ALKABAIR – HATI DAN LISAN#23
- ALKABAIR-#01 – MUQADIMAH
- ALKABAIR-#02 – Dosa terbesar
- ALKABAIR-3
- Alkabair-4
- Alkabair-5 (Riya’ dan Sum’ah)
- ALKABAIR – HATI DAN LISAN#23
- Alkabair-6 – GEMBIRA YANG TERLAKNAT
- Alkabair-7 : PUTUS ASA DARI RAHMAT Allah Dan Merasa Aman dari Adzab Allah
- Alkabair-8 :BAB PENYEBUTAN Buruk Sangka terhadap Allah
- Alkabair-9 :BAB PENYEBUTAN keinginan bertindak sewenang-wenang dan berbuat kerusakan
🗞️ *ALKABAIR – HATI DAN LISAN#23*
✒️ Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
🎤 Ustadz Dr Firanda Andirja Lc MA
🗓️ 25 Sya’ban 1446H/23 Februari 2025
Ba’da Maghrib
➡️ *BAB AL-HAL’U (Gelisah, berkeluh kesah lagi pelit) dan PENAKUT/PENGECUT.*
Bab Sangat suka berkeluh kesah, sangat pelit.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اِنَّ الْاِ نْسَا نَ خُلِقَ هَلُوْعًا، اِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوْعًا، وَاِ ذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوْعًا ، اِلَّا الْمُصَلِّيْنَ
“Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh, Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah. dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia jadi kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan sholat.” (QS. Al-Ma’arij 70: Ayat 19- 22)
Manusia semua akan mati, tinggal ingin mati biasa atau mati mulia.
Pengecut itu kadang membawa seseorang kedalam perbuatan meninggalkan kebenaran dan jatuh dalam dosa besar.
Seperti kisah Heraklius yang yakini kebenaran tapi kuatir akan keselamatan dirinya. Padahal Rasulullah ﷺ telah meminta Heraklius – aslim taslam.
Masuklah ke dalam Islam, engkau akan selamat.
Hukum asalnya adalah seseorang harus melawan rasa takut.
Kata هَلُوْعًا – ditimpa keburukan maka keluh kesah, tidak terima takdir.
إِنَّ ٱلْإِنسَـٰنَ لِرَبِّهِۦ لَكَنُودٌۭ
sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya,
Surat Al-Adiyat (100) Ayat 6
Hasan Al Bashri berkata : manusia suka ingat musibah dan lupa nikmat yang diterimanya.
Pelajaran dari Nabi Ayub alaihissalam yang berkata pada istrinya – bahwa kau tidak adil karena Allah baru ngasih sakit sekian tahun. Sementara nikmat yang Allah berikan lebih banyak.
Tugas kita adalah husnudzan kepada Allah ketika ditimpakan kesulitan.
Sifat kedua هَلُوْعًا adalah ketika diberi harta jadi pelit.
Pelit karena cinta harta sangat besar.
وَإِنَّهُۥ لِحُبِّ ٱلْخَيْرِ لَشَدِيدٌ
dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.
Surat Al-Adiyat (100) Ayat 8
Dalam ayat lain..
قُل لَّوْ أَنتُمْ تَمْلِكُونَ خَزَآئِنَ رَحْمَةِ رَبِّىٓ إِذًۭا لَّأَمْسَكْتُمْ خَشْيَةَ ٱلْإِنفَاقِ ۚ وَكَانَ ٱلْإِنسَـٰنُ قَتُورًۭا
Katakanlah: “Kalau seandainya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan rahmat Tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut membelanjakannya”. Dan adalah manusia itu sangat kikir.
Surat Al-Isra (17) Ayat 100
Sifat dasar manusia itu قَتُورًۭا = pelit.
Sifat ini harus kita lawan. Tidak semua syahwat kita turuti.
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu secara marfu’, Rasulullah ﷺ bersabda,
شَرُّ مَا فِي رَجُلٍ شُحٌّ هَالِعٌ وَجُبْنٌ خَالِعٌ
Seburuk-buruk sifat yang ada pada seseorang adalah kikir yang suka mengeluh dan sifat sangat pengecut”. HR Abu Abu Dawud.
Sifat شُحٌّ هَالِعٌ = pelit yang sangat parah. Pelit untuk dirinya sendiri. Juga bermakna ingin kuasai harta orang lain.
Kata و ini lebih umum bukan hanya harta.
Kalau Al Bukhl = pelit kepada orang lain.
Ada yang bilang ini terkait harta.
Orang yang pelit menurut perkataan para ulama,
إِنَّ الْبَخِيْلَ يَعِيْشُ عَيْشَ الْفُقَرَاءِ وَيُحَاسَبُ حِسَابَ الْأَغْنِيَاءِ
“Sesungguhnya orang pelit itu hidup di dunia seperti orang miskin, tetapi hisabnya di akhirat seperti orang kaya.”
Sifat وَجُبْنٌ خَالِعٌ = pengecut yang sangat.
Hendaklah kita berdoa untuk berlindung dari penyakit ini.
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ
Allaahumma innii a’uudzu bika minal hammi wal hazani, wal ‘ajzi wal kasali, wal bukhli wal jubni, wa dhola’id-daini wa gholabatir-rijaal.
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesusahan dan kesedihan, lemah dan malas, kikir dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang. HR Bukhari.
Dalam riwayat Muslim, Dari Jabir radhiallahu anhu secara marfu’, Rasulullah ﷺ bersabda.
وَاتَّقُوا الشُّحَّ فَإِنَّ الشُّحَّ أَهْلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ حَمَلَهُمْ عَلَى أَنْ سَفَكُوا دِمَاءَهُمْ وَاسْتَحَلُّوا مَحَارِمَهُمْ » [أخرجه مسلم]
“Hati-hatilah kalian dari sifat pelit sesungguhnya sifat ini telah membinasakan orang-orang sebelum kalian. Yang mendorong mereka untuk rela menumpahkan darah serta menghalalkan segala perkara yang diharamkan kepada mereka“. HR Muslim.
Kalau sampai menumpahkan darah berarti kedzaliman.
Penyakit الشُّحَّ ini telah membinasakan kaum terdahulu.
➡️ *BAB Bakhil/pelit*
Orang pelit itu iman nya berkurang. Sifat yang tercela dalam diri manusia.
Rasulullah ﷺ bersabda,
وَلاَ يَجْتَمِعُ الشُّحُّ وَالإِيمَانُ فِي قَلْبِ عَبْدٍ أَبَدًا
“Tidak akan berkumpul sifat kikir dan keimanan dalam hati seorang hamba selama-lamanya.” (HR. An-Nasa’i)
Hilangkan rasa pelit itu harus dilawan dengan dilatih.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
ٱلَّذِيْنَ يَـبْخَلُوْنَ وَيَأْمُرُوْنَ النَّا سَ بِا لْبُخْلِ وَيَكْتُمُوْنَ مَاۤ اٰتٰٮهُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖ ۗ وَ اَعْتَدْنَا لِلْكٰفِرِيْنَ عَذَا بًا مُّهِيْنًا
“(yaitu) orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia yang telah diberikan Allah kepadanya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir azab yang menghinakan.” (QS. An-Nisa’ 4: 37)
Orang pelit supaya tidak malu maka ajak orang lain untuk pelit.
Para ulama berkatabSeorang pezina kadang berkeinginan orang lain juga zina supaya dia tidak malu.
Padahal Allah jelaskan bahwa ada hak orang lain dalam harta kita.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَا لَّذِيْنَ فِيْۤ اَمْوَا لِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُوْمٌ، لِّلسَّآئِلِ وَا لْمَحْرُوْمِ
“dan orang-orang yang dalam hartanya disiapkan bagian tertentu, bagi orang (miskin) yang meminta dan yang tidak meminta,” (QS. Al-Ma’arij 70: Ayat 24-25)
Dari Jabir, dia berkata : Rasulullah ﷺ bersabda,
من سيدكم يا بني سلمة؟ قالوا: جد بن قيس على أنّا نبخِّله قال: وأي داء أدوأ من البخل، لكن سيدكم عمرو بن الجموح
Siapa Sayyid (Pemimpin) kalian wahai Bani Salamah? Mereka menjawab: Al-Jadd bin Qais, namun kami mendapatinya bakhil. Nabi ﷺ bersabda: “penyakit apa yang lebih berat daripada bakhil/pelit? Bahkan (pemimpin) kalian adalah ‘Amr bin al-Jamu. HR Bukhari, dalam Adabul Mufrad.
Masjid qiblatain itu asalnya dari Bani Salimah.
Al Jadd bin Qais adalah orang yang pelit. Sedangkan Amr bin Al Jamu itu orang yang terkenal dermawan.
Pemimpin itu perlu pengorbanan supaya anak buahnya baik.
➡️ *BAB HUKUMAN ORANG YANG PELIT*
Firman Allah,
سَيُطَوَّقُوْنَ مَا بَخِلُوْا بِهٖ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ
Hartan yang mereka bakhil dengannya itu akan dikalungkan (di lehernya) pada hari Kiamat. Qs Ali Imran 180.
Lengkapnya adalah..
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ يَبْخَلُوْنَ بِمَاۤ اٰتٰٮهُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖ هُوَ خَيْـرًا لَّهُمْ ۗ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَّهُمْ ۗ سَيُطَوَّقُوْنَ مَا بَخِلُوْا بِهٖ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ۗ وَ لِلّٰهِ مِيْرَا ثُ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ ۗ وَا للّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ
“Dan jangan sekali-kali orang-orang yang kikir dengan apa yang diberikan Allah kepada mereka dari karunia-Nya, mengira bahwa (pelit l) itu baik bagi mereka, padahal (pelit) itu buruk bagi mereka. Apa (harta) yang mereka kikirkan itu akan dikalungkan (di lehernya) pada hari Kiamat. Milik Allah-lah warisan (apa yang ada) di langit dan di bumi. Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 180)
Orang pelit menyangka bahwa pelit itu akan bermanfaat bagi mereka padahal Allah jadikan buruk bagi mereka.
Rasulullah ﷺ bersabda,
مَنْ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا، فَلَمْ يُؤَدِّ زَكَاتَهُ مُثِّلَ لَهُ مَالُهُ شُجَاعًا أَقْرَعَ ، لَهُ زَبِيبَتَانِ يُطَوَّقُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ؛ يَأْخُذُ بِلِهْزِمَتَيْهِ – يَعْنِي بِشِدْقَيْهِ – يَقُولُ : أَنَا مَالُكَ أَنَا كَنْزُكَ
“Siapa saja yang telah Allah berikan kepadanya harta kemudian dia tidak menunaikan zakatnya, maka kelak pada hari kiamat harta tersebut akan diserupakan dalam wujud seekor ular jantan yang botak kepalanya lagi sangat berbisa yang mempunyai dua titik hitam di atas matanya. Ular tersebut akan melilit leher orang itu dan menggigit kedua rahangnya (bagian leher yang atas) terus menerus sambil mengatakan, ‘aku adalah hartamu, aku adalah kekayaanmu’.”
H.R. Al-Bukhari (4565)
Allah ta’ala juga berfirman,
وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ ۞ يَوْمَ يُحْمَىٰ عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَىٰ بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوبُهُمْ وَظُهُورُهُمْ ۖ هَٰذَا مَا كَنَزْتُمْ لِأَنفُسِكُمْ فَذُوقُوا مَا كُنتُمْ تَكْنِزُونَ
“Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, pada hari dipanaskan emas perak itu di dalam neraka Jahannam, lalu dibakarnya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka, ‘Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan’.” (Q.S. At-Taubah: 34-35),
Nabi ﷺ menyebut pemilik unta, sapi dan kambing yang tidak menunaikan zakatnya. Beliau mengabarkan bahwa ia akan diadzab dengan hartanya itu pada hari Kiamat kelak.
Asma dan Aisyah kedua nya senang bersedekah.
Kalau Aisyah dikumpulin dulu, kalau Asma sedikit ada disedekahkan. Karena bapak mereka senang sedekah.
Sedekah terbaik adalah setelah keluarga tercukupi.
Tentangnya,
ولا تو عيفيوعى الله عليك
Janganlah Engkau menahan harta (dari bakhil dalam memberi nafkah), sehingga Allah akan membalas yang semisalnya kepadamu. HR Bukhari dan Muslim
Sebagaimana dalam hadits lain,
ارضخي ير ضخ لك
“Lapangkan dalam memberi nafkah, akan dilapangkan untukmu.” yaitu longgarkan, akan dilonggarkan untukmu.
Untuk amalkan hadits ini perlu keimanan, perlu perjuangan.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا : اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا ، وَيَقُولُ الآخَرُ : اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
“Tiada sehari pun yang dilewati oleh para hamba-Nya melainkan turun dua orang malaikat, maka satu di antara mereka berkata : ‘Ya Allah berikanlah pengganti bagi orang yang berinfaq’, dan malaikat lainnya berkata, ‘Ya Allah berikanlah kebinasaan bagi orang yang menahannya’.” [Terdapat dalam ash–Shahihain].
Ini doa harian para malaikat. Dan doa malaikat itu Allah kabulkan.
Tugas kita adalah mengamalkan.
Orang dermawan itu akan semakin mudah mendapatkan tambahan rezeki sedangkan orang pelit akan semakin menderita.
Dermawan itu perlu latihan, harus dipaksa.
Infak itu bisa bikin candu, Allah berikan kebahagian orang yang berinfak.
Semoga bermanfaat.
#alkabaair #sunnah #pelit #kikir #dermawan
##$$-aa-$$##


