TARIKH ISLAM-09 (Umar bin Khaththab -2)
- TARIKH ISLAM-01
- TARIKH ISLAM-02 ( ABU BAKAR ASH SHIDIQ-1)
- TARIKH ISLAM-03 (ABU BAKAR ASH SHIDIQ-2)
- TARIKH ISLAM-04
- TARIKH ISLAM-05 (ABU BAKAR ASH SHIDIQ-4)
- TARIKH ISLAM-06- (ABU BAKAR ASH SHIDIQ-5)
- TARIKH ISLAM-07 (ABU BAKAR ASH SHIDIQ-6 – wafatnya radhiyallahu anhu)
- TARIKH ISLAM-09 (Umar bin Khaththab -2)
- TARIKH ISLAM-10 (Umar bin Khaththab -3)
- TARIKH ISLAM-11* (Umar bin Khaththab -4)
Diterbitkan pertama kali pada: 14-Mei-2023 @ 19:50
6 menit membaca*TARIKH ISLAM-09* (Umar bin Khaththab -2) Ustadz Dr Firanda Andirja, Lc MA
23 Syawal 1444 H/14.05.2023
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima
Umar bin Khaththab jadi khalifah selama 10 tahun, yaitu dari Jumadil Akhir 13H – Dzulhijjah 23H.
✅ *PERANG YARMUK*
Yarmuk terletak di Jordania. Di akhir pemerintahan Abu Bakar mengirim pasukan untuk menaklukkan Persia di Iraq dan Romawi di Syam.
Heraklius mendengar rencana ini dan mengajak pembesar-pembesar Romawi untuk menyerah kepada kaum muslimin.
Dalam shahih Bukhari, disebutkan Heraklius ajak rakyatnya untuk beriman kepada Nabi Muhammad ﷺ. Namun rakyat menolak dan berontak. Akhirnya Heraklius berkilah bahwa ajakan itu hanya ngetes rakyatnya.
Jumlah pasukan Romawi sangat banyak, Abu Bakar mengirim surat kepada Khalid bin Walid yang saat itu berada di Iraq, untuk membantu pasukan ke Syam (4 pasukan).
1. Ke arah Hims daerah Rusia , Pasukan dipimpin oleh Abi Abidah bin Jarah
2. Ke arah Palestina dipimpin oleh Amr bin Ash.
Tabuk adalah kota perbatasan antara saudi Dan Syam (arah utara 750km dari Madinah)
Syam dahulu dikuasai oleh Romawi
3. Arah Damaskus dipimpin oleh Yazid bin Abi Sufyan
4. Arah Urdun dipimpin oleh Syarhabil bin Hasanah
Khalid bin Walid bawa 9500 pasukan, perjalanan yang sangat jauh. Dan unta-unta diberi minum yang banyak yang disembelih saat pasukan haus perlu air (minum dari unta yang disembelih).
Saat ketemu 4 pasukan, dan mereka setuju untuk menggilir pemimpin diantara mereka. Hari pertama dipimpin oleh Khalid dan ternyata perang hanya 1 hari.
Pasukan muslim 40 ribu, dibagi dalam 36 kelompok.
Pasukan musyrikin ada 240 ribu.
Ada tugas yang diberikan kepada sahabat
1. Baca Al Quran
2. Pemberi Nasihat untuk semangat – Abu Hurairah.
3. Bagian belakang adalah sahabiyah. Bila pasukan mundur dilemparin sehingga maju lagi.
Semua kemungkinan di antisipasi oleh Khalid yang bergabung dalam pasukan berkuda.
Perang terjadi pada bulan Rajab, tahun nya ada khilaf. Ibnu Rajab berkata tahun 13H.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman ,
كَمْ مِنْ فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللَّهِ وَاللَّهُ مَعَ الصَّابِرِينَ
“Betapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS:Al-Baqarah | Ayat: 249).
🔸 Menjelang perang, tentara Islam diejek panglima musuh yang bernama Mahan. Panglima Romawi ini merendahkan moral tentara Islam dengan mengatakan para mujahidin pergi berperang hanya karena lapar.
“Aku tahu kamu semua meninggalkan tanah air kerana terpaksa dan kelaparan. Jika kamu semua setuju, aku akan berikan setiap seorang tentera 10 dinar beserta dengan pakaian dan makanan dengan syarat mereka berangkat pulang dan tahun depan jumlah yang serupa akan diantar ke Madinah,” kata Mahan.
Penghinaan tersebut dijawab lantang oleh Khalid. “Kami tidak akan keluar dari negeri kami hanya karena kelaparan seperti yang engkau katakan. Tetapi, kami adalah satu kaum yang suka minum darah dan kami tahu tidak ada darah yang lebih lezat dan nikmat seperti darah orang Romawi karena itulah kami kemari.”
Di tengah-tengah perang ada utusan dari Madinah. (berita meninggal nya Abu Bakar, namun tidak diumumkan kepada pasukan langsung).
🔸Ada kisah menarik, pembesar pasukan Romawi bernama Jarjah yang diskusi dengan Khalid, dan akhirnya masuk Islam.
Sebelum perang, terjadi perang tanding satu melawan satu antara perwakilan dari pasukan Muslimin dengan Romawi. Khalid ditantang oleh seorang panglima Romawi bernama Jarjah .
Tombak baja Jarjah memburu Khalid. Dengan cekatan, Pedang Allah itu bisa menghindar. Khalid pun membalas. Sabetan pedangnya mampu mematahkan tombak Jarjah . Sang lawan takjub sambil beralih kepada pedang besarnya.
Kehebatan ilmu tarung Khalid membuat kagum Jarjah . Kedua panglima besar itu saling mendekat hingga kepala kuda mereka bersentuhan. Dua panglima itu pun saling terlibat perbincangan yang dicatat dalam sejarah.
“Wahai Khalid, hendaklah kamu berkata benar karena setiap orang yang merdeka tidak akan berbohong. Apakah benar bahwa Tuhanmu telah menurunkan kepada Nabimu sebilah pedang dari langit lalu diberikan kepadamu dan kalau dihayunkan kepada seseorang pasti dia akan kalah?” tanya Jarjah.
Khalid menjawab, “Tidak.” Kemudian, Jarjah bertanya lagi, “Mengapa kamu disebut Pedang Allah?” Dia menjelaskan, Allah ﷻ telah mengutus seorang Rasul dari bangsa Arab. Hanya, ada kalangan bangsa arab yang mempercayainya dan ada yang mendustanya. Ketika itu, Khalid termasuk dari kalangan orang yang mendustakan Allah dan rasul-Nya.
Lantas, datanglah hidayah kepada Khalid untuk memeluk Islam. Ketika itu, Rasulullah menyebut Khalid sebagai sebilah pedang dari pedang Allah.
“Apa yang kamu dakwahkan kepada manusia,” lanjut tanya Jarjah. Khalid menjawab, “Agar umat manusia bertauhid kepada Allah dan menerima ajaran Islam.” Kemudian Jarjah melanjutkan pertanyaannya kepada Khalid. “Bagaimanakah kedudukan seseorang yang menerima Islam pada pilihan pertama pada hari ini?”
“Kedudukan dan derajat bagi kami hanya satu di antara dua, yaitu apa yang ditetapkan Allah. Mulia atau hina. Tak peduli apakah ia menerima Islam lebih dulu atau belakangan!”
“Jadi, orang yang menerima Islam pada hari ini, ya Khalid, apakah sama kedudukannya dengan yang lain dalam segala hal?”
“Ya, Anda benar!” jawab Khalid.
“Mengapa bisa sama, ya Khalid? Padahal, Anda sudah lebih dulu Islam dari padanya?”
“Kami memeluk Islam dan mengikat baiat dengan Rasul Muhammad ﷺ . Ia hidup bersama kami dan kami menyaksikan mukjizatnya hingga beliau wafat. Sedangkan, orang yang menerima Islam pada hari ini, tidak pernah berjumpa dengan beliau dan tidak pernah menyaksikan semua itu. Jika orang itu menerima Islam dan menerima kerasulan Muhammad dan pembenarannya itu jujur serta ikhlas maka sesungguhnya ia jauh lebih mulia dari pada kami!”
“Ya Khalid, keterangan Anda sangat benar! Anda tidak menipu, tidak berlebih-lebihan dan tidak membujuk. Demi Allah, saya menerima Islam pada pilihan pertama!”
Pada akhirnya Jarjah mengucapkan syahadat di hadapan Khalid bin Walid. Dia pun sempat shalat dua rakaat. Pada perang itu, Jarjah menjadi seorang syuhada dan tentara Islam meraih kemenangan dari pasukan Romawi.
🔹 Kisah menarik lainnya adalah Zubair bin Awwam. Yang berhasil menembus barusan pasukan Romawi dan kembali kepada kawan-kawan nya (yang ternyata tidak mampu menyusul Zubair bin Awwam). Ini terjadi sampai 3x, dan betapa banyak pasukan Romawi yang terbunuh, dan banyak luka pada Zubair bin Awwam.
🔹Kisah lainnya adalah bagaimana kegigihan Ikrimah bin Abu Jahal akhirnya mati syahid.
🔹 Dari Abdullah bin Mush’ab Az Zubaidi dan Hubaib bin Abi Tsabit, keduanya menceritakan, “Telah syahid pada perang Yarmuk al-Harits bin Hisyam, Ikrimah bin Abu Jahal dan Suhail bin Amr. Mereka ketika itu akan diberi minum, sedangkan mereka dalam keadaan kritis, namun semuanya saling menolak. Ketika salah satu dari mereka akan diberi minum dia berkata, “Berikan dahulu kepada si fulan”, demikian seterusnya sehingga semuanya meninggal dan mereka belum sempat meminum air itu. Dalam versi lain perawi menceritakan, “Ikrimah meminta air minum, kemudian ia melihat Suhail sedang memandangnya, maka Ikrimah berkata, “Berikan air itu kepadanya.” Dan ketika itu Suhail juga melihat al-Harits sedang melihatnya, maka iapun berkata, “Berikan air itu kepadanya (al Harits)”. Namun belum sampai air itu kepada al Harits, ternyata ketiganya telah meninggal tanpa sempat merasakan air tersebut (sedikitpun). (HR Ibnu Sa’ad dalam ath Thabaqat dan Ibnu Abdil Barr dalam at Tamhid, namun Ibnu Sa’ad menyebutkan Iyas bin Abi Rabi’ah sebagai ganti Suhail bin Amr)
🔸Akhirnya perang selesai, setengah pasukan Romawi terbunuh.
➡️ *FAIDAH*
1. Pembesar Romawi berkata mengapa mereka kalah karena kaum muslimin Sholat malam, puasa siang, tunaikan janji, amar ma’ruf nahi munkar, tunaikan hak saudara dan kita suka minum khamr, zina, ingkar janji, dan kemaksiatan yang lain.
Semoga bermanfaat.
##$$-aa-$$##


