KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH – 19 HAMBA-HAMBA YANG MENCINTAI PARA SAHABAT RASULULLAH ﷺ
- KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH #01 (Muqaddimah)
- KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH #6 ORANG-ORANG YANG SABAR
- KARAKTERISTIK HAMBA YANG) DICINTAI ALLAH #02 : ORANG YANG BERTAUBAT
- KARAKTERISTIK HAMBA YANG) DICINTAI ALLAH #03 : ORANG-ORANG YANG MENYUCIKAN DIRI.
- KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH-04
- KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH – 19 HAMBA-HAMBA YANG MENCINTAI PARA SAHABAT RASULULLAH ﷺ
- KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH #5 ORANG-ORANG YANG MENGIKUTI TUNTUNAN NABI ﷺ
- KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH #8 ORANG-ORANG YANG BERBUAT ADIL
- KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH #9 JIHAD FII SABILILLAH
- KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH #10 HAMBA YANG SUKA MEMBACA SURAT AL IKHLAS
Diterbitkan pertama kali pada: 12-Okt-2024 @ 08:11
5 menit membaca*KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH – 19 HAMBA-HAMBA YANG MENCINTAI PARA SAHABAT RASULULLAH ﷺ*
Ustadz Rizal Yuliar Putrananda
8 Rabi’ul Akhir 1446H/ 12 Oktober 2024
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima
Ustadz memulai dengan doa memohon ilmu..
رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
Robbi zidnii ‘ilman.
Wahai Rabb-ku, tambahkanlah ilmu kepadaku. (Thaha [20]: 114).
اَللَّهُمَّ انْفَعْنِيْ بِمَا عَلَّمْتَنِيْ، وَعَلِّمْنِيْ مَا يَنْفَعُنِيْ، وَزِدْنِيْ عِلْماً
Allaahumman-fa’nii bimaa ‘allamtanii, wa ‘allimnii maa yanfa’unii, wa zidnii ‘ilman.
Ya Allah, berilah aku manfaat dengan apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, ajarilah aku apa yang bermanfaat bagiku, dan tambahkanlah ilmu kepadaku.
HR. Ibnu Majah
اَللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ الهُدَى، وَالتُّقَى، وَالعَفَافَ، وَالغِنَى
Allaahumma innii as-alukal hudaa, wat-tuqoo, wal ‘afaaf, wal ghinaa.
Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, diberikan sifat ‘afaf dan ghina.
HR. Muslim
Istiqomah di atas ketaatan kepada Allah itu berat, karenanya Allah menuntun kita untuk memohon pertolongan kepada Allah supaya di tunjukkan jalan yang lurus.
Istiqomah di jalan lurus itu berat.
Para ulama berkata : barangsiapa yang istiqomah maka akan lurus dan sebaliknya.
Dan kita tidak tahu apa yang akan terjadi besuk.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌ مَّا ذَا تَكْسِبُ غَدًا
ۗ وَّمَا تَدْرِيْ نَـفْسٌ بِۢاَيِّ اَرْضٍ تَمُوْتُ
“Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati.”
(QS. Luqman 31: Ayat 34)
Maka dari itu Ustadz menasihati untuk istiqomah untuk (tauhid, Ittiba, menuntut ilmu dst).
اَللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ، وَشُكْرِكَ، وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Allaahumma a’innii ‘alaa dzikrika, wa syukrika, wa husni ‘ibaadatik.
Ya Allah, tolonglah aku untuk berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, serta beribadah dengan baik kepada-Mu.
Ama ba’ du..
Ulama menjelaskan seseorang mengaku cinta Allah itu mudah. Yang jadi masalah adalah apakah Allah mencintai kita?
➡️ *HAMBA YANG MENCINTAI PARA SAHABAT RASULULLAH ﷺ*
Sahabat adalah generasi terbaik, yang Allah pilih untuk mendampingi Rasulullah ﷺ ketika turun wahyu. banyak yang ada di jaman Rasulullah ﷺ hidup tapi tidak sedikit yang tidak beriman.
Allah mencintai para sahabat.
Allah berfirman.
فَأَنزلَ السَّكِينَةَ عَلَيْهِمْ
lalu menurunkan ketenangan atas mereka (Al-Fath: 18)
Allah tahu hati para shahabat radhiallahu anhum. Dan Allah tahu iman yang jujur dan yang munafik.
Allah tahu hati sahabat – ini konteks pujian. Karena Allah ingin memuji mereka Karena iman mereka tulus.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَا لسّٰبِقُوْنَ الْاَ وَّلُوْنَ مِنَ الْمُهٰجِرِيْنَ وَا لْاَ نْصَا رِ وَا لَّذِيْنَ اتَّبَعُوْهُمْ بِاِ حْسَا نٍ ۙ رَّضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ وَاَ عَدَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ تَحْتَهَا الْاَ نْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۤ اَبَدًا ۗ ذٰلِكَ الْـفَوْزُ الْعَظِيْمُ
“Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama/ awal (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar (para sahabat) dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridho kepada mereka dan mereka pun ridho kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung.”
(QS. At-Taubah 9: Ayat 100)
Kata لسّٰبِقُوْنَ maknanya tercepat dalam kebaikan.
Allah ridho kepada para sahabat.
Dan mereka ridho kepada Allah.
Para sahabat menerima semua hukum dari Allah dan Rasul-Nya dengan yakin tanpa keraguan…
Allah siapkan جَنّٰتٍ – surga dalam bentuk jamak.
Dalam hadits disebutkan,
لاَ يُحِبُّهُمْ إِلَّا مُؤْمِنٌ ، وَلاَ يُبغِضُهُم إِلَّا مُنَافِقٌ ، مَنْ أَحَبَّهُمْ فَأَحبَّهُ اللَّهُ ، ومَنْ أَبْغَضَهُمْ فَأَبْغَضَهُ اللَّهُ
“Tidaklah mencintai para sahabat kecuali mukmin. Tidaklah membenci mereka kecuali munafik. Siapa yang mencintai para sahabat, maka Allah mencintai mereka. Siapa yang membenci para sahabat, maka Allah membenci mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hanya ada dua pilihan yaitu cinta atau benci.
Ini adalah bagian dari aqidah Islam.
Ada sebagian orang yang syahadat, puasa, tawaf di Kabah namun benci sahabat radhiallahu anhum.
❗Jadikan anak cucu kita cinta pada para shahabat. ❗
Dalam hadits yang lain..
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حماد بن زيد عن ثابت عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ السَّاعَةِ فَقَالَ مَتَى السَّاعَةُ قَالَ وَمَاذَا أَعْدَدْتَ لَهَا قَالَ لَا شَيْءَ إِلَّا أَنِّي أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ قَالَ أَنَسٌ فَمَا فَرِحْنَا بِشَيْءٍ فَرَحَنَا بِقَوْلِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ قَالَ أَنَسٌ فَأَنَا أُحِبُّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ مَعَهُمْ بِحُبِّي إِيَّاهُمْ وَإِنْ لَمْ أَعْمَلْ بِمِثْلِ أَعْمَالِهِمْ
Sulaiman bin Harb telah menyampaikan kepada kami, dia mengatakan, ‘Kami diberitahu oleh Hammad bin Zaid dari Tsabit dari Anas Radhiyallahu anhu ,dia mengatakan bahwa ada seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang hari kiamat. Orang itu mengatakan, ‘Kapankah hari kiamat itu?’ Rasulullah ﷺ balik bertanya, ’Apa yang telah engkau persiapkan untuk hari itu?’ Orang itu menjawab, ‘Tidak ada, hanya saja sesungguhnya saya mencintai Allâh Azza wa Jalla dan Rasul-Nya ﷺ.’ Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai.’
Anas Radhiyallahu anhu (Sahabat Rasulullah ﷺ yang meriwayatkan hadits ini) mengatakan, “Kami tidak pernah merasakan kebahagiaan (setelah hidayah Islam) sebagaimana kebahagiaan kami ketika mendengar sabda Rasulullah, ‘Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai.’
Anas Radhiyallahu anhu mengatakan, ‘Saya mencintai Nabi ﷺ , Abu Bakr dan Umar. Saya berharap bisa bersama mereka dengan sebab kecintaanku kepada mereka meskipun saya tidak mampu melakukan amalan yang mereka lakukan
HR Bukhari.
Rasulullah ﷺ akan berada di surga.. Maka orang yang mencintai Rasulullah ﷺ juga akan berada di surga.
Komitmen yang tinggi… Cinta Allah, cinta Rasulullah ﷺ dan cinta semua sahabat Radhiallahu’anhum.
Seorang Alim bernama Abu Zur’ah Ar Rozi rahimahullah berkata – jika kau lihat seseorang mencaci maki satu sahabat saja maka dia adalah zindiq (kafir). ✅
Karena bagi kami kaum mukmin Al Qur’an itu haq, hadits itu benar (absolut kebenaran), dan yang menukilkan Al Qur’an dan hadits adalah para shahabat. Maka orang yang berusaha gugur kan saksi Al Quran dan Hadits berarti akan gugurkan Al Qur’an dan hadits.
Para shahabat adalah saksi Al Qur’an dan Hadits. ❗❗
Para shahabat sudah Allah pastikan Allah mencintai para shahabat.
Pelajarilah kisah para shahabat yang ajaib, yang tidak akan terulang.
Ustadz memberi contoh kisah hebat nya Abdurrahman bin Auf, saudagar yang kaya raya namun harus meninggalkan Mekkah tanpa membawa harta, semua harta di tinggalkan.. Namun dalam waktu yang singkat belia Abdurrahman bin Auf bisa sukses kembali menjadi saudagar (jualan minyak dan semacam keju)
Beliau menolak harta pemberian saudara baru – Sa’ad Ibnu Rabi’.
Tidak lama kemudian Abdurrahman bin Auf menikah (tanpa mengundang Rasulullah ﷺ saat akad nikah). Jadi jangan baper kalau tidak diundang saat walimah teman dekat kita. ✅
Allah menjaga kemurnian Islam dengan Al Qur’an dan Sunnah.
Marilah berusaha untuk meneladani para shahabat radhiyallahu anhum.
Effort kita yang kurang…
✅ Ustadz menceritakan kisah sahabat (atas rekomendasi Rasulullah ﷺ ) yang menjamu shahabat lain yang kelaparan dan mengutamakan sahabat yang kelaparan daripada jatah untuk anak-anaknya (sambil menemani dengan ikut pura-pura makan dalam keadaan gelap).
✅ Kisah Perang Badr. Yang awalnya bukan untuk adu senjata. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memotivasi shahabat akan dekat nya surga dengan mati syahid.
Dalam Shahih Muslim, Anas menceritakan bahwa Rasululah ﷺ bersabda…
“Bangkitlah menuju jannah yang luasnya seluas langit dan bumi. Berkatalah ‘Umair bin Al Humam Al-Anshari: “Wahai Rasulullah, surga seluas langit dan bumi?”
“Ya.” Kata Rasulullah. ‘Umair berkata lagi: “Bagus. Bagus.”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bertanya: “Apa yang mendorongmu mengatakan bagus, bagus?”
Kata ‘Umair: “Tidak ada, wahai Rasulullah kecuali berharap agar aku menjadi penghuninya.”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam berkata: “Engkau penghuninya.”
‘Umair mengeluarkan kurma dari kantung bekalnya dan mulai memakannya. Tapi kemudian dia berkata: “Kalau aku masih hidup sampai memakan habis kurmaku ini, sungguh adalah kehidupan yang sangat panjang.” Lalu dia membuang kurma itu dan maju ke tengah-tengah musuh hingga dia sendiri terbunuh.”
Pertempuran mulai berlangsung. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam melihat kekuatan pasukan tidak seimbang kemudian beliau masuk ke dalam tenda yang disediakan dan mulai bermunajat, berbisik memanggil Rabbnya, memohon agar Allah membuktikan janji-Nya. HR Muslim.
Semoga bermanfaat.
#salaf #cinta #Allah #surga #sunnah
#naungan #petunjukrasulullah #salaf #sunnah #bid’ah #sahabat #haq
##$$-aa-$$##

