MAKNA DOA DAN DZIKIR – 42
Diterbitkan pertama kali pada: 27-Apr-2024 @ 06:15
5 menit membaca*MAKNA DOA DAN DZIKIR – 42*
Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd
18 Syawal 1445H/27.04.2024
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima
Nikmat terbesar yang Allah berikan kepada kita adalah Allah mudahkan kita duduk di majelis ilmu.
➡️ *Kita lanjutkan dengan membaca kitab Hisnul Muslim*
6️⃣0️⃣ *Do’a ziarah kubur*
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ، مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَإِناَّ إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاَحِقُوْنَ ( وَيَرْحَمُ اللَّهُ الْمُسْتَقْدِمِيْنَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِيْنَ) أَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمْ الْعَافِيَةَ.
Assalaamu’alaikum ahlad diyaari minal mu’miniina wal muslimiina, wa innaa in sya’ allaahu bikum laahiquun. [wa yarhamullahul mustaqdimiina minnaa wal musta’khiriin] as’alullaaha lanaa wa lakumul ‘aafiyah.
“Semoga kesejahteraan untukmu, wahai penghuni kubur dari orang-orang mu’min dan muslim, dan sesungguhnya kami Insya Allah akan menyusul kalian (Semoga Allah merahmati orang yang mendahului diantara kita dan mereka yang menyusul kemudian). Aku memohon kepada Allah untuk kami dan kalian keselamatan”.
[HR. Muslim dan Ibnu Majah. Lafazh hadits di atas milik Ibnu Majah, sedangkan doa yang ada di antara dua kurung, menurut riwayat Muslim]
Ahlad diyaar maknanya ahlu kubur.
Diriwayatkan dari Buraidah.
🎈 *FAIDAH*
1. Mengingat kematian dan ambil pelajaran dari ziarah kubur.
2. Adab – ucapkan salam saat ziarah atau lewat. Jadi bukan meminta kepada penghuni kubur.
3. Tidak boleh Safar untuk ziarah kubur.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلاَّ إِلَى ثَلاَثَةِ مَسَاجِدَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ، وَمَسْجِدِ الرَّسُولِ – صلى الله عليه وسلم – وَمَسْجِدِ الأَقْصَى
“Tidaklah pelana itu diikat –yaitu tidak boleh bersengaja melakukan perjalanan (dalam rangka ibadah ke suatu tempat)- kecuali ke tiga masjid: masjidil haram, masjid Rasul –shallallahu ‘alaihi wa sallam- dan masjidil aqsho”
(HR. Bukhari dan Muslim).
Bagaimana dengan ziarah kubur orang tua di kampung?
Niatkan kunjungan ke kampung adalah sambung silaturahim dengan saudara atau keluarga orang tua kita.
Setelah sampai kampung, baru boleh mampir ke kuburan orang tua.
4. Tidak memakai alas kaki saat ziarah kubur.
hadits dari Sahabat Basyir bin Khashashiyyah Radhiyallahu anhu
أَنَّ النَّبِيَّ رَأَى رَجُلاً يَمْشِي بَيْنَ الْقُبُورِ وَعَلَيْهِ نَعْلاَنِ سِبْتِيَّتَانِ ، فَقَالَ: يَا صَاحِبَ السِّبْتِيَّتَيْنِ، أَلْقِ سِبْتِيَّتَكَ! فَنَظَرَ الرَّجُلُ فَلَمَّا عَرَفَ رَسُوْلَ اللهِ، خَلَعَهُمَا فَرَمَى بِهِمَا
Bahwa Rasulullah melihat seorang laki-laki berjalan di antara kuburan dengan memakai sandal kulit maka Rasulullah bersabda:“Lemparkanlah ke dua sandalmu.”maka laki-laki tersebut melihat, ternyata yang mengatakan itu adalah Rasulullah , diapun segera melepas dan melemparkan sandalnya. [Hadits diriwayatkan Abu Daud dan an-Nasa’i dan dishahihkan oleh al-Hakim]
Hikmah – Kita diingatkan bahwa dunia ini akan kita tinggalkan.. Semua aset kita akan ditinggalkan bahkan sandal sekalipun.
Kecuali kondisi pemakaman itu membahayakan kaki kita.
5. Tidak duduk di atas kuburan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
لَأَنْ يَجْلِسَ أَحَدُكُمْ عَلَى جَمْرَةٍ فَتُحْرِقَ ثِيَابَهُ فَتَخْلُصَ إِلَى جِلْدِهِ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَجْلِسَ عَلَى قَبْرٍ
“Jika salah seorang dari kalian duduk di atas bara api, lalu terbakar baju dan kulitnya, itu lebih baik baginya daripada dia harus duduk di atas makam.”
(HR. Muslim)
6. Mendoakan ahli kubur. Hadap kiblat, angkat tangan berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
7. Dianjurkan memberi kabar gembira hukuman neraka bagi kuburan orang kafir.
Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallan bersabda (yang artinya) :
“Setiapkali engkau lewat di kuburan orang kafir maka berilah dia kabar gembira dengan neraka.” (Silsilah al-Ahadits as-Shahihah).
١٨ – حَيْثُمَا مَرَرْتَ بِقَبْرِكَافِرٍ فَبَشِّرْهُ بِالنَّارِ
”Tatkala engkau melewati kuburan orang kafir. Maka kabarkanlah dengan adanya (siksa) neraka.“
ℹ️ Ada 3 macam ziarah.
1. Ziarah sunnah, dianjurkan asal dengan adab (seperti yang telah dijelaskan).
2. Ziarah dengan kesalahan yang tidak sebabkan jatuh pada kekufuran.
3. Ziarah kubur yang menyebabkan jatuh kepada kesyirikan.
Yaitu minta kepada ahli kubur.
Atau
ℹ️ Hukum ziarah kubur bagi perempuan.
1. Sunnah
2. Makruh
3. Haram
4. Mubah
5. Dosa besar.
Ustadz lebih menguatkan yang boleh, bahkan boleh tidak menjadi rutinitas yang terlarang.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ –صلى الله عليه وسلم– زَوَّارَاتِ الْقُبُورِ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat para wanita yang sering berziarah kubur”. (HR. Ibnu Majah)
Sedangkan dalil yang membolehkan adalah Aisyah yang ziarah pada kubur saudaranya (Abdurrahman).
Juga hadits tentang perempuan yang ziarah kubur dan dinasihati bersabar oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
6️⃣1️⃣ *Do’a apabila ada angin ribut*
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا
Allaahumma innii as’aluka khairaha wa a’uudzu bika min syarriha.
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya”. [HR. Abu Dawud, Ibnu Majah]
Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu.
Angin bisa berupa rahmat atau adzab.
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ يُرْسِلَ الرِّيَاحَ مُبَشِّرَاتٍ وَلِيُذِيقَكُمْ مِنْ رَحْمَتِهِ وَلِتَجْرِيَ الْفُلْكُ بِأَمْرِهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (46)
Yang artinya, “Dan di antara tanda-tanda kekuasan-Nya adalah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira dan untuk merasakan kepadamu sebagian dari rahmat-Nya dan supaya kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya dan (juga) supaya kamu dapat mencari karunia-Nya. Mudah-mudahan kamu bersyukur” (QS ar Rum: 46).
Dan contoh yang berupa adzab adalah angin yang dikirim untuk kaum ‘Ad.
فَلَمَّا رَأَوْهُ عَارِضًا مُسْتَقْبِلَ أَوْدِيَتِهِمْ قَالُوا هَذَا عَارِضٌ مُمْطِرُنَا بَلْ هُوَ مَا اسْتَعْجَلْتُمْ بِهِ رِيحٌ فِيهَا عَذَابٌ أَلِيمٌ (24)تُدَمِّرُ كُلَّ شَيْءٍ بِأَمْرِ رَبِّهَا فَأَصْبَحُوا لا يُرَى إِلا مَسَاكِنُهُمْ كَذَلِكَ نَجْزِي الْقَوْمَ الْمُجْرِمِينَ (25)
Yang artinya, “Maka tatkala mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka, berkatalah mereka, “Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kami”. (Bukan!) bahkan Itulah azab yang kamu minta supaya datang dengan segera (yaitu) angin yang mengandung azab yang pedih, yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya. Maka jadilah mereka tidak ada yang kelihatan lagi kecuali (bekas-bekas) tempat tinggal mereka. Demikianlah Kami memberi balasan kepada kaum yang berdosa” (QS al Ahqof:24-25).
✔️ Doa saat angin yang lebih panjang..
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا، وَخَيْرَ ماَ فِيْهَا، وَخَيْرَ ماَ أُرْسِلَتْ بِهِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّ مَا فِيْهَا، وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ.
Allaahumma innii as’aluka khairaha wa khaira maa fiiha wa khaira maa ursilta bihi, wa a’uudzu bika min syarriha wa syarri maa fiiha wa syarri maa ursilta bihi.
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya, kebaikan apa yang terdapat padanya, kebaikan apa yang dibawanya dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, keburukan yang ada padanya dan keburukan yang dibawanya”. [HR. Muslim dan Al-Bukhari ]
6️⃣2️⃣ *DOA saat dengar petir*
سُبْحَانَ الَّذِي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَمَلاَئِكَتُهُ مِنْ خِيْفَتِهِ
Subhaanal ladzi yusabbihur ra’du bi hamdihi wal malaa’ikatu min khiifatihi.
“Maha suci Allah yang petir bertasbih dengan memuji Allah dan begitu juga para malaikat, karena saking takutnya kepada Allah”.
Dari sahabat Abdullah Ibnu Zubair.
Makhluk Allah itu berdzikir hanya saja kita tidak bisa tahu bagaimana cara dzikir.
🔹 Petir, ada yang berpendapat
1. Malaikat
2. Suara malaikat
Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma mengisahkan, “Bahwasanya orang-orang Yahudi mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka berkata,
🔴 “Wahai Abul Qosim (yakni Nabi Muhammad), kabarkan kepada kami apa itu ar-ro’du (petir)?
📡 maka beliau shallallahu ‘alaihi wasalam menjawab,
مَلَكٌ مِنَ المَلَائِكَةِ مُوَكَّلٌ بِالسَّحَابِ مَعَهُ مَخَارِيقُ مِنْ نَارٍ يَسُوقُ بِهَا السَّحَابَ حَيْثُ شَاءَ اللَّهُ» فَقَالُوا: فَمَا هَذَا الصَّوْتُ الَّذِي نَسْمَعُ؟ قَالَ: «زَجْرَةٌ بِالسَّحَابِ إِذَا زَجَرَهُ حَتَّى يَنْتَهِيَ إِلَى حَيْثُ أُمِرَ» قَالُوا: صَدَقْتَ
✅ “Petir adalah malaikat dari malaikat-malaikat Allah yang ditugaskan mengurus awan. Bersamanya ada alat (cambuk) dari api untuk menggiring awan ke tempat yang Allah kehendaki.”
🔴 Orang Yahudi itu bertanya lagi, “Lalu suara apa yang kita dengar (dari petir) ini?”
🔥 Beliau menjawab, “Bentakan malaikat ketika menggiring awan, jika ia membentaknya, sampai berhenti ke tempat yang diperintahkan kepadanya.” (HR. Tirmidzi)
Dalam riwayat Ath-Thabrani dalam kitabnya Al-Ausath, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang petir,
هو ملك بيده مخراق، إذا رفع برق، وإذا زجر رعدت، وإذا ضرب صعقت
“Petir adalah malaikat, ditangannya ada alat (cambuk dari api). Apabila malaikat mengangkat alat itu maka akan memancarkan kilat, apabila malaikat membentak maka akan memancarkan petir, dan apabila malaikat memukulkannya (ke awan) maka akan memunculkan suara gemuruh.”
Ibnu Abbas – berdoa ketika dengar petir..
سُبْحَانَ الَّذِي سَبَّحَتْ لَهُ
Subhaanal-ladzii sabbahat lahu.
Maha Suci Allah, dimana halilintar bertasbih kepada-Nya.
Semoga bermanfaat.
#ziarah #qubur #angin petir #malaikat
##$$-aa-$$##

