SHIRAH # SA’AD BIN ABI WAQQASH(2) – Perang Qadisiyyah
- SHIRAH # HAMZAH BIN ABDUL MUTHALIB (1)
- SHIRAH # HAMZAN BIN ABDUL MUTHALIB (2) & ABBAS BIN ABDUL MUTHALIB
- SHIRAH # BILAL BIN RABAH
- SHIRAH # SA’AD BIN ABI WAQQASH (1)
- SHIRAH # SA’AD BIN ABI WAQQASH(2) – Perang Qadisiyyah
- SHIRAH # ABDULLAH IBNU UMMI MAKTUM
- SHIRAH # SA’ID BIN ZAID
- SHIRAH # ABU UBAIDAH BIN AL JARRAH
- SHIRAH # MUSH’AB BIN UMAIR
- SHIRAH # THALHAH BIN UBAIDILLAH
Diterbitkan pertama kali pada: 29-Jun-2020 @ 17:05
1 menit membacaShirah Sahabat, Sa’ad bin Abi Waqqash (lanjutan) – Perang Qadisiyyah
Ustadz Muhammad Anwar
24 Dzulqaidah 1440 H
Sa’ad, kisah keteguhan imannya diabadikan di dalam Alqur’an, yaitu saat ibunya memintanya meninggalkan agama yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Ibunya bahkan sampai mogok makan (karena Sa’ad masuk Islam) untuk memaksa Sa’ad balik ke agama orangtuanya..
Ucapan Sa’ad yang sangat terkenal saat itu..
“Hai ibu, perlu engkau ketahui, demi Allah, seandainya engkau mempunyai seratus jiwa, lalu satu persatu keluar dari tubuhmu, niscaya aku tidak akan meninggalkan agamaku karena sesuatu. Dan jika engkau tidak ingin makan, silakan tidak usah makan; dan jika engkau ingin makan silakan makan saja,”
Akhirnya ibuku mau makan.
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
{وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلا تُطِعْهُمَا}
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. (Luqman: 15)
Jika keduanya menginginkan dirimu dengan sangat agar kamu mengikuti agama keduanya (selain Islam), janganlah kamu mau menerima ajakannya, tetapi janganlah sikapmu yang menentang dalam hal tersebut menghambatmu untuk berbuat baik kepada kedua orang tuamu selama di dunia.
{وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ}
dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. (Luqman: 15)
Yaitu jalannya orang-orang yang beriman.
{ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ}
kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (Luqman: 15)
FAIDAH.
1. Walaupun sedang sakit Sa’ad berhasil Memimpin perang Qadisiyyah untuk menaklukkan Persia
2. Kejujuran kaum muslimin dalam mengirim harta rampasan kepada Khalifah Umar bin Khaththab.
3. Sa’ad di akhir usianya lebih memilih makan untuk menghindari fitnah saat ada perselisihan antara Ali dan Umayah.
4. Ketakwaan Sa’ad dan kaum muslimin saat perang yang sangat tinggi.
5. Terbukti kebenaran ucapan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pada kisah Suraqah bin Malik.
##$$-aa-$$##

