TAFSIR QS AL MAI’DAH Bagian #12: AYAT 59-66
- TAFSIR SURAT : AL MAIDAH #1 (Ayat 1-3)
- TAFSIR SURAT : AL MAIDAH #2 (ayat 4 -5)
- TAFSIR SURAT : AL MAIDAH #3 (ayat 6)
- TAFSIR AL MAIDAH #4 Ayat 6 – bagian 2 s.d. ayat 11
- TAFSIR AL MAIDAH #5 Ayat 12 – 17
- TAFSIR QS AL MAI’DAH Bagian #12: AYAT 59-66
- TAFSIR AL MAIDAH #6 Ayat 18-26
- TAFSIR SURAT AL MAIDAH #7 Ayat 27 s.d. 32
- TAFSIR SURAT AL MAIDAH #8 Ayat 33 s.d 39
- TAFSIR SURAT AL MAIDAH #9 Ayat 40 s.d 45
Diterbitkan pertama kali pada: 25-Okt-2020 @ 20:40
6 menit membacaTAFSIR QS AL MAI’DAH Bagian #12: AYAT 59-66
Ustadz Dr Firanda Andirja MA
9 Rabi’ul Awal 1442H
Kajian Masjid AlIkhlas Dukuh Bima
Mari kita sama-sama belajar ayat-ayat Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Allah berfirman,
قُلْ يَٰٓأَهْلَ ٱلْكِتَٰبِ هَلْ تَنقِمُونَ مِنَّآ إِلَّآ أَنْ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ وَمَآ أُنزِلَ إِلَيْنَا وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبْلُ وَأَنَّ أَكْثَرَكُمْ فَٰسِقُونَ ﴿٥٩﴾
Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, apakah kamu memandang kami salah, hanya lantaran kami beriman kepada Allah, kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya, sedang kebanyakan di antara kamu benar-benar orang-orang yang fasik? QS Al Ma’idah ayat 59
Ayat ini menjelaskan bahwa tidak ada yang membuat ahli kitab membenci kita lantaran kita beriman kepada Allah.
فَٰسِقُونَ
Dalam ayat ini adalah, fisqun Akbar = kafir..
Orang-orang luar banyak tidak suka agama Islam. Semua agama benci kepada muslimin. Hanya karena orang Islam bertauhid, beriman kepada Allah.
Selanjutnya Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
قُلْ هَلْ أُنَبِّئُكُمْ بِشَرٍّ مِنْ ذَٰلِكَ مَثُوبَةً عِنْدَ اللَّهِ ۚ مَنْ لَعَنَهُ اللَّهُ وَغَضِبَ عَلَيْهِ وَجَعَلَ مِنْهُمُ الْقِرَدَةَ وَالْخَنَازِيرَ وَعَبَدَ الطَّاغُوتَ ۚ أُولَٰئِكَ شَرٌّ مَكَانًا وَأَضَلُّ عَنْ سَوَاءِ السَّبِيلِ
Katakanlah: “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu disisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan monyet dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut?”. Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus. QS Al Ma’idah ayat 60
Ahli kitab banyak membanggakan nenek moyang mereka. Dan Allah bantah mereka.
Ternyata mereka lebih buruk dari orang-orang muslim. Nenek moyang nya dilaknat Allah, ada yang dirubah jadi monyet dan babi.
Hukuman Allah sesuai dengan perbuatan nya.
Kaum sodom di hukum dibalik, karena mereka sudah terbalik.
Nenek moyang di rubah monyet, disebutkan dalam Qs Al Baqarah, mereka membuat trik saat larangan mencari ikan pada hari sabtu.
Ada ulama yang menyatakan mereka benar bentuk monyet tapi pikiran manusia.
Diubah menjadi babi, karena mereka juga melanggar hari Sabtu, yaitu yang tua-tua. Mereka juga buat trik menghalalkan zina.
Ini dijelaskan dalam hadits tentang fitnah Bani Israel adalah wanita.
Ada juga pendapat yang menyatakan mereka menjual agama Allah dengan dunia.
Semua monyet dan babi tersebut tidak punya keturunan, jadi jangan mencela mereka keturunan monyet atau babi. Tapi benar bahwa mereka saudara nya monyet dan babi.
Aisyah radhiyallahuanha menceritakan bahwa suatu hari beberapa orang Yahudi lewat di hadapan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam Mereka lalu (pura-pura memberi salam) tetapi dengan berkata, “as-Saam’alaikum (semoga kebinasaan menimpamu)”.
Mendengar ucapan mereka tersebut, Aisyah langsung membalas, “Semoga hal (kebinasaan) itu justru menimpa kalian dan semoga Allah melaknat dan murka kepada kalian”.
Mendengar hal itu, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam lalu menegurnya seraya berkata, “Jangan begitu, wahai Aisyah. Bersikap lembutlah dan hindarilah sifat keras dan kasar!”
Aisyah radhiyallahuanha lalu berkata, “Tidakkah engkau mendengar ucapan mereka tadi?”
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam balik bertanya, “Tidakkah engkau mendengar ucapanku?” Aku telah membalas ucapan mereka tersebut (dengan permohonan yang sama) dan permohonanku itulah yang akan dikabulkan Allah Subhanahu wa Ta’ala , sebaliknya salam (permohonan) mereka terhadapku (agar mendapatkan kebinasaan) tidak akan dikabulkan” (HR Bukhari).
Allah gunakan kata..
وَغَضِبَ
Allah melaknat mereka
Bani Israil adalah Yahudi dan Nasrani.
Mereka bisa disifati dengan dimurkai dan di laknat.
Yang paling penting adalah bagaimana kedudukan kita di sisi Allah, jangan terpedaya dengan banyaknya follower, pujian. Harus banyak latihan dekatkan diri kepada Allah.
Allah berfirman,
وَإِذَا جَآءُوكُمْ قَالُوٓا۟ ءَامَنَّا وَقَد دَّخَلُوا۟ بِٱلْكُفْرِ وَهُمْ قَدْ خَرَجُوا۟ بِهِۦ وَٱللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا كَانُوا۟ يَكْتُمُونَ ﴿٦١﴾
Dan apabila orang-orang (Yahudi atau munafik) datang kepadamu, mereka mengatakan: “Kami telah beriman”, padahal mereka datang kepadamu dengan kekafirannya dan mereka pergi (daripada kamu) dengan kekafirannya (pula); dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan. QS Al Ma’idah ayat 61
Ini adalah orang-orang munafik nya ahlu kitab.
Allah lebih tahu tentang diri mereka,termasuk yang mereka sembunyikan.
Allah ingatkan supaya kita waspada.
Waspada kepada orang yang pura-pura masuk Islam dan nikahin wanita muslim. Bisa jadi setelah punya anak mereka balik ke agama mereka dan mengancam meninggalkan istrinya sehingga istrinya akan ikut agama mereka.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
وَتَرَىٰ كَثِيرًا مِّنْهُمْ يُسَٰرِعُونَ فِى ٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ وَأَكْلِهِمُ ٱلسُّحْتَ لَبِئْسَ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ ﴿٦٢﴾
Dan kamu akan melihat kebanyakan dari mereka (orang-orang Yahudi) bersegera membuat dosa, permusuhan dan memakan yang haram. Sesungguhnya amat buruk apa yang mereka (pendeta) telah kerjakan itu. QS Al Ma’idah ayat 62
Kita harus berbuat adil dalam menyikapi ahli kitab. tidak boleh pukul rata.
كَثِيرًا
Banyak (diantara mereka)
Allah tidak mengatakan semua tapi kebanyakan.
Yahudi punya kaidah halal haram hanya bila interaksi dengan sesama Yahudi.
Mereka suka makan yang haram, mereka suka makan riba.
لَوْلَا يَنْهَىٰهُمُ ٱلرَّبَّٰنِيُّونَ وَٱلْأَحْبَارُ عَن قَوْلِهِمُ ٱلْإِثْمَ وَأَكْلِهِمُ ٱلسُّحْتَ لَبِئْسَ مَا كَانُوا۟ يَصْنَعُونَ ﴿٦٣﴾
Mengapa orang-orang alim mereka, pendeta-pendeta mereka tidak melarang mereka mengucapkan perkataan bohong dan memakan yang haram? Sesungguhnya amat buruk apa yang telah mereka kerjakan itu. QS Al Ma’idah ayat 63
Seorang dai harus tegas menjelaskan hukum Allah, tidak boleh takut ditinggalkan orang. Allah memberi contoh buruknya ulama yahudi yang membiarkan orang-orang Yahudi berbuat dosa.
Itulah sifat pendeta yahudi.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
وَقَالَتِ ٱلْيَهُودُ يَدُ ٱللَّهِ مَغْلُولَةٌ غُلَّتْ أَيْدِيهِمْ وَلُعِنُوا۟ بِمَا قَالُوا۟ بَلْ يَدَاهُ مَبْسُوطَتَانِ يُنفِقُ كَيْفَ يَشَآءُ وَلَيَزِيدَنَّ كَثِيرًا مِّنْهُم مَّآ أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ طُغْيَٰنًا وَكُفْرًا وَأَلْقَيْنَا بَيْنَهُمُ ٱلْعَدَٰوَةَ وَٱلْبَغْضَآءَ إِلَىٰ يَوْمِ ٱلْقِيَٰمَةِ كُلَّمَآ أَوْقَدُوا۟ نَارًا لِّلْحَرْبِ أَطْفَأَهَا ٱللَّهُ وَيَسْعَوْنَ فِى ٱلْأَرْضِ فَسَادًا وَٱللَّهُ لَا يُحِبُّ ٱلْمُفْسِدِينَ ﴿٦٤﴾
Orang-orang Yahudi (begitu kejam) berkata: “Tangan Allah terbelenggu”, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu (maksudnya pelit) dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki.
Dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka.
Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan dimuka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan. QS Al Ma’idah ayat 64
Yahudi menyifati banyak keburukan yang dijelaskan dalam Taurat, misalnya Allah pelit. Padahal yahudi sampai sekarang super pelit.
Sifat Tangan Allah
Allah berfirman
بَلْ يَدَاهُ مَبْسُوطَتَانِ
Akan tetapi kedua tangan Allah terbuka..
Kata..
يَدَاهُ
Kata dengan mutsanna (dua) artinya dua tangan Allah.
Dan Alla memiliki dua tangan.
Hati-hati dengan takwil yang mentakwil sifat tangan Allah dengan:
1. Nikmat, padahal nikmat Allah banyak (dalam ayat disebut dengan kata dua)
2. Kekuasaan, saat Allah ciptakan Nabi Adam dengan tangan, padahal itulah keistimewaan Nabi Adam yang Allah ciptakan dengan kedua tangan Allah. Dan Iblis tidak punya jawaban lagi bahwa Nabi Adam lebih mulia.
Dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka.
Dan ini adalah tambahan siksaan kepada Yahudi.
Hukuman Allah kepada Yahudi.
1. Super pelit
2. Semakin turun ayat semakin membangkang.
3. Hati mereka saling bermusuhan
Dhahir nya orang Yahudi tidak akan menguasai dunia, hanya sedikit bagian.
Allah berfirman,
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ ٱلْكِتَٰبِ ءَامَنُوا۟ وَٱتَّقَوْا۟ لَكَفَّرْنَا عَنْهُمْ سَيِّـَٔاتِهِمْ وَلَأَدْخَلْنَٰهُمْ جَنَّٰتِ ٱلنَّعِيمِ ﴿٦٥﴾
Dan sekiranya Ahli Kitab beriman dan bertakwa (kepada Allah) , tentulah Kami tutup (hapus) kesalahan-kesalahan mereka dan tentulah Kami masukkan mereka kedalam surga-surga yang penuh kenikmatan. QS Al Ma’idah ayat 65
Ahli kitab melakukan banyak dosa dan dosa kesyirikan.
Surga kenikmatan, artinya surga yang penuh kenikmatan.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
وَلَوْ أَنَّهُمْ أَقَامُوا۟ ٱلتَّوْرَىٰةَ وَٱلْإِنجِيلَ وَمَآ أُنزِلَ إِلَيْهِم مِّن رَّبِّهِمْ لَأَكَلُوا۟ مِن فَوْقِهِمْ وَمِن تَحْتِ أَرْجُلِهِم مِّنْهُمْ أُمَّةٌ مُّقْتَصِدَةٌ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ سَآءَ مَا يَعْمَلُونَ ﴿٦٦﴾
Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan (Al Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Rabb mereka , niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka. Diantara mereka ada golongan yang pertengahan. Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka. QS Al Ma’idah ayat 66
Rabb kita dan Rabb mereka adalah Rabb yang sama. Sehingga memungkinkan kita berdakwah kepada mereka.
Allah jelaskan..golongan Islam
1. Golongan banyak lakukan dosa
2. Pertengahan, jalankan yang wajib saja
3. Semangat berlomba dalam kebaikan
Seperti dalam firman Allah..
ثُمَّ أَوْرَثْنَا ٱلْكِتَٰبَ ٱلَّذِينَ ٱصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِۦ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌۢ بِٱلْخَيْرَٰتِ بِإِذْنِ ٱللَّهِ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَضْلُ ٱلْكَبِيرُ ﴿٣٢﴾
Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar. QS. Fatir (35) : 32
Sedangkan Ahli kitab hanya dibagi 2, yaitu : golongan pertengahan dan golongan banyak dosa.
Semoga bermanfaat.
##$$-aa-$$##


