40 Hadits TARBIYAH dan MANHAJ#2
Diterbitkan pertama kali pada: 28-Jun-2024 @ 19:39
4 menit membaca40 Hadits TARBIYAH dan MANHAJ#2
Ustadz Ali Nur, Lc
23 Dzulhijah 1445H/28 Juni 2024
Masjid Al Amanah Ciputat
➡️ Dari Malik bin al-Huairist Radhiyallahu anhu , dia berkata:
أَتَيْنَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ شَبَبَةٌ مُتَقَارِبُونَ فَأَقَمْنَا عِنْدَهُ عِشْرِينَ لَيْلَةً وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَفِيقًا فَلَمَّا ظَنَّ أَنَّا قَدْ اشْتَقْنَا أَهْلَنَا سَأَلَنَا عَمَّنْ تَرَكْنَا بَعْدَنَا فَأَخْبَرْنَاهُ فَقَالَ ارْجِعُوا إِلَى أَهْلِيكُمْ فَأَقِيمُوا فِيهِمْ وَعَلِّمُوهُمْ وَمُرُوهُمْ وَذَكَرَ أَشْيَاءَ أَحْفَظُهَا أَوْ لَا أَحْفَظُهَا وَصَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي فَإِذَا حَضَرَتْ الصَّلَاةُ فَلْيُؤَذِّنْ لَكُمْ أَحَدُكُمْ وَلْيَؤُمَّكُمْ أَكْبَرُكُمْ
Kami mendatangi Rasulullah ﷺ dan kami adalah para pemuda yang hampir sebaya. Kami tinggal bersama Rasulullah selama 20 hari. Sungguh, Rasulullah ﷺ adalah orang yang penyayang.
Ketika Beliau ﷺ melihat kami rindu kepada keluarga kami, Beliau ﷺ menanyakan kepada kami tentang keluarga yang kami tinggalkan, lalu kami mengabarkan kepada Beliau ﷺ tentang keluarga yang kami tinggal.
Kemudian Beliau ﷺ bersada, ‘Kembalilah kalian kepada keluarga kalian! dan tinggallah bersama mereka! Ajarilah mereka dan perintahkanlah mereka! dan Rasulullah ﷺ menyebutkan banyak hal, ada yang bisa saya hafal dan ada pula yang tidak bisa hafal.
(Beliau ﷺ juga bersabda:) Dan shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat! Dan apabila waktu shalat telah tiba, maka salah seorang diantara kalian hendaknya mengumandangkan adzan, dan yang mengimami kalian adalah orang yang paling tua diantara kalian [HR. Al-Bukhari]
✅ Faidah
1️⃣ Malik bin Al Huairits mendatangi – artinya ilmu itu didatangi bukan yang mendatangi kita. Berkah nya beda.
2️⃣ Menuntut ilmu saat usia muda beda hasil dengan saat umur lebih tua. Walaupun orang yang lebih dewasa komitmen nya lebih kuat.
Keuntungan saat muda – waktu lapang, tanggung jawab belum banyak.
Lihatlah pada Ibnu Abbas – yang punya semangat mendatangi para sahabat yang punya hadits yang belum Ibnu Abbas dengar / kuasai.
Setelah Rasulullah ﷺ wafat, kesungguhan belajar Ibnu Abbas tidak kendur. Beliau terus menimba ilmu dari para sahabat yang masih hidup. Seperti suatu saat beliau pernah mendatangi seorang sahabat di waktu siang untuk mendengar hadis darinya. Namun ternyata sahabat tersebut sedang beristirahat. Ibnu Abbas lalu menunggu di depan pintu sehingga ketiduran dan mukanya terkena debu.
Ketika sahabat tersebut membuka pintu, maka ia terperanjat mengetahui kehadiran Ibnu Abbas. Lalu ia berkata, “Wahai anak paman Rasulullah, apa yang membuat engkau datang? Mengapa engkau tidak mengutus salah seorang agar aku mendatangimu?”
Ibnu Abbas menjawab, “Tidak, akulah yang lebih berhak mendatangimu. Telah sampai hadis kepadaku darimu bahwa engkau mendengar dari Rasulullah. Aku ingin mendengar langsung darimu.”
Ingatlah pada hadits tujuh golongan yang dapat naungan Allah, diantaranya adalah pemuda yang tumbuh diatas ketaatan kepada Allah ﷺ.
Anak muda ambisi hidup nya lebih besar dari pada orang tua.
❓Pemuda ,ada dua pendapat definisi nya.
Baligh – 40
Baligh – 50
3️⃣ Fokus untuk belajar. (mondok bersama Rasulullah ﷺ).
Praktek dengan dauroh plus ngaji.
Nabi Musa juga Allah perintahkan untuk belajar kepada Nabi Lain (Khidir). Nabi Musa disertai Yusak Bin Nuun. Dan Nabi Khidir memberi syarat bahwa Nabi Musa harus sabar.
Menuntut ilmu itu perlu kesabaran,
Usaha datang kemajelis ilmu perlu kesabaran.
Duduk sabar dengar kajian juga perlu kesabaran.
4️⃣ Nabi ﷺ adalah penyayang dan lembut.
Pendidik harus penyayang/lembut. Bilang tidak ➡️ tidak harus dengan kata kasar.
Hukum dengan kasih sayang, bukan dengan kemarahan.
Keluarga sendiri harus lebih berhak atas kasih sayang dan kelembutan kita.
Nabi Nuh saat memanggil anak nya yang tenggelam dengan panggilan yaa bunayya (panggilan paling lembut).
Juga saat Nabi Ibrahim kasih tahu Ismail saat diperintahkan untuk menyembelih Nabi Ismail juga dengan panggilan yaa bunayya.
Begitu juga Luqman dalam ajarkan anaknya dengan kata yaa bunayya
Guru harus memberi kesan kepada murid – bahwa guru sayang pada muridnya.
5️⃣ Nabi ﷺ perkirakan murid nya mulai rindu keluarga.
Guru tahu kondisi murid nya.
Guru harus menjiwai kelas, orang-orang yang diajari.
Nabi ﷺ juga demikian dengan istri-istri nya.
6️⃣ Kemudian Beliau ﷺ bersada, ‘Kembalilah kalian kepada keluarga kalian! dan tinggallah bersama mereka! Ajarilah mereka dan perintahkanlah mereka!
Apa yang diajarkan guru – seharus nya diajarkan kepada keluarga kita.
Agama itu nasihat.
Haji itu Arafah – kenapa disebut Arafah? Karena wukuf di Arafah itu yang paling vital.
Demikian juga agama itu nasihat, karena agama itu intinya nasihat.
7️⃣ (Beliau ﷺ juga bersabda:) Dan shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat!
Rasulullah ﷺ pernah sholat sambil naik mimbar. Dengan tujuan supaya para shahabat benar-benar mempelajari sholat dengan benar.
8️⃣ Dan apabila waktu shalat telah tiba, maka salah seorang diantara kalian hendaknya mengumandangkan adzan, dan yang mengimami kalian adalah orang yang paling tua diantara kalian.
Bagaimana dengan di daerah terpencil? Kita harus kumandangkan adzan.
Benda yang dengar akan jadi saksi.
Kalau kita dirumah gak perlu adzan, karena sudah dikumandangkan adzan di masjid.
Kalau Safar dan gak ada Masjid – kita berhenti, kita adzan dan sholat.
Dalam hadits lain – Yang Imamin kalian adalah yang paling banyak hafalan.
❓Untuk sholat jenazah – yang paling berhak jadi imam adalah orang yang dapat wasiat.
Ini sesuai dengan pendapat Imam Malik.
Abu Bakar beewasiat – Imam Sholat jenazah adalah Umar bin Khaththab
Umar bin Khaththab ➡️ Syuaib.
Aisyah ➡️ Abu Hurairah.
Kalau tidak ada wasiat maka penyelenggara kekuasaan (pejabat setempat).
Kalau gak ada pejabat maka diwakilkan, kalau gak ada balik kepada keumuman, yaitu yang balik banyak amalan.
Semoga bermanfaat.
#ibadah #suami #guru #istri #anak #pendidik
##$$-aa-##$$

