MAKNA DOA DAN DZIKIR – 20
Diterbitkan pertama kali pada: 05-Agu-2023 @ 06:17
4 menit membaca*MAKNA DOA DAN DZIKIR – 20*
Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd
18 Muharam 1445H/05.08.2023
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima
➡️ *Kita lanjutkan dengan membaca kitab Hisnul Muslim*
🔘 DZIKIR SETELAH SHOLAT FARDHU
🔵 Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir serta tahlil.
Urutan ini lebih tepat karena kata para ulama karena kalau ingin memuji Allah maka harus mensucikan Allah dulu dari semua sifat yang jelek.
1️⃣ Cara 1
سُبْحَانَ اللَّهِ (33×) اَلْحَمْدُ لِلَّهِ (33×) اَللَّهُ أَكْبَرُ (33×) لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Subhaanallaah (33x). Alhamdulillaah (33x). Allaahu akbar (33x). Laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamd, wa huwa ‘alaa kulli syai-in qodiir.
Maha suci Allah (33x). Segala puji bagi Allah (33x). Allah Maha Besar (33x). Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
HR. Muslim.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang bertasbih sebanyak 33x, bertahmid sebanyak 33x, dan bertakbir sebanyak 33x setelah melaksanakan shalat fardhu sehingga berjumlah 99, kemudian menggenapkannya untuk yang keseratus dengan ucapan ‘laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamd, wa huwa ‘alaa kulli syai-in qodiir’, maka dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.”.
Dosa yang dimaksud adalah dosa kecil, dan dosa besar hanya bisa diampuni dengan taubat.
2️⃣ Cara 2
سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ (33×)
Subhaanallaah, wal hamdulillaah, wallaahu akbar (33x).
Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, Allah Maha Besar (33x).
HR. Bukhari dan HR. Muslim
Rasulullah ﷺ menanggapi keluhan orang-orang miskin yang merasa kalah beramal dengan orang-orang kaya karena harta mereka.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أفلا أعلمكم شيئا تدركون به من سبقكم وتسبقون به من بعدكم ولا يكون أحد أفضل منكم إلا من صنع مثل ما صنعتم قالوا بلى يا رسول الله قال تسبحون وتحمدون وتكبرون خلف كل صلاة ثلاثا وثلاثين
“Maukah kalian aku ajarkan sesuatu yang dapat membuat kalian mengejar orang-orang yang mendahului kalian, dan yang dapat membuat kalian mendahului orang-orang yang sesudah kalian, serta tidak ada seorang pun yang lebih utama kecuali ia melakukan seperti yang kalian lakukan?” Mereka (para orang miskin) menjawab, “Tentu, ya Rasulullah”. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian menjelaskan, “Kalian bertasbih, dan bertahmid, dan bertakbir setiap selesai shalat sebanyak 33x.”
Orang-orang fakir dan miskin dari kalangan sahabat mengadu lagi pada Rasulullah ﷺ karena orang-orang kaya juga mengamalkannya..
Maka Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menghibur mereka dengan jawaban – inilah karunia Allah kepada orang-orang yang Allah kehendaki.
Dari haidts ini dapat diambil faidah – Orang kaya yang bersyukur lebih afdhal daripada orang miskin yang bersabar.
3️⃣ Cara 3
سُبْحَانَ اللَّهِ (33×) اَلْحَمْدُ لِلَّهِ (33×) اَللَّهُ أَكْبَرُ (34×)
Subhaanallaah (33x). Alhamdulillaah (33x). Allaahu akbar (34x).
Maha suci Allah (33x). Segala puji bagi Allah (33x). Allah Maha Besar (34x).
HR Muslim
✅ Yang dianjurkan sesuai sunnah adalah membaca dzikir ini di tempat kita sholat.
4️⃣ Cara 4
سُبْحَانَ اللَّهِ (10×) اَلْحَمْدُ لِلَّهِ (10×) اَللَّهُ أَكْبَرُ (10×)
Subhaanallaah (10x). Alhamdulillaah (10x). Allaahu akbar (10x).
Maha suci Allah (10x). Segala puji bagi Allah (10x). Allah Maha Besar (10x).
HR Bukhari
5️⃣ Cara 5
سُبْحَانَ اللَّهِ (11×) اَلْحَمْدُ لِلَّهِ (11×) اَللَّهُ أَكْبَرُ (11×)
Subhaanallaah (11x). Alhamdulillaah (11x). Allaahu akbar (11x).
Maha suci Allah (11x). Segala puji bagi Allah (11x). Allah Maha Besar (11x).
HR Muslim
6️⃣ Cara 6
سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ (25×)
Subhaanallaah, wal hamdulillaah, wa laa ilaaha illallaah, wallaahu akbar (25x).
Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Allah Maha Besar (25x).
HR Nasai
Dengan apa kita dzikir?
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpesan kepada kami (para sahabat wanita),
يَا نِسَاءَ الْمُؤْمِنَينَ، عَلَيْكُنَّ بِالتَّهْلِيلِ وَالتَّسْبِيحِ وَالتَّقْدِيسِ، وَلَا تَغْفُلْنَ فَتَنْسَيْنَ الرَّحْمَةَ، وَاعْقِدْنَ بِالْأَنَامِلِ فَإِنَّهُنَّ مَسْئُولَاتٌ مُسْتَنْطَقَاتٌ
“Wahai para wanita mukminah, kalian harus rajin bertasbih, bertahlil, mensucikan nama Allah. Janganlah kalian lalai, sehingga melupakan rahmat. Hitunglah dengan jari-jari kalian, karena semua jari itu akan ditanya dan diminta untuk bicara.” (HR. Ahmad , Abu Daud, Turmudz).
Lafazh – وَاعْقِدْنَ maknanya adalah dari posisi terbuka kemudian tertutup.
Bagaimana dengan batu atau biji tasbih? Kalau alat tersebut hanya sebagai wasilah, bukan tujuan ibadah maka itu tidak mengapa.
Dalam hadits diatas kalau ingin meniru sunnah Rasulullah, maka cukup dengan jari.
✅ *Faidah-Faidah*
1. Allah berikan amalan ringan dengan pahala yang besar (sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam).
Amalan itu bukan banyaknya tapi kualitas nya (Ikhlas dan sesuai tuntutan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam).
2. Para sahabat berlomba-lomba dalam beribadah untuk menggapai ridho Allah.
3. Dada Nabi shallallahu alaihi wasallam yang penuh kelapangan.
4. Kita harus mengakui rezeki adalah karunia dari Allah Subhanahu wa Ta’ala
5. Dianjurkan untuk dzikir dengan jari-jemari dan tangan kanan.
Dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu ‘anhuma, beliau menceritakan,
رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْقِدُهُنَّ بِيَدِهِ
“Saya melihat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menghitung dzikir beliau dengan tangannya.” (HR. Ahmad dan dinilai hasan oleh Syuaib Al-Arnauth).
🔵 Dzikir selanjutnya adalah membaca tiga surat.
Surat Al Ikhlas
Surat Al Falaq
Surat An Naas, masing-masing 1x kecuali saat subuh dan Maghrib yang 3x
🔵 Membaca Ayat Kursi
اللَّهُ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى السَّمَاوَاتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ ۗ مَن ذَا الَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيمُ ﴿٢٥٥﴾
Allah, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia Yang Hidup Kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (Al-Baqarah [2]: 255).
HR. An-Nasai.
“Siapa yang membacanya sehabis shalat, tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian.”
✅ Dzikir setelah sholat istikhoroh
Istikhoroh artinya meminta untuk dipilihkan.
Pertama tentu kepada Allah, baru musyawarah dengan orang-orang pengalaman.
Istikhoroh ini tidak hanya untuk sesuatu yang besar saja, boleh untuk sesuatu yang sepele.
Jabir bin Abdillah Radhiallahu’anhu berkata, “Adalah Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam mengajari kami shalat Istikharah untuk memutuskan segala sesuatu, sebagaimana mengajari surah Al-Quran.
Beliau ﷺ bersabda, ‘Apabila seseorang di antara kamu mempunyai rencana untuk mengerjakan sesuatu, hendaknya melakukan shalat sunnah (Istikhoroh) dua rakaat, kemudian bacalah: (doa istikhoroh).’”
Istikhoroh untuk perkara mubah, bukan untuk yang wajib, sunnah ataupun perkara yang haram, makruh.
Selanjutnya akan dijelaskan bacaan doa istikhoroh.
Semoga bermanfaat.
##$$-aa-$$##


