TAFSIR QS AL A’RAF#6: AYAT 44 -51
- TAFSIR QS AL A’RAF#1 : AYAT 1-11
- TAFSIR QS AL A’RAF#2: AYAT 12-22
- TAFSIR QS AL A’RAF#3: AYAT 22-30
- TAFSIR QS AL A’RAF#4: AYAT 31-37
- TAFSIR QS AL A’RAF#5: AYAT 38-43
- TAFSIR QS AL A’RAF#6: AYAT 44 -51
- TAFSIR QS AL A’RAF#7: AYAT 52 -56
- TAFSIR QS AL A’RAF#8: AYAT 57-64
- TAFSIR QS AL A’RAF#9: AYAT 65-72
- TAFSIR QS AL A’RAF#10: AYAT 73-79
Diterbitkan pertama kali pada: 23-Mei-2021 @ 20:46
4 menit membaca📖 TAFSIR QS AL A’RAF#6: AYAT 44 -51
👤Ustadz Dr Firanda Andirja MA
🗓️ 12 Syawal 1442H
🕌 Masjid AlIkhlas Dukuh Bima (zoom)
Kita lanjutkan, ada 3 kelompok di akhirat kelak, yaitu
1. Penghuni surga
2. Penghuni neraka
3. Ashabul Al A’raf, yaitu orang-orang yang ditahan oleh Allah disuatu bangunan antara surga dan neraka, suatu tempat yang agak meninggi.
✳️Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَنَا دٰۤى اَصْحٰبُ الْجَـنَّةِ اَصْحٰبَ النَّا رِ اَنْ قَدْ وَجَدْنَا مَا وَعَدَنَا رَبُّنَا حَقًّا فَهَلْ وَجَدْتُّمْ مَّا وَعَدَ رَبُّكُمْ حَقًّا ۗ قَا لُوْا نَـعَمْ ۚ فَاَ ذَّنَ مُؤَذِّنٌۢ بَيْنَهُمْ اَنْ لَّـعْنَةُ اللّٰهِ عَلَى الظّٰلِمِيْنَ
“Dan para penghuni surga menyeru penghuni-penghuni neraka, “Sungguh, kami telah memperoleh apa yang dijanjikan Rabb kami kepada kami itu benar. Apakah kalian telah memperoleh apa yang dijanjikan Tuhan kepada kalian itu benar?”
Mereka menjawab, “Benar.” Kemudian penyeru (malaikat) mengumumkan di antara mereka, “Laknat Allah bagi orang-orang zalim,” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 44)
Ini terjadi setelah Allah jelaskan apa yang mereka kerjakan dan sudah menjadi penghuni surga atau neraka.
Allah menggunakan kata
وَنَا دٰۤى
Menyeru dengan suara yang sangat tinggi.
Surga dan neraka itu luas. Dan antara surga dan neraka ada pembatas.
Untuk apa penghuni surga berbicara dengan penghuni neraka? Padahal mereka sudah tahu. Hal ini karena untuk menghina penghuni neraka, agar mereka merasa lebih tersiksa, karena dulu mereka suka mengejek orang-orang beriman.
Seperti firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.
إِنَّ الَّذِينَ أَجْرَمُوا كَانُوا مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا يَضْحَكُونَ (29) وَإِذَا مَرُّوا بِهِمْ يَتَغَامَزُونَ (30) وَإِذَا انْقَلَبُوا إِلَى أَهْلِهِمُ انْقَلَبُوا فَكِهِينَ (31) وَإِذَا رَأَوْهُمْ قَالُوا إِنَّ هَؤُلَاءِ لَضَالُّونَ (32) وَمَا أُرْسِلُوا عَلَيْهِمْ حَافِظِينَ (33) فَالْيَوْمَ الَّذِينَ آمَنُوا مِنَ الْكُفَّارِ يَضْحَكُونَ (34) عَلَى الْأَرَائِكِ يَنْظُرُونَ (35) هَلْ ثُوِّبَ الْكُفَّارُ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ (36)
Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang dahulunya (di dunia) menertawakan orang-orang yang beriman. Dan apabila orang-orang yang beriman lewat di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya. Dan apabila orang-orang berdosa itu kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira. Dan apabila mereka melihat orang-orang mukmin, mereka mengatakan, “Sesungguhnya mereka itu benar-benar orang-orang yang sesat, ” padahal orang-orang yang berdosa itu tidak dikirim untuk penjaga bagi orang-orang mukmin. Maka pada hari ini orang-orang yang beriman menertawakan orang-orang kafir, mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang. Sesungguhnya orang-orang kafir telah diberi ganjaran terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
Al-Muthaffifin, ayat 29-36
Yang membuat pengumuman itu adalah malaikat. Pengumuman ini untuk memastikan bahwa penghuni neraka makin jauh dari rahmat Allah, di lipatgandakan adzab dan doa makin jauh dari rahmat Allah, dan supaya mereka kekal di dalamnya.
Kebalikan dari pengumuman ini adalah rahmat Allah dan kebaikan bagi penghuni surga. Maka ada yang menyebut hari akhir adalah hari pengumuman.
✳️Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
الَّذِيْنَ يَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَيَـبْـغُوْنَهَا عِوَجًا ۚ وَهُمْ بِا لْاٰ خِرَةِ كٰفِرُوْنَ
“(yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (orang lain) dari jalan Allah dan ingin membelokkannya. Mereka itulah yang mengingkari kehidupan akhirat.””
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 45)
❗❗Sifat mereka adalah Ada 4,yaitu..
⏺️1. dzalim.
يَصُدُّوْنَ
⏺️2. Makna berpaling dan menghalangi..
Ini dengan fiil mudhoriq, karena seakan-akan sedang terjadi atau mereka lakukan berulang-ulang, memalingkan orang dari Islam.
⏺️3. Orang-orang musyrikin itu ingin jalan kelihatan bengkok, halangi jalan menuju Islam. Saat ini banyak orang yang menggambarkan hal2 buruk kepada dai-dai yang ajak kepada Al Qur’an dan Sunnah.
⏺️4. Sifat lainnya adalah mereka kafir pada hari akhir.
✳️Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَبَيْنَهُمَا حِجَا بٌ ۚ وَعَلَى الْاَ عْرَا فِ رِجَا لٌ يَّعْرِفُوْنَ كُلًّا بِۢسِيْمٰٮهُمْ ۚ وَنَا دَوْا اَصْحٰبَ الْجَـنَّةِ اَنْ سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ ۗ لَمْ يَدْخُلُوْهَا وَهُمْ يَطْمَعُوْنَ
“Dan di antara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada tabir dan di atas A’raf (tempat yang tertinggi) ada orang-orang yang saling mengenal, masing-masing dengan tanda-tandanya (penghuni surga dan penghuni neraka). Mereka menyeru penghuni surga, “Salamun ‘alaikum” (salam sejahtera bagimu). Mereka belum dapat masuk, tetapi mereka ingin segera (masuk).”
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 46)
Hijab, bangunan antara penghuni surga dan penghuni neraka.
Dinding, punya sifat A’ raf (tempat agak tinggi).
Mereka lihat penghuni surga dan penghuni neraka.
✳️Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَاِ ذَا صُرِفَتْ اَبْصَا رُهُمْ تِلْقَآءَ اَصْحٰبِ النَّا رِ ۙ قَا لُوْا رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ
“Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka, mereka berkata, “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang zalim itu.””
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 47)
وَاِ ذَا صُرِفَتْ
Dipalingkan, karena sebenarnya mereka gak mau lihat.
✳️▶️Siapa ashabul A’raf, ada khilaf ulama.❔❔
🔸1. Malaikat
🔸2. Orang-orang yang kebaikan sama dengan keburukan setelah ditimbang.
🔸3. Asalnya penghuni surga tetapi ada dosa kecil yang tidak pantas untuk masuk neraka.
Pendapat yang kuat adalah pendapat kedua.
Mereka masuk surga dengan ada kekhawatiran karena kondisi tersebut.
✳️Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَنَا دٰۤى اَصْحٰبُ الْاَ عْرَا فِ رِجَا لًا يَّعْرِفُوْنَهُمْ بِسِيْمٰٮهُمْ قَا لُوْا مَاۤ اَغْنٰى عَنْكُمْ جَمْعُكُمْ وَمَا كُنْتُمْ تَسْتَكْبِرُوْنَ
“Dan orang-orang di atas A’raf (tempat yang tertinggi) menyeru orang-orang yang mereka kenal dengan tanda-tandanya sambil berkata, “Harta yang kamu kumpulkan dan apa yang kamu sombongkan, (ternyata) tidak ada manfaatnya buat kamu.”
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 48)
رِجَا لًا
Ada laki-laki (dan perempuan).
Mereka lihat penghuni neraka yang dulunya di dunia terkenal (dengan harta, jabatan dst).
✳️Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اَهٰۤؤُلَآ ءِ الَّذِيْنَ اَقْسَمْتُمْ لَا يَنَا لُهُمُ اللّٰهُ بِرَحْمَةٍ ۗ اُدْخُلُوا الْجَـنَّةَ لَا خَوْفٌ عَلَيْكُمْ وَلَاۤ اَنْتُمْ تَحْزَنُوْنَ
“Itukah orang-orang yang kamu telah bersumpah, bahwa mereka tidak akan mendapat rahmat Allah?” (Allah berfirman), “Masuklah kamu ke dalam surga! Tidak ada rasa takut padamu dan kamu tidak pula akan bersedih hati.””
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 49)
Orang neraka mengejek ashabul araf bahwa mereka tidak akan masuk surga dan Allah malah menyuruh ashabul araf untuk masuk surga.
✳️MAllah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَنَا دٰۤى اَصْحٰبُ النَّا رِ اَصْحٰبَ الْجَـنَّةِ اَنْ اَفِيْضُوْا عَلَيْنَا مِنَ الْمَآءِ اَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللّٰهُ ۗ قَا لُـوْۤا اِنَّ اللّٰهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى الْـكٰفِرِيْنَ
“Para penghuni neraka menyeru para penghuni surga, “Tuangkanlah (sedikit) air kepada kami atau rezeki apa saja yang telah dikaruniakan Allah kepadamu.” Mereka menjawab, “Sungguh, Allah telah mengharamkan keduanya bagi orang-orang kafir,””(QS. Al-A’raf 7: Ayat 50)
Minum nya penghuni neraka adalah hamim, yang sangat panas namun tetap saja mereka minum.
Ada tafsir, dialog ini adalah antara kerabat saat di dunia. Tafsir lainnya adalah ini berlaku umum.
Penghuni surga tidak akan bisa memberikan makanan dan minuman kepada penghuni neraka, ini adalah siksa tambahan,siksa batin.
✳️Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
الَّذِيْنَ اتَّخَذُوْا دِيْنَهُمْ لَهْوًا وَّلَعِبًا وَّغَرَّتْهُمُ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا ۚ فَا لْيَوْمَ نَنْسٰٮهُمْ كَمَا نَسُوْا لِقَآءَ يَوْمِهِمْ هٰذَا ۙ وَمَا كَا نُوْا بِاٰ يٰتِنَا يَجْحَدُوْنَ
“(yaitu) orang-orang yang menjadikan agamanya sebagai permainan dan senda gurau, dan mereka telah tertipu oleh kehidupan dunia. Maka, pada hari ini (Kiamat), Kami meninggalkan mereka sebagaimana mereka dahulu meninggalkan pertemuan hari ini, dan karena mereka mengingkari ayat-ayat Kami.”
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 51)
Orang-orang kafir, tujuan utamanya adalah dunia. Mereka terpedaya dengan dunia.
Mereka jadikan agama sebagai mainan dan senda gurau.
Nisyan pada ayat ini maknanya adalah meninggalkan, bukan melupakan. Timbangan Allah itu sangat detail.
Tanya jawab..
1. Bagaimana cara supaya aib kita Allah tutupi?
A. Istighfar dan berdoa minta Allah tutupi aib kita.
B. Berusaha menutupi aib orang lain
C. jangan buka aib kita
Semoga bermanfaat..
##$$-aa-$$##

