TARIKH ISLAM-01
- TARIKH ISLAM-01
- TARIKH ISLAM-02 ( ABU BAKAR ASH SHIDIQ-1)
- TARIKH ISLAM-03 (ABU BAKAR ASH SHIDIQ-2)
- TARIKH ISLAM-04
- TARIKH ISLAM-05 (ABU BAKAR ASH SHIDIQ-4)
- TARIKH ISLAM-06- (ABU BAKAR ASH SHIDIQ-5)
- TARIKH ISLAM-07 (ABU BAKAR ASH SHIDIQ-6 – wafatnya radhiyallahu anhu)
- TARIKH ISLAM-09 (Umar bin Khaththab -2)
- TARIKH ISLAM-10 (Umar bin Khaththab -3)
- TARIKH ISLAM-11* (Umar bin Khaththab -4)
Diterbitkan pertama kali pada: 29-Jan-2023 @ 19:24
2 menit membaca*TARIKH ISLAM-01*
Ustadz Dr Firanda Andirja, Lc MA
8 Rajab 1444 H/29.01.2023
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima
➡️ Muqaddimah
✅ Ilmu Tarikh
Secara bahasa – penjelasan waktu
Secara istilah – sejarah orang-orang terdahulu, yaitu para nabi, para raja, para orang bijak, negara. Dst
✅Macam-macam tarikh
1. Umum – setiap bangsa atau negara pasti punya tarikh sejak dulu.
2. Tarikh Islam,. Mulai Shirah Nabawiyah sampai daulah Utsmaniyah. (Dalam kajian yang ini mulai Khulafaur Rasyidin)
✅ Kitab-kitab Tarikh
1. Umum – misalnya karya Ath Thobari, karya Ibnu Jauzi, Ibnu Katsir (Al Bidayah wa Nihayah) Ibnu Khaldun dst.
2. Tarikh Islam disertai umat sebelumnya
3. Khusus wilayah tertentu, seperti Tarikh Bagdhad karya Al Baghdhadi, tarikh Damaskus karya Ibnu Asy Syakir.
✅ Urgensi belajar Tarikh.
🔸1. Al Qur’an perhatian terhadap sejarah.
🔸2. Al Qur’an Berdalil dengan tarikh
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
يٰۤـاَهْلَ الْكِتٰبِ لِمَ تُحَآ جُّوْنَ فِيْۤ اِبْرٰهِيْمَ وَمَاۤ اُنْزِلَتِ التَّوْرٰٮةُ وَا لْاِ نْجِيْلُ اِلَّا مِنْۢ بَعْدِهٖ ۗ اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ
“Wahai Ahli Kitab! Mengapa kamu berbantah-bantahan tentang Ibrahim, padahal Taurat dan Injil diturunkan setelah dia (Ibrahim)? Apakah kamu tidak mengerti?”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 65)
🔸3. Sebagian sejarah Islam kita pelajari karena perintah agama,yaitu sejarah Nabi ﷺ, sejarah para shahabat.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
لَقَدْ كَا نَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَا نَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَا لْيَوْمَ الْاٰ خِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًا
“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.”
(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 21)
Dalam hadits,
عَنْ أَبِي نَجِيْحٍ العِرْبَاضِ بْنِ سَارِيَةَ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ قاَلَ : وَعَظَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ مَوْعِظًةً وَجِلَتْ مِنْهَا القُلُوْبُ وَذَرَفَتْ مِنْهَا العُيُوْنُ فَقُلْنَا : يَا رَسُوْلَ اللهِ كَأَنَّهَا مَوْعِظَةً مُوَدِّعٍ فَأَوْصِنَا قَالَ أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَ جَلَّ وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإِنْ تَأَمَّرَ عَلَيْكُمْ عَبْدٌ فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَي اخْتِلاَفًا كَثِيْرًا فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ المَهْدِيِّيْنَ عَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُوْرِ فَإِنَّ كُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ رَوَاهُ أَبُوْ دَاوُدَ وَالتِّرْمِذِيُّ وَقَالَ : حَدِيْثٌ حَسَنٌ صَحِيْحٌ
Dari Abu Najih Al-‘Irbadh bin Sariyah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan nasihat kepada kami dengan nasihat yang membuat hati menjadi bergetar dan mata menangis, maka kami berkata,
‘Wahai Rasulullah! Sepertinya ini adalah wasiat dari orang yang akan berpisah, maka berikanlah wasiat kepada kami.’
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Aku berwasiat kepada kalian agar bertakwa kepada Allah, mendengar dan taat meskipun kalian dipimpin seorang budak. Sungguh, orang yang hidup di antara kalian sepeninggalku, ia akan melihat perselisihan yang banyak. Oleh karena itu, wajib atas kalian berpegang teguh pada sunnahku dan Sunnah khulafaur rosyidin al-mahdiyyin (yang mendapatkan petunjuk dalam ilmu dan amal). Gigitlah sunnah tersebut dengan gigi geraham kalian, serta jauhilah setiap perkara yang diada-adakan, karena setiap bidah adalah sesat.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
🔸4. Untuk ambil ibrah.
+Dunia hanya sebentar,
+hilang ujub (sabar nya para ulama dan karya mereka)
+tidak ulangi kesalahan yang sama (misal adanya pemberontakan di negara lain, Aljazair tidak ada lagi pemberontakan karena sudah terjadi dahulu dan mereka belajar dari kesalahan)
+Cara hadapi kehidupan (sejarah akan ulangi hanya beda pelaku dan waktu tapi sama ceritanya)
🔸5. Untuk membantah orientalis dengan firqah sesat yang Berdalil dengan sejarah yang salah.
Ath Thobari mempersilakan para pembaca untuk mengecek kesahihannya. Beliau juga cantumkan dari riwayat dusta oleh seorang Syiah Rafidhah.
Maka ada kitab Shahih Tarikh Ath Thobari dan Dhaif Tarikh Ath Thobari.
Sejarah itu dibanggakan oleh setiap negaranya.
Diantara keburukan Syiah Rafidhah ialah ingin memutuskan kita dengan para sahabat.
🔸6. Mengingat zaman keemasan para pendahulu menjadikan semangat berjuang.
Semoga bermanfaat.
##$$-aa-$$##



الهم بارك يا استاذ
الحمدلله بإذن الله