This entry is part 41 of 57 in the series Hisnul Muslim

Diterbitkan pertama kali pada: 27-Jul-2024 @ 06:25

4 menit membaca

*MAKNA DOA DAN DZIKIR – 50*
Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd
20 Muharam 1446H/27.07.2024
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

🗞️Kitab – Hisnul Muslim oleh Syaikh Said bin Ali Al Qahthani.

➡️ *80. Do’a pengantin kepada istrinya*

Juga doa saat punya kendaraan baru, atau ada karyawan baru.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Apabila seseorang di antara kamu menikahi seorang perempuan atau membeli budak, hendaklah mengucapkan:

 
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Allaahumma innii as’aluka khairahaa wa khaira maa jabaltahaa ‘alaihi wa a’uudzu bika min syarrihaa wa syarri maa jabaltahaa ‘alaihi.

“Ya Allah! Sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan perempuan atau budak ini dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya. Dan aku mohon perlindungan kepada-Mu dari kejelekan perempuan atau budak ini dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya”.

 
Apabila membeli unta, hendaklah memegang puncak punuknya, lalu mengucapkan seperti itu.” [HR. Abu Dawud, Ibnu Majah]

✅ FAIDAH.

1. Disunnahkan baca doa ini saat pertama kali jumpa istri (dengan letakkan tangan di ubun-ubun) dan boleh dimulai dengan baca Bismillah.

2. Hadits ini menjadi dalil bahwasanya Allah menciptakan hal yang baik dan yang buruk. Ini juga bantahan kepada Mu’tazilah yang menolak Allah menciptakan keburukan. Allah menciptakan keburukan tentu dengan hikmah yang banyak di dalamnya. Contoh, Allah menciptakan iblis, hikmah nya adalah sebagai ujian di untuk manusia.

3. Perempuan yang baik bisa dilihat dari bagaimana dia bermuamalah dengan suami, jaga harta suami, didik anak-anak. Bila sebaliknya maka itu kesialan bagi suami.

4. Disunnahkan oleh sebagian salaf untuk sholat sunnah dua rakaat (Jamaah suami dan istri).

➡️ *81. Do’a sebelum mendatangi istri*

بِسْمِاللَّهِ، اَللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

Bismillaah Allaahumma jannibnasy syaithaana wa jannibisy syaithaana maa razaqtanaa.

“Dengan Nama Allah, Ya Allah! Jauhkan kami dari setan, dan jauhkan setan untuk mengganggu apa yang Engkau rezekikan kepada kami.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim]

✅ FAIDAH

1. Bacaan Bismillah untuk menutupi aurat kita dari pandangan jin. Sebelum buka baju, jangan lupa baca Bismillah.

2. Bacaan doa ini untuk mencegah syetan untuk ikut menikmati kelezatan.

3. Supaya kita tidak termasuk dalam ayat ini, maka jangan lupa berdzikir.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

وَٱسْتَفْزِزْ مَنِ ٱسْتَطَعْتَ مِنْهُم بِصَوْتِكَ وَأَجْلِبْ عَلَيْهِم بِخَيْلِكَ وَرَجِلِكَ *وَشَارِكْهُمْ فِى ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَوْلَـٰدِ وَعِدْهُمْ* ۚ وَمَا يَعِدُهُمُ ٱلشَّيْطَـٰنُ إِلَّا غُرُورًا

Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka. Surat Al-Isra (17) Ayat 64

➡️ *82. Do’a ketika marah*

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

A’uudzu billaahi minasy syaithaanir rajiim.

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.” 
HR Bukhari dan Muslim.

Dari Sulaiman bin Shurad beliau berkata: “(Ketika) aku sedang duduk bersama Rasulullah ﷺ , ada dua orang laki-laki yang sedang (bertengkar dan) saling mencela, salah seorang dari keduanya telah memerah wajahnya dan mengembang urat lehernya.

Maka Rasulullah ﷺ  bersabda, “Sesungguhnya aku mengetahui satu kalimat yang seandainya dia mengucapkannya maka niscaya akan hilang kemarahan yang dirasakannya. Seandainya dia mengatakan: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk”, maka akan hilang kemarahan yang dirasakannya”, yaitu doa tersebut.

✅ FAIDAH

1. Amarah itu bersumber dari syetan. Saat marah jangan lupa berdzikir.

2. Diantara kesempurnaan iman seseorang adalah marah karena Allah. Misal karena syariat Allah dicela.

3. Ada beberapa perkara yang diajarkan Nabi ﷺ saat marah.

Dari Abu Dzar al-Gifari bahwa Rasulullah ﷺ  bersabda, “Jika salah seorang dari kalian marah dalam keadaan berdiri maka hendaknya dia duduk, kalau kemarahannya belum hilang maka hendaknya dia berbaring” HR Abu Dawud.

Hikmah – ketika sedang marah dalam kondisi berdiri, maka mudah untuk lampiaskan marah dengan perbuatan atau tindakan.

Hadits lain – kalau marah maka berwudhu.

4. Dengan marah dan bisa menahan marah dan memaafkan maka akan masuk golongan orang beriman.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا لَّذِيْنَ يَجْتَنِبُوْنَ كَبٰٓئِرَ الْاِ ثْمِ وَا لْفَوَا حِشَ وَاِ ذَا مَا غَضِبُوْا هُمْ يَغْفِرُوْنَ 

“dan juga (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah segera memberi maaf,”
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 37)

Dalam hadits lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« مَنْ كَظَمَ غَيْظًا وَهُوَ قَادِرٌ عَلَى أَنْ يُنْفِذَهُ دَعَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى رُءُوسِ الْخَلاَئِقِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُخَيِّرَهُ اللَّهُ مِنَ الْحُورِ مَا شَاءَ »

“Barangsiapa yang menahan kemarahannya padahal dia mampu untuk melampiaskannya maka Allah Ta’ala akan memanggilnya (membanggakannya) pada hari kiamat di hadapan semua manusia sampai (kemudian) Allah membiarkannya memilih bidadari bermata jeli yang disukainya” HR Abu Dawud.

➡️ * 83. Do’a apabila melihat orang yang mengalami cobaan*

Kadang ketika melihat kondisi tersebut baru timbul rasa kasihan, tetapi seharusnya kita dzikir.
 

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ عَافَانِيْ مِمَّا ابْتَلاَكَ بِهِ وَفَضَّلَنِيْ عَلَى كَثِيْرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيْلاً

Alhamdu lillaahi ladzii ‘aafanii mim mabtalaaka bihi wa fadhdhalanii ‘alaa katsirin mimman khalaqa tafdhiila.

“Segala puji bagi Allah Yang menyelamatkan aku dari sesuatu yang Allah memberi cobaan kepadamu. Dan Allah telah memberi kemuliaan kepadaku, melebihi orang banyak.” [HR. At-Timidzi]

❗Dzikir ini juga perlu dibaca pada saat melihat orang yang diuji pada agamanya. Ujian yang lebih buruk adalah musibah pada agamanya.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: «مَنْ رَأَى مُبْتَلًى فَقَالَ: الحَمْدُ للهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلَاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا لَمْ يُصِبْهُ ذَلِكَ الْبَلَاءُ»

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa melihat orang yang tertimpa musibah kemudian mengucapkan, ‘Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkanku dari musibah yang diberikan kepadamu dan melebihkanku atas kebanyakan orang yang Dia ciptakan’, maka ia tidak tertimpa musibah tersebut.” (HR. at-Tirmidzi dengan sanad hasan)

✅ FAIDAH

1. mengucap dzikir ini harus punya keyakinan dengan isi dan sumber hadits ini. Yakin dengan Allah bahwa kita akan dihindarkan oleh Allah pada ujian yang sama.

2. Jangan baca dzikir ini dengan suara yang kencang sehingga orang yang kena musibah (fisik) dengar. Cukup dibaca pelan. Kalau ujian agama maka boleh dibaca keras, justru supaya dia tahu.

Semoga bermanfaat,

#salaf #ujian #musibah #syetan #marah
#pengantin

##$$-aa-##$$

Hisnul Muslim

MAKNA DOA DAN DZIKIR – 49 MAKNA DOA DAN DZIKIR – 51
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?