This entry is part 7 of 7 in the series Bayan Salaf
3 menit membaca

🗒️ *BAYAN SABILI SALAF #07*
Penulis – Syaikh Faisal bin Qazar al Jazim.
🎤 Ustadz Dr Musyaffa Ad Dariny, Lc MA
Ahad, 30 Dzulqaidah 1447H/ 14 Mei 2026 (Ba’da Subuh)
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

➡️ *KEBENARAN TIDAK DIUKUR DENGAN BANYAKNYA JUMLAH*

Tapi berdasarkan dalil yang shahih, yang kuat walaupun dalil tersebut diselisihi banyak orang.

Musonif mendatangkan dalil, diantaranya firman Allah,

1. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

وَإِن تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ ۚ

“Dan jika engkau menuruti kebanyakan orang yang ada di bumi, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah.”
(QS. Al-An‘am: 116)

Ayat ini jelas menunjukkan bahwa kebanyakan orang di atas hidayah, kebenaran.

Kebanyakan orang punya keinginan tidak baik.

2. Firman Allah:

إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتًا لِلَّهِ حَنِيفًا وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

“Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam (teladan) yang patuh kepada Allah lagi hanif, dan dia bukanlah termasuk orang-orang musyrik.”
(QS. An-Nahl: 120)

Disini Ibrahim disebut أُمَّةً – bentuk jamak (padahal beliau sendiri) – bisa bermakna pemimpin.
Ini gambaran seperti banyak orang.

3. Hadits Nabi ﷺ

Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda:

عُرِضَتْ عَلَيَّ الْأُمَمُ، فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ وَمَعَهُ الرُّهَيْطُ، وَالنَّبِيَّ وَمَعَهُ الرَّجُلُ وَالرَّجُلَانِ، وَالنَّبِيَّ وَلَيْسَ مَعَهُ أَحَدٌ…

“Telah diperlihatkan kepadaku umat-umat. Maka aku melihat seorang nabi bersama sekelompok kecil orang, dan seorang nabi bersama satu atau dua orang, dan seorang nabi yang tidak bersama seorang pun…”
HR Bukhari dan Muslim

Umat disini maknanya pengikut nabi sejati.

4. Hadits lain

Nabi ﷺ bersabda,

بدأ الإسلام غريباً وسيعود غريباً كما بدأ

“Islam muncul dalam keadaan asing dan akan kembali dalam keadaan asing.”
HR Muslim

Dahulu Nabi ﷺ datang juga sendirian.
Saat ini banyak muslim tidak boleh tidak tahu ajaran islam yang hakiki. Islam sudah mulai asing lagi.

Di dunia ini penduduk yang beragama Islam adalah minoritas, dan jumlah Ahlu sunnah wal jamaah juga minoritas dari seluruh yang muslim.

5. Atsar dari Abdullah bin Mas’ud.

Sungguh justru kebanyakan Al Jamaah (manusia) meninggalkan Al Jamaah (kebenaran).

الْجَمَاعَةُ مَا وَافَقَ الْحَقَّ وَإِنْ كُنْتَ وَحْدَكَ

“Al-Jama‘ah adalah yang sesuai dengan kebenaran, walaupun engkau sendirian.”

6. Perkataan yang dinukil dari Ishaq bin Rahuyah rahimahullah:

لَوْ سَأَلْتَ الْجُهَّالَ عَنِ السَّوَادِ الأَعْظَمِ لَقَالُوا: جَمَاعَةُ النَّاسِ، وَلَا يَعْلَمُونَ أَنَّ الْجَمَاعَةَ عَالِمٌ مُتَمَسِّكٌ بِأَثَرِ النَّبِيِّ ﷺ وَطَرِيقِهِ، فَمَنْ كَانَ مَعَهُ وَاتَّبَعَهُ فَهُوَ الْجَمَاعَةُ، وَمَنْ خَالَفَهُ تَرَكَ الْجَمَاعَةَ

“Seandainya engkau bertanya kepada orang-orang jahil tentang siapakah As-Sawadul A‘zham (kelompok besar kaum muslimin), mereka akan mengatakan: mayoritas manusia. Padahal mereka tidak mengetahui bahwa Al-Jama‘ah adalah seorang alim yang berpegang teguh dengan atsar Nabi ﷺ dan jalannya.
Maka siapa yang bersama beliau dan mengikutinya, dialah Al-Jama‘ah. Dan siapa yang menyelisihinya berarti telah meninggalkan Al-Jama‘ah.”

✅ MASAIL

1. Kebanyakan manusia tidak diatas kebenaran. Qs Al Anam.

2. Allah mensifati Nabi Ibrahim dengan sifat ummah – seakan banyak orang, padahal beliau sendirian.

3. Dalam bab ini : sesungguhnya jumlah yang banyak bukan tanda kebenaran dan tidak menunjukkan kebenaran. (ini tidak berlaku di kalangan ulama – bahwa pendapat mayoritas ulama biasanya benar, karena ulama adalah orang-orang yang berilmu). Dan kebanyakan ulama pun masih minoritas. Kalau imam 4 sepakat pada pendapat tertentu, maka biasanya itulah yang benar.

4. Sesungguhnya kebenaran diketahui dengan dalil yang kuat bukan dengan jumlah yang banyak.

5. Yang dimaksud dengan Al Jamaah adalah bersatu diatas kebenaran walaupun yang berjalan di atas kebenaran itu sedikit.

Selanjutnya Ustadz mengingatkan pentingnya 10 awal Dzulhijjah. Bahkan 10 hari Dzulhijjah (siangnya), lebih mulia dari 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ

Para sahabat bertanya:

وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ؟

Beliau ﷺ menjawab:

وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ، فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ

“Tidak ada hari-hari yang amal saleh pada hari-hari itu lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah).”

Para sahabat bertanya:

“Tidak juga jihad di jalan Allah?”

Beliau ﷺ menjawab:

“Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya lalu tidak kembali sedikit pun dari itu.”
HR Bukhari

Allah juga berfirman dalam Al-Qur’an:

وَالْفَجْرِ
وَلَيَالٍ عَشْرٍ

“Demi fajar, dan malam yang sepuluh.”

Imam Ath Thobari berkata : Banyak ulama menafsirkan “malam yang sepuluh” sebagai sepuluh awal bulan Dzulhijjah.

Rasulullah ﷺ bersabda:
مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَإِنَّهُ لَيَدْنُو، ثُمَّ يُبَاهِي بِهِمُ الْمَلَائِكَةَ، فَيَقُولُ: مَا أَرَادَ هَؤُلَاءِ؟

“Tidak ada hari ketika Allah lebih banyak membebaskan hamba dari neraka dibanding hari Arafah. Dan sungguh Allah mendekat, lalu membanggakan mereka di hadapan para malaikat, seraya berfirman: ‘Apa yang diinginkan oleh mereka ini?’”
HR Muslim.

Keutamaan puasa hari Arafah, bisa hapus kan dosa dua tahun.

Tanggal 10 Dzulhijjah adalah hari agung, disitu ada penyembelihan Qurban m

Amalan utama dalam 10 awal Dzulhijah.
1. Puasa. Rasulullah ﷺ biasa puasa pada tanggal 1-9 Dzulhijjah. Hukum nya sunnah muakadah. Dan paling Afdhal adalah pada 9 Dzulhijjah.

2. Takbiran – takbir, tahlil, takbir, tahmid.

Dahulu Ibnu Umar dan Abu Hurairah takbiran di sepuluh awal Dzulhijah di pasar-pasar dan tidak ada sahabat yang mengingkari.

Dahulu, Umar takbir di Mina dan para sahabat yang dengar ikut takbir.

Amalan lain, dzikir yang lain dan doa. Doa ini mustajab.

3. Banyak sedekah. Sedekah tidak ada rugi. Ada hak kaum fakir miskin dari harta kita.

Semoga bermanfaat.

#sunnah #salaf #sahabat #manhaj #aqidah #bid’ah #pecahbelah #persatuan

##$$-aa-$$##

Bayan Salaf

BAYAN SABILI SALAF #06
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?