MAKNA DOA DAN DZIKIR – 49
Diterbitkan pertama kali pada: 13-Jul-2024 @ 06:25
4 menit membaca*MAKNA DOA DAN DZIKIR – 49*
Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd
6 Muharam 1446H/03.07.2024
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima
🗞️Kitab – Hisnul Muslim.
➡️ *77. Do’a ketika bersin*
Dalam sebuah hadits, Dari Abu Hurairah
Rasulullah ﷺ bersabda: “Apabila seseorang di antara kamu bersin, hendaklah mengucapkan:
الْحَمْدُ لِلَّهِ
Alhamdu lillaah
“Segala puji bagi Allah”,
Lantas saudara atau temannya mengucapkan:
يَرْحَمُكَاللَّهُ
Yarhamukallah (Tasymit).
“Semoga Allah memberi rahmat kepada-Mu”.
Bila teman atau saudaranya mengucapkan demikian, bacalah:
يَهْدِيكُمُ اللَّهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُم
Yahdiikumullaahu wa yushlihu baalakum
“Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu dan memperbaiki keadaanmu.” [HR. Al-Bukhari]
✅ POIN PENTING
1. Bersin adalah salah satu kenikmatan dari Allah ﷺ.
2. Bacaan Yarhamukallah ini hukumnya wajib. Bila yang bersin tidak ucapkan Alhamdulilah maka tidak ada (wajib) ucapkan Yarhamukallah.
Juga bila yang bersin bukan muslim maka tidak ada ucapan Yarhamukallah.
3. Bersin ada manfaat dan kebaikan, sehingga Allah perintahkan baca Alhamdulilah.
Beda dengan menguap.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:
إِنَّ اللهَ يُحِبُّ العِطَاسَ وَيَكْرَهُ التَّثَاؤُبَ…
“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci kuap…” (HR. al-Bukhari)
4. Merendahkan suara saat bersin.
Hal ini telah dijelaskan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan :
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا عَطَسَ غَطَّى وَجْهَهُ بِيَدِهِ أَوْ بِثَوْبِهِ وَغَضَّ بِهَا صَوْتَهُ. (رواه الترمذي)
dari Abu Hurairah bahwa apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersin, beliau menutup wajahnya dengan tangan atau kainnya sambil merendahkan suaranya.” (HR. At-Tirmidzi)
5. Mendoakan Yarhamukallah itu hanya 3x.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ شَمِّتْ أَخَاكَ ثَلَاثًا فَمَا زَادَ فَهُوَ زُكَامٌ. (رواه أبوا داود)
dari Abu Hurairah ia berkata, “Jawablah bersin saudaramu hingga tiga kali, jika lebih dari itu berarti ia sedang flu. (HR. Abu Dawud).
6. Setelah bersin badan lebih segar.
Bila bersin dalam sholat, boleh ucapkan Alhamdulillah, namun bagi yang dengar tidak perlu ucapan Yarhamukallah.
عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ الْحَكَمِ السُّلَمِيِّ ، قَالَ : بَيْنَا أَنَا أُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، إِذْ عَطَسَ رَجُلٌ مِنَ الْقَوْمِ ، فَقُلْتُ : يَرْحَمُكَ اللَّهُ فَرَمَانِي الْقَوْمُ بِأَبْصَارِهِمْ ، فَقُلْتُ : وَاثُكْلَ أُمِّيَاهْ ، مَا شَأْنُكُمْ ؟ تَنْظُرُونَ إِلَيَّ ، فَجَعَلُوا يَضْرِبُونَ بِأَيْدِيهِمْ عَلَى أَفْخَاذِهِمْ ، فَلَمَّا رَأَيْتُهُمْ يُصَمِّتُونَنِي لَكِنِّي سَكَتُّ ، فَلَمَّا صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَبِأَبِي هُوَ وَأُمِّي ، مَا رَأَيْتُ مُعَلِّمًا قَبْلَهُ وَلَا بَعْدَهُ أَحْسَنَ تَعْلِيمًا مِنْهُ ، فَوَاللَّهِ ، مَا كَهَرَنِي وَلَا ضَرَبَنِي وَلَا شَتَمَنِي ، قَالَ : إِنَّ هَذِهِ الصَّلَاةَ لَا يَصْلُحُ فِيهَا شَيْءٌ مِنْ كَلَامِ النَّاسِ ، إِنَّمَا هُوَ التَّسْبِيحُ وَالتَّكْبِيرُ وَقِرَاءَةُ الْقُرْآنِ. – رواه مسلم
Dari Muawiyah Bin al-Hakam as-Sulami berkata: Ketika aku shalat bersama Rasulullah ﷺ ; tiba-tiba ada seorang lelaki bersin. Akupun menjawabnya: Yarhamukallah. Lantas orang-orang pun memandangiku. Akupun berkata: Duhai, celaka aku. Ada apa dengan kalian, memandangiku?! Lalu merekapun menepuk-nepuk paha dengan tangan mereka, ketika aku tahu mereka ingin agar aku diam, akupun diam. Ketika Rasulullah ﷺ telah shalat, sungguh ayah dan ibuku sebagai tebusan Beliau! belum pernah aku melihat seorang pendidik sebelum Beliau atau sesudah Beliau yang lebih baik pengajarannya daripada Beliau. Demi Allah , Beliau tidak menghardikku, tidak memukulku; tidak mencercaku. Beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya shalat ini tidak pantas sesuatupun dari ucapan manusia di dalamnya. Yang pantas hanyalah tasbih, takbir, dan membaca al-Quran. HR. Muslim.
7. Ucapan Yarhamukallah bisa datangkan kelembutan hati dan menguatkan Ukhuwah.
8. Menguap, bila sering maka ini adalah tanda orang malas.
Sebisa mungkin kita menahan diri untuk menguap.
Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْعُطَاسَ ، وَيَكْرَهُ التَّثَاؤُبَ ، فَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَحَقٌّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ سَمِعَهُ أَنْ يُشَمِّتَهُ ، وَأَمَّا التَّثَاؤُبُ فَإِنَّمَا هُوَ مِنْ الشَّيْطَانِ فَلْيَرُدَّهُ مَا اسْتَطَاعَ فَإِذَا قَالَ : هَا ضَحِكَ مِنْهُ الشَّيْطَانُ
“sesungguhnya Allah menyukai bersin, dan tidak menyukai tasa’ub (menguap). Jika seseorang bersin maka ucapkanlah hamdalah, dan merupakan hak baginya terhadap setiap muslim yang mendengarnya untuk ber-tasymit. Adapun menguap, itu dari setan. Maka hendaknya ia menahannya sebisa mungkin. Jika ia menguap sampai mengeluarkan suara “hah” maka setan pun tertawa” (HR. Bukhari dan Muslim).
9. Menutup mulut saat menguap.
Nabi ﷺ bersabda:
إِذَا تَثَاوَبَ أَحَدُكُمْ فَلْيُمْسِكْ بِيَدِهِ عَلَى فِيهِ ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَدْخُلُ
“Jika kalian menguap maka tutuplah mulutnya dengan tangannya. Karena setan akan masuk”. HR Muslim.
➡️ *78. Bacaan bila orang kafir bersin kemudian memuji Allah*
يَهْدِيكُمُ اللَّهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُم
Yahdiikumullaahu wa yushlihu baalakum
“Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu dan memperbaiki keadaanmu.” [HR. Tirmidzi]
Hadits ini diriwayatkan dari sahabat Abu Musa Al Asyari.. Karena saat itu orang-orang Yahudi sering pura-pura bersin supaya didoakan oleh Nabi ﷺ.
✅ FAIDAH
1. Muslim boleh mendoakan kafir dalam hal duniawi, dan boleh doa berkaitan dengan pemberian hidayah.
2. Kasih sayang Nabi ﷺ kepada seluruh makhluk.
3. Tipu muslihat yahudi karena tamaknya sifat mereka. Mereka akui bahwa Nabi ﷺ punya sifat jujur. Namun Nabi ﷺ membatasi rahmat hanya untuk kaum muslimin.
➡️ *79. Do’a kepada pengantin*
بَارَكَ اللَّهُ لَكَ، وَبَارَكَ عَلَيْكَ، وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
Baarakallaahu laka wa baaraka ‘alaika wa jama’a baina-kumaa fi khairin.
“Semoga Allah memberi berkah kepadamu dan atasmu serta mengumpulkan kamu berdua (pengantin laki-laki dan perempuan) dalam kebaikan.” [HR. Abu Dawud, Tirmidzi]
✅ FAIDAH
1. Disyariatkan (dan dianjurkan) untuk mengucapkan selamat kepada pengantin.
2. Doa keberkahan ini menghapus keyakinan jahiliyah akan buruknya punya anak perempuan.
3. Doa mengandung unsur keberkahan.
4. Doa keberkahan boleh pada semua aspek. Tidak harus saat nikah saja.,
5. Keberkahan itu dari Allah (tidak ada ngalab berkah selain dari Allah).
➡️ 80. Do’a pengantin kepada pasangannya. Dan doa saat punya kendaraan baru.
Rasulullah ﷺ bersabda: “Apabila seseorang di antara kamu menikahi seorang perempuan atau membeli budak, hendaklah mengucapkan:
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ
Allaahumma innii as’aluka khairahaa wa khaira maa jabaltahaa ‘alaihi wa a’uudzu bika min syarrihaa wa syarri maa jabaltahaa ‘alaihi.
“Ya Allah! Sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan perempuan atau budak ini dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya. Dan aku mohon perlindungan kepada-Mu dari kejelekan perempuan atau budak ini dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya”.
Apabila membeli unta, hendaklah memegang puncak punuknya, lalu mengucapkan seperti itu.” [HR. Abu Dawud, Ibnu Majah].
#bersin #menguap #hidayah #yahudi
##$$-aa-$$##


