This entry is part 2 of 19 in the series AsmaulHusna

Diterbitkan pertama kali pada: 15-Jun-2020 @ 16:00

4 menit membaca

Asmaul Husna – Kaidah
Ustadz Dr Firanda Andirja Lc MA
5 Syawal 1441 H

Kaidah penting Asmaul Husna

1. Syarat-syarat Al Asmaul Husna,
Dalam Al-Qur’an ada 4 ayat disebutkan kata Al Asmaul Husna.

Definisi, menurut Ibnu Taimiyyah :
Asmaul Husna yang ma’ruf adalah Yang Berdoa dengan nya yang dalam Al-Qur’an dan Sunnah
Yang mengharuskan pujian kepada Allah dengan sendirinya.

Dalil, Allah berfirman,

Surat Al-A’raf (7) Ayat 180

وَلِلَّهِ ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ فَٱدْعُوهُ بِهَا ۖ

Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya

Ada 3 syarat.

1. Datang dalam Al-Qur’an dan Sunnah

Sammaita bihi nafsaka.

Yang Nama tersebut Engkau Namakan Dirimu dengan Nya.

Contoh yang salah : wajibul wudud..

Dan tanpa dikhiyaskan.

Contoh
As Syakhi – Pemurah, tidak ada dalil, adalah Al Jawad (kelapangan).
As Syakhi asa kelemahan

Al Qawy (Kuat), tidak boleh nama Al Jalad – tegar – ada usaha (tidak kuat dengan sendirinya).

Al Alim tidak boleh Al arif (tidak ada dalil dan didahului ketidaktahuan).

2. Berdoa dengan Nya.
Artinya Nama-nama tersebut bisa kita gunakan untuk berdoa.

Yaa Ghaffar, Yaa Rahim

3. Secara dengan sendirinya menunjukkan keindahan dengan sendirinya.

Karena Allah mensifati dengan Al Husna, Husna adalah muannats dari Al Ahsan – puncak keindahan dengan sendirinya.

Karenanya tidak semua sifat (fi’il) Allah yang datang dalam dalil bisa dijadikan nama.

Contoh :
Shunnallah – Ash shonni (Sang Pembuat – bisa buruk)
Sibghitallah – Ash shoobiqh (mencelup)
Al Fa’al – melakukan..

صِبْغَةَ ٱللَّهِ ۖ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ ٱللَّهِ صِبْغَةًۭ ۖ وَنَحْنُ لَهُۥ عَـٰبِدُونَ
Shibghah Allah. Dan siapakah yang lebih baik shibghahnya dari pada Allah? Dan hanya kepada-Nya-lah kami menyembah.

Sifat-sifat Allah yang datang secara terikat.
Contoh lain..

وَمَكَرُوا۟ وَمَكَرَ ٱللَّهُ ۖ وَٱللَّهُ خَيْرُ ٱلْمَـٰكِرِينَ
Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.

Allah bukan pembuat makar, karena kepada orang yang berbuat makar saja.

Kaidah 2:

Nama-nama Allah merupakan nama dan sifat.
Karena setiap nama Allah mengandung sifat.

Contoh, Al Aliim mengandung sifat Al Ilmu
Al Qadir – sifat Al Qudroh..
Al Ghofur – sifat Pemaaf.

Jika nama-nama Allah ditinjau sebagai nama maka Al Aliim=Al Ghofur =AlQawy=Allah, Dzat yang satu yaitu Allah.

Jika ditinjau dari kandungan sifatnya maka, Al Aliim tidak sama dengan Al Afu, tidak sama dengan Al Malik, tidak sama dengan Ar Rahiim dst..

Kaidah ini dalam rangka membantah Mu’tazilah.
Yang menyatakan bahwa nama Allah sekedar nama tidak mengandung sifat.
Karena mereka ada syubhat, yang ada kaitannya dengan kesyirikan (Syarah Aqidah Wasithiyah)

Kaidah berikutnya, Nama Allah jumlahnya tidak terbatas dengan bilangan tertentu.
Bukan 99.

Dalil :
Doa kesedihan

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، وَابْنُ عَبْدِكَ، وَابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجَلاَءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَ هَمِّيْ

Allaahumma innii ‘abduka, wabnu ‘abdika, wabnu amatika, naashiyatii biyadika, maadhin fiyya hukmuka, ‘adlun fiyya qodhoo-uka, as-aluka bikullismin huwa laka, sammaita bihi nafsaka, au anzaltahu fii kitaabika, au ‘allamtahu ahadan min kholqika, awista’tsarta bihi fii ‘ilmil ghoibi ‘indaka, an taj’alal qur-aana robii’a qolbii, wa nuuro shodrii, wa jalaa-a huznii, wa dzahaaba hammii.

Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hambaMu, anak hambaMu (Adam), dan anak hamba perempuanMu (Hawa), ubun-ubunku berada di tanganMu, hukumMu berlaku terhadap diriku, dan ketetapanMu adil pada diriku. Aku memohon kepadaMu dengan segala Nama yang menjadi milikMu, yang Engkau namai diriMu dengannya, atau yang Engkau turunkan di dalam kitabMu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhlukMu, atau yang Engkau rahasiakan dalam ilmu ghaib yang ada di sisiMu, maka aku mohon dengan itu agar Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya bagi dadaku, pelipur kesedihanku, dan penghilang bagi kesusahanku.

Dalil, sujud di padang mahsyar..

Lalu mereka mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, selanjutnya mereka berkata, ‘Wahai Muhammad! Engkau adalah utusan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan penutup para nabi. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengampuni dosa-dosamu yang lalu dan yang akan datang. Mohonkanlah syafaat kepada Rabbmu untuk kita. Bukankah engkau mengetahui keadaan yang sedang kita alami?’ Lantas saya berangkat hingga saya sampai di bawah Arsy. Kemudian saya bersujud kepada Rabbku. Lantas Allah Subhanahu wa Ta’ala ajarkan padaku pujian-pujian kepada-Nya serta keindahan sanjungan terhadap-Nya yang belum pernah Dia ajarkan kepada selain diriku. Lalu dikatakan, ‘Wahai Muhammad! Angkatlah kepadamu. Ajukanlah permohonan, niscaya permohonanmu dikabulkan. Mohonlah syafaat, pastilah akan diterima syafaatmu.’
HR Muslim.

Doa saat witir..
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوْبَتِكَ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْكَ، لاَ أُحْصِيْ ثَنَاءً عَلَيْكَ، أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemarahanMu, dan dengan keselamatanMu dari hukumanMu, dan aku berlindung kepadaMu dari siksaMu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepadaMu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjungkan kepada diriMu sendiri

HR. An-Nasa’i 1747, Abu Daud 1427 dan Turmudzi 3566, dinilai shahih oleh Al-Albani.

Karena tidak ada yang mengetahui seluruh nama-nama Allah.

Timbul pertanyaan: lantas dengan hadits Allah punya 99 nama?

Nabi Shallallaahu’alaihi wa Sallam:

إِنَّ للهِ تِسْعَةُ وَ تِسْعِيْنَ اسْمًا مَنْ أحْصَاهَا دَخَلَ الجَنَّة

“Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, barangsiapa menghafalnya akan masuk surga.”

Para menjelaskan bahwa nama-nama ini bukan batasan, tapi yang special.

Ternyata nama-nama Allah jika dihitung dalam Al Qur’an dan Hadits lebih dari 100.

Para ulama khilaf dalam menentukan 99 nama tersebut.

Semoga Bermanfaat.

##&&

AsmaulHusna

ASMAUL HUSNA : MUQODIMAH ASMAUL HUSNA # Al Baary, Al Mushowir, Al Maalik, Al Malik.
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?