SIFAT FISIK RASULULLAH ﷺ
Diterbitkan pertama kali pada: 26-Jun-2024 @ 05:40
9 menit membacaBismillah, bersumber dari Kitab Shirah Nabawiyah karya Ustadz Dr Firanda Andirja, Lc MA.
Berikut sifat fisik Rasulullah ﷺ dari redaksi hadits :
1. Sifat Fisik.
Postur tubuh Rasulullah ﷺ tidaklah terlalu tinggi dan tidak pula terlalu pendek, kulit beliau ﷺ tidaklah terlalu putih dan tidak pula terlalu kecoklatan, dan rambut beliau ﷺ tidaklah terlalu keriting dan tidak pula terlalu lurus. (Anas bin Malik)
2. Rambut Rasulullah ﷺ
Rambut Rasulullah ﷺ sangatlah hitam (Anas bin Malik)
Bentuk rambut Rasulullah ﷺ ikal, tidak terlalu lurus dan tidak terlalu keriting. Panjang rambutnya antara kedua telinganya dan bahunya. (Anas bin Malik)
Rasulullah ﷺ menjulurkan rambutnya, kemudian membelahnya (Ibnu Abbas) – Untuk menyelisihi kebiasaan ahli kitab.
3. Kepala Rasulullah ﷺ
Bahwa Nabi ﷺ bentuk kepalanya besar. (Ali bin Abi Thalib).
Bahwasanya Janggut Rasulullah ﷺ lebat (Jabir bin Samurah).
Abu Hurairah – Janggut Rasulullah ﷺ berwarna hitam.
4. Wajah Rasulullah ﷺ
Al Barra’ bin Azib – Bahwasanya Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling tampan wajahnya dan paling baik akhlaknya.
Ka’ab bin Malik – Bahwasanya Rasulullah ﷺ jika bahagia maka wajahnya bersinar seakan-akan ia adalah potongan rembulan.
Jabir bin Samurah – Wajah (Rasulullah ﷺ) seperti matahari dan rembulan, dan wajahnya bulat.
5. Bagaimana Rasulullah ﷺ menyisir rambutnya?
Aisyah : aku pernah menyisir rambut Rasulullah ﷺ sementara aku sedang haid.
Aisyah : Nabi Muhammad ﷺ menyukai tayammun (memulai dari sebelah kanan) saat memakai sandal menyisir rambut, bersuci, dan seluruh aktifitas lainnya.
6. Uban dan pewarna rambut Rasulullah ﷺ.
Anas bin Malik : Sungguh Rasulullah ﷺ tidaklah beruban kecuali sedikit (sehingga beliau ﷺ tidak perlu mengecat rambutnya).
Anas bin Malik : Allah ﷻ mewafatkan beliau pada usia 60 tahun, sementara uban pada rambut dan jenggot beliau ﷺ tidak sampai dua puluh helai.
Anas bin Malik : Rasulullah ﷺ tidaklah mewarnai rambutnya. Uban hanya tumbuh di bawah bibir beliau, di pelipis kanan dan kiri, dan sedikit di rambut kepala beliau.
7. Sifat bahu Rasulullah ﷺ
Al Barra’ bin Azib : Rasulullah ﷺ adalah seorang pria yang berperawakan sedang, bahunya bidang.
8. Sifat lengan dan kedua telapak tangan Rasulullah ﷺ.
Abu Hurairah : beliau ﷺ adalah seorang yang kedua lengannya panjang.
Anas bin Malik : Bahwasanya Nabi ﷺ kedua tangan dan kakinya besar, wajahnya tampan, aku tidak pernah melihat orang setelah dan sebelum yang seperti beliau, dan kedua telapak tangannya lebar.
Anas bin Malik : bahwasanya Rasulullah ﷺ memiliki warna kulit yang cerah, keringatnya bagai mutiara. Apabila beliau berjalan, maka condong ke depan. Aku tidak pernah menyentuh sutra yang lebih halus daripada telapak tangan Rasulullah ﷺ. Dan aku tidak pernah mencium minyak misik dan minyak ambar yang lebih wangi dari aroma Rasulullah ﷺ.
9. Sifat dada, perut, dan punggung Rasulullah ﷺ.
Ali bin Abi Thalib berkata bahwa Rasulullah ﷺ dadanya ditumbuhi bulu hingga pusarnya.
Ummu Hani: aku tidak pernah melihat bentuk perut Rasulullah ﷺ sama sekali kecuali aku ingat lipatan kertas yang digulung antara satu dengan yang lain (six pack).
10. Betis dan kedua kaki Rasulullah ﷺ.
Abu Juhaifah : kemudian Rasulullah ﷺ keluar dan saat itu seakan aku melihat cahaya pada kedua kaki beliau.
Abu Hurairah : bahwasanya Rasulullah ﷺ kedua telapak kakinya besar.
Simak bin Harb, ia mendengar Jabir bin Samurah menyifati Rasulullah ﷺ : Rasulullah ﷺ itu bermulut dhali’ (mulutnya besar) , bermata Asykal (terdapat sedikit warna merah pada putih matanya), bertumit manhus (Daging tumit sedikit).
Anas bin Malik : Bahwasanya Rasulullah ﷺ kedua telapak kaki dan tangannya tebal.
➡️ Bersambung Insya Allah
Bismillah, bersumber dari Kitab Shirah Nabawiyah karya Ustadz Dr Firanda Andirja, Lc MA.
Berikut sifat fisik Rasulullah ﷺ dari redaksi hadits (lanjutan) :
11. Warna kulit Rasulullah ﷺ
Anas bin Malik: Bahwasanya Rasulullah ﷺ memiliki warna kulit yang cerah.
Ali bin Abi Thalib : Bahwasanya Rasulullah ﷺ memiliki bentuk kepala yang besar dan kulitnya berwarna putih kemerah-merahan.
12. Sifat pakaian Rasulullah ﷺ.
Ummu Salamah : Pakaian yang paling disukai oleh Rasulullah ﷺ adalah gamis (jubah).
Anas bin Malik : Rasulullah ﷺ pernah berangkat sholat dengan dipapah oleh Usamah bin Zaid,dengan memakai mantel qithr (sejenis pakaian yang terbuat dari katun dan di dalamnya ada tanda merah), lalu beliau mengimami para sahabat.
Anas bin Malik : pakaian yang paling disukai oleh Rasulullah ﷺ adalah Hibarah (pakaian dari katun yang ada hiasannya).
Ibnul Qayyim menyebutkan kriteria pakaian Rasulullah ﷺ : petunjuk Rasulullah ﷺ dalam masalah pakaian termasuk petunjuk yang paling sempurna, paling bermanfaat untuk badan, paling ringan, dan paling mudah untuk dipakai dan dilepas..
13. Sifat sepatu Rasulullah ﷺ
Buraidah : Raja An-Najasyi pernah memberikan hadiah kepada Rasulullah ﷺ berupa sepasang sepatu yang mulus. Beliau ﷺ memakainya, kemudian berwudhu dan mengusap keduanya.
14. Sifat Sandal Rasulullah ﷺ
Anas bin Malik : kedua sandal beliau ﷺ memiliki dua utas tali.
Ibnu Umar : Aku pernah melihat Rasulullah ﷺ memakai sandal yang tidak ada bulunya dan beliau berwudhu dengan memakainya. Karenanya aku pun suka memakainya.
15. Tanda Kenabian Rasulullah ﷺ
Jabir bin Samurah : Aku melihat tanda kenabian Rasulullah ﷺ di antara dua belikatnya, seperti telur burung merpati menyerupai warna jasadnya.
16. Aroma tubuh Rasulullah ﷺ
Abu Juhaifah : Aku pun memegang tangan Rasulullah ﷺ dan meletakkannya pada wajahku. Ternyata, ia lebih dingin dari salju dan lebih wangi dari misik.
Anas bin Malik : Aku tidak pernah menyentuh sutra yang lebih halus daripada telapak tangan Rasulullah ﷺ. dan Aku tidak pernah mencium minyak misik dan minyak ambar yang lebih wangi dari aroma Rasulullah ﷺ.
17. Tidur Rasulullah ﷺ.
Hafshah binti Umar : Bahwasanya Rasulullah ﷺ jika ingin tidur maka ia meletakkan tangan kanannya di bawah pipinya
Kemudian Rasulullah ﷺ berdoa – Allahumma Qinii Adzaabaka yauma tub’atsu ‘ibaaadaka. 3x.
Aisyah : Bahwasanya apabila Nabi ﷺ hendak beranjak ke tempat tidurnya pada setiap malam, beliau menyatukan kedua telapak tangannya, lalu meniup di dalamnya dan membaca di dalamnya surah Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas. Setelah itu, beliau mengusapkan kedua telapak tangannya pada anggota tubuh yang beliau bisa jangkau. Beliau memulainya dari kepala, wajah dan pada anggota tubuh bagian depannya. Beliau melakukan hal itu sebanyak tiga kali.
18. Bagaimana alas tidur Rasulullah ﷺ?
Ibnu Mas’ud pernah menawarkan Rasulullah ﷺ untuk dibuat alas tidur yang nyaman. Namun, Rasulullah ﷺ menjawab,
“apa urusanku dengan dunia, tidaklah aku di dunia ini kecuali seperti musafir yang menunggang kendaraan lalu berteduh di sebuah pohon, kemudian pergi dan meninggalkannya.
Aisyah berkata – Sesungguhnya alas tidur Rasulullah ﷺ yang biasa beliau gunakan untuk tidur terbuat dari kulit yang diisi serabut.
19. Bagaimana Nabi Muhammad ﷺ berjalan?
Abu Hurairah : Aku tidak pernah menyaksikan sesuatu yang lebih indah daripada Rasulullah ﷺ, seakan-akan matahari beredar di wajahnya. Aku tidak pernah melihat seseorang yang lebih cepat jalannya dari Rasulullah ﷺ, seakan-akan bumi telah dilipatkan untuknya. Beliau ﷺ dengan mudah melakukannya, sementara kami sangat kesulitan mengikuti kecepatan jalan beliau.
Ali bin Abi Thalib : Posisi tubuh Nabi Muhammad ﷺ saat berjalan adalah condong ke depan, seakan beliau sedang melalui jalan yang menurun.
20. Bagaimana Rasulullah ﷺ makan?
Kaab bin Malik : Rasulullah ﷺ biasa makan dengan 3 jari jemarinya. Beliau ﷺ juga biasa menjilat tangannya sebelum membersihkannya.
Kaab bin Malik : Aku melihat Nabi Muhammad ﷺ menjilat sisa makanan yang ada pada tiga jarinya setelah makan.
Anas bin Malik : Aku pernah melihat Nabi Muhammad ﷺ makan kurma dalam keadaan duduk iq’a (posisi duduk dengan menegakkan kedua telapak kakinya, lalu duduk di atas kedua tumitnya).
21. Sifat roti yang dimakan Rasulullah ﷺ.
Aisyah : Keluarga Muhammad ﷺ tidak pernah terkenyangkan oleh roti gandum, hingga beliau ﷺ meninggal dunia.
Sahl bin Sa’d : Rasulullah ﷺ tidak pernah melihat gandum yang halus nan putih, sejak beliau diutus hingga akhir hayatnya.
Sahl bin Sa’d menjawab pertanyaan Abu Hazim : Rasulullah ﷺ tidak pernah melihat alat untuk menghaluskan gandum, sejak beliau diutus hingga akhir hayatnya.
Keterangan Sahl : kami biasa menumbuk dan menampi agar kotoran-kotoran pada gandum itu hilang. Lalu bagian yang tersisa kami buat adonan lalu kami memakannya.
22. Cangkir Rasulullah ﷺ.
Anas bin Malik : Sesungguhnya cangkir Rasulullah ﷺ retak, lalu beliau menambal tempat yang retak itu dengan perak.
Tsabit berkata : Anas bin Malik mengeluarkan kepada kami sebuah cangkir kayu tebal dan ditambal dengan besi. Anas pun berkata, Wahai Tsabit, inilah Cangkir Rasulullah ﷺ.
Anas bin Malik : Sungguh aku telah memberikan minum kepada Rasulullah ﷺ dengan cangkir ini segala macam minuman berupa air, nabidz, madu dan susu.
23. Celak dan parfum Rasulullah ﷺ
Ikrimah : Ibnu Abbas meyakini bahwa Nabi ﷺ mempunyai celak yang selalu beliau gunakan setiap malam 3x di sebelah matanya dan 3x di sebelah lainnya.
Anas bin Malik : Nabi ﷺ mempunyai sukkah (minyak terbagus) yang biasa beliau gunakan untuk wewangian.
24. Pedang dan baju perang Rasulullah ﷺ
Anas bin Malik : Bahwasanya gagang pedang Rasulullah ﷺ terbuat dari perak.
Jundub bin Samurah menyebutkan bahwa pedang Rasulullah ﷺ adalah buatan Bani Hanifah.
Saib bin Yazid : Sesungguhnya Rasulullah ﷺ pada perang Uhud memakai dua baju besi. Sungguh beliau memakai keduanya secara rangkap.
25. Makanan Nabi ﷺ
Al-Magrizi dalam kitab Imta’ Al-Asma : ketahuilah bahwasanya Rasulullah ﷺ biasanya makan di atas meja atau di lantai. Beliau ﷺ memiliki mangkuk besar. Beliau ﷺ juga biasa makan roti dan mencampurnya dengan cuka. Beliau ﷺ pernah makan mentimun, labu, memyhay, aqith (makanan dari susu yang telah kering dan mengeras), hais (dari kurma, samin dan aqith), zabad, daging yang dikeringkan, daging panggang, daging ayam, daging burung Hubara, makanan yang terbuat dari kurma dan mentega. Beliau tidak suka memakan dhab, menghindari makanan yang aroma nya menggangu orang lain. Beliau ﷺ pernah memakan jantung pohon kurma, buah kurma yang kering maupun basah dan semangka. Beliau ﷺ juga suka dengan sesuatu yang manis, madu, mengumpulkan dua macam lauk, tidak makan dalam keadaan bersandar dan tidak makan dari harta sedekah.
26. Buah Yang dimakan Rasulullah ﷺ.
Aisyah : Sesungguhnya Nabi Muhammad ﷺ memakan semangka dengan kurma basah..
Anas bin Malik : Sesungguhnya Rasulullah ﷺ mengambil kurma basah dengan tangan kanannya dan semangka dengan tangan kirinya,maka beliau pun makan kurma tersebut dengan semangka.
Semangka adalah buah kesukaan beliau ﷺ.
27. Cara Makan Nabi Muhammad ﷺ
Kaab bin Malik : Rasulullah ﷺ biasanya makan dengan tiga jari dan menjilati tangan beliau sebelum membersihkannya.
Kaab bin Ujrah : Aku melihat Rasulullah ﷺ makan dengan tiga jari, yaitu : ibu jari, telunjuk dan jari tengah.
Jabir berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda : jika suapan makanan salah seorang dari kalian jatuh, maka hendaknya mengambilnya, membuang kotoran yang menempel dan memakannya. Janganlah mengusap tangannya dengan sapu tangan hingga ia menjilati jari-jarinya, karena ia tidak tahu bagian mana yang terdapat keberkahan.
Dari Abu Juhaifah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda : aku tidak makan sambil bersandar.
Nabi Muhammad ﷺ memuji Allah setelah selesai makan.
Dari Abu Umamah Bahwa Rasulullah ﷺ memuji makanan setelah beliau ﷺ selesai dari makan. Abu Usamah : jika hidangan telah diambil dari hadapan Rasulullah ﷺ, maka beliau mengucapkan : segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, yang baik dan mengandung keberkahan di dalamnya bukan pujian yang sia-sia atau yang tidak dibutuhkan.
28. Minuman Rasulullah ﷺ
Anas bin Malik : Abu Thalhah adalah orang Anshar yang paling banyak hartanya di Madinah. Harta yang paling ia cintai adalah Bairuha’ dan tempat tersebut berhadapan masjid. Rasulullah ﷺ biasa memasukinya dan beliau ﷺ meminum dari airnya yang baik dan jernih.
Aisyah : Sesungguhnya Nabi Muhammad ﷺ meminta didatangkan air tawar dari sumur as-Suqya (karena airnya dingin dan menyegarkan).
Suqya – tempat yang jaraknya dua hari perjalanan dari Madinah.
Ibnu Abbas : Rasulullah ﷺ pernah direndamkan zabib untuk beliau ﷺ, lalu beliau meminumnya pada hari itu, besok harinya dan lusa hingga sore hari ketiga. Setelah itu beliau memerintahkan untuk disiram dan ditumpahkan.
Sahl bin Said berkata pada saat jamuan makan acara pernikahan Abu Said as-suaidi : apakah kalian tahu wanita itu memberi minum apa kepada Rasulullah ﷺ? Ia telah merendam beberapa kurma sejak tadi malam, ketika Nabi Muhammad ﷺ selesai makan maka wanita tersebut memberikan minuman itu kepada beliau ﷺ.
29. Sifat minuman Rasulullah ﷺ.
Anas bin Malik : Rasulullah ﷺ ketika minum, beliau bernafas sebanyak tiga kali. Beliau ﷺ bersabda, “Sesungguhnya itu lebih melegakan, lebih mengenyangkan dan lebih nikmat.” Anas berkata : Dan aku bernafas tiga kali ketika minum.
Abu Hurairah : Sesungguhnya Rasulullah ﷺ minum dengan tiga kali nafas. Ketika beliau ﷺ mendekatkan wadah ke bibir beliau, maka beliau ﷺ menyebut nama Allah dan mengakhirinya dengan memuji Allah. Beliau ﷺ melakukannya sebanyak tiga kali.
Nabi Muhammad ﷺ minum dalam keadaan duduk dan beliau ﷺ melarang minum dalam keadaan berdiri (dari Anas bin Malik).
Namun dalam beberapa kondisi, Nabi Muhammad ﷺ pernah minum dalam keadaan berdiri,sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib yang pernah melihat Rasulullah ﷺ meminum berdiri.
Demikian, semoga bermanfaat.
#fisik #nabi #Rasul #Muhammad
#mimpi #jenggot #duduk #makan #minum
#baju

