبَةٍ : ” لَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ اَلْمُلْكُ وَلَهُ اَلْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا اَلْجَدِّ مِنْكَ اَلْجَدُّ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari al-Mughirah Ibnu Syu’bah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam pada setiap selesai sholat fardlu selalu membaca: (artinya = Tidak ada Tuhan selain Allah yang Esa tiada sekutu bagi-Nya bagi-Nya kerajaan dan segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah tiada orang yang kuasa menolak terhadap apa yang Engkau berikan dan tiada orang yang kuasa memberi terhadap apa yang Engkau cegah dan tiada bermanfaat segala keagungan karena keagungan itu hanyalah dari Engkau). Muttafaq Alaihi.

Ulama – asalnya dzikir setelah sholat tidak harus dibaca sesuai urutan yang kaku.

Ibnu Hajar as-Asqalani ketika menulis kitab ini, setelah bab salam dzikir pertama adalah tahlil dst.

Semoga bermanfaat,

🔹 HADITS KE-257

وَعَنْ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ رضي الله عنه قَالَ : ( إِنَّ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَتَعَوَّذُ بِهِنَّ دُبُرَ اَلصَّلَاةِ : ” اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ اَلْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ اَلْجُبْنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ أُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ اَلْعُمُرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ اَلدُّنْيَا وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ اَلْقَبْرِ ) رَوَاهُ اَلْبُخَارِيُّ

Dari Sa’ad Ibnu Waqqash Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam setiap selesai sholat selalu memohon perlindungan dengan doa-doa: (artinya = Ya Allah sungguh aku berlindung kepada-Mu dari sifat kikir aku berlindung kepada-Mu dari ketakutan aku berlindung kepada-Mu dari kepikunan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur). Diriwayatkan Bukhari.

🔹 HADITS KE-258

وَعَنْ ثَوْبَانَ رضي الله عنه قَالَ : ( كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا اِنْصَرَفَ مِنْ صَلَاتِهِ اِسْتَغْفَرَ اَللَّهَ ثَلَاثًا وَقَالَ : ” اَللَّهُمَّ أَنْتَ اَلسَّلَامُ وَمِنْكَ اَلسَّلَامُ . تَبَارَكْتَ يَا ذَا اَلْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ ) رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Tsauban Radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam jika telah selesai dari sholatnya beristighfar (memohon ampunan) kepada Allah tiga kali dengan membaca: (artinya = Ya Allah Engkaulah keselamatan dan dari-Mu jualah segala keselamatan. Maha Berkah Engkau wahai Dzat yang memiliki segala keagungan dan kemuliaan). Diriwayatkan oleh Muslim.

Setelah baca dzikir ini, sebagai imam, beralih hadap ke arah jama’ah. Boleh sedikit miring kanan, boleh hadap lurus ke arah jama’ah.

Bahkan boleh dari arah kiri.

Semoga bermanfaat.

#sholat #salam #doa #sebelum #kanan #kiri

##$$-aa-$$##

Bulughul-maram

BULUGHUL MARAM-28
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?