POTRET SALAF DI BULAN RAMADHAN
Diterbitkan pertama kali pada: 31-Mar-2024 @ 06:46
5 menit membaca*POTRET SALAF DI BULAN RAMADHAN*
Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As Sidawy
20 Ramadhan 1445H / 31. 03.2024
Salah satu nikmat kita hidup ini adalah diberi kemudahan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala karena kita diciptakan untuk beribadah.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَا لْاِ نْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.”
(QS. Az-Zariyat 51: Ayat 56)
Allah Ta’ala berfirman,
قُلۡ بِفَضۡلِ ٱللَّهِ وَبِرَحۡمَتِهِۦ فَبِذَ ٰلِكَ فَلۡیَفۡرَحُوا۟ هُوَ خَیۡرࣱ مِّمَّا یَجۡمَعُونَ
“Katakanlah, dengan keutamaan Allah dan dengan rahmat-Nya, maka dengan itu semua hendaknya mereka merasa bergembira. Hal itu lebih baik daripada apa yang mereka (orang-orang kafir) kumpulkan.” (QS. Yunus : 58)
Bulan Ramadhan adalah bulan istimewa, yang di akhirnya ada hari yang paling istimewa, yaitu laitul qadr.
❓Kenapa istimewa?
ℹ️1. Karena Allah bersumpah dengan 10 akhir Ramadhan.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَلَيَا لٍ عَشْرٍ
“demi malam yang sepuluh,”
(QS. Al-Fajr 89: Ayat 2)
Ada dua tafsir yang tidak bertentangan,
Yaitu 10 akhir Ramadhan atau 10 awal Dzulhijah.
ℹ️2. Ada malam lailatul qadr – yang lebih baik daripada seribu bulan.
Allah menurunkan satu surat khusus terkait lailatul qadr.
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5)
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.
Al-Qadar, ayat 1-5
ℹ️ Babak penentuan.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
وَإِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada akhirnya.” (HR. Bukhari)
Hendaknya kita lebih bersemangat.
Dalam hadits disebutkan,
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: – كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ اَلْعَشْرُ -أَيْ: اَلْعَشْرُ اَلْأَخِيرُ مِنْ رَمَضَانَ- شَدَّ مِئْزَرَهُ, وَأَحْيَا لَيْلَهُ, وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ – مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa ketika memasuki 10 Ramadhan terakhir, beliau mengencangkan sarungnya, menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” Muttafaqun ‘alaih. (HR. Bukhari dan Muslim ).
✅ Ada empat keadaan dalam hidupkan malam.
1. Hidupkan semua malam, dari Isya sampai subuh.
2. Sholat setelah Isya – tarawih – tidur sebentar dan bangun lagi.
3. Sholat di akhir malam saja (mulai jam satu an).
4. Sholat tarawih.
✅ Hendaknya kita ajak istri dan anak-anak untuk hidupkan malam. Karena kalau semua keluarga dalam Ketaatan, maka bisa kumpul di akhirat kelak m
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَا لَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَا تَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِاِ يْمَا نٍ اَلْحَـقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَاۤ اَلَـتْنٰهُمْ مِّنْ عَمَلِهِمْ مِّنْ شَيْءٍ ۗ كُلُّ امْرِئٍ بِۢمَا كَسَبَ رَهِيْنٌ
“Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga), dan Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya.”
(QS. At-Tur 52: Ayat 21)
❓Bagaimana caranya?
1️⃣ Ingat bahwa bulan Ramadhan hanya sebentar, dan tidak ada jaminan kita bisa jumpa lagi setelah nya.
2️⃣ Ingat akan keutamaan amal ibadah di bulan Ramadhan.
Puasa banyak keutamaan.
Bisa dapat ampunan, pahala tanpa batas.
✅ Tiga amal ibadah yang pahalanya tanpa batas. Yaitu puasa, sabar, dan memaafkan orang.
Keutamaan baca Al Qur’an – satu hal sekitar 500 huruf,, berarti dapat pahala 5000.
3️⃣ Baca kisah para nabi dan orang-orang sholeh terdahulu.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ
“Sebaik-baik manusia ialah pada generasiku, kemudian generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya.” (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
❇️ CARA para Salaf JEMPUT RAMADHAN
ℹ️1. Menyambut dengan gembira, dengan ilmu, semangat.
كانوا يدعون الله تعالى ستة أشهر أن يبلغهم رمضان يدعونه ستة أشهر أن يتقبل منهم
“Dulu para sahabat, selama enam bulan sebelum datang Ramadhan, mereka berdoa agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan. Kemudian, selama enam bulan sesudah ramadhan, mereka berdoa agar Allah menerima amal mereka selama bulan Ramadhan.” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 264)
ℹ️2. Semangat dalam membaca Al Qur’an.
Bulan Ramadan – bulan turun Al Qur’an.
Nabi shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat, ulama salaf sangat semangat membaca Al Qur’an.
Fokus ibadah mereka adalah membaca Al Qur’an dan memberi makan (sedekah).
Utsman bin Affan – bisa khatam Al Qur’an dalam satu hari.
Ada ulama yang khatam dalam tiga hari.
Imam Syafi’i dalam bulan Ramadhan bisa khatam 60 kali,artinya bisa khatam 2x dalam sehari.
🎈Karena mereka semua cinta Alqur’an.
Andaikan kita sabar Dengan Alqur’an sama dengan sabar kita pada HP maka kita bisa beberapa kali khatam.
ℹ️3. Sedekah bulan Ramadhan.
Karena ini bulan cinta kasih sayang.
Abdullah bin ‘Abbas Radhiyallahu anhuma berkata :
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللّٰـهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ ، وَأَجْوَدُ مَا يَـكُوْنُ فِـيْ رَمَضَانَ حِيْنَ يَلْقَاهُ جِبْرِيْلُ ، وَكَانَ جِبْرِيْلُ عَلَيْهِ السَّلَامُ يَلْقَاهُ فِـيْ كُـّلِ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَـيُـدَارِسُهُ الْـقُـرْآنَ ، فَلَرَسُوْلُ اللّٰـهِ صَلَّى اللّٰـهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالْـخَيْـرِ مِنَ الِرّيْحِ الْـمُرْسَلَةِ
Nabi ﷺ adalah orang yang paling dermawan dengan kebaikan, dan lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan ketika Jibril Alaihissallam bertemu dengannya. Jibril menemuinya setiap malam Ramadhân untuk menyimak bacaan al-Qur’annya. Sungguh, Rasulullah ﷺ lebih dermawan daripada angin yang berhembus.”
HR Bukhari dan Muslim.
Ibnu Umar kalau Puasa hanya mau buka bila bersama anak-anak yatim.
Hammam bin Sulaiman (ulama salaf) saat Ramadhan memberi makan setiap hari 500 orang.
Kalau hari raya, membagi kepada 500 masing-masing 100 dirham (400 ribu rupiah)
ℹ️4. Semangat pada sholat malam.
Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda sebaik-baiknya sholat setelah sholat fardhu adalah sholat malam. Dan tarawih termasuk sholat malam.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رضي الله عنه – أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: – مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا, غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ – مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan (shalat tarawih) atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” Muttafaqun ‘alaih. (HR. Bukhari dan Muslim).
Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,
إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةً
“Siapa yang shalat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh.”
HR Nasai.
Bahkan Nabi shallallahu alaihi wasallam sholat malam sampai kaki nya bengkak..
Para sahabat juga demikian.
Ubay bin Kaab pernah imamin sholat tarwih.. Sampai menjelang subuh.
ℹ️5. Berdoa dan istighfar.
Enam ibadah utama yang seharusnya dikerjakan di bulan Ramadhan…
Puasa, baca Al Qur’an, sholat tarwih, sedekah, berdoa, perbanyak di masjid. ✅
Waktu berdoa saat Ramadhan yaitu saat sahur dan saat berbuka puasa.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang bersabda,
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ وَمَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ
”Rabb kita turun ke langit dunia pada setiap malam yaitu ketika sepertiga malam terakhir. Allah berfirman, ’Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Barangsiapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku penuhi. Dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim )
Surat Adz-Dzariyat (51) Ayat 18
وَبِٱلْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar.
Ibnu Umar selalu berdoa Surat Adz-Dzariyat (51) Ayat 18
وَبِٱلْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar.
Ibnu Umar selalu berdoa menjelang buka puasa.
Semoga bermanfaat.
#puasa #Ramadhan #salaf #sedekah #itikaf #lailatulqadr #tilawah #khatam
##$$-aa-$$##

