IbadahUstadz Dr. Abdullah Roy, Lc. MA

Syarah Kitab ALBAQIYATUS SHOLIHAT MINAL ADZKAR BA’DAS SHOLAWAT #6

This entry is part 6 of 6 in the series Dzikirsetelahsholat

Diterbitkan pertama kali pada: 25-Sep-2021 @ 21:09

4 menit membaca

📖 Syarah Kitab ALBAQIYATUS SHOLIHAT MINAL ADZKAR BA’DAS SHOLAWAT #6
Dzikir-Dzikir Setelah Shalat (Syaikh Dr. Shalih bin Hamad Al ‘Ushaimi)
👤 Ustadz Dr Abdullah Roy, Lc. M.A
🗓️ 19 Safar 1443H

Alhamdulilah kita bisa meneruskan kajian ini.

➡️ Sudah kita bahas yang pertama dan kedua

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ (3×) اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Aku minta ampun kepada Allah (3x). Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dariMu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.

➡️ Dzikir ke 3

Dibaca 1x

لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau beri, dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.
HR Bukhari dan Muslim.

4️⃣ Dzikir ke 4.✳️✳️

لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ، مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ

Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, sekalipun orang-orang kafir membencinya. (HR. Muslim)

➡️♦️ Dzikir selanjutnya ke 5

Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu maka Allah akan memudahkan untuk menuju surga. (Hadits).

Mengucapkan :

Subhanallah (Tasbih)
Alhamdulilah (Tahmid)
Allah Akbar (Takbir)
Laa Ilaha Illa Allah (Tahlil)

Ada 5 macam tata cara bacaan. Dilihat dari sisi jumlahnya.

➡️ 6. Membaca ayat Kursi

Yaitu firman Allah Ta’ala.

اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الْحَـيُّ الْقَيُّوْمُ ۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌ ۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَ رْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗۤ اِلَّا بِاِ ذْنِهٖ ۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖۤ اِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضَ ۚ وَلَا يَــئُوْدُهٗ حِفْظُهُمَا ۚ وَ هُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

“Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 255)

Ini adalah ayat yang paling agung dalam Al Qur’an seperti yang Rasulullah ﷺ ajarkan kepada sahabat Ubay bin Ka’ab yang merupakan Qari dari para sahabat.

Dinamakan ayat kursi karena di situ ada kata kursi.
Ayat yang paling agung karena mengandung Faidah-Faidah yang sangat besar (Tauhid, beberapa nama Allah, beberapa sifat Allah)

Ayat dibaca setiap selesai sholat fardhu.

Rasulullah ﷺ bersabda : “Barangsiapa membaca ayat kursi setiap selesai shalat wajib, maka tidak ada yang bisa menghalanginya untuk masuk surga kecuali kematian.” (HR An Nasa’i).

Syaikh mengatakan, “Sunnahnya, orang yang shalat menjahrkan Dzikir-Dzikir ini semua”.

Makna Jahr, mengeraskan supaya orang lain mendengarnya, meskipun kita tidak mendengarnya (misal orang tuli atau sedang sakit telinga) kecuali ayat kursi.

Lawan Jahr adalah syir, agar orang lain tidak mendengar walaupun kita mendengarnya.

Pendapat jumhur ulama termasuk imam yang empat adalah men syir kan.

Ini sebenarnya khilaf ulama..

Ulama lain (Abu Jarir, Ath Thobari, ibnu Hazm, Ibnu Taimiyyah), Dzikir-Dzikir dibaca Jahr.
Mereka berdalil dengan riwayat shahih bahwa pernah Rasulullah ﷺ dan para sahabat yang membaca Jahr, kecuali ayat kursi.

JAHR maksudnya keras , masing-masing tanpa ada yang memimpin.

📌 Dalam keadaan ada yang masbuq, maka dzikir secara syir supaya tidak menganggap yang sedang sholat.

➡️ Peringatan

1️⃣ Tidak harus dibaca dengan urutan, kecuali istighfar dan Allaahumma anta salam….

Maksud dari penulisan adalah memudahkan untuk dihafal.

2️⃣ Waktu dzikir setelah sholat sampai keluar waktunya. Misalnya subuh, mulai setelah sholat subuh sampai terbit matahari.

Barangsiapa yang biasa baca dzikir setelah sholat dan suatu saat lupa atau sebenarnya ingat tapi disibukkan dengan sesuatu, bukan menyia-nyiakan waktunya.. Maka dia boleh meng qadha setelah habis waktunya…

➡️ DZIKIR SETELAH SHOLAT SUNNAH

Ada dua dzikir

📌 1. Setelah sholat witir

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسِ (3×)

Maha suci Allah, Raja Yang Maha suci

Yang pertama dan kedua, syir
Dan keras untuk yang ketiga

Dari Ubay bin Ka’ab radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah salam shalat witir, beliau membaca: Subhaanal malikil qudduus. (HR. Abu Daud 1430, dishahihkan Al-Albani).

Tambahan

 رَبِّ الْمَلاَئِكَةِ وَالرُّوْحِ

Ini di dhaif menurut sebagian ulama.

📌 2. Setelah sholat dhuha

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الْغَفُورُ

Allaahummagh-fir lii wa tub ‘alayya, innaka antat-tawwaabul ghofuur (100x).

Ya Allah, ampunilah dosaku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Pengampun (100x).

HR. An-Nasai di As-Sunan al-Kubro 9/46.

Dari Zadan dari seorang sahabat anshar, ia berkata, “Aku pernah melewati Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam saat Beliau melaksanakan shalat Dhuha, saya mendengar Beliau berucap: (doa di atas). Aku menghitung Beliau mengulangnya hingga 100 kali.”

Hadits ini shahih

QA

1. Apakah dzikir ini boleh disambi?

Jawab ; boleh tapi mengurangi pahala karena syarat dzikir adalah khusyu

2. Apakah harus dalam keadaan suci?

Jawab. Tidak harus

Semoga bermanfaat.

$$##-aa-##$$

Dzikirsetelahsholat

Syarah Kitab ALBAQIYATUS SHOLIHAT MINAL ADZKAR BA’DAS SHOLAWAT #5
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?