KAIDAH TAFSIR # 01
Diterbitkan pertama kali pada: 28-Jun-2020 @ 14:34
5 menit membacaKaidah Tafsir dan Tadabur Al Qur’an
Ustadz Kholid Syamhudi
28 Shafar 1441 H
Kita berusaha untuk tetap beribadah dan menyempurnakan nya sebagai rasa syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala…
Adam Alaihissalam dan Iblis adalah awal kisah permusuhan antara kebenaran dan kemaksiatan, dan sulit bagi kita melawan iblis karena tidak nampak dan sudah hidup bersabda-abad..
Dan kita diberi senjata oleh Allah, yaitu Al Qur’an sebagai petunjuk dan pelindung dari godaan syetan yang terkutuk.
Sayang sekali saat ini banyak muslim yang meninggalkan Al Qur’an..
Perbedaan orang beriman dan selainnya adalah Tadabur Al Qur’an.
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ ٱلْقُرْءَانَ أَمْ عَلَىٰ قُلُوبٍ أَقْفَالُهَآ
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci?
Qs Muhammad 24.
Sebagai pedoman kita akan belajar rangkuman kaidah Tadabur tulisan Syaikh Abdurahman bin Nashr As Sa’di.
TADABUR Al Qur’an = berfikir dan merenungkan untuk memahami dan mengetahui hikmah dan apa yang diinginkan darinya.
Kandungan Al Qur’an tidak mungkin ada yang salah dan pasti terpahami dan menambahkan ketakwaan..
Ali bin Abi Thalib : Wahai para penghafal Al Qur’an, beramallah dengan Al Qur’an. Karena orang alim adalah orang yang beramal.
Hasan bin Ali : Baca Al Qur’an, karena dia bisa mencegah engkau dari kemaksiatan
كِتَـٰبٌ أَنزَلْنَـٰهُ إِلَيْكَ مُبَـٰرَكٌۭ لِّيَدَّبَّرُوٓا۟ ءَايَـٰتِهِۦ وَلِيَتَذَكَّرَ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَـٰبِ
Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.
Qs Sad 29..
Keyakinan bahwa memahami Al Qur’an susah akan menghambat memahami Al Qur’an.. *Ini keyakinan yang salah.*
Baca Alqur’an itu tidak susah karena banyak anak kecil yang sudah pandai membaca Al-Qur’an.
Saat Al Qur’an banyak hanya dijadikan sebagai jimat, hiasan..
Allah Azza wa Jalla berfirman:
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan al-Qur`an untuk (menjadi) pelajaran, maka adakah orang yang (mau) mengambil pelajaran? [al-Qomar/54:17]
Diantara tipu daya syetan adalah membuat supaya manusia lari dari Al Qur’an.
Ibnul Qayyim, bila kita susah memahami Al Qur’an dengan takwil2, maka hati kita sejatinya ada masalah..
Al Qur’an itu hampir semuanya jelas dan bisa dipahami dengan jelas
Ibnu Abbas tentang tafsir Al Qur’an :
1. Tafsir yang diketahui dari bahasanya
2. Tafsir yang seorang tidak ada uzur untuk tidak tahu.
3. Tafsir yang tahu hanya ulama
4. Tafsir yang hanya Allah yang tahu.
Ayat-ayat ahkam hanya 500 dari 6230 ayat.
Dengan kita baca terjemahan banyak makna yang kita bisa pahami, penghalang kita Tadabur Al Qur’an adalah hati yang belum terbuka…
Awal langkah kita setelah yakin bahwa Al Qur’an adalah petunjuk dari godaan syetan adalah keyakinan bahwa memahami Al Qur’an tidak susah.
Contoh keyakinan bahwa puasa itu mudah maka akan memudahkan kita puasa.
Demikian juga keyakinan bahwa shalat malam
Ayat-ayat dalam Alqur’an tentang tanda orang-orang yang beriman dan Tadabur..
1. QS Al Maidah 83.
وَإِذَا سَمِعُوا مَا أُنْزِلَ إِلَى الرَّسُولِ تَرَى أَعْيُنَهُمْ تَفِيضُ مِنَ الدَّمْعِ مِمَّا عَرَفُوا مِنَ الْحَقِّ يَقُولُونَ رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ (83)
Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul, kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al-Qur’an) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri); seraya berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Qur’an)
2. Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَاناً وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka karenanya dan hanya kepada Rabb mereka, mereka bertawakkal.” (QS. Al-Anfal: 2).
3. Taubah 124.
وَإِذَا مَا أُنْزِلَتْ سُورَةٌ فَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ أَيُّكُمْ زَادَتْهُ هَٰذِهِ إِيمَانًا ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا فَزَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَهُمْ يَسْتَبْشِرُونَ
Dan apabila diturunkan suatu surat, maka di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang berkata: “Siapakah di antara kamu yang bertambah imannya dengan (turannya) surat ini?” Adapun orang-orang yang beriman, maka surat ini menambah imannya, dan mereka merasa gembira.
4. QS Al Isra 107
قُلْ آمِنُوا بِهِ أَوْ لَا تُؤْمِنُوا ۚ إِنَّ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ مِنْ قَبْلِهِ إِذَا يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ يَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ سُجَّدًا
Katakanlah: “Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah). Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud,
5. Qs Mariam 58
وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا بَيِّنَاتٍ قَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا أَيُّ الْفَرِيقَيْنِ خَيْرٌ مَقَامًا وَأَحْسَنُ نَدِيًّا
Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang terang (maksudnya), niscaya orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman: “Manakah di antara kedua golongan (kafir dan mukmin) yang lebih baik tempat tinggalnya dan lebih indah tempat pertemuan(nya)?”
6. Qs Al Furqan 73
وَالَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ لَمْ يَخِرُّوا عَلَيْهَا صُمًّا وَعُمْيَانًا
Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan buta.
7. Qs Al Qashash 53
وَإِذَا يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ قَالُوا آمَنَّا بِهِ إِنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّنَا إِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلِهِ مُسْلِمِينَ
Dan apabila dibacakan (Al Quran itu) kepada mereka, mereka berkata: “Kami beriman kepadanya; sesungguhnya; Al Quran itu adalah suatu kebenaran dari Tuhan kami, sesungguhnya kami sebelumnya adalah orang-orang yang membenarkan(nya).
8. Qs Az Zumar 23.
اللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُتَشَابِهًا مَثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ
Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun.
Tanda orang-orang sudah Tadabur
1. Bersatu nya hati dengan bacaan Al Qur’an
Bila dengar neraka, berdoa dijauhkan
Bila dengar surga, berdoa penuh harap
2. Menangis karena takut
3. Tambah khusyu
4. Tambah iman
5. Bahagia dan senang
6. Tanda takut pada wajah
7. Sujud
Contoh yang sudah Tadabur..
Siapa yang sudah diberi ilmu dan tidak menangis maka dia tidak pantas diberi Ilmu dan mereka sujud kepada Allah.
Kunci untuk memahami Al Qur’an adalah hati kita.
Kita harus banyak berdoa supaya hati kita dimudahkan untuk Tadabur Al Qur’an.
Kita harus timbulkan rasa cinta kepada Al Qur’an
Tanda cinta Al Qur’an pada seseorang
1. Senang bila ketemu Al Qur’an
2. Mampu duduk lama dengan Al Qur’an
3. Rindu bila lama tidak baca Al Qur’an
4. Taat pada perintah dan larangan.
Cara membuat hati supaya cinta Al Qur’an
1. Doa kepada Allah, contoh doa adalah.
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجَلاَءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَ هَمِّيْ.
“Ya Allah! Sesungguhnya aku adalah hambaMu, anak hambaMu (Adam) dan anak hamba perempuanMu (Hawa). Ubun-ubunku di tanganMu, keputusan-Mu berlaku padaku, qadhaMu kepadaku adalah adil. Aku mohon kepadaMu dengan setiap nama (baik) yang telah Engkau gunakan untuk diriMu, yang Engkau turunkan dalam kitabMu, Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhlukMu atau yang Engkau khususkan untuk diriMu dalam ilmu ghaib di sisiMu, hendaknya Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penenteram hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap duka dan kesedihanku.”
Doa adalah kunci kebaikan.
2. Membaca Al-Qur’an, membaca makna kebesaran Al Qur’an.. Hadits tentang keutamaan Al Qur’an. Dan kisah para sahabat dan ulama dalam mencintai Al Qur’an.
Untuk sukses Tadabur Al Qur’an harus ada
tujuan untuk apa kita baca Al Qur’an.
1. Baca untuk dapat pahala
2. Bermunajah kepada Allah.
3. Untuk kesembuhan penyakit (Ruqyah atau di malam hari untuk bersih kan hati)
4. Untuk ilmu pengetahuan
5. Untuk mengamalkan Al Qur’an
##$$-aa-$$##


