KASYFU SYUBHAAT #-7
- KASYFU SYUBHAAT #-1 Muqaddimah
- KASYFU SYUBHAAT #-2 (Asy Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Rahimahullahu)
- KASYFU SYUBHAAT #-3 (Asy Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Rahimahullahu)
- KASYFU SYUBHAAT #-4 (Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Rahimahullahu)
- KASYFU SYUBHAAT #-5 (Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Rahimahullahu)
- KASYFU SYUBHAAT #-7
- KASYFU SYUBHAAT #-6 (Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Rahimahullahu)
- KASYFU SYUBHAAT #-8 (Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Rahimahullahu)
- KASYFU SYUBHAAT #-9 (Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Rahimahullahu)
- KASYFU SYUBHAAT #-10 (Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Rahimahullahu)
Diterbitkan pertama kali pada: 12-Sep-2022 @ 08:23
6 menit membaca*KASYFU SYUBHAAT* #-7 (Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Rahimahullahu)
🎙️Ustadz Dr. Firanda Andirja, LC, M.A
14 Shafar 1444 H
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima
Dalam buku Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab menyebutkan ada 15 syubhat dan saat ini masih beredar. Tujuan dari syubhat-syubhat tersebut adalah untuk melegalkan ibadah kepada penghuni kubur, yang sebagian ulama mengistilahkan orang-orang yang suku meminta-minta kepada ahli kubur dengan kuburiyun.
🖍️Perkataan sebagian ulama tentang kesyirikan yang terbesar di negeri-negeri Islam.
⏏️ Al Mikrizy (W 845H) ulama Syafi’iyah : Ziarah kubur ada 3 macam.
🔸1. Ziarah yang syariah, yaitu ziarah kubur untuk mendoakan penghuni kubur. Yang hidup memberi manfaat kepada yang sudah meninggal dunia.
Lihatlah ketika Rasulullah ﷺ mengutus pasukan perang Mu’tah, Rasulullah ﷺ memilih 3 amir.
Pertama adalah Zaid bin Haritzah kalau meninggal diganti Jafar bin Abdul Muthalib kalau meninggal diganti dengan Abdulah bin Rowahah. Mereka berangkat (3000 melawan 200.000). Nabi shallallahu alaihi wasallam menjelaskan kepada para sahabat yang tidak berangkat : Zaid meninggal mati syahid maka mintalah ampunan untuknya.
Kemudian bendera perang dibawa Ja’far dan Ja’far meninggal mati syahid maka mintalah ampunan untuk Ja’far.
Kemudian bendera perang dibawa Abdullah bin Rowahah dan Abdulah bin Rowahah meninggal mati syahid maka mintalah ampunan untuk Ja’far.
Jadi, meskipun mereka mati syahid mereka tetap butuh didoakan.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pergi ke kuburan Uhud dan lainnya dan mendoakan mereka, begitu Juga para shahabat, tabiin dan tabiut tabiin.
🔸2. Orang ziarah kubur yang berdoa dengan orang-orang penghuni kubur. Mereka adalah musyrik dalam uluhiyah dan Mahabbah.
🔸3. Kaum yang ziarah dan meminta-minta kepada penghuni kubur.
Rasulullah ﷺ telah bersabda : Yaa Allah jangan kau jadikan kuburan ku berhala yang disembah. Mereka adalah orang-orang yang musyrik dalam Rububiyah.
⏏️ 1182 H – Muhammad bin Ismail As Son’aany (Yaman) yang punya buku Subulussalam.
Dalam bukunya yang lain (Membersihkan aqidah dari kotoran-kotoran kekufuran) :
Dimana orang-orang menjadikan makhluk sebagai tandingan bagi Allah di kota-kota, di kampung dan seluruh negeri-negeri : Yaman, Syam, Mesir, Nejed (Saudi). Kesyirikan tersebut adalah memiliki keyakinan terhadap kuburan.
⏏️ Asyaukani rahimahullah Ta’ala (Yaman) : meninggikan kuburkan akan menjadikan ibadah kepada kuburan tersebut.
⏏️Dalam kitab tafsir nyay, Asyaukani ketika menafsirkan QS Yunus ayat 22. Menjelaskan.. Ketika terdesak mereka meninggalkan sembahan mereka dan fokus ibadah kepada Allah.. Sungguh menakjubkan yang terjadi di dunia Islam, munculnya kelompok-kelompok yang punya keyakinan terhadap mayat-mayat.
Dalam kondisi terdesak mereka minta kepada mayat-mayat (lebih parah).
Lihatlah apa yang dilakukan oleh aqidah syetan ini..
⏏️ Al Alusi (Iraq) yang punya buku Ruhul Ma’any : perkara yang membuat merinding adalah sebagian Syaikh berkata kepadaku dan aku masih kecil saat itu – waspada jangan sampai kau istighosah kepada Allah kalau kau ditimpa mudhorot, Karena Allah tidak akan segera memberi pertolongan.dan Allah tidak peduli dengan kondisi mu yang sulit Hendaknya kau istighosah kepada wali karena wali tersebut akan segera menolong mu dan mereka peduli dengan kondisi mu yang sulit. – Aku pun kaget dan sedih dan aku berdoa semoga aku dijauhkan dari yang seperti ini.
⏏️ Al Amin As Singqity : Dengan demikian kita tahu bahwa orang-orang yang KTP Islam kondisi nya lebih parah dari pada penyembah berhala di zaman Nabi ﷺ karena orang yang KTP Islam (sebagian nya) ini dalam kondisi terdesak justru menuju kepada selain Allah yaitu orang-orang sholeh.
⏏️ Ulama Mesir, Syaikh Muhammad Rasyid Ridho dalam tafsirnya Al Manar : aku pernah mendengar dari seorang wanita Mesir, dia beristoghosah (minta tolong dalam kondisi terdesak) – Yaa Madbulli – yaa Madbulli (nama orang sholeh). Setelah selesai berdoa saya tegur, kenapa engkau berdoa kepada pada Madbulli bukan kepada Allah? Jawab wanita : Madbulli itu kalau kita minta tidak menunda-nunda. (kalau Allah ditunda).
⏏️ Syaikh Muhammad Rasyid Ridho : tetapi Jumlah yang sangat banyak dari kaum muslimin – justru dalam kondisi terdesak berdoa kepada sesembahan mereka (orang mati) dari kalangan orang sholeh. (Al Badawi dst).
Dan Kau dapati orang yang jaga kuburan dengan memakai surban yang ambil keuntungan dan juga berkata itu hanya tawasul.
⏏️ Syaikh MRR : aku sering dengar banyak orang cerita (Mesir dan Syam). Kalau mereka di lautan dan kapal hampir tenggelam mereka berdoa kepada wali mereka masing-masing.
Yaa Badawy
Yaa Rifa’i
Yaa Abdul Qadir Jailani
Para ulama tersebut adalah para ahli tafsir.
Intinya syubhat-syubhat itu masih ada.
➡️✅ *Matan : Ketahuilah, Sesunguhnya bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan hikmahnya tidaklah mengutus seorang Nabi pun yang membawa tauhid kecuali Allah menjadikan baginya musuh-musuh*.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَكَذٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيٰطِيْنَ الْاِ نْسِ وَا لْجِنِّ يُوْحِيْ بَعْضُهُمْ اِلٰى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُوْرًا ۗ وَلَوْ شَآءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوْهُ فَذَرْهُمْ وَمَا يَفْتَرُوْنَ
“Dan demikianlah untuk setiap Nabi Kami menjadikan musuh yang terdiri dari setan-setan manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan yang indah sebagai tipuan. Dan kalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak akan melakukannya, maka biarkanlah mereka bersama apa (kebohongan) yang mereka ada-adakan.”
(QS. Al-An’am 6: Ayat 112)
Dalam ayat lain.. Allah mengatakan.
ذَٰلِكَ وَلَوْ يَشَآءُ ٱللَّهُ لَٱنتَصَرَ مِنْهُمْ وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَا۟ بَعْضَكُم بِبَعْضٍ
Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain.
Qs Muhammad ayat 4
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَكَذٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا مِّنَ الْمُجْرِمِيْنَ ۗ وَكَفٰى بِرَبِّكَ هَا دِيًا وَّنَصِيْرًا
“Begitulah, bagi setiap nabi, telah Kami adakan musuh dari orang-orang yang berdosa. Tetapi cukuplah Tuhanmu menjadi pemberi petunjuk dan penolong.”
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 31)
✅ Salah satu hikmahnya adalah akan jelas kebenaran dibanding dengan kebatilan.
Ada orang-orang yang berjuang karena Allah.
Syaikh – matan : dan terkadang para musuh tauhid, mereka punya ilmu yang banyak, punya kitab, punya dalil. Sebagaimana Allah katakan.. Sebagaimana Rasul datang kepada mereka, mereka bangga dengan ilmu yang mereka miliki.
Seperti tatkala Rasulullah ﷺ mengutus Muadz bin Jabal untuk dakwah kepada para ahli kitab (mereka punya ilmu).
Jadi diantara ahlul batil ada yang punya ilmu walaupun menyimpang.
Diantaranya Fakhrurozy – ulama besar Asyairah – yang menulis buku tentang sihir dan berbicara dengan bintang-bintang. Sihir, bintang punya pengaruh… (tentang kesyirikan). Di akhir hayat nya dikabarkan sudah rujuk.
➡️Matan : Jika engkau tahu hal ini (Allah jadikan musuh para nabi, musuh tauhid dan punya ilmu dan punya argumentasi), maka wajib bagi engkau untuk belajar ilmu Allah yang menjadi sennjata/ bekal mu
Wasiat penulis – belajar untuk hadapi syubhat-syubhat.
➡️ Matan : memang musuh berat tetapi bila kita serius maka jangan kuatir. Allah akan menolong.
Orang awam ahli tauhid akan mengalahkan para musuh tauhid.
Yang dikuatirkan adalah orang awam ahli tauhid yang tidak punya ilmu.
Para pelaris kesyirikan sering ajak orang-orang meminta kepada mayat-mayat dengan berdalil dengan firman Allah QS Ali Imran ayat 169.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ قُتِلُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَمْوَا تًا ۗ بَلْ اَحْيَآءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُوْنَ
“Dan jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; sebenarnya mereka itu hidup, diberi rezeki, oleh Allah”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 169)
Padahal ayat nya..
بَلْ اَحْيَآءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُوْنَ
Mereka diberi rezeki, bukan memberi rezeki.
⏏️ Matan : Sungguh Allah telah jadikan Al Qur’an Sebagai penjelasan. Setiap ahli batil gunakan ayat atau hadits , *akan ada ayat atau hadits yang membantahnya*.
🖍️Qalbun adillah – hujah yang digunakan oleh ahlul bid’ah dibantah dengan hujah itu sendiri.
BANTAHAN terhadap ahlul batil itu bisa secara global dan terperinci.
Jawaban global adalah perkara yang agung dan Faidah besar bagi orang-orang yang mengerti.
➡️ *Jawaban yang Bersifat Umum dan yang Bersifat Rinci*
Saya akan menuturkan kepada anda beberapa hal yang sudah disebut oleh Allah dalam kitab-Nya sebagai jawaban terhadap suatu ucapan yang dipakai hujjah oleh orang-orang musyrik pada zaman kami (yang ditujukan) kepada kami. Maka, kami akan katakan: Jawaban untuk para pengikut kebatilan itu ada dua cara:
🔸Mujmal (secara global)
🔸Mufashshal (secara terperinci).
Jawaban secara mujmal itu merupakan sesuatu yang agung dan merupakan pelajaran yang besar bagi orang-orang yang mau memikirkannya. Hal itu adalah firman Allah Subhanahu wata’ala:
هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ مِنْهُ آيَاتٌ مُحْكَمَاتٌ هُنَّ أُمُّ الْكِتَابِ وَأُخَرُ مُتَشَابِهَاتٌ فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِهِ
“Dialah yang menurunkan Al-Kitab (Al-Qur’an) kepada kamu, diantara (isi)nya ada ayat-ayat yang muhkamat, itulah pokok-pokok isi Al-Qur’an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyabihat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan , maka mereka mengikuti ayat-ayat mutasyabihat dari padanya untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari takwilnya” (Ali Imran:7).
✅ Bila menemui ayat-ayat yang kurang jelas , maka kembalikan kepada yang jelas.
Sebuah hadits shahih (dalam shahih Bukhari dan muslim) dari ‘Aisyah Radhiallahu‘anha, bahwasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:
إِذَا رَأَيْتُمْ الَّذِيْنَ يَتَّبِعُوْنَ مَاتَشَابَهَ مِنْهُ فَأُولَئِكَ الَّذِيْنَ سَمَّى الله فَاحْذَرْهُمْ
“Jika kalian melihat orang-orang yang mengikuti ayat-ayat yang mutasyabihat, maka mereka itulah orang-orang yang disebut oleh Allah: (dengan sebutan “fi qulubihim zaigh”), maka waspadalah kalian terhadap mereka.”
Semoga bermanfaat
##$$-aa-$$##


