Syarah Dzikir Pagi Petang-5
Diterbitkan pertama kali pada: 11-Sep-2022 @ 06:47
3 menit membaca*Syarah Dzikir Pagi Petang-5*
Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd
14 Shafar 1444H
✅ 1 Membaca Ayat Kursi
➡️ 2. Membaca paket surat. Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas.
✅ Keutamaan dan tafsir ringkas surat Al Ikhlas
Dua surat ini Al Falaq dan An Naas. Diberi nama Al Mu’awwidzatain (perlindungan)
🔻1. *KEUTAMAAN SURAT AL FALAQ*
🔸A. Mencukupi sebagai perlindungan.
Dari Uqbah ibnu Amir yang mengatakan bahwa ia berjalan bersama Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, lain beliau bersabda, ‘”Hai Uqbah, bacalah!” Aku bertanya.”Apakah yang harus kubaca?” Beliau diam, lain bersabda, “Bacalah.” Aku bertanya, “Apakah yang harus aku baca, ya Rasulullah.” Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh.” (surat Al-Falaq: 1), hingga akhir surat. Lalu aku membacanya hingga akhir surat, kemudian beliau Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Bacalah.” Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah yang harus aku baca?” Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.”(An-Nas: 1), hingga akhir surat. Kemudian aku membacanya hingga akhir surat, dan setelah itu Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: Tiada seorang pun yang meminta dengan bacaan yang semisal dengannya, dan tiada seorang pun yang memohon perlindungan dengan bacaan yang semisal dengannya.
🔸B. Belum pernah dilihat semisal Rasulullah ﷺ sebelumnya (bersama surat An Naas).
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah bersabda kepadanya: Bacalah Mu’awwizatain, karena sesungguhnya engkau tidak akan menjumpai surat yang semisal keduanya.
🔸C. Surat Al Mu’awwidzatain ini melindungi dari penyakit ‘Ain.
Rasulullah ﷺ selalu berlindung dengan dua surat ini.
🔸D. Dua surat ini dapat melepaskan dari pengaruh sihir.
Nabi ﷺ pernah kena sihir (dari rambut beliau ﷺ diambil anak kecil suruhan Labid bin Asham – Yahudi) dan sembuh dengan membaca surat ini.
🖍️*Surat Al Falaq*
Allah berfirman,
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ (1) مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ (2) وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ (3) وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ (4) وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ (5)
Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang mengembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.”
Waktu subuh, adalah waktu yang mana syetan sering beroperasi.
مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
Berlindung dari *apa saja* ciptaan Allah.
Apa saja ini termasuk anak, istri, suami dst
{وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ}
dan dari kejahatan di waktu malam apabila telah gelap gulita. (Al-Falaq: 3)
Kejahatan di malam hari terutama kejahatan jin.. Maksiat sering terjadi di malam hari.
❗ Tutup lah pintu dengan membaca Bismillah
❗ Masuk rumah dengan baca Bismillah
Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
( إِذَا كَانَ جُنْحُ اللَّيْلِ أَوْ أَمْسَيْتُمْ فَكُفُّوا صِبْيَانَكُمْ ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْتَشِرُ حِينَئِذٍ ، فَإِذَا ذَهَبَ سَاعَةٌ مِنْ اللَّيْلِ فَخَلُّوهُمْ ، وَأَغْلِقُوا الْأَبْوَابَ ، وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَفْتَحُ بَابًا مُغْلَقًا ، وَأَوْكُوا قِرَبَكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ ، وَخَمِّرُوا آنِيَتَكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ وَلَوْ أَنْ تَعْرُضُوا عَلَيْهَا شَيْئًا، وَأَطْفِئُوا مَصَابِيحَكُمْ ) رواه البخاري (3280)
“Jika malam datang menjelang, atau kalian berada di sore hari, maka tahanlah anak-anak kalian (di rumah), karena ketika itu setan sedang bertebaran. Jika telah berlalu sesaat dari waktu malam, maka biarkan mereka (jika ingin keluar). Tutuplah pintu dan berzikirlah kepada Allah, karena sesungguhnya setan tidak dapat membuka pintu yang tertutup. Tutup pula wadah minuman dan makanan kalian dan berzikirlah kepada Allah, walaupun dengan sekedar meletakkan sesuatu di atasnya, matikanlah lampu-lampu kalian” (HR. Bukhari , Muslim).
Ayat selanjutnya
{وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ}
dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang mengembus pada buhul-buhul. (Al-Falaq:4)
🖍️ Buhul – media yang digunakan untuk santet. Bisa diketahui oleh aktifitas peruqiyah.
Ketika itu perempuan yang banyak jadi tukang sihir. Sihir perempuan lebih berbahaya daripada sihir laki-laki.
🖍️ Nenek sihir lebih bahaya daripada kakek sihir.
وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
“Dan dari kejahatan orang yang hasad bila ia dengki”
Dengki = benci kepada orang lain
🔸Ada dua tingkat hasad
1. Benci kenikmatan yang ada pada orang lain
2. Ditambah dengan harapan kenikmatan pada orang lain hilang, dengan berusaha menyakiti (termasuk lisan).
Banyak kejahatan dimulai dari hasad.
Begitu juga dosa pertama yang di langit (Iblis hasad pada Adam).
Qabil hasad pada Habil sampai terjadi pembunuhan.
Semoga bermanfaat
##$$-aa$$##


