This entry is part 24 of 31 in the series Bulughul-maram
3 menit membaca

📖 *BULUGHUL MARAM-24*
🖋️ Ibnu Hajar as-Asqalani
Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd
12 Sya’ban 1447H/31 Januari 2026
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

Kitab ini berisi 1350 an hadits yang berkaitan dengan fikih.

✅ TENTANG MASJID

🔹HADITS KE-198

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ : ( بَعَثَ اَلنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم خَيْلاً فَجَاءَتْ بِرَجُلٍ فَرَبَطُوهُ بِسَارِيَةٍ مِنْ سَوَارِي اَلْمَسْجِدِ ) اَلْحَدِيثَ . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu berkata: Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam pernah mengirim pasukan berkuda lalu mereka datang membawa seorang tawanan mereka mengikatnya pada salah satu tiang masjid. Muttafaq Alaihi.

Hukum orang kafir masuk masjid.
1. Kalau Masjidil Haram, ada khilaf namun pendapat yang kuat haram. Maka diluar 10 km sebelum Masjidil Haram – dibuat jalan khusus.

Allah Ta’ala berfirman dalam surat:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْمُشْرِكُونَ نَجَسٌ فَلَا يَقْرَبُوا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ بَعْدَ عَامِهِمْ هَٰذَا

“Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidil haram sesudah tahun ini (yaitu tahun penaklukan kota Mekkah)” (At-Taubah :28)

2. Kalau masjid Nabawi, kafir boleh masuk.

Lihat kisah Tsumamah bin Utsal. Yang sebelum masuk Islam ditawan di masjid Nabawi, dan menyaksikan bagusnya akhlak Nabi ﷺ dan para shahabat.

🔹HADITS KE-199

وَعَنْهُ رضي الله عنه ( أَنَّ عُمَرَ رضي الله عنه مُرَّ بِحَسَّانَ يَنْشُدُ فِي اَلْمَسْجِدِ فَلَحَظَ إِلَيْهِ فَقَالَ : “قَدْ كُنْتُ أَنْشُدُ وَفِيهِ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنْكَ ) . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Umar Radliyallaahu ‘anhu melewati Hassan (penyair yang handal) yang sedang bersenandung bait-bait syair di dalam masjid lalu ia memandangnya (dengan tatapan yang tidak ramah). Maka berkatalah Hassan: Aku juga pernah bernyanyi di dalamnya dan di dalamnya ada orang yang lebih mulia daripada engkau (Nabi ﷺ ). Muttafaq Alaihi.

Ada hadits lain Dari Abu Dawud dan lainya yang mana Rasulullah ﷺ melarang membacakan bait-bait syair di dalam masjid.

Ulama menjelaskan – hadits yang melarang pembacaan syair adalah karena isi bait syair banyak kesyirikan.

Sedang hadits yang mana Rasulullah ﷺ tidak melarang pembacaan syair di masjid – isinya selamat.

🔹HADITS KE-200

وَعَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( مَنْ سَمِعَ رَجُلاً يَنْشُدُ ضَالَّةً فِي اَلْمَسْجِدِ فَلْيَقُلْ : لَا رَدَّهَا اَللَّهُ عَلَيْكَ فَإِنَّ اَلْمَسَاجِدَ لَمْ تُبْنَ لِهَذَا ) رَوَاهُ مُسْلِم

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa yang mendengar ada seseorang yang mencari barang hilang di masjid hendaknya mengatakan: Allah tidak mengembalikannya kepadamu karena sesungguhnya masjid itu tidak dibangun untuk hal demikian.” Riwayat Muslim.

Ulama menjelaskan – pemilik barang hilang bisa bertanya ke petugas masjid, atau nulis di papan. Bukan diumumkan dengan sound keras di masjid yang akan menyebabkan kegaduhan.

🔹HADITS KE-201

وَعَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ ( إِذَا رَأَيْتُمْ مَنْ يَبِيعُ أَوْ يَبْتَاعُ فِي اَلْمَسْجِدِ فَقُولُوا : لَا أَرْبَحَ اَللَّهُ تِجَارَتَكَ ) رَوَاهُ النَّسَائِيُّ وَاَلتِّرْمِذِيُّ وَحَسَّنَهُ

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Jika engkau melihat seseorang berjual beli di dalam masjid maka katakanlah padanya: (Semoga Allah tidak menguntungkan perdaganganmu.” Riwayat Nasa’i dam Tirmidzi. Hadits hasan menurut Tirmidzi.

Pelajaran – haram hukumnya berjual beli di masjid.
Ada ulama yang mengatakan wajib bagi orang yang lihat jual beli di masjid dengan perkataan seperti yang Nabi ﷺ katakan di atas.

Bagaimana dengan jual beli diatas? Sah namun berdosa.

🔹HADITS KE-202

وَعَنْ حَكِيمِ بْنِ حِزَامٍ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( لَا تُقَامُ اَلْحُدُودُ فِي اَلْمَسَاجِدِ وَلَا يُسْتَقَادُ فِيهَا ) رَوَاهُ أَحْمَدُ وَأَبُو دَاوُدَ بِسَنَدٍ ضَعِيف

Dari Hakim Ibnu Hizam Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Tidak diperbolehkan melaksanakan hukuman had di dalam masjid dan begitu pula tuntut bela di dalamnya.” Riwayat Ahmad dan Abu Dawud dengan sanad yang lemah.

🔹 HADITS KE 203

وَعَنْ عَائِشَةَ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا- قَالَتْ ( أُصِيبَ سَعْدٌ يَوْمَ اَلْخَنْدَقِ فَضَرَبَ عَلَيْهِ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم خَيْمَةً فِي اَلْمَسْجِدِ لِيَعُودَهُ مِنْ قَرِيبٍ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu berkata: Sa’ad terluka pada waktu perang khandaq lalu Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam mendirikan tenda untuknya di dalam masjid agar beliau dapat/mudah menengoknya dari dekat. Muttafaq Alaihi.

Tenda = tempat khusus.

Pelajaran : boleh Masjid dijadikan tempat merawat orang sakit.

🔹HADITS KE-204

وَعَنْهَا قَالَتْ : ( رَأَيْتُ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَسْتُرُنِي وَأَنَا أَنْظُرُ إِلَى اَلْحَبَشَةِ يَلْعَبُونَ فِي اَلْمَسْجِدِ ) اَلْحَدِيثَ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu berkata: Aku melihat Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam menghalangiku ketika aku sedang melihat orang-orang habasyah tengah bermain di dalam masjid. Hadits Muttafaq Alaihi

Main perang-perangan di masjid itu dilakukan tidak sering.

Faidah.
1. Boleh bermain yang ada kaitan dengan kemanfaatan dalam agama.

🔹HADITS KE-205

وَعَنْهَا ( أَنَّ وَلِيدَةً سَوْدَاءَ كَانَ لَهَا خِبَاءٌ فِي اَلْمَسْجِدِ فَكَانَتْ تَأْتِينِي فَتَحَدَّثُ عِنْدِي ) اَلْحَدِيثَ مُتَّفِقٌ عَلَيْه

Dari ‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu bahwa seorang budak perempuan hitam mempunyai tenda di dalam masjid ia sering datang kepadaku dan bercakap-cakap denganku. Hadits Muttafaq Alaihi.

Ini penghormatan Nabi ﷺ terdapat orang yang bukan siapa-siapa.

Faidah.
1. Rasulullah ﷺ tidak melihat kemuliaan dari suku, dari fisik seseorang
2. Aisyah radhiyallahu anhaa berakhlak mulia, disini mau bergaul dengan orang kecil.
3. Masjid bisa jadi tempat mencari solusi.

Semoga bermanfaat,

#bulughulmaram #hadits masjid #kafir #syair #senandung

Bulughul-maram

BULUGHUL MARAM-23 BULUGHUL MARAM-25
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?