UncategorizedTafsirUstadz Kholid Syamhudi, Lc

TAFSIR & TADABUR – LIHAT KEUMUMAN LAFAZ (BUKAN SEBAB)

This entry is part 7 of 7 in the series ks.kaidah

Diterbitkan pertama kali pada: 21-Jul-2020 @ 19:27

3 menit membaca

Kaidah Tafsir dan Tadabur Al Qur’an ( ال)
Ustadz Kholid Syamhudi
1 Jumadil Akhir 1441 H
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

Alhamdulilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas nikmat hidayah taufik yang Allah berikan kepada kita. Karena betapa banyak manusia yang kehilangan iman, kehilangan hidayah dan kehilangan Islamnya….

Allah menampakkan keagungan-Nya dengan sebuah virus corona, karena berkembangnya kekufuran manusia kepada Allah..

Sebaik-baik obat adalah kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala..baik dengan Tadabur Al Qur’an atau dengan meningkatkan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala..

lihatlah keumuman lafaz bukan sebab

Alif dan Lam.. Masuk dalam sifat menjadi ism jenis yang menunjukkan keumuman menyeluruh..

Contoh.

Surat Al-Ahzab (33) Ayat 35

إِنَّ ٱلْمُسْلِمِينَ وَٱلْمُسْلِمَـٰتِ وَٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ وَٱلْقَـٰنِتِينَ وَٱلْقَـٰنِتَـٰتِ وَٱلصَّـٰدِقِينَ وَٱلصَّـٰدِقَـٰتِ وَٱلصَّـٰبِرِينَ وَٱلصَّـٰبِرَٰتِ وَٱلْخَـٰشِعِينَ وَٱلْخَـٰشِعَـٰتِ وَٱلْمُتَصَدِّقِينَ وَٱلْمُتَصَدِّقَـٰتِ وَٱلصَّـٰٓئِمِينَ وَٱلصَّـٰٓئِمَـٰتِ وَٱلْحَـٰفِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَٱلْحَـٰفِظَـٰتِ وَٱلذَّٰكِرِينَ ٱللَّهَ كَثِيرًۭا وَٱلذَّٰكِرَٰتِ أَعَدَّ ٱللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةًۭ وَأَجْرًا عَظِيمًۭا

ال

الا وصاف
ٱلْمُسْلِمِينَ
=semua muslim
Alif lam menjadikan menjadikan ism jins (keumuman), semua kaum muslimin ٱلْمُسْلِمِينَ

ٱلْمُسْلِمِينَ وَٱلْمُسْلِمَـٰتِ…….
Semua muslimin dan muslimah (disebutkan juga muslimah untuk menunjukkan bahwa mereka sama) (biasanya jika Allah menyebut muslimin sudah mencakup muslimah)

أَعَدَّ ٱللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةًۭ وَأَجْرًا عَظِيمًۭا

Allah telah menyediakan untuk mereka (yaitu

ٱلْمُسْلِمِينَ وَٱلْمُسْلِمَـٰتِ…….)

ampunan dan pahala yang besar.

Mereka adalah semua yang disebut dalam ayat tersebut.. Yaitu laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah.

Jadi

ال
Menunjukkan
+ keumuman
++ ada tingkatan

Semakin sempurna Islam dan Iman, semakin sempurna pahala yang didapatkan

Contoh lain..
الم

ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

Dengan tambahan alif lam, merupakan makna umum..

Jika kita harapkan Al Qur’an sebagai petunjuk hidup, maka kita kuatkan ketakwaan kita sebagai hidayah bukan pengetahuan semata..

Contoh lain dalam QS Al Anfal ayat 29..

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَتَّقُوا اللَّهَ يَجْعَلْ لَكُمْ فُرْقَانًا وَيُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ (29) }

Hai orang-orang yang beriman, jika kalian bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepada kalian Furqan dan menghapuskan segala kesalahan kalian dan mengampuni (dosa-dosa) kalian. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

Semakin tinggi tingkat ketakwaannya semakin tinggi tingkat menggali kepahaman tentang Al Qur’an.
Semakin sempurna takwanya maka semakin mendapat mauidzoh dari Al Qur’an.
Semakin baik bahasa Arab nya maka semakin banyak menggali Ilmu Al Qur’an.

Yang kedua, masuk ism jenis.

إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا (19)

Sesungguhnya manusia (karakter manusia seluruhnya)

إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا (20)
Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah

وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا (21)
dan apabila ia mendapat kebaikan, ia amat kikir, 

إِلَّا الْمُصَلِّينَ

kecuali orang-orang yang mengerjakan salat..

Jadi hanya orang-orang yang sholat (sempurna) yang bisa terhindar dari sifat-sifat buruk tersebut..

Contoh lain..

وَالْعَصْرِ (1)

Ada sumpah untuk penegasan (waktu / waktu Ashar – sore)

إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2)

Semua jenis manusia (besar, kecil dll) lam didepan lam taukid

لَفِي خُسْرٍ
Menegaskan bahwa manusia pasti merugi.

Ada 3 penegasan (semua manusia)

ان
ال
ل
Dalam (افي)

Jika kita tidak mau termasuk sebagai manusia yang merugi maka kita harus dalam pengecualian..

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (3)

1. Iman
2. Amal shoheh
3. Berdakwah dalam kebenaran..

Seseorang pada asalnya semua merugi, untuk selamat dari kerugian maka harus sempurna imannya, sempurna kebaikannya nasihat menasihati dalam kesabaran..
Semakin sempurna iman maka semakin sempurna keberuntungan (kelak di akhirat)

Contoh lain..

الله
ال+اله
Dihapus yang lemah (alif)..

ال-اله-الاه
Artinya semua ibadah itu milik Allah..
Allah pemilik makna2 ubudiyah yang berhak diibadahi karena sifat-sifat ubudiyahnya.

الْعالَمِينَ

Artinya, yang sempurna ilmu-Nya..

الحكيم
Maha Bijaksana, sempurna kebijaksanaan nya.

{وَمَا تَشَاءُونَ إِلا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ}

Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali bila dikehendaki Allah. (Al-Insan: 30)

Yakni tiada seorang pun yang mampu memberi petunjuk kepada dirinya, dan tiada (pula mampu) memasukkan iman ke dalam hatinya, dan tiada (pula mampu mendatangkan) manfaat bagi dirinya.

{إِلا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا}

kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana. (Al-Insan: 30)

Qs Al Maidah ayat 2

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ

Dan tolong-menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan to­long-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertak­walah kalian kepada Allah,

Kita disuruh bekerja sama dalam hal kebaikan dan dalam meninggalkan maksiat.. Ini bersifat umum..
Tidak bisa kita hidup tanpa kerjasama, termasuk dalam meninggalkan kemaksiatan..

لسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ
“Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan pula kepada kami dan kepada seluruh hamba Alloh yang shalih.”
Apabila kalian mengucapkan bacaan Tasyahud , kalian telah mengucapkan salam kepada hamba yang sholeh di seluruh penduduk langit dan bumi….

Minimal kita membacanya 9x dalam sehari….

Semoga Bermanfaat…. ditutup dengan doa kafaratul Majelis..

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وبِحَمْدِكَ ، أشْهَدُ أنْ لا إلهَ إِلاَّ أنتَ أسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إليكَ

SUBHAANAKALLOHUMMA WA BIHAMDIKA, ASY-HADU ALLA ILAHA ILLA ANTA, AS-TAGHFIRUKA WA ATUUBU ILAIK

(Mahasuci Engkau, wahai Allah, dan dengan memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau. Aku meminta ampun kepada-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu)

ks.kaidah

TAFSIR & TADABUR – KAIDAH DARI (AS SA’DI)
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?