This entry is part 37 of 37 in the series kelasUF

Diterbitkan pertama kali pada: 13-Feb-2022 @ 06:07

14 menit membaca

Kelas UFA
03.01.2022

*✍️Oleh: Ustadz DR. Firanda Andirja, Lc. MA.*

➡️ *🍃35 Q & A – Hukum Bermakmum di Belakang Imam yang Suka Melakukan Kesyirikan🍃*

Hendaknya kita sholat di tempat yang lain, bila imam sering melakukan kesyirikan.
Karena dikuatirkan sholat tidak diterima.

Ulama khilaf bila imam sering melakukan kefasikan, Ustadz condong pada pendapat yang membolehkan sholat di belakang imam yang melakukan kefasikan.

Para sahabat juga sholat orang yang fasik. Anas bin Malik radhiyallahu anhu sholat di belakang Hajaj bin Yusuf.

Bila orang melakukan kesyirikan, dikuatirkan sudah keluar dari Islam.

➡️ *🍃36 Q & A – Ustadz Tolong Nasehati Kaum Pria Agar Mendengar Ancaman-Ancaman Dari Allah Bagi yang Tidak Adil Dalam Poligami🍃*

Rasulullah ﷺ bersabda,

لَهُ امْرَأَتَانِ فَمَالَ إِلَى إِحْدَاهُمَا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَشِقُّهُ مَائِلٌ.

“Barangsiapa memiliki dua isteri, kemudian ia lebih condong kepada salah satu dari keduanya, maka ia akan datang pada hari Kiamat dalam keadaan pundaknya miring sebelah.”

Ini suatu penghinaan.. Bagi yang tidak adil.

Seorang tidak adil dalam poligami itu dosa besar.

Adil, maksud nya

Ibnu Qudamah : adil dalam segala hal

Sebagian ulama , adil untuk perkara yang primer.

Rasa cinta tidak bisa adil.

Rasulullah ﷺ.. Tidak bisa adil dalam mencintai.

Adil juga kadar yang cukup.
Rumah tidak perlu sama.

➡️ *🍃Hibah Orang Tua Kepada Anaknya Tidak Adil – 37 Q & A🍃*

Hadiah orang tua kepada anak-anak hendaknya sama.

Namun bila sesuai kebutuhan itu boleh, misalnya anak sma dibelikan motor sedangkan anak TK tidak mungkin dibelikan motor.

Namun bila diluar kebutuhan maka itu tidak boleh.
Misal kakak dibelikan rumah, maka adik nya harus dibelikan rumah dst.

Bukan hanya dalam harta, dalam kasih sayang juga harus sama.

Kalau kita lebih perhatian kepada satu anak harus dijelaskan kepada yang lain, misalnya karena sedang sakit.

➡️ *🍃Hukum Kloset WC Kamar Mandi Menghadap Kiblat – 38 Q & A🍃*

Atau membelakangi qiblat.

Khilaf, tapi Ustadz memilih yang membolehkan Kalau dalam bangunan, ada penghalang antara kita dan qiblat.

Kalau dia milih pendapat yang tidak membolehkan, maka tatkala buang air harus miring, tidak hadap qiblat.

➡️ *🍃Hukum Hukum Memelihara Burung dan Kucing – 39 Q & A🍃*

Hukum nya boleh asal tidak di dzalimi..
Dalilnya adalah saudara Anas bin Malik yang pelihara burung

Dalam riwayat Imam Ahmad yang juga dari shahabat Anas radhiyallahu ‘anhu disebutkan,

كَانَ لِأَبِي طَلْحَةَ ابْنٌ يُقَالُ لَهُ أَبُو عُمَيْرٍ وَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُضَاحِكُهُ قَالَ فَرَآهُ حَزِينًا فَقَالَ يَا أَبَا عُمَيْرٍ مَا فَعَلَ النُّغَيْرُ

“Abu Thalhah dahulu memiliki seorang anak laki-laki yang dikenal dengan kunyah Abu ‘Umair. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya suka mengajaknya tertawa (bercanda). Suatu ketika, beliau melihatnya sedih. Beliau pun bertanya, “Wahai Abu ‘Umair ada apa dengan si Nughair?” (HR. Ahmad no. 12158. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan, “Sanadnya sahih sesuai syarat Bukhari dan Muslim)

➡️ *🍃Bagaimana Cara Mengetahui Musibah Itu Sebagai Penggugur Dosa Atau Untuk Pengangkat Derajat? – 40 Q & A🍃*

Jika musibah menimpa seseorang, ada dua kemungkaran

1. Angkat derajat
2. Gugurkan dosa, contoh dalil

{وَمَا أَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَفْسِكَ}

dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (keburukan) dirimu sendiri. (An-Nisa: 79)

Ini Lafazh umum..

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

“Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy-Syura : 30)

وَلَوْ يُؤَاخِذُ اللَّهُ النَّاسَ بِظُلْمِهِمْ مَا تَرَكَ عَلَيْهَا مِنْ دَابَّةٍ وَلَكِنْ يُؤَخِّرُهُمْ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى

Jikalau Allah menghukum manusia karena kezalimannya, niscaya tidak akan tersisa di muka bumi sesuatu pun dari makhluk yang melata, tetapi Allah menangguhkan mereka sampai kepada waktu yang ditentukan. Qs An Nahl 61.

Dalil menunjukkan musibah karena dosa-dosa manusia.

{ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ}

“Telah nampak kerusakan di darat dan di lautan disebabkan karena perbuatan tangan (maksiat) manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” (QS Ar Ruum:41).

Hanya sebagian yang Allah balas.

Dalam hadits.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إذا أراد الله بعبده الخير عجل له العقوبة في الدنيا و إذا أراد بعبده الشر أمسك عنه بذنبه حتى يوافي به يوم القيامة

“Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada hamba-Nya, Allah akan segerakan sanksi untuknya di dunia. Dan apabila Allah menginginkan keburukan kepada hamba-Nya, Allah akan menahan adzab baginya akibat dosanya (di dunia), sampai Allah membalasnya (dengan sempurna) pada hari Kiamat.” (HR. At-Tirmidzi dan Al Hakim dari Anas bin Malik)

Dalam hadits Rasulullah ﷺ melarang mencela demam karena demam itu bisa gugurkan dosa-dosa.

Maka nya kalau kita jenguk orang sakit kita katakan.. Thohuur… (Semoga gugur dosa-dosa mu).

مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu KELELAHAN, atau penyakit, atau kehawatiran, atau kesedihan, atau gangguan, bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya karenanya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Namun harus di hadapi dengan kesabaran.

Dalil yang terkait musibah untuk angkat derajat..

Maka para nabi diuji oleh Allah..

Sesunguhnya besar balasan tergantung besarnya ujian.

Nabi sallallahu alaihi wa sallam:  

إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا سَبَقَتْ لَهُ مِنْ اللَّهِ مَنْزِلَةٌ لَمْ يَبْلُغْهَا بِعَمَلِهِ ابْتَلَاهُ اللَّهُ فِي جَسَدِهِ أَوْ فِي مَالِهِ أَوْ فِي وَلَدِهِ .. رواه أبو داود (3090) ، وصححه الألباني في “السلسلة الصحيحة” (رقم/2599)

“Sesungguhnya seorang hamba ketika didahului kedudukan di sisi Allah, dimana amalannya tidak sampai (kepadaNya), maka Allah akan mengujinya di badan atau harta atau anaknya”

Nabi ﷺ menerima banyak ujian bahkan Sakit beliau.. Dua kali lipat dari pada yang lainnya.

Dalam hadits, disebut dua-duanya.

Kalau kena musibah..
Harus sabar, karena akan gugurkan dosa dan angkat derajat tapi sisi pengguguran dosa lebih banyak (beda dengan para nabi yang sisi angkat derajat lebih banyak).

Kita tiap hari berdosa.. (penglihatan, pendengaran, ghibah dll).

➡️ *🍃Hukum Sesaji dengan Alasan Sedekah Memberi Makan Hewan – 41 Q & A🍃*

Kalau kepala kerbau..

Saat sembelih kerbau ada keyakinan-keyakinan tertentu bukan murni mau kasih makan ikan.

Kalau kasih makan ikan juga gak perlu ritual khusus.

Sebagian tempat terkait keyakinan tertentu, misalnya untuk sesajen penjaga lautan maka ini syirik akbar.

Kalau tidak ada keyakinan tertentu maka ini bisa jadi bid’ah.

➡️ *🍃Hukum Nadhor Beberapa Calon Wanita Sekaligus – 42 Q & A🍃*

Orang menikah agar agama selamat.

Nadhor, bersamaan boleh tapi tidak etis..
Cari satu dulu setelah dari data yang diterima sudah ok, baru Nadhor..

➡️ *🍃Hukum Membatalkan Shalat Ketika Ada Kebakaran Atau Gempa- 43 Q & A🍃*

Ini seperti dalam kondisi sholat KHOUF, sholat tetap lanjut walaupun sambil berjalan keluar masjid.

Tetapi kalau gak biasa maka dibatalkan juga tidak apa-apa, yang lebih penting selamatkan nyala.

➡️ *🍃Antara Pelit dan Sederhana – 44 Q & A🍃*

Sederhana itu bagus, tapi pelit dicela.

Pelit yang paling parah adalah pada diri sendiri dan orang do sekitarnya paling menderita.

Pelit adalah ada keperluan dan mampu tapi tidak dipenuhi.

➡️ *🍃Hukum Anak Laki-laki Memandikan Jenazah Ibunya – 45 Q & A🍃*

Seharusnya wanita memandikan wanita dan laki-laki memandikan laki-laki, yang boleh hanya suami istri.

➡️ *🍃Nasihat Bagi Perokok – Tematik 97🍃*

Rokok itu haram walaupun ada yang menghukumi makruh, namun para dokter juga sepakat bahwa rokok itu berbahaya.

Pikirkan apa yang akan kita pertanggungjawabkan kelak di akhirat atas uang yang kita belanjakan untuk beli rokok.

Kita jumpai orang-orang yang merokok itu tidak memikirkan orang lain, hanya memikirkan kesenangan dirinya sendiri.

Berusaha lah untuk berhenti merokok, kalau tidak secara total, secara bertahap. Dengan tekad yang kuat.

➡️ *🍃Dosa Berubah Jadi Pahala dengan Taubat- Tematik 99🍃*

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اِلَّا مَنْ تَا بَ وَاٰ مَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًـا فَاُ ولٰٓئِكَ يُبَدِّلُ اللّٰهُ سَيِّاٰتِهِمْ حَسَنٰتٍ ۗ وَكَا نَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا
“kecuali orang-orang yang bertobat dan beriman dan beramal sholeh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 70)

Ada dua pendapat tentang ayat ini.

1. Allah rubah keburukan /dosa menjadi kebaikan, adalah orang yang bertaubat berubah sholeh.

2. Perubahan ini terjadi di akhirat. Misalnya dosa zina dan taubat, maka dosa tersebut di akhirat dirubah menjadi pahala dan pemberat amal kebaikan.

Maka ada yang menyunnahkan sholat taubat.

➡️ *🍃Hukum Makanan Mengandung Rum, Atau Sedikit Alkohol – Q & A 45🍃*

Sebenarnya ada sedikit alkohol yang berubah setelah bercampur dzat lain dan tidak memabukkan maka tidak mengapa.

Hukum asalnya kadar nya..

Seperti saat Rasulullah ﷺ mengajarkan nabiz yang disimpan 1 tidak mengapa, tapi kalau disimpan 3 hari tidak boleh karena kadar alkoholnya banyak.

➡️*🍃Empat Syarat Diterimanya Tobat oleh Allah – Tematik 100🍃*

Imam Nawawi, dalam Riyadhus, Syarat diterima taubat adalah,
1. Dia tinggalkan dosa tersebut
2. Menyesal dengan perbuatan dosa tersebut, namun sebagian orang bangga dengan kemaksiatan.
3. Berazzam untuk tidak kembali muncul melakukan perbuatan dosa tersebut
4. Jika dosa tersebut berkaitan dengan hak orang lain, maka harus dikembalikan dulu hak tersebut kepada pemiliknya.

➡️*🍃Tobat dari Dosa yang Disadari dan Tidak Disadari – Tematik 101🍃*

Berusaha untuk taubat dari dosa yang disadari maupun yang tidak disadari..

Contohnya dosa syirik, dosa riya.

Misal sholat karena ingin dipuji..

Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ adalah..

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ

Allaahumma innii a’uudzu bika an usyrika bika wa anaa a’lam, wa astagh-firuka limaa laa a’lam.

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu sedangkan aku mengetahuinya, dan aku memohon ampun terhadap apa yang tidak aku ketahui.

HR. Ahmad.

Dan doa yang dianjurkan dibaca sebum salam.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَسْرَفْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Allaahummagh-fir lii maa qoddamtu wa maa akh-khortu, wa maa asrortu wa maa a’lantu, wa maa asroftu wa maa anta a’lamu bihi minnii. Antal muqoddimu wa antal mu-akh-khiru, laa ilaaha illaa anta.

Ya Allah, ampunilah aku akan (dosaku) yang aku lewatkan dan yang aku akhirkan, apa yang aku rahasiakan dan yang kutampakkan, yang aku lakukan secara berlebihan, serta apa yang Engkau lebih mengetahui dari pada aku, Engkau yang mendahulukan dan mengakhirkan, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau.

HR. Muslim 1/534.

Hendaknya kita juga bertaubat dari dosa-dosa yang kita lupakan.

➡️ *🍃Bertobatlah Sebelum Ajal Menjemput – Tematik 102🍃*

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman

{وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتَّى إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الآنَ}

Dan tidaklah tobat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal(sakaratul maut) kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan, “Sesungguhnya saya bertobat sekarang.” (An-Nisa: 18)

Oleh karenanya, Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ اللهَ يَقْبَلُ تَوْبَةَ الْعَبْدِ مَا لَمْ يُغَرْغِرْ.

“Sesungguhnya Allah menerima taubat seorang hamba, selama (ruh) belum sampai di tenggorokan” (HR. Tirmidzi, dari Ibnu Umar Radhiyallahu’anhuma).

Oleh karenanya Fir’aun ketika akan tenggelam dan ruh sudah sampai kerongkongan dia mengatakan Laa Ilaha Illa Allah..

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَمَّا أَغْرَقَ اللَّهُ فِرْعَوْنَ قَالَ: {آمَنْتُ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا الَّذِي آمَنَتْ بِهِ بَنُو إِسْرَائِيلَ} 

“Tatkala Firaun berkata: ‘aku beriman bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Tuhan yang diimani bani Israil’

Perkataan terakhir adalah Laa Ilaha Illa Allah, namun Allah tidak terima.

Allâh Azza wa Jalla pun berfirman:

آلْآنَ وَقَدْ عَصَيْتَ قَبْلُ وَكُنْتَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ

Apakah sekarang (baru kamu percaya), padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan. [Yunus/10:91]

➡️ *🍃Manusia Tidak Lepas Dari Kesalahan, Manusia Terbaik Adalah yang Istighfar dan Bertobat – Tematik 103🍃*

Manusia senantiasa tidak lepas dari kesalahan, Nabi ﷺ bersabda..

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ

“Setiap anak Adam pasti berbuat salah ”.

Dan kata خَطَّاءٌ adalah bentuk sighoh mubalaghoh, artinya sering berulang.

Senantiasa bersalah dan berdosa.

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّابُوْنَ.

“Setiap anak Adam pasti berbuat salah dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah yang bertaubat”.

Allah menghendaki hamba-hamba-Nya bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Sifat salah adalah sifat lazimah..seperti makan, minum, dan berdosa..

bnu Maajah)

Dalam hadits qudsi Allah subahanu wata’ala berfirman,

  يا عبادي! إنَّكم تُخطئون بالليل والنهار، وأنا أغفرُ الذنوبَ جميعاً، فاستغفروني أغفرْ لكم

“Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian berdosa siang dan malam, dan Aku maha mengampuni dosa, maka mintalah ampunan kepadaKu niscaya Aku akan mengampuni kalian” (H.R Muslim).

Taubat merupakan ibadah yang dicintai Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Seandainya manusia tidak pernah berdosa (ini tidak mungkin), maka Allah akan musnahkan dan ganti dengan makhluk lain.

Rasulullah  shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لَوْ لَمْ تُذْنِبُوا لَذَهَبَ اللَّهُ بِكُمْ، وَلَجَاءَ بِقَوْمٍ يُذْنِبُونَ فَيَسْتَغْفِرُونَ اللَّهَ فَيَغْفِرُ لَهُمْ

“seandainya kalian tidak berbuat dosa, niscaya Allah akan binasakankalian dan digantikan dengan kaum lain yang berbuat dosa, lalu mereka meminta ampunan kepada Allah dan Allah pun memberikan ampunan kepada mereka” (H.R Muslim).

Luar biasa nikmat dari Allah, Allah cinta orang yang berdosa kemudian bertaubat.

 إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ

Allah mencintai orang-orang yang bertaubat

Orang yang taubat akan mendapatkan keberuntungan.

{وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ}

Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kalian beruntung. (An-Nur: 31)

Bahkan Allah janjikan surga bagi orang-orang yang bertaubat.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ

Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.
Qs At Tahrim ayat 8

➡️ *🍃Jangan Kau Cela Masa! – Tematik 104🍃*

Allah melarang kita untuk mencela zaman.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: يُؤْذِينِي ابْنُ آدَمَ يَسُبُّ الدَّهْرَ وَأَنَا الدَّهْرُ، بِيَدِي الأَمْرُ أُقَلِّبُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ

“Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Anak Adam telah menyakiti-Ku (karena) dia suka mencela waktu (masa). Padahal Aku-lah pencipta (pengatur) masa. Aku-lah yang menggilir antara siang dan malam”.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Waktu tidak boleh dicela, karena waktu adalah tempat terjadi nya peristiwa.
Waktu tidak punya andil pada kerusakan, yang punya andil adalah pelaku.

Imam Asy-Syafi’i rahimahullah, beliau berkata :

نَعِيبُ زمانَنا والعيبُ فِيْنا *** وَما لِزَمانِنا عَيْبٌ سِوانا

“Kita mencela zaman kita, padahal celaan itu ada pada diri kita sendiri…
Dan zaman kita tidaklah memiliki aib/celaan kecuali kita sendiri”

➡️ *🍃Ketika Manusia Terlalu Banyak Teori Tentang Kebahagiaan – Tematik 105🍃*

Banyak orang yang berbicara tentang teori kebahagiaan.. Misalkan bahagia adalah orang kaya, tetapi ternyata tidak demikian.
Banyak orang kaya yang tidak bahagia.
Begitu juga kebahagian dihubungkan dengan jabatan, ternyata tidak.
Ada bilang bahagia terkait ketenaran, ternyata tidak..

Semua boleh bahagia dengan syarat beriman dan tunduk kepada syariat Allah Subhanahu wa Ta’ala.

➡️ *🍃Letak Kebahagiaan Sebenarnya – Tematik 106🍃*

Letak kebahagiaan semua kembali kepada iman.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

فَمَنْ يُّرِدِ اللّٰهُ اَنْ يَّهْدِيَهٗ يَشْرَحْ صَدْرَهٗ لِلْاِ سْلَا مِ ۚ وَمَنْ يُّرِدْ اَنْ يُّضِلَّهٗ يَجْعَلْ صَدْرَهٗ ضَيِّقًا حَرَجًا كَاَ نَّمَا يَصَّعَّدُ فِى السَّمَآءِ ۗ كَذٰلِكَ يَجْعَلُ اللّٰهُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ

“Barang siapa dikehendaki Allah akan mendapat hidayah (petunjuk), Dia akan membukakan dadanya untuk (menerima) Islam. Dan barang siapa dikehendaki-Nya menjadi sesat, Dia jadikan dadanya sempit dan sesak, seakan-akan dia (sedang) mendaki ke langit. Demikianlah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.”
(QS. Al-An’am 6: Ayat 125)

Semakin beriman dada semakin lapang.

Ibnu Taimiyyah berkata surga ku ada di dadaku (hatiku).

Sebagian ulama berkata ini perumpamaan cocok dengan orang-orang kafir saat itu.
Secara dhahir, mereka tidak bahagia.

Orang-orang kafir sejatinya tidak bahagia, Allah buat hati mereka sesak. Isinya hanya dunia.

Kelezatan itu bukan kebahagian.
Maksiat ada kelezatan namun tidak ada kebahagiaan, setelah selesai maksiat hati menjadi kering.

➡️*🍃Semakin Bertauhid dan Ikhlas Semakin Dia Bahagia – Tematik 107🍃*

Sebab utama kebahagiaan adalah menggantungkan hatinya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Tauhid semakin mantap maka akan semakin bahagia.

{الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ الأمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ}

Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan, dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. (Al-An’am: 82)

Amnu juga bermakna kebahagiaan.

Tauhid berbanding lurus dengan kebahagiaan.

Semakin tauhid, semakin Ikhlas, semakin menggantungkan diri kepada Allah, maka akan bahagia..

➡️*🍃Menjadi Tumbal Media Sosial Untuk Kebahagiaan Manusia Saat Ini – Tematik 108🍃*

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

وَعَلَيْكَ بِخَاصَّةِ نَفْسِكَ

“Hendaknya engkau sibuk dengan urusan privasimu.” (HR. Ath-Thabrani)

Sejauh mana kita meninggalkan privasi kita maka sejauh itu pula kebahagiaan kita.

Tinggalkan urusan yang bukan urusan kita.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ

“Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat.” (HR. At-Tirmidzi)

Waktu kita habis untuk media sosial akhirnya menumbalkan kebahagian kita.

➡️ *🍃Menjadi Tumbal Media Sosial Untuk Kebahagiaan Manusia Saat Ini (Bagian 2) – Tematik 109🍃*

Banyak kemudhorotan dari medsos.

Akan ada zaman dimana orang bangga dengan pemikirannya (hadits).

Kurangi medsos, sehingga punya waktu baca Al Qur’an, waktu ngobrol degan istri, anak…

➡️*🍃Ciptakan Surga Di Rumahmu – Tematik 110🍃*

Kebaikan suami yang Sesunguhnya adalah ketika bersama istrinya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

{هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَجَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا لِيَسْكُنَ إِلَيْهَا}

Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan darinya Dia menciptakan istrinya, agar dia merasa senang kepada­nya. (Al-A’raf: 189)

Cirinya kalau keluar rumah ingin nya pulang ke rumah.

Harus bisa asyik dengan istri di rumah.

Jadikan rumah mu luas (betah) – hadits.

Diantara kebaikan seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang bukan urusannya.

Sibukkan dengan privasimu..

➡️ *🍃Saudaraku, Saatnya Ada Waktu Engkau Berkhalwat dan Mendekat kepada Allah  – Tematik 111🍃*

Diantara cara menggapai kebahagiaan adalah dengan berdzikir kepada Allah.

ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ketahuilah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
Surat Ar-Ra’d (13) Ayat 28

Membaca Al-Qur’an sehari setengah juz maka sudah bahagia.

Para ulama juga menjelaskan cara mencari kebahagiaan adalah dengan mencari teman yang sholeh. Yang mengutamakan akhirat. Misalnya teman dakwah dll.

Tetapi tidak harus selalu dengan teman tersebut tapi sediakan waktu untuk berkhalwat dengan Allah.

Diantara golongan yang dapat naungan Allah pada hari kiamat adalah z

وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللهِ اِجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ

dua orang yang saling mencintai di jalan Allâh, keduanya berkumpul karena Allah dan berpisah karena Allah.

Diantara tafsiran berpisah karena Allah adalah karena harus bersyukur bersendiri/berkhalwat dengan Allah, konsentrasi ibadah dengan Allah masing-masing.

➡️ *🍃Saat Terindah di Malam Hari dengan Shalat Malam  – Tematik 112🍃*

Sholat malam itu kebahagian.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

{يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ قُمِ اللَّيْلَ إِلا قَلِيلا}

Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk salat) di malam hari, kecuali sedikit (darinya). (Al-Muzzammil: 1 -2)

Menurut para ulama, sholat malam adalah bekal untuk dakwah di siang hari, malam untuk charger iman..

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang bersabda,

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ وَمَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

”Rabb kita turun ke langit dunia pada setiap malam yaitu ketika sepertiga malam terakhir. Allah berfirman, ’Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Barangsiapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku penuhi. Dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Allah cari hamba-hamba-Nya..
Kebahagian manusia ada di tangan Allah.

Kalau kebahagiaan di tangan Allah maka cari kebahagiaan pada Allah, berkhalwat dengan Allah.

➡️ *🍃Bahagia dengan Dzikir dan Sholat  – Tematik 113🍃*

Waktu Nabi ﷺ dikata-katain oleh Quraisy, dada beliau ﷺ juga sesak, mungkin lebih sakit dari gangguan fisik.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

فَا صْبِرْ عَلٰى مَا يَقُوْلُوْنَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوْعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوْبِهَا ۚ وَمِنْ اٰنَآئِ الَّيْلِ فَسَبِّحْ وَاَ طْرَا فَ النَّهَا رِ لَعَلَّكَ تَرْضٰى

“Maka sabarlah engkau (Muhammad) atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum matahari terbit, dan sebelum terbenam; dan bertasbihlah (pula) pada waktu tengah malam dan di ujung siang hari, agar engkau merasa tenang.”
(QS. Ta-Ha 20: Ayat 130)

Ingin bahagia, maka lazimi dzikir pagi petang dengan memahami makna yang benar.

Lakukan sholat dhuha, sholat malam..

Harus ada waktu untuk mengingat Allah..

اذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ

Ingatlah kepada Ku, maka Aku akan mengingat kalian.

Sungguh bahagia bila diingat Allah secara khusus.

Dzikir itu ibadah yang sangat mudah, bisa dengan berdiri, duduk, berbaring…

Bisa dengan membaca hafalan Qur’an kita atau dzikir yang lain.

Syaikh Utsaimin berkata ‘Ibadah yang mudah dan pahala banyak adalah dzikir namun banyak orang yang tidak melakukannya”.

➡️ *🍃Bahagia dengan Qanaah  – Tematik 114🍃*

Barangsiapa yang qonaah maka dia bahagia.

Caranya sering lihat ke bawah..

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

انظروا إلى من هو أسفل منكم ولا تنظروا إلى من هو فوقكم ، فهو أجدر أن لا تزدروا نعمة الله عليكم

“Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu (dalam masalah ini). Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ajari istri dan anak-anak untuk qonaah, ke rumah-rumah yang reyot.

Kalau bergaul dengan orang-orang kaya saja, maka batin bisa tersiksa.
Bergaul juga dengan orang-orang yang miskin.

Digita Template

kelasUF

KELAS UFA#TEMATIK :89-97 Argumentasi salah dalam agama & QA :24-32..
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?