Diterbitkan pertama kali pada: 29-Des-2021 @ 17:54

2 menit membaca

SYETAN juga KENCING, MAKAN, MINUM, MUNTAH

Dalam kitab Riyadhus Shalihin bab Keutamaan Shalat Tahajud, Imam Nawawi membawakan hadits berikut..

وعن أَبي هُريرَةَ ، رَضِي اللَّه عَنْهُ ، أَنَّ رسُولَ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قالَ : « يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلى قافِيةِ رَأْسِ أَحَدِكُم ، إِذا هُوَ نَامَ ، ثَلاثَ عُقدٍ ، يَضرِب عَلى كلِّ عُقدَةٍ : عَلَيْكَ ليْلٌ طَويلٌ فَارقُدْ ، فإِنْ اسْتَيْقظَ ، فَذَكَرَ اللَّه تَعَالَى انحلَّت عُقْدَةٌ ، فإِنْ توضَّأَ انحَلَّت عُقدَةٌ ، فَإِن صلَّى انحَلَّت عُقدُهُ كُلُّهَا ، فأَصبَحَ نشِيطاً طَيِّب النَّفسِ ، وَإِلاَّ أَصبح خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلانَ » متفقٌ عليه .

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, katanya: “Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda: “Syaitan itu memberikan ikatan pada ujung kepala seorang diantara engkau semua sebanyak tiga buah, jikalau ia tidur. Ia membuat ketentuan pada setiap ikatan itu dengan kata-kata yang berbunyi: “Engkau memperoleh malam panjang, maka tidurlah terus!” Jikalau orang itu bangun lalu berdzikir kepada Allah Ta’ala maka terurailah sebuah ikatan dari dirinya, selanjutnya jikalau ia terus berwudhu’, lalu terurai pulalah ikatan satunya lagi dan seterusnya, jikalau ia bershalat, maka terurailah ikatan seluruhnya, sehingga berpagi-pagi ia telah menjadi bersemangat serta berhati gembira. Tetapi jikalau tidak sebagaimana yang tersebut di atas, maka ia berpagi-pagi menjadi orang yang berhati buruk serta pemalas.” (Muttafaq ‘alaih).

Rasulullah ﷺ menjelaskan dalam hadits ini seseorang yang tertidur hingga pagi hari terlewat tidak sholat tahajud. Boleh jadi maksudnya, bangun hingga matahari terbit sehingga kesiangan sholat subuh.

Lalu Rasulullah ﷺ bersabda, “Kedua telinga orang itu sudah dikencingi setan”. Karena tidak mendengar kumandang adzan Subuh sehingga tidak terbangun untuk sholat Subuh.

Hadits ini menunjukkan beberapa intisari, diantaranya :

1. Setan juga kencing. Karena Nabi ﷺ bersabda, “Telinganya dikencingi setan”.

2. Setan makan dan minum. Hal ini tercantum dalam sabda Nabi ﷺ, “Janganlah sekali-kali salah seorang dari kalian makan dan minum dengan tangan kirinya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya”.

3. Setan juga muntah. Seorang lelaki makan tanpa membaca basmalah. Kemudian setan ikut makan bersamanya. Sebab apabila engkau makan tanpa membaca basmalah sebelumnya, maka setan akan makan bersamamu. Ketika lelaki itu membaca basmalah, Nabi ﷺ bersabda, ‘Setan memuntahkan semua yang telah dimakannya”. Maksudnya dikeluarkan dari perutnya.

Keempat perkara ini, yaitu kencing, makan, minum dan muntah setan, wajib kita yakini kebenarannya karena disebutkan dalam hadits Rasulullah ﷺ,dengan alasan.

1. Rasulullah ﷺ adalah hamba Allah yang paling tahu alam ghaib dengan wahyu dari Allah.

2. Beliau ﷺ sangat perhatian terhadap umatnya.

3. Perkataan beliau adalah perkataan yang paling benar. Tidak mungkin beliau membicarakan sesuatu yang bertentangan dengan kenyataan.

Kita wajib mengimani keempat hal tersebut (setan makan, minum, kencing, muntah), adapun tata caranya adalah hal ghaib yang tidak kita ketahui.

Adapun seorang yang tidur, maka setan akan mengikat ujung kepala hingga 3 ikatan dan akan terlepas semua ikatan dengan bangun dan dzikir (doa bangun tidur misalnya), kemudian wudhu dan sholat

Oleh karena itu, apabila seseorang ingin sholat malam,, maka disunnahkan baginya untuk terlebih dahulu mengerjakan sholat dua rakaat yang ringkas, karena dengan ini lebih cepat untuk melepaskan tali ikatan setan.

Hal ini adalah perkara ghaib dan hanya diketahui melalui wahyu dan kita wajib beriman akan hal tersebut.

Semoga Allah memberi taufik..

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin dalam Syarah Riyadhus..

Digita Template

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?