Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc MATematikTazkiyatun Nafs

KELAS UFA# Materi 73-74-75-76-77 : TAWADHU : SAAT PERANG KHANDAQ-PADA KELUARGA-ANAK KECIL-BAWAHAN-ORANG LEMAH

This entry is part 20 of 37 in the series kelasUF

Diterbitkan pertama kali pada: 02-Jul-2021 @ 12:28

4 menit membaca

KELAS UFA 28.06.2021 : Materi 73-77

➡️ MATERI 73 – TAWADHU’NYA NABI SAAT KONDISI PERANG KHONDAQ

Kehidupan Nabi ﷺ penuh tawadhu.

Dari Sahabat Barra’ bin Azib ketika perang Khandaq, beliau ﷺ ikut menggali, sampai perutnya penuh dengan debu. Artinya Rasulullah ﷺ tawadhu ikut para sahabat menggali khandaq dan itu juga dilakukan Nabi ﷺ ketika membangun masjid Nabawi.
Tidak hanya duduk mengawasi.

Kemudian beliau ﷺ menyemangati para sahabat dengan bersabda,

اللّهُمَّ لَوْلَا أنت مَا اهْتَدَيْنَا وَلَا تَصَدّقْنَا وَلَا صَلّيْنَا

Ya Allah, seandainya bukan karena-Mu, maka kami tidak akan mendapatkan hidayah, tidak akan bersedekah dan kami tidak bisa sholat.

Dalam kondisi demikian, beliau ﷺ mengakui semua ini karena Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Jadi, seseorang harus sadar juga dia bisa tawadhu semua karena Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bukan karena kehebatan dirinya.
Kita tidak ingin seorang tawadhu namun ujub.

Di pernah khandaq juga, sebagaimana para sahabat, mereka lapar, sampai disebutkan bahwa mereka tidak makan selama 3 hari.

Kata Jabir bin Abdillah, “Kami 3 hari tidak merasakan apa-apa (tidak makan makanan)”
Karena perang khandaq terjadi saat musim dingin dan para sahabat dalam kondisi kelaparan.

Dan mereka ketika sedang menggali khandaq, tiba-tiba mereka mendapati qudyah (batu besar) yang tidak bisa mereka gali, maka mereka meminta tolong kepada Nabi ﷺ untuk menyelesaikan masalah tersebut. Batu besar itu tidak bisa mereka hancurkan.

Maka Nabi ﷺ berkata, “Saya akan kesitu”. Rasulullah ﷺ berdiri kemudian kelihatan perut beliau ﷺ diikat dengan batu.

Subhaanallaah, bukan cuma para sahabat yang lapar, Nabi ﷺ juga kelaparan bahkan beliau ﷺ mengikat perutnya dengan batu.

Begitulah tawadhunya Rasulullah ﷺ, ikut menggali dan ikut lapar bersama para sahabat…

➡️ MATERI 74: TAWADHU NYA NABI TERHADAP ISTRI DAN KELUARGA

Diantara tawadhu nya Rasulullah ﷺ adalah kepada istri dan keluarga, seperti yang diceritakan oleh Aisyah radhiyallahu anha, ketika seseorang bertanya kepala Aisyah, “Apa yang Rasulullah ﷺ kerjakan di rumah?”

Aisyah menjawab, “Ya, Rasulullah ﷺ bekerja, menjahit sandal nya, menjahit baju beliau dan bekerja sebagaimana kegiatan seorang lelaki di rumah”

Dalam riwayat yang lain, Aisyah ketika ditanya apa kegiatan Rasulullah ﷺ di rumah, maka Aisyah radhiyallahu anha menjawab, “berkhidmat kepada keluarganya” , yaitu membantu pekerjaan yang bermanfaat bagi keluarganya.

Ini menunjukkan bahwa Rasulullah ﷺ jauh dari kesombongan.

Dalam riwayat lain, beliau ﷺ memerah susu kambing untuk diberikan istrinya, menjahit bajunya. Tidak serta merta menjadi seperti raja di rumah.

Dan dari hadits ini para ulama mengambil kesimpulan bahwasanya demikianlah kebiasaan orang-orang sholeh bahwa mereka mengurusi diri mereka sendiri.

Kata Ibnu Bathal dalam Syarah sahih Bukhari, “hadits ini menunjukkan bahwa para imam, ulama, mereka langsung terjun mengurusi diri mereka sendiri.”

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam juga tawadhu di luar rumah, ketika Rasulullah ﷺ menikah dengan Shafiyyah, ketika Shafiyyah ingin naik untanya, maka Rasulullah ﷺ menegakkan lututnya, pahanya diinjak oleh Shafiyyah supaya Shafiyyah bisa naik unta.

Orang rumah adalah yang paling utama kita tawadhui (istri, anak-anak).

Sikap orang sholeh adalah berusaha membuat kemaslahatan untuk keluarganya.

➡️ ➡️ MATERI 75 : TAWADHU NABI TERHADAP ANAK KECIL

sama dengan materi 70.

➡️ MATERI 76 : TAWADHU NABI TERHADAP ORANG LEMAH

Diantara tawadhunys Nabi adalah beliau ﷺ mau membantu orang yang susah padahal beliau ﷺ adalah orang yang super sibuk.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, “Ada seorang wanita akalnya terganggu datang kepada Nabi ﷺ dan berkata ‘Saya punya keperluan sama anda”.
Rasulullah ﷺ menjawab, “Yaa Umu Fulan, terserah mau lewat lorong mana saya akan antar engkau. Sampai aku penuhi kebutuhanmu.”
Kemudian pada sebagian jalan Rasulullah ﷺ berjalan berdua dengan wanita ini (dilihat oleh orang banyak dan ngobrol dengan Nabi ﷺ) HR Muslim

Alangkah bagusnya akhlaq Rasulullah ﷺ.
Orang yang super cerdas mau ngobrol dengan orang yang kurang akal.

Hadits lain, juga dari Anas bin Malik radhiyallahu, “Bahkan ada seorang budak wanita dari budak-budak penduduk kota Madinah yang mengambil tangan Nabi (mungkin lengan baju) kemudian dia bawa Nabi’ dan Nabi ﷺ biarkan saja.

Nabi tidak mengibaskan tangan ketika dipegang oleh budak tersebut, padahal budak lebih rendah daripada pembantu..

➡️ MATERI 77: TAWADHU NABI TERHADAP BAWAHANNYA

Seperti dikisahkan oleh Jabir bin Abdillah radhiyallahu anhu, “suatu hari aku bersama Nabi dalam suatu peperangan kemudian unta ku tidak mampu lagi (berat berjalan), sehingga aku terlambat (paling belakang).
Maka datang Nabi kepada ku dan berkata kepada ku,” Jabir”,
saya berkata “Na’am”.
Kemudian Nabi bertanya, ‘Ada apa dengan engkau?”.
Saya berkata, “untaku lambat, maka aku dibelakang”.

Yang jadi perhatian di sini, Nabi ﷺ perhatian kepada para sahabat sampai beliau ﷺ nengok pasukan yang terbelakang.

Jabir bukan sahabat yang senior, masih sangat muda. Dan Nabi ﷺ sebagai Panglima Perang mau ngobrol dengan pasukan yang terbelakang.

Bahkan Nabi ﷺ bertanya, “Apakah kau sudah nikah?”
Jabir, “Sudah ya Rasulullah”
Nabi ﷺ, “Janda atau gadis?”
Jabir, “Saya nikah dengan janda ya Rasulullah”
Nabi, “Kenapa engkau tidak menikah dengan gadis, engkau bisa saling canda, saling cium”

Nabi ﷺ dan Jabir ngobrol, sampai Rasulullah ﷺ mau beli unta Jabir dan Jabir ingin memberikan sebagai hadiah..
Akhirnya terjadi tawar menawar.
Dan Nabi ﷺ mendoakan unta yang tadinya tersebut akhirnya menjadi kuat.. Nabi akhirnya ingin membelinya.
Akhirnya sepakat dibeli oleh Rasulullah ﷺ dengan harga tertentu.
Selesai perang Jabir meminta izin kepada Rasulullah ﷺ untuk naik unta tersebut sampai Madinah.
Dan akhirnya Nabi ﷺ memberikan unta tersebut kepada Jabir dan uangnya juga..

Betapa tawadhu nya Rasulullah ﷺ dan mudahnya bergaul dengan siapa saja..

Digita Template

kelasUF

KELAS UFA# KEJAYAAN DIAWALI UJIAN, JANJI IBLIS, EFEK MAKSIAT, JAGA LISAN, QALBUN SALIM KELAS UFA#TEMATIK 5-6-7-8-9 : KEUTAMAAN ORANG SHALIH, HATI-HATI HOAX,UJIAN, SAATNYA CEK HATI
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?