ADAB dalam UKHUWAH ISLAMIYAH
ADAB dalam UKHUWAH ISLAMIYAH
Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd.
Keluarga Abdullah AlBakasy
6 Dzulhijah 1447H/23 Mei 2026
Ukhuwah dalam persaudaraan muslim.
Nabi ﷺ telah mempersaudarakan kaum-kaum di Madinah yang sebelumnya selalu bertengkar.
Yang sangat jelas teringat adalah persaudaraan antara kaum Muhajirin (dari Makkah) dan Kaum Anshar (Pendukuk Madinah).
Persaudaraan antara Abdurrahman bin Auf dan Sa’ad bin Ar-Rabi’ adalah salah satu contoh terkenal dari ukhuwah antara Muhajirin dan Anshar setelah hijrah ke Madinah.
Ketika kaum Muhajirin datang dari Makkah, mereka meninggalkan harta dan keluarga mereka. Maka Nabi Muhammad mempersaudarakan antara Muhajirin dan Anshar.
Di antara yang dipersaudarakan:
Abdurrahman bin Auf ↔ Sa’ad bin Ar-Rabi’
Sa’ad bin Ar-Rabi’ menawarkan separuh hartanya kepada Abdurrahman bin Auf, bahkan menawarkan untuk menceraikan salah satu istrinya agar bisa dinikahi setelah selesai iddahnya.
Ini menunjukkan besarnya pengorbanan dan cinta kaum Anshar kepada saudara mereka.
Namun Abdurrahman bin Auf menjawab dengan penuh iffah dan kemandirian:
“بارك الله لك في أهلك ومالك، دلوني على السوق”
“Semoga Allah memberkahi keluargamu dan hartamu. Tunjukkan saja kepadaku di mana pasar.”
Lihatlah juga persaudaraan yang tidak didasarkan pada 1 aqidah akan bercerai berai.
Lihatlah persaudaraan yang kuat dengan aqidah yang sama. Ini lebih utama dari pada dengan hubungan darah saja.
➡️ Adab dalam Ukhuwah.
🔹 1. Perhatikan niat.
Luruskan niat dengan niat lurus karena Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah ﷺ mengajari kita..
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
“Sesungguhnya amal-amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan.” HR Bukhari dan Muslim (dari Umar bin Khaththab).
🔹 2. Carilah teman-teman yang baik.
Teman-teman yang baik adalah nikmat yang sangat besar dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Carilah teman-teman yang mengingatkan akhirat kita.
Nabi ﷺ bersabda,
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
“Sesungguhnya amal-amal itu tergantung niatnya.” HR Abu Dawud.
Tujuan besar dari perkumpulan kita adalah saat kita di akhirat kita saling membantu di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Lingkungan yang buruk akan mempengaruhi orang-orang yang di dalamnya.
Contoh.
Sahabat yang baru masuk Islam – yang ilmu tauhid nya masih minim, minta dibuatkan Dzatu Anwad – pohon keberkahan. Dan Nabi ﷺ melarang tersebut.
Allah ﷻ berfirman:
الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ
“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.”
(QS. Az-Zukhruf: 67)
Muslim yang wafat akan dapat pertolongan dari kesaksian yang baik..
أَيُّمَا مُسْلِمٍ شَهِدَ لَهُ أَرْبَعَةٌ بِخَيْرٍ أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ
“Tidaklah seorang muslim yang disaksikan baik oleh empat orang melainkan Allah memasukkannya ke surga.”
Para sahabat bertanya:
“Kalau tiga?”
Beliau menjawab:
“Tiga juga.”
Mereka bertanya:
“Kalau dua?”
Beliau menjawab:
“Dua juga.”
Diriwayatkan dalam Sahih al-Bukhari dari Anas bin Malik.
🔹 3. Berteman karena Allah.
Dalam hadits, tentang manis nya iman.
Dari Anas bin Malik, bahwa Nabi ﷺ bersabda:
ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ بِهِنَّ حَلَاوَةَ الْإِيمَانِ: أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا، وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ
“Ada tiga perkara, siapa yang memilikinya maka ia akan merasakan manisnya iman:
1. Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai daripada selain keduanya,
2. Ia mencintai seseorang hanya karena Allah,
3. Ia benci kembali kepada kekafiran sebagaimana ia benci dilemparkan ke dalam neraka.” HR Bukhari dan Muslim.
🔹 4. Sampaikan ungkapan – cinta karena Allah.
Misal – pak Saya cinta bapak karena Allah.
Contoh ungkapan.
أُحِبُّكَ فِي اللَّهِ
“Aku mencintaimu karena Allah.”
Jawaban:
أَحَبَّكَ الَّذِي أَحْبَبْتَنِي لَهُ
“Semoga Allah mencintaimu yang karena-Nya engkau mencintaiku.”
Contoh lain.
إِنِّي أُحِبُّكَ فِي اللَّهِ
“Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.”
Dalam hadits, sunnah nya kita datang ke rumah orang kita cintai karena Allah khusus untuk ungkapkan perasaan kita.
🔹 5. Memenuhi hak persaudaraan.
Dari Abu Hurairah, bahwa Nabi ﷺ bersabda:
حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ
“Hak seorang muslim atas muslim lainnya ada enam.”
Seorang sahabat bertanya,
“Apa saja itu wahai Rasulullah?”
Beliau ﷺ menjelaskan :
إِذَا لَقِيتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ
وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ
وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ
وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَشَمِّتْهُ
وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ
وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبِعْهُ
“Jika engkau bertemu dengannya maka
1. ucapkan salam,
2. jika ia mengundangmu maka penuhilah, 3. jika ia meminta nasihat maka nasihatilah,
4. jika ia bersin lalu memuji Allah maka doakanlah,
5. jika ia sakit maka jenguklah, dan
6. jika ia meninggal maka iringilah jenazahnya.” HR Muslim.
Ucapan salam – termasuk untuk keluarga dekat kita.
Kalau tidak bertemu – misal dalam pesan – dimulai dengan salam.
Undangan yang paling wajib untuk dipenuhi adalah undangan walimah.
Undangan makan saat puasa sunnah? Maka memenuhi undangan lebih baik karena untuk hilangkan prasangka buruk.
Kecuali bila saling memahami.
Jadikan keberadaan kita dalam undangan itu membuat orang yang mengundang bahagia.
Orang yang minta nasihat harus kita berikan, nasihat tidak harus terkait agama.
Kalau besuk saudara yang sakit, pilih waktu yang tepat, dan gunakan kata-kata yang baik.
Jangan lupa doakan orang sakit.
Sakit yang wajib dikunjungi adalah sakit yang sebabkan dia tidak mampu beraktifitas sendiri.
Doakan orang yang bersin yang mengucapkan tahmid.
Bila ada yang meninggal – usahakan ikut terlibat membantu mengurangi beban yang kemalangan. Bisa ikut dalam urusin jenazah, sholatkan dan antar ke pemakaman.
Doa terbaik untuk jenazah adalah saat sholat jenazah.
Kita sebaiknya siap untuk menangani jenazah dari memandikan, mengkafani, sholatkan dan memakamkan.
Semoga bermanfaat,
#Ukhuwah #hak #muslim #wajib
##$$-aa-$$##


