This entry is part 10 of 25 in the series Tafsir Al A'raf

Diterbitkan pertama kali pada: 20-Jun-2021 @ 20:49

5 menit membaca

📖 TAFSIR QS AL A’RAF#10: AYAT 73-79
👤Ustadz Dr Firanda Andirja MA
🗓️ 11 Dzulqaidah 1442H
🕌 Masjid AlIkhlas Dukuh Bima (zoom)

Kisah Nabi Sholeh alaihissalam..

✳️ Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَاِ لٰى ثَمُوْدَ اَخَاهُمْ صٰلِحًا ۘ قَا لَ يٰقَوْمِ اعْبُدُوْا اللّٰهَ مَا لَـكُمْ مِّنْ اِلٰهٍ غَيْرُهٗ ۗ قَدْ جَآءَتْكُمْ بَيِّنَةٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ ۗ هٰذِهٖ نَا قَةُ اللّٰهِ لَـكُمْ اٰيَةً فَذَرُوْهَا تَأْكُلْ فِيْۤ اَرْضِ اللّٰهِ وَلَا تَمَسُّوْهَا بِسُوْٓءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَا بٌ اَ لِيْمٌ

“Dan kepada kaum Tsamud (Kami utus) saudara mereka Sholeh. Dia berkata, “Wahai kaumku! Sembahlah Allah! Tidak ada Tuhan (sembahan) bagi kalian selain Dia. Sesungguhnya telah datang kepada kalian bukti yang nyata dari Rabb kalian. Ini (seekor) unta betina dari Allah sebagai tanda untukmu. Biarkanlah ia makan di Bumi Allah, janganlah disakiti, nanti akibatnya kalian akan mendapatkan siksaan yang pedih.””
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 73)

Nabi Sholeh adalah dari kaum Tsamud.
Adalah perselisihan apakah Tsamud keturunan kaum ‘Ad, mereka jauh dibawah Ad, tetapi jelas kembali kepada Irom…

Allah menyebut Tsamud sebagai kaum Ad kedua. Karena ada keterkaitan yang dekat.

وَأَنَّهُ أَهْلَكَ عَادًا الأولَى (50) وَثَمُودَ فَمَا أَبْقَى (51)

dan bahwasanya Dia telah membinasakan kaum Ad yang pertama (untuk bedakan dengan Tsamud) , dan kaum Tsamud (Ad kedua).

Jarak antara Nabi Hud dan Nabi Sholeh, kira-kira 7 generasi. Dan terjadi kesyirikan, dan Allah utus Nabi Sholeh.

Lokasi kaum Tsamud adalah di kota Al-‘Ula
Kurang lebih 320 km, utara Madinah.
Beda dengan kaum Ad yang Tenggara Madinah.

Saudara mereka, maksud nya saudara se nasab. Bukan seagama.

Wahai Kaumku, ini panggilan sayang kepada mereka, tidak kasar kepada mereka.

بَيِّنَةٌ
Bukti yang besar, tentang KEESAAN Allah.

لَـكُمْ اٰيَةً
Bagi kalian, bukti atau tanda…

نَا قَةُ اللّٰهِ

Kenapa disebut dengan Unta Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dinisbahkan kepada Allah, untuk dimuliakan.

Karena ini unta ajaib,spesial

▶️1. Keluar dari batu, bukan sumber kehidupan. Mereka minta kemustahilan.
Lahir tanpa ayah dan ibu,
▶️2. Langsung besar, Dalam kondisi hamil 10 bulan dan akan punya anak
▶️3. Besar, kuat minum
▶️4. Bisa keluarkan susu yang sangat banyak

Dan Bumi Allah, maka jangan ganggu unta tersebut.

Tujuannya untuk melepaskan udzur mereka, maka jangan ganggu unta tersebut.

Dalam ayat lain, Allah berkata,

لَّهَا شِرْبٌۭ وَلَكُمْ شِرْبُ يَوْمٍۢ مَّعْلُومٍۢ

ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air, dan kalian mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air di hari yang tertentu.

Sebagian ahli tafsir menjelaskan kenapa disebut Tsamud,

Tsamada artinya qolil, sedikit.

Unta itu setelah minum akan keluar susu yang sangat banyak.

Intinya kebiasaan mereka terganggu dalam hal kebutuhan air.

✳️Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا ذْكُرُوْۤا اِذْ جَعَلَـكُمْ خُلَفَآءَ مِنْۢ بَعْدِ عَا دٍ وَّبَوَّاَكُمْ فِى الْاَ رْضِ تَـتَّخِذُوْنَ مِنْ سُهُوْلِهَا قُصُوْرًا وَّتَـنْحِتُوْنَ الْجِبَا لَ بُيُوْتًا ۚ فَا ذْكُرُوْۤا اٰ لَآ ءَ اللّٰهِ وَلَا تَعْثَوْا فِى الْاَ رْضِ مُفْسِدِيْنَ

“Dan ingatlah ketika Dia menjadikan kalian khalifah-khalifah setelah kaum ‘Ad dan menempatkan kamu di bumi. Di tempat yang datar kaliam dirikan istana-istana dan di bukit-bukit kamu pahat menjadi rumah-rumah. Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu membuat kerusakan di bumi.”
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 74)

مِنْۢ بَعْدِ عَا دٍ
Ini menunjukkan ada jarak yang jauh antara Ad dan Tsamud.

Allah sebutkan nikmat-nikmat :
1. Jadi penguasa setelah kaum Ad.
2. Hidup di bumi, Allah siapakan segalanya..
Diberi kemudahan tinggal, mereka membangun dua model rumah (di gunung dan tanah yang landai)

✔️Ada dua pendapat,
A. Agar mereka bisa tinggal di tempat yang sesuai musim nya (panas dan dingin).
B. Umur mereka sangat panjang dan bangunan rumah di gunung lebih permanen.

Para ulama khilaf tentang apakah seorang boleh buat bangunan yang tinggi?

Qurthuby.. Boleh, selama tidak melalaikan ibadah kepada Allah.

Hasan Al Bashri : makruh..

Problem nya adalah saling berbangga, kalau ada keperluan boleh.

Qoshr : rumah yang tinggi, istana.

✳️Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

قَا لَ الْمَلَاُ الَّذِيْنَ اسْتَكْبَرُوْا مِنْ قَوْمِهٖ لِلَّذِيْنَ اسْتُضْعِفُوْا لِمَنْ اٰمَنَ مِنْهُمْ اَتَعْلَمُوْنَ اَنَّ صٰلِحًا مُّرْسَلٌ مِّنْ رَّبِّهٖ ۗ قَا لُـوْۤا اِنَّا بِمَاۤ اُرْسِلَ بِهٖ مُؤْمِنُوْنَ

“Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah, yaitu orang-orang yang telah beriman di antara kaumnya, “Tahukah kalian bahwa Sholeh adalah seorang rasul dari Tuhannya?” Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami percaya kepada apa yang disampaikannya.””
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 75)

Pembesar mereka sombong. Pengikut Nabi Sholeh semuanya lemah, namun tidak semua orang lemah jadi pengikut Nabi Sholeh.

Jawaban orang lemah itu lebih dalam.
Bahkan seluruh yang dibawa Nabi Sholeh benar.

قَا لُـوْۤا اِنَّا بِمَاۤ اُرْسِلَ بِهٖ مُؤْمِنُوْنَ

Dengan ism fail (seperti fiil mudhori), untuk menunjukkan seterusnya akan tetap beriman.

Jawaban ini membuat jengkel para pembesar.

✳️Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

قَا لَ الَّذِيْنَ اسْتَكْبَرُوْۤا اِنَّا بِا لَّذِيْۤ اٰمَنْتُمْ بِهٖ كٰفِرُوْنَ

“Orang-orang yang menyombongkan diri berkata, “Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu percayai.””
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 76)

Mereka jengkel dan ingin bunuh unta tersebut.

✳️Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

فَعَقَرُوا النَّا قَةَ وَعَتَوْا عَنْ اَمْرِ رَبِّهِمْ وَ قَا لُوْا يٰصٰلِحُ ائْتِنَا بِمَا تَعِدُنَاۤ اِنْ كُنْتَ مِنَ الْمُرْسَلِيْنَ

“Kemudian mereka sembelih unta betina itu, dan berlaku angkuh terhadap perintah Tuhannya. Mereka berkata, “Wahai Sholeh! Buktikanlah ancaman kamu kepada kami, jika benar engkau salah seorang rasul.””
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 77)

Mereka menantang Nabi Sholeh untuk datangkan adzab.
Kisah yang ada, kaum Nabi Sholeh punya hewan yang terganggu dengan adanya unta tersebut.

Mereka tidak beriman kepada Nabi Sholeh karena mereka hasad.

Akhirnya mereka berusaha bunuh Unta nya Nabi Sholeh. Mereka buat sayembara dan akhirnya muncul Qudar bin Salif, orang yang kuat, punya suku yang kuat.. Dan kafir kepada Nabi Sholeh. Akhirnya Qudar bin Salif lah yang jadi executor nya..

فَعَقَرُوا

Disebutkan dengan kata ganti jamak (mereka yang bunuh).

Karena executornya tersebut atas persetujuan mereka.

Ini menunjukkan bahwa kita harus waspada terhadap maksiat..

Mereka sombong terhadap adzab Allah..

Nabi Sholeh berkata,

تَمَتَّعُوا فِي دَارِكُمْ ثَلاثَةَ أَيَّامٍ

Bersuku rialah kalian di rumah kalian selama tiga hari. (Hud: 65), 

Setelah unta dibunuh, mereka menyesal dan malah punya rencana untuk membunuh Nabi Sholeh sekalian.

Dan Allah membuat makar atas mereka.

Pada pagi hari Kamis (yaitu hari pertama penangguhan tersebut) wajah mereka berubah warnanya menjadi kuning, persis seperti apa yang dijanjikan oleh Nabi Saleh kepada mereka. Selanjutnya pada hari keduanya dari hari-hari tersebut (yakni hari Jumat) wajah mereka berubah menjadi merah. Pada hari ketiganya (yaitu hari Sabtu) wajah mereka berubah menjadi hitam. Dan pada pagi hari Ahadnya mereka dalam keadaan kaku dan duduk seraya memandang kepada azab Allah dan siksa-Nya yang menimpa mereka;

✳️Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

فَاَ خَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ فَاَ صْبَحُوْا فِيْ دَا رِهِمْ جٰثِمِيْنَ

“Lalu datanglah gempa menimpa mereka, dan mereka pun mati bergelimpangan di dalam reruntuhan rumah mereka.”
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 78)

جٰثِمِيْنَ
Jatuh dengan lutut dan tak berdaya.

Dalam ayat lain, mereka diadzab juga dengan suara dahsyat.

Ada umat yang dibinasakan dengan suara.

✳️Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

فَتَوَلّٰى عَنْهُمْ وَقَا لَ يٰقَوْمِ لَقَدْ اَبْلَغْتُكُمْ رِسَا لَةَ رَبِّيْ وَنَصَحْتُ لَـكُمْ وَلٰـكِنْ لَّا تُحِبُّوْنَ النّٰصِحِيْنَ

“Kemudian dia (Sholeh) pergi meninggalkan mereka sambil berkata, “Wahai kaumku! Sungguh, aku telah menyampaikan amanat Tuhanku kepada kalian dan aku telah menasihati kalian. Tetapi kalian tidak menyukai orang yang memberi nasihat.””
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 79)

Inilah sunnah nya para Nabi, ucapan seperti ini kepada orang yang menentang mereka.

Nabi ﷺ pun berkata seperti ini saat perang Badar kepada Quraisy yang telah mati.

Bisa jadi Allah kembalikan ruh orang-orang kafir tersebut supaya mendengar pernyataan Nabi.

Ahli sejarah menyebutkan bahwa Nabi Sholeh pindah ke Mekkah dan wafat di sana.

Kisah Qudar dengan Unta Nabi Sholeh dijadikan pepatah…
Jangan kalian heran dengan Qudar yang telah membunuh unta Nabi Sholeh. Sesunguhnya setiap kaum itu ada unta dan Qudar.

Semoga bermanfaat.

##$$-aa-$$##

Digita Template

Tafsir Al A'raf

TAFSIR QS AL A’RAF#9: AYAT 65-72 TAFSIR QS AL A’RAF#11: AYAT 80-84
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?