TematikUstadz Musa Mulyadi, Lc

AMALAN YANG MENDATANGKAN MAHABATULLAH

3 menit membaca

*AMALAN YANG MENDATANGKAN MAHABATULLAH*
Ustadz Musa Mulyadi, Lc
28 Syawal 1446H/27 April 2025
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

MAHABATULLAH = kecintaan Allah ﷻ.

Yang penting adalah dicintai Allah karena mencintai Allah semua orang bisa berkata seperti itu.

🔹1. Dalam sebuah hadits qudsi.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ : «إِنَّ اللهَ تَعَالَى قَالَ: مَنْ عَادَى لِي وَلِيّاً فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالحَرْبِ. وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِيْ بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ. وَمَا يَزَالُ عَبْدِيْ يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ، فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِي يَسْمَعُ بِهِ، وَبَصَرَهُ الَّذِي يُبْصِرُ بِهِ، وَيَدَهُ الَّتِي يَبْطِشُ بِهَا، وَرِجْلَهُ الَّتِي يَمْشِي بِهَا. وَلَئِنْ سَأَلَنِي لَأُعْطِيَنَّهُ، وَلَئِنْ اسْتَعَاذَنِي لَأُعِيْذَنَّهُ» رَوَاهُ البُخَارِيُّ.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda: “Sungguh Allah berfirman:

‘Barangsiapa yang memusuhi salah satu waliKu, maka Aku telah umumkan perang kepadanya.

Dan tidaklah seorang hambaKu mendekatkan diri kepadaKu dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada amalan yang Aku wajibkan atas dia.

Dan hambaKu masih terus mendekatkan diri kepadaKu dengan amalan-amalan sunnah sampai Aku mencintainya.

Dan kalau Aku sudah mencintainya, maka pendengarannya yang dengannya dia mendengar sesuai dengan keinginanKu, matanya yang dengannya dia melihat juga sesuai dengan keinginanKu, tangannya yang dengannya dia memegang dengan kuat juga berjalan sesuai dengan keinginanKu, dan kakinya yang dengannya dia berjalan itu juga sesuai dengan keinginanKu.

Dan kalau seandainya dia meminta, niscaya Aku akan beri. Dan kalau seandainya dia meminta perlindungan maka Aku akan berikan perlindungan.’” (HR. Bukhari)

Wali disini adalah orang yang bertakwa, yang menjalankan petunjuk sesuai petunjuk Rasulullah ﷺ. Dan tidak harus punya karomah.

Perang disini berarti Allah sangat tidak suka. Salah satu dosa yang ancaman perang dengan Allah adalah Riba. Ini artinya setara dosa orang yang memusuhi wali Allah dengan dosa riba.

Taqarub disini maksudnya adalah ibadah kepada Allah ﷻ. Dan ibadah yang paling Allah cintai adalah ibadah yang wajib.

Ibadah ada dua, wajib dan sunnah.

Wajib : sholat 5 waktu, zakat untuk harta yang sudah capai nishab, puasa, haji bagi yang mampu.

Sunnah : sholat rawatib, sholat witir dan lainnya. Sedekah sunnah, membantu orang lain, berakhlak baik.

Bila Allah cintai seseorang..

Maka – pendengar orang tersebut hanya akan mendengar hal-hal yang Allah cintai.

Mata menjadi terjaga dari hal-hal yang haram.

Tangan juga akan melakukan hal-hal yang Allah sukai.

Kaki juga bergerak untuk hal-hal yang Allah cintai.

Itulah kenikmatan, yang tidak bisa dipilih, tidak bisa dibeli.

Banyak orang yang rindu atas nikmatnya sholat tahajud, bisa baca Al Qur’an dst..

Dan doa orang yang Allah cintai adalah mustajab.

🔹2. Ihsan

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

  وَاَ حْسِنُوْا  ۛ  اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ

“dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 195)

Rasululluah shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadist Jibril :

قَالَ فَأَخْبِرْنِى عَنِ الإِحْسَانِ. قَالَ « أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ »

“’Wahai Rasulullah, apakah ihsan itu? ‘ Beliau menjawab, ‘Kamu menyembah Allah seakan-akan kamu melihat-Nya, maka jika kamu tidak melihat-Nya maka sesungguhnya Dia melihatmu.” (H.R. Muslim 102).

✅ Makna Ihsan.

A. Beribadah seolah-olah melihat Allah dan jika tidak melihat Allah maka Allah pasti lihat.
B. Waspada, takut akan adzab Allah.

Kita kekurangan Ihsan dalam kehidupan sehari-hari.

Misal
. orang tidak buang sampah pada tempatnya.
. Tidak mau antri
. Lewat bahu jalan

🔹3. Berbuat Adil

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَاَ قْسِطُوْا ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِيْنَ

” dan berlakulah adil. Sungguh, Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.”
(QS. Al-Hujurat 49: Ayat 9)

Adil itu tidak harus setara.

Contoh nya
Warisan, ini adalah pemberian Allah.
Berbuat adil kepada anak-anak.

Bahkan kita diperintahkan untuk adil pada diri sendiri.

وَلا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ 

Dan janganlah kalian menjatuhkan diri kalian sendiri ke dalam kebinasaan. (Al-Baqarah: 195)

Dalam bermuamalah, maka muamalah dengan cara yang adil. Setara dengan orang lain.

Berbuat adil lah, seperti kita ingin orang lain berbuat adil untuk kita.

🔹4. Bertaubat dan bersuci.

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri. Qs Al Baqarah ayat 222.

Suci diri – bersih diri, banyak fitrah sebagai muslim untuk bersih diri.

🔹5. Jihad di jalan Allah..

Firman Allah..

إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلَّذِينَ يُقَـٰتِلُونَ فِى سَبِيلِهِۦ صَفًّۭا كَأَنَّهُم بُنْيَـٰنٌۭ مَّرْصُوصٌۭ

Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.
Surat As-Saff (61) Ayat 4

Jihad ada dua.
1. Menundukkan yang lain, mengajak kepada Islam.
2. Membela diri dan harta.

Syarat jihad..
A. Mampu, punya kekuatan, bukan hanya semangat biar tidak jatuh pada mati konyol.

Dalam fiqih, jihad dibahas di bagian akhir, hikmah nya adalah perlu ilmu yang cukup banyak.

Bangunan kokoh – bersatu. Maka dari itu sunnah nabi adalah persatuan.

Semoga bermanfaat

#salaf #sunnah #suci #bersih #taubat

##$$-aa-$$##

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?