Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc MATauhid

KITAB TAUHID #22-SEBAGIAN UMAT INI ADA YANG MENYEMBAH BERHALA

Diterbitkan pertama kali pada: 16-Jul-2020 @ 17:25

3 menit membaca

Syarah Kitab Tauhid bab 23 : *PENJELASAN BAHWA SEBAGIAN UMAT INI ADA YANG MENYEMBAH BERHALA*
Ustadz DR Firanda Andirja, Lc MA
6 Jumadil Akhir 1440H

Bab ini untuk membantah syubhat bahwa Umat Islam tidak akan Terjerumus dalam kesyirikan.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ الشَّيْطَانَ قَدْ أَيِسَ أَنْ يَعْبُدَهُ الْمُصَلُّونَ فِي جَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَلَكِنْ فِي التَّحْرِيشِ بَيْنَهُمْ ( رواه مسلم 2812)

“Sesungguhnya syaitan telah putus asa untuk disembah oleh orang-orang yang shalat di jazirah arab, akan tetapi dia mengadu domba di antara mereka.”
(HR. Muslim no. 2812)

قَدْ أَيِسَ=putus asa

Bantahan bahwa syubhat umat Islam tidak jatuh dalam kesyirikan yang pakai dalil hadits di atas.

1. Nabi mengabarkan perasaan syetan yang putus asa karena melihat berkembangnya Islam

2. Apakah perasaan syetan benar? Jawab tidak.

3. Lafaz الْمُصَلُّونَ
3a lil ustighriq; yang mencakup seluruh orang yang sholat
3b. Lil ahad – Orang sholat yang tertentu (shabat)

4. Kenyataan banyak yang menyembah syetan setelah wafatnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
– muncul Nabi Palsu
– banyak yang murtad setelah wafatnya Nabi Shallallahu alaihi wasallam, dan diperangi Abu Bakar (Hadits telaga Hauth)
– munculnya Qaramitah (syi’ah)
– munculnya orang-orang zindiq (sembah Ali)

5. Seluruh buku2 fiqih mahdzab membahas hukuman orang-orang murtad.

6. Mereka yang berdalil dengan perasaan syetan juga sebagian mereka mengkafirkan wahabi.

Ada 3 model manusia
1. Khawarij (mudah mengkafirkan)
2. Penyembah kubur
3. Ahlussunnah (tengah-tengah)

Penulis mengatakan sebagian umat ini akan ada yang menyembah berhala.

Firman Allah Subhanahu wata’ala :

ألم تر إلى الذين أوتوا نصيبا من الكتاب يؤمنون بالجبت والطاغوت ويقولون للذين كفروا هؤلاء أهدى من الذين آمنوا سبيلا

“Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang diberi bagian dari Al kitab ?, mereka beriman kepada Jibt dan Thoghut, dan mengatakan kepada orang-orang kafir (musyrik Mekkah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya dari orang-orang yang beriman.” (QS. An nisa’, 51 ).

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, bahwa Al Qur’an akan membela atau menyerang (tidak amalkan).

Ayat ini turun kepada sebagian orang-orang Yahudi,
Dari Ibnu Abbas Iagi disebutkan bahwa yang dimaksud dengan al-jibt ialah Huyay ibnu Akhtab.

Dari Mujahid, yang dimaksud dengan al-jibt ialah Ka’b ibnul Asyraf.

Terdapat bebarapa penafsiran dari kalangan salaf, tentang makna Jibt, antara lain : berhala, sihir, tukang sihir, tukang ramal, Huyai bin Akhthob dan Ka’ab bin Al Asyraf ( kedua orang ini adalah tokoh orang orang yahudi di zaman Rasulullah). Dengan demikian, pengertian umum mencakup makna ini semua, sebagaimana yang dikatakan oleh Al Jauhari dalam Ash Shihah : “ Jibt adalah kata kata yang dapat digunakan untuk berhala, tukang ramal, tukang sihir dan sejenisnya ..”

Demikian halnya dengan kata kata thoghut, terdapat beberapa penafsiran, yang menunjukkan pengertian umum. Antara lain : syetan, syetan dalam wujud manusia, behala, tukang ramal, Ka’ab Al Asyraf.

Ibnu Jarir Ath Thobari, dalam menafsirkan ayat ini, setelah menyebutkan beberapa penafsiran ulama salaf, mengatakan : “ … Jibt dan thoghut ialah dua sebutan untuk setiap yang diagungkan dengan disembah selain Allah, atau ditaati, atau dipatuhi, baik yang diagungkan itu batu, manuisa ataupun syetan

*sisi pendalilan dari ayat *

1. Yahudi beriman kepada Al Jibt dan Taghut. (umat Islam akan ada yang ikuti yahudi)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِى جُحْرِ ضَبٍّ لاَتَّبَعْتُمُوهُمْ , قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ آلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ : فَمَنْ

“Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang sempit sekalipun), pasti kalian pun akan mengikutinya.” Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?” (HR. Muslim no. 2669).

Dalil berikutnya..

Allah berfirman,
قل هل أنبئكم بشر من ذلك مثوبة عند الله، من لعنه الله وغضب عليه، وجعل منهم القردة والخنازير وعبد الطاغوت.

“Katakanlah :” maukah aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari pada (orang-orang fasik) itu dihadapan Allah, yaitu orang-orang yang dilaknati dan dimurkai, dan diantara mereka ada yang dijadikan kera dan babi, dan orang-orang yang menyembah Thoghut” (QS. Al Maidah, 60).

Ayat sebelumnya, ayat 59.

قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ هَلْ تَنْقِمُونَ مِنَّا إِلَّا أَنْ آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلُ وَأَنَّ أَكْثَرَكُمْ فَاسِقُونَ (59)

Katakanlah, “Hai Ahli Kitab, apakah kalian memandang kami salah, hanya lantaran kami beriman kepada Allah, kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya, sedangkan kebanyakan di antara kalian benar-benar orang-orang yang fasik?”

Taghut, semua yang disembah selain Allah, bisa jadi Nabu, jin, orang yang menghalalkan yang haram (dengan ikuti).

Kenapa dirubah jadi kera? Karena kera yang paling mirip kera.

Ibnu Abbas, yang dirubah jadi monyet yang muda dan yang tua diubah jadi babi. (Mereka yang melanggar larangan hari Sabtu).
Dan yang telah dirubah jadi babi dan monyet tersebut tidak punya keturunan.

T&J.
1. T, kenapa hukum asal ibadah itu haram?
J : benar, dalil nya hadits ibadah tanpa contoh dari Rusulullah shallallahu alaihi wasallam adalah tertolak.

2. T. Calon suami istri, walinya mensyaratkan calon suami untuk syahadat ulang, padahal sudah ngaji tauhid..
J. Hak wali bapak tersebut gugur.

$$##-aa-##$$

Digita Template

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?