SESAT SETAHAP DEMI SETAHAP
*SESAT SETAHAP DEMI SETAHAP*
Ustadz Ali Nur, Lc
7 Rabi’ul Awal 1447H/30 Agustus 2025
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima Bekasi
Tema ini adalah serial cara-cara syetan dalam menjerumuskan manusia ke dalam neraka. Sebelum nya kita belajar salah satu cara adalah menunda amal baik yaitu Taswif, juga ifrath (berlebihan-terlalu bersemangat) dan tafrith (meremehkan/melalaikan).
Dan syetan juga menjerumuskan manusia secara pelan-pelan. Allah jadikan pintu-pintu kesenangan manusia.
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ ٱلشَّهَوَاتِ مِنَ ٱلنِّسَآءِ وَٱلْبَنِينَ وَٱلْقَنَـٰطِيرِ ٱلْمُقَنطَرَةِ مِنَ ٱلذَّهَبِ وَٱلْفِضَّةِ وَٱلْخَيْلِ ٱلْمُسَوَّمَةِ وَٱلْأَنْعَـٰمِ وَٱلْحَرْثِۗ ذَٰلِكَ مَتَـٰعُ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَاۖ وَٱللَّهُ عِندَهُۥ حُسْنُ ٱلْمَـَٔابِ
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari emas dan perak, kuda pilihan (kendaraan) , hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” QS Ali Imran ayat 14.
Syetan akan memilih pintu yang manusia mudah tergoda.
Seperti kisah Nabi Adam yang digoda syetan, akhirnya terjerumus.
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,
ورفَوَسْوَسَ إِلَيْهِ ٱلشَّيْطَـٰنُ قَالَ يَـٰٓـٔادَمُ هَلْ أَدُلُّكَ عَلَىٰ شَجَرَةِ ٱلْخُلْدِ وَمُلْكٍ لَّا يَبْلَىٰ
“Lalu setan membisikkan pikiran jahat kepadanya (Adam), dia berkata: ‘Wahai Adam, maukah aku tunjukkan kepadamu pohon kekekalan dan kerajaan yang tidak akan binasa?'” QS Thoha 120.
Kalau Allah melarang sesuatu maka Allah juga haramkan semua jalan yang menuju hal tersebut. Ada preventif.
Contoh haramnya khamr, Allah juga melarang kita untuk bermajelis yang ada khamr nya.
Begitu larangan zina, semua yang mendekati zina juga Allah larang. Allah melarang laki-laki bersentuhan dengan wanita yang tidak halal. Ini adalah tindakan preventif.
Dan syetan pun menjerumuskan manusia secara pelan-pelan memulai pintu yang disukai manusia.
Ada kisah terkenal, yaitu Ahli Ibadah yang Tertipu Syetan yang dapat dari baca di kitab Talbis Iblis Karya Ibnul Jauzi.
Tiga saudara laki-laki ingin pergi berjihad.
• Mereka menitipkan adik perempuan mereka kepada seorang rahib (ahli ibadah) yang sangat terkenal karena ketaatannya.
• Awalnya si rahib menolak karena takut fitnah, tapi syetan membisikinya, “Ini amanah, kamu bisa letakkan dia di rumah terpisah, kamu tidak akan tergoda.”
Tahapan godaan syetan dimulai:
• Godaan pertama – mendekati dosa
• Awalnya, sang wanita tinggal jauh.
• Syetan membisikkan, “Kasihan, kamu tidak berbicara dengannya. Temani sebentar.”
• Rahib mulai berbicara dari balik dinding, lalu mulai datang langsung, lalu sering melihat wajahnya.
Makanya ada larangan dalam syariat, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
لا يخلونَّ رجل بامرأة إلا مع ذي محرم، فإن الشيطان ثالثهما.
“Janganlah seorang laki-laki berkhalwat (berdua-duaan) dengan seorang wanita kecuali bersama mahramnya, karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syetan.” HR Bukhari dan Muslim
• Godaan kedua – zina
• Akhirnya ia terjatuh dalam zina dengan wanita itu.
• Wanita itu hamil dan melahirkan seorang bayi.
• Godaan ketiga – menutup dosa dengan dosa
• Syetan membisiki, “Jika saudara-saudaranya tahu, mereka akan membunuhmu. Bunuh saja dia dan anaknya.”
• Maka rahib itu membunuh wanita dan anaknya, lalu mengubur diam-diam.
Syetan menampakkan diri di akhir.
Setelah para saudaranya kembali dan bertanya, rahib berpura-pura bahwa adiknya sakit lalu wafat. Tapi syetan membocorkan rahasia itu kepada mereka lewat mimpi atau petunjuk. Mereka menggali dan menemukan mayatnya.
Rahib ditangkap dan dijatuhi hukuman mati.
Saat menjelang dihukum, syetan muncul dan berkata:
“Akulah yang menjerumuskanmu ke dalam semua ini. Kalau kamu mau selamat, sujudlah kepadaku.”
Dalam keadaan tertekan dan panik, rahib itu sujud kepada syetan… dan akhirnya mati dalam keadaan sujud kepada syetan (kufur).
Sebagian ahli tafsir, memasukan kisah ini dalam tafsir ayat Al Hasyr ayat 16.
Semoga bermanfaat.
#syetan #zina #sesat #syubhat #sholeh
##$$-aa-$$##

