Diterbitkan pertama kali pada: 19-Agu-2023 @ 06:13

5 menit membaca

*MAKNA DOA DAN DZIKIR – 22*
Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd
2 Shafar 1445H/19.08.2023
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

➡️ *Kita lanjutkan dengan membaca kitab Hisnul Muslim*

🔵 *Dzikir sebelum tidur*

Dzikir ini sangat penting karena saat tidur adalah kondisi yang sangat lemah.
Orang yang tertidur adalah orang tidur dalam kondisi lalai. Bila demikian maka dikuatirkan bila meninggal juga dalam kondisi yang lalai.

✅1️⃣ Doa Tidur 1 (Al-Mu’awwidzaat)

Yaitu baca 3 Qul.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengajarkan cara mengamalkan bacaan dzikir ini yaitu –
Mengumpulkan dua telapak tangan. Lalu ditiup (sedikit ada air liur) dan dibacakan surat al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Naas. Kemudian dengan dua telapak tangan mengusap tubuh yang dapat dijangkau dengannya.

Dimulai dari kepala, wajah dan bagian tubuh yang terjangkau 3x.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tidak pernah meninggalkan amalan ini. Bahkan saat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sakit parah. (dari Aisyah radhiyallahu anhaa).

Ada sebagian ulama yang mempraktekkan dengan baca suratnya dulu, baru ditiupkan ke telapak tangan. Ini perkara yang fleksibel.

Ada juga dibaca per surat 3x,baru ditiupkan.

✅3️⃣ Membaca Ayat Kursi

Harus dibaca dengan pelan.

اللَّهُ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى السَّمَاوَاتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ ۗ مَن ذَا الَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيمُ ﴿٢٥٥﴾

Allah, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia Yang Hidup Kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (Al-Baqarah [2]: 255). HR. Bukhari.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau pernah ditugasi Rasulullah ﷺ untuk menjaga zakat ramadhan. Malam harinya datang seorang pencuri dan mengambil makanan. Dia langsung ditangkap oleh Abu Hurairah. “Akan aku laporkan kamu ke Rasulullah ﷺ .” Orang inipun memelas. Minta dilepaskan karena dia sangat membutuhkan dan punya tanggungan keluarga. Dilepaslah pencuri ini. Siang harinya Nabi ﷺ bertanya kepada Abu Hurairah tentang kejadian semalam. Setelah diberi laporan, Nabi ﷺ bersabda: “Dia dusta, dia akan kembali lagi.” Benar, di malam kedua dia datang lagi. Ditangkap Abu Hurairah, dan memelas, kemudian beliau lepas.

Abu Hurairah melanjutkan : “Pada malam ketiga, aku terus mengawasinya, ia pun datang dan menumpahkan makanan lalu mengambilnya. Aku pun mengatakan, “Aku benar-benar akan mengadukanmu pada Rasulullah ﷺ. Ini sudah kali ketiga, engkau katakan tidak akan kembali namun ternyata masih kembali. Ia pun berkata, “Biarkan aku. Aku akan mengajari suatu kalimat yang akan bermanfaat untukmu.” Abu Hurairah bertanya, “Apa itu?” Ia pun menjawab, “Jika engkau hendak tidur di ranjangmu, bacalah ayat kursi ‘Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qoyyum …‘ hingga engkau menyelesaikan ayat tersebut. Faedahnya, Allah akan senantiasa menjagamu dan setan tidak akan mendekatimu hingga pagi hari.” Abu Hurairah berkata, “Aku pun melepaskan dirinya dan ketika pagi hari Rasulullah ﷺ bertanya padaku, “Apa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?” Abu Hurairah menjawab, “Wahai Rasulullah, ia mengaku bahwa ia mengajarkan suatu kalimat yang Allah beri manfaat padaku jika membacanya. Sehingga aku pun melepaskan dirinya.” Nabi ﷺ  bertanya, “Apa kalimat tersebut?” Abu Hurairah menjawab, “Ia mengatakan padaku, jika aku hendak pergi tidur di ranjang, hendaklah membaca ayat kursi hingga selesai yaitu bacaan ‘Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qoyyum’.

Lalu ia mengatakan padaku bahwa Allah akan senantiasa menjagaku dan setan pun tidak akan mendekatimu hingga pagi hari. Dan para sahabat lebih semangat dalam melakukan kebaikan.”

Nabi ﷺ  pun bersabda, “Adapun dia kala itu berkata benar, namun asalnya dia pendusta. Engkau tahu siapa yang bercakap denganmu sampai tiga malam itu, wahai Abu Hurairah?” “Tidak”, jawab Abu Hurairah. Nabi ﷺ  berkata, “Dia adalah setan.” (HR. Bukhari).

Kisah ini menunjukkan bahwa Abu Hurairah *tidak sembarangan menerima ilmu, perlu klarifikasi kepada ahli ilmu*.

♦️*Faidah haidts ini*

1️⃣. Mukjizat yang tampak jelas dari Rasulullah ﷺ.
1. Rasulullah ﷺ tahu yang datang semalam
2. Rasulullah ﷺ tahu bahwa akan datang lagi
3. Rasulullah ﷺ tahu itu setan.

2️⃣ Ilmu kadang tidak bermanfaat bagi dirinya namun bermanfaat bagi orang lain. Seperti lilin.

3️⃣ Terkadang ada kafir yang membenarkan sebagian apa yang diyakini orang mukmin. Namun hal ini tidak menjadikan kafir tersebut menjadi mukmin.

4️⃣ Setan (dari golongan jin) bisa menjelma dalam beberapa bentuk sehingga bisa dilihat. Jin (setan) bisa lihat kita namun kita tidak bisa melihat nya.

Jin kadang bisa berubah menjadi ular, anjing hitam. Maka bila ada ular masuk rumah tidak boleh langsung dibunuh. Perintahkan dulu untuk keluar (dengan ancaman). Kalau sudah 3x dan tetap tidak keluar maka itu adalah ular dan boleh dibunuh.

Setan/jin yang merubah wujud jadi manusia maka ketika itu dia sangat lemah. Namun tidak “sakti”.

5️⃣ Jin bisa makan, bisa ngobrol seperti manusia.

Jin bisa numpang nginap dan makan dirumah bila kita masuk rumah tanpa baca Bismillah.

Dari Jabir bin ‘Abdillah, ia pernah mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ لاَ مَبِيتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ. وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ. وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ

“Jika seseorang memasuki rumahnya lantas ia menyebut nama Allah saat memasukinya, begitu pula saat ia makan, maka setan pun berkata (pada teman-temannya), “Kalian tidak ada tempat untuk bermalam dan tidak ada jatah makan.” Ketika ia memasuki rumahnya tanpa menyebut nama Allah ketika memasukinya, setan pun mengatakan (pada teman-temannya), “Saat ini kalian mendapatkan tempat untuk bermalam.” Ketika ia lupa menyebut nama Allah saat makan, maka setan pun berkata, “Kalian mendapat tempat bermalam dan jatah makan malam.” (HR. Muslim).

6️⃣ Bolehnya mewakilkan sesuatu untuk menjaga harta zakat fitrah.
Seseorang boleh mengeluarkan zakat fitrah tiga hari sebelum hari Raya.

7️⃣ Boleh menerima udzur yang kita perkirakan dia benar.

8️⃣ Pencuri tidak dipotong tangan karena mengambil dengan alasan benar-benar membutuhkan misalnya kelaparan.
Juga kadar yang dicuri juga dalam jumlah yang tidak besar. Hukuman potong tangan itu nishab nya 1/4 Dinar. Dan pelaksana potong tangan adalah hakim/pengadilan.
Kita kembalikan kepada penguasa.

9️⃣ Keutamaan ayat kursi yang memberikan pengaruh atas gangguan setan.

Semoga bermanfaat.

##$$-aa-$$##

Digita Template

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?