This entry is part 13 of 14 in the series dzikirpp

Diterbitkan pertama kali pada: 10-Des-2022 @ 07:22

6 menit membaca

*Syarah Dzikir Pagi Petang-14*
Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd
16 Jumadil Awal 1444H/10 Des 2022
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

✅ 1 Membaca Ayat Kursi

✅ 2. Membaca paket surat. Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas.

✅ 3. Mensucikan dan Memuji Allah, dibaca 100x

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ
 
“Maha Suci Allah dan aku memuji-Nya” (Dibaca 100x)

✅ 4. Dzikir Mengandung Keagungan pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَـٰذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَـٰذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Hai Tuhan, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Tuhan, aku berlindung kepadaMu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Tuhan, aku berlindung kepadaMu dari siksaan di Neraka dan kubur.
HR. Muslim.

✅ 5. Sayyidul Istighfar

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ، وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ لَكَ بِذَنْبِيْ، فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Ya Allah, Engkau adalah Rabbgku, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakan aku. Aku adalah hambaMu. Aku akan setia pada perjanjianku denganMu semampuku. Aku berlindung kepadaMu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmatMu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.

HR. Al Bukhari , at-Tirmidzi, an-Nasa’i dan lain-lain.

✅ 6. Dibaca 3x

اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَدَنِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ سَمْعِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَصَرِيْ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ. اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Ya Allah, selamatkan tubuhku (dari penyakit dan yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkan pendengaranku (dari penyakit dan maksiat atau sesuatu yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkan penglihatanku, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari kekufuran dan kefakiran. Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari siksa kubur, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau.
HR Abu Dawud, HR Ahmad

✅ 7. Dibaca 1x

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي، وَآمِنْ رَوْعَاتِي، اَللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِي، وَعَنْ يَمِينِي، وَعَنْ شِمَالِي، وَمِنْ فَوْقِي، وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon maaf (ampunan) dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon maaf (ampunan) dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aurat badan, cacat, aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut (kekuatiran). Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaranMu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh hewan atau yang lain, tenggelam atau ditelan bumi dan lain-lain).

✅ 8. Dibaca 3x

رَضِيْتُ بِاللَّهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا

Aku rela Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku dan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai nabiku (yang diutus oleh Allah).

✅ 9. Dibaca 1x

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal dan amal yang diterima.

✅ 10. Dibaca 1x

أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ، وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَوَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

Ash-bahnaa ‘alaa fithrotil islaam, wa ‘alaa kalimatil ikhlaash, wa ‘alaa diini nabiyyinaa muhammadin shollallaahu ‘alaihi wa sallam, wa ‘alaa millati abiinaa ibroohiim, haniifan musliman wa maa kaana minal musyrikiin.

Di waktu pagi kami berada di atas fitrah Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kami Muhammad, dan agama ayah kami Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik. HR. Ahmad.

Kalau sore, kata أَصْبَحْنَا diganti dengan أَمْسَيْنَا

Dari Abdurrahman bin Abza radliallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika pagi dan sore, beliau membaca: (dzikir di atas). (HR. Ahmad dan dishahihkan Al Albani).

Abdurrahman bin Abza ini adalah seorang sahabat yunior dan salah satu ulama besar.

➡️ Makna dzikir.

🔹

عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ

Fitrah – tabiat yang semua manusia punya yang bisa menerima agama yang benar yang belum menerima atau dicemari oleh pemahaman atau ajaran yang salah.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

كُلُّ مَوْلُوْدٍ يُوْلَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ، حَتَّى يُعْرِبَ عَنْهُ لِسَانُهُ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ

“Setiap anak yang lahir dilahirkan di atas fitrah hingga ia fasih (berbicara). Kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.”
Hadits ini diriwayatkan oleh al-Baihaqi dan ath-Thabrani.

Nabi ﷺ tidak menyebutkan orang tua yang menjadikan Islam, karena itu adalah fitrah.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

فَاَ قِمْ وَجْهَكَ لِلدِّيْنِ حَنِيْفًا ۗ فِطْرَتَ اللّٰهِ الَّتِيْ فَطَرَ النَّا سَ عَلَيْهَا ۗ لَا تَبْدِيْلَ لِخَـلْقِ اللّٰهِ ۗ ذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ۙ وَلٰـكِنَّ اَكْثَرَ النَّا سِ لَا يَعْلَمُوْنَ 

“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,”
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 30)

Dalam tampilan dhahir, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menjelaskan fitrah secara fisik setelah imannya selamat.

Dalam sebuah hadits disebutkan,

عن عائشة رضي الله عنها مرفوعاً: «عَشْرٌ من الفِطْرة: قَصُّ الشَارب، وإعْفَاء اللِّحْية، والسِّواك، وَاسْتِنْشَاقُ الماء، وقص الأظْفَار، وغَسْل البَرَاجِم، ونَتْف الإبْط، وحلق العَانة، وانْتِقَاصُ الماء» قال الراوي: ونَسِيْتُ العاشرة إلا أن تكون المَضْمَضَة. قال وكِيع – وهو أحد رواته – انْتِقَاص الماء: يعني الاسْتِنْجَاء.  
[صحيح] – [رواه مسلم]
المزيــد …

Dari Aisyah -raḍiyallāhu ‘anha -, ia berkata, Rasulullah -ṣallallahu ‘alaihi wa sallam-bersabda, “Ada sepuluh hal yang termasuk fitrah: memotong kumis, membiarkan jenggot, bersiwak, menghirup air ke hidung, memotong kuku, mencuci ruas-ruas jari, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan dan bercebok (dengan air).” 

Periwayat hadis berkata, “Aku lupa yang kesepuluh, kecuali ia berkumur-kumur.” 

Waki’- salah seorang periwayat hadis ini- berkata, “Intiqaṣul Mā` artinya Istinja.” 

Dari 10 itu, 9 adalah terkait kebersihan badan.. Hanya satu yang menambah kegagahan/keindahan yaitu memelihara jenggot. Seorang laki-laki akan semakin indah bila memelihara jenggot.

🔹
وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ

Kalimat Ikhlas – laa ilaha illa Allah.

Ini adalah kalimat tauhid yang diucapkan murni karena Allah (dalam perbuatan dan ibadah juga)

Murnikan kalimat ini dan jangan campur dengan kesyirikan.

Hadits..

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّهُ قَالَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ أَسْعَدُ النَّاسِ بِشَفَاعَتِكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ … أَسْعَدُ النَّاسِ بِشَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ خَالِصًا مِنْ قَلْبِهِ أَوْ نَفْسِهِ

“Dari Abu Hurairah, Dia bertanya,”Ya, Rasulullah. Siapakah orang yang paling bahagia dengan syafa’atmu pada hari Kiamat?” Rasul menjawab,” …… orang yang paling bahagia dengan syafa’atku adalah, orang yang mengucapkan Laa ilaahaa illallaah dengan ikhlas dari hatinya“.[HR Bukhari].

Hanya Abu Hurairah yang bertanya hal ini kepada Nabi ﷺ, sehingga Nabi ﷺ semakin yakin dengan keimanan Abu Hurairah radhiyallahu anhu.

🖍️ Jadi tidak cukup hanya dengan mengucapkan secara lisan kalimat Laa ilaaha illallah..harus ikhlas dari hatinya.

Laa Ilaha Illa Allah ini ada rukun (2) dan ada syarat (7) nya..

🔹

وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Di atas agama Nabi kami Muhammad

Yaitu agama Nabi yang sempurna.

Allah mengutus Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dengan agama yang benar.

Maka kita harus perbanyak Sholawat untuk Nabi ﷺ.

Kata Nabi ﷺ – orang yang paling pelit adalah bila disebut nama Nabi tetapi tidak bershalawat.

Agama Islam sudah sempurna tidak perlu pengurangan atau tambahan.

QS. Al-Ma’idah Ayat 3

Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu.

Orang-orang yang membuat ritual baru dalam agama ini seolah-olah menuduh Nabi shallallahu alaihi wasallam tidak menyampaikan risalah ini.

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

مابقي شيء يقرب منْ الْجَنَّة ويباعد منْ النَّار إلا وقد بين لكم

“Tidak tersisa suatu (amalan) pun yang dapat mendekatkan kepada surga dan menjauhkan dari neraka, kecuali sudah dijelaskan semuanya kepada kalian.” (HR. Thabrani shahih)

Namun, kita harus sabar dalam mengamalkan agama ini..

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

بدأ الإسلام غريباً وسيعود غريباً كما بدأ فطوبى للغرباء

“Islam muncul dalam keadaan asing dan akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang asing”

فطوبى للغرباء

“Maka beruntunglah bagi orang-orang yang asing” (HR. Muslim).

dan dalam riwayat yang lain :

قيل يا رسول الله ومن الغرباء؟ فقال: الذين يصلحون إذا فسد الناس

Rasulullah- Shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya “wahai rasulullah siapa yang asing itu (al-Ghuraba)?” Rasulullah- Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ”Yaitu orang-orang yang mengadakan perbaikan di tengah manusia yang berbuat kerusakan”.

Dan dalam lafadz yang lain:

هم الذين يصلحون ما أفسد الناس من سنتي

”mereka adalah orang-orang yang memperbaiki sunnahku yang dirusak manusia”

Misalnya berusaha mengadakan perbaikan di lingkungan semampu mungkin.

Kita harus sabar dalam agama ini, dan perlu kuatkan kesabaran.

🖍️ Rasulullah ﷺ bersabda:

يَأْتِي عَلى النَّاسِ زَمَانٌ اَلصَّابِرُ فِيْهِمْ عَلى دِيْنِهِ كَالْقَابِضِ عَلَى الْجَمْرِ

“Akan datang pada manusia suatu zaman,saat orang yang bersabar di antara mereka di atas agamanya seperti orang yang menggenggam bara api.”
HR Thabrani.

Seseorang yang bersabar pada hari itu seperti seseorang yang memegang sesuatu di atas bara api, seseorang yang beramal pada hari itu sama pahalanya dengan 50 orang yang beramal sepertinya.”
Seseorang bertanya kepada Rasulullah ‘alaihisshalaatu wasallam yang artinya: “Ya Rasulullah, pahala 50 orang dari mereka?” Rasulullah ‘alaihisshalaatu wasallam berkata: “Pahala 50 orang dari kalian (para Sahabat Rasulullah ‘alaihisshalaatu wasallam)” HR Nasai dan lainnya.

Namun tidak berarti lebih mulia dari para sahabat.

🔹

وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ

Diatas agama bapak kami Nabi Ibrahim..

حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik.

Nabi Ibrahim tidak pernah melakukan kesyirikan.

Nabi ﷺ ajarkan kita Sholawat Ibrahimiyah. Sholawat yang paling utama.
Karena Nabi Ibrahim punya kedudukan khusus pada agama Islam ini.

Semoga bermanfaat,

##$$-aa-$$##

dzikirpp

Syarah Dzikir Pagi Petang-13 Syarah Dzikir Pagi Petang-15
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?