Diterbitkan pertama kali pada: 02-Feb-2025 @ 07:53

5 menit membaca

*MAKNA DOA DAN DZIKIR – 65*
Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd
3 Sya’ban 1446H/2 Februari 2025
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

🗞️Kitab – Hisnul Muslim oleh Syaikh Said bin Ali Al Qahthani.

➡️ *125. Bacaan apabila takut mengenai sesuatu dengan matanya – penyakit ‘ain*

 Penyakit ‘ain – karena pandangan mata, karena kagum (tidak harus hasad).

Dari عان يعين – ‘aana – ya’iinu yang artinya: terkena sesuatu hal dari mata

إِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ مِنْ أَخِيْهِ أَوْ مِنْ نَفْسِهِ أَوْ مِنْ مَالِهِ مَا يُعْجِبُهُ (فَلْيَدْعُ لَهُ بِالْبَرَكَةِ) فَإِنَّ الْعَيْنَ حَقٌّ.

 
“Apabila seseorang di antara kamu melihat dari saudaranya, diri atau hartanya yang menakjubkan (membuat kagum), maka hendaklah ia mendo’akan berkah kepadanya. Sesungguhnya ‘ain (kena mata) itu adalah benar”. [HR. Ahmad 4/447, Ibnu Majah dan Malik. Dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ 1/212, dan lihat Zadul Ma’ad 4/170, tahqiq Al-Arnauth]

Sesuatu yang dikagumi bisa berbahaya karena pandangan mata, Di dalam Al-Qur’an ungkapan ini banyak disebutkan. Seperti pada ayat berikut,

وَلَوۡلَآ إِذۡ دَخَلۡتَ جَنَّتَكَ قُلۡتَ مَا شَآءَ ٱللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِٱللَّهِۚ إِن تَرَنِ أَنَا۠ أَقَلَّ مِنكَ مَالٗا وَوَلَدٗا

“Mengapa ketika Engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan, ‘Masya Allah, la quwwata illa billah.’

(Sungguh, atas kehendak Allah, semua ini terwujud, tidak ada kekuatan, kecuali dengan (pertolongan) Allah), sekalipun Engkau anggap harta dan keturunanku lebih sedikit daripadamu.” (QS. Al-Kahfi: 39)

Dalam hadits dari Abu Umamah bin Sahl, ia berkata:

اغتسل أَبِي سَهْلُ بْنُ حُنَيْفٍ بِالْخَرَّارِ، فَنَزَعَ جُبَّةً كَانَتْ عَلَيْهِ وَعَامِرُ بْنُ رَبِيعَةَ يَنْظُرُ، قَالَ: وَكَانَ سَهْلٌ رَجُلاً أَبْيَضَ، حَسَنَ الْجِلْدِ، قَالَ: فَقَالَ عَامِرُ بْنُ رَبيعَةَ: مَا رَأَيْتُ كَالْيَوْمِ وَلا جِلْدَ عَذْرَاءَ، فَوُعِكَ سَهْلٌ مَكَانَهُ، فَاشْتَدَّ وَعْكُهُ، فَأُتِي رَسُولُ الله – صلى الله عليه وسلم – فَأُخْبِرَ أَنَّ سَهْلاً وُعِكَ وَأَنَّهُ غَيرُ رَائِحٍ مَعَكَ يَا رسول الله، فَاَتَاهُ رَسُولُ الله – صلى الله عليه وسلم – فَأَخْبَرَهُ سَهْل بالَّذِي كَانَ مِنْ شَأنِ عَامِرِ بْنِ رَبِيعَةَ، فَقَالَ رَسُولُ الله – صلى الله عليه وسلم -: “عَلاَمَ يَقْتُلُ أًحَدُكمْ أَخَاهُ؟ أَلا بَرَّكْتَ؟، إِنَّ الْعَيْنَ حَقٌّ، تَوَضَّأْ لَهُ”. فَتَوَضَأَ لَهُ عَامِرُ بْنُ رَبِيعَةَ، فَرَاحَ سَهْل مَعَ رَسُولِ الله – صلى الله عليه وسلم – لَيْسَ بِهِ بَأْسٌ

“Suatu saat ayahku, Sahl bin Hunaif, mandi di Al Kharrar. Ia membuka jubah yang ia pakai, dan ‘Amir bin Rabi’ah ketika itu melihatnya. Dan Sahl adalah seorang yang putih kulitnya serta indah.

Maka ‘Amir bin Rabi’ah pun berkata: “Aku tidak pernah melihat kulit indah seperti yang kulihat pada hari ini, bahkan mengalahkan kulit wanita gadis”.

Maka Sahl pun sakit seketika di tempat itu dan sakitnya semakin bertambah parah. Hal ini pun dikabarkan kepada Nabi ﷺ , “Sahl sedang sakit dan ia tidak bisa berangkat bersamamu, wahai Rasulullah”.

Maka Rasulullah ﷺ  pun menjenguk Sahl, lalu Sahl bercerita kepada Rasulullah tentang apa yang dilakukan ‘Amir bin Rabi’ah.

Maka dengan raut wajah agak marah Rasulullah ﷺ  bersabda, “Mengapa seseorang menyakiti saudaranya? Mengapa engkau tidak mendoakan keberkahan? Sesungguhnya penyakit ‘ain itu benar adanya, maka berwudhulah untuknya!”.

‘Amir bin Rabi’ah lalu berwudhu untuk disiramkan air bekas wudhunya ke Sahl. Maka Sahl pun sembuh dan berangkat bersama Rasulullah ﷺ ”. HR. Malik

✅ Faidah

🔸1. Hadits tersebut menjelaskan, penyakit ‘ain itu benar adanya.

Rasulullah ﷺ bersabda,

ﺍﻟﻌﻴﻦ ﺣﻖُُّ ﻭﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﺷﻲﺀ ﺳﺎﺑﻖ ﺍﻟﻘﺪﺭ ﻟﺴﺒﻘﺘﻪ ﺍﻟﻌﻴﻦ

“Pengaruh ‘ain itu benar-benar ada, seandainya ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, ‘ainlah yang dapat melakukannya”. HR. Muslim

🔸2.’ Ain tidak bisa bekerja sendiri, tetapi atas izin Allah ﷻ.

Dari Jabir Radhiyallahu anhu , dia berkata, “Rasulullah ﷺ  bersabda, “Ain dapat memasukkan seseorang ke dalam kuburan, dan dapat memasukkan unta ke dalam panici.” (HR. Abu Nu’aim – ini diperselisihian para ulama). Maksudnya bahwa ‘ain dapat mengenai seseorang lalu membunuhnya sehingga ia mati dan dimakamkan di dalam kubur, dan dapat mengenai unta sampai hampir mati, lalu disembelih dan dimasak di dalam panci.

Dari Jabir bin Abdullah Rhadhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda, “Kebanyakan orang yang mati dari umatku setelah keputusan Allah dan takdir-Nya adalah karena ‘ain.” (HR. al-Bukhari dan lainnya)

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah ﷺ  bersabda, “Ain adalah benar dapat menjatuhkan orang yang berada di atas.” (HR. Ahmad, ath-Thabrani dan al-Hakim dan ia adalah hadits hasan). Maksudnya pengaruh ‘ain dapat menjatuhkan orang dari atas gunung (tempat) yang tinggi.

🔸3. Penyakit ‘ain bisa disebabkan karena pandangan kekaguman.

Bentengi dengan dzikir – Masya Allah, la quwwata illa billah.’

Boleh digabung dengan mendoakan keberkahan.

Masya Allah, la quwwata illa billah.’
Allahumma baarik.

🔸4. Diantara sunnah – kalau ada yang kena ‘ain dan mungkin kita termasuk yang tertuduh – jangan merasa berat (tersinggung). Kita bantu basuh anggota tubuh kita dan ditampung airnya untuk selanjutnya dipakai mandi oleh yang Terkena’ ain.

🔸5. Disunnahkan orang yang kena ‘ain untuk diruqyah. Sebaiknya memang si korban yang ruqyah sendiri, namun kadang tidak mampu. Kalau kita besuk yang sakit – jangan menunggu diminta ruqyah. Tapi inisiatif sendiri.

🔸6. Ibnul Qayyim – mandi dengan air basuhan tidak bisa sembuhkan orang kena Ain –
1. bagi orang yang ingkari hadits dan
2. orang-orang yang mengolok-olok,
3. atau masih ragu-ragu.
4. Atau hanya coba-coba.

🔸7. Kita yang sudah paham harus punya peran penting untuk sembuhkan orang yang kena ‘ain. Mungkin dengan cara kasih tahu teman dst.
Berusaha untuk memutuskan mata rantai penyakit ‘ Ain.

✅ CARA BENTENGI ‘AIN.

1. selalu berdoa kepada Allah. Terutama sebelum kita tidur. Dengan baca 3 Qul..

 وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.

2. Meningkatkan ketakwaan kepada Allah

3. Tingkatkan ketawakalan kepada Allah.

4. Ikhlas dalam segala peribadatan yang kita lakukan.

5. Perbanyak taubat kepada Allah atas dosa yang kita lakukan.

قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ﴿١٦﴾ثُمَّ لَآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ ۖ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ

Iblis menjawab, ‘Karena Engkau telah menghukumku tersesat, maka saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan-Mu yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur. [Al-A’raf/7:16-17]

6. Perbanyak sedekah.

7. Murnikan tauhid.

➡️ *126. Bacaan ketika kaget/takut*

 
لَا إِلهَ إِلاَّ اللَّهُ

Laa ilaaha illallaah

 
“Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah.” 
HR Bukhari dan Muslim.

Tidak boleh disingkat lailah…

Allah telah menceritakan akan datang nya Yajuj Majuj, dalam surat Al Kahfi. Ini adalah salah satu tanda kiamat besar.
Dan Rasulullah ﷺ menjelaskan dalam sebuah hadits, dari Zainab binti Jahsy Radhiyallahu anhuma, bahwasanya pada suatu hari Rasulullah ﷺ datang kepadanya dengan kaget, beliau berkata:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ، وَيْلٌ لِلْعَرَبِ مِنْ شَرٍّ قَدِ اقْتَرَبَ، فُتِحَ الْيَوْمَ مِنْ رَدْمِ يَأْجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ مِثْلُ هَذِهِ (وَحَلَّقَ بإِصْبَعِهِ اْلإِبْهَامَ والَّتِي تَلِيْهَا) فَقَالَتْ زَيْنَبُ بِنْتُ جَحْشٍ: فَقُلْتُ: يَا رَسُـوْلَ اللهِ أََنُهْلِكُ وَفِيْنَا الصَّالِحُوْنَ؟ قَالَ: نَعَمْ، إِذَا كَثُرَ الْخَبَثُ.

“Laa ilaaha illallaah, celakalah orang Arab karena kejelekan telah dekat, hari ini dinding penghalang Ya’-juj dan Ma’-juj telah terbuka seperti ini.” (Beliau melingkarkan kedua jarinya; ibu jari dan telunjuknya).

Zainab binti Jahsy berkata, “Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apakah kami akan binasa sementara di antara kami masih ada orang-orang yang shalih?’ Beliau menjawab, ‘Ya, apabila kejelekan merajalela.’” HR Bukhari dan Muslim.

✅ FAIDAH

1. Fungsi bacaan Lailaa illa Allah – hilangkan rasa takut.

2. Dalam hadits diatas hanya disebut orang Arab karena saat itu hanya orang Arab yang masuk Islam.

Fitnah umat Islam terbuka hebat sejak terbunuhnya Utsman bin Affan.
Selain fitnah, keburukan lain adalah banyaknya harta.

Semoga bermanfaat.

#salaf #sunnah #kaget #kagum #yajuj #majuj #kiamat

##$$-aa-##$$

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?