MAKNA DOA DAN DZIKIR – 46
Diterbitkan pertama kali pada: 22-Jun-2024 @ 07:21
3 menit membaca*MAKNA DOA DAN DZIKIR – 46*
Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd
15 Dzulhijjah 1445H/22.06.2024
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima
Kitab – Hisnul Muslim.
➡️ BILA DISUGUHI MAKANAN / SUSU
Rasulullah shallallahu alaihi wasalam bersabda: “Barangsiapa yang diberi rezeki oleh Allah berupa makanan, hendaklah membaca:
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْهِ وَأَطْعِمْنَا خَيْرًا مِنْهُ
Allaahumma baarik lanaa fiihi wa ath’imnaa khairan minhu.
“Ya Allah! Berilah kami berkah dengan makan itu dan berilah makanan yang lebih baik”.
Apabila diberi rezeki berupa minuman susu, hendaklah membaca:
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْهِ وَزِدْنَا مِنْهُ
Allaahumma baarik lanaa fiihi wa zidnaa minhu.
“Ya Allah! Berilah kami berkah padanya dan tambahkanlah kepada kami (berkah) darinya”. [HR. At-Tirmidzi]
Riwayat dari sahabat Rasulullah yaitu Ibnu Abbas , “Aku bersama Rasulullah ﷺ dan Khalid bin al Walid masuk ke rumah Maimunah. Maimunah menyuguhkan kepada kami satu wadah berisi susu kambing. Rasulullah ﷺ lantas meminumnya. Aku berada di sebelah kanan Rasulullah sedangkan Khalid ada di sebelah kiri Rasulullah.
Rasulullah ﷺ bersabda, “Jika minum susu maka ucapkanlah, ‘Allahumma barik lana fihi wa zidna minhu’ (Ya Allah berkahilah kami pada susu ini dan tambahkanlah untuk kami lebih dari itu) karena tidak ada makanan dan minuman yang setara dengan susu.” (HR. Al-Baihaqi )
Rasulullah ﷺ bersabda, “Tidak ada satupun makanan yang bisa menggantikan makanan dan minuman melebihi susu”. HR Ahmad.
➡️ Faidah.
1. Dianjurkan selalu memuliakan tamu walaupun dia sering ke rumah kita.
2. Disunnahkan untuk mendahulukan sisi yang kanan untuk hal-hal yang baik.
3. Itsar adalah perbuatan baik pada perkara dunia. Dalam hal ibadah dianjurkan untuk mendahulukan kita sendiri.
4. Sunnah hukumnya menghidangkan susu kepada tamu. Ini perbuatan Nabi ﷺ dan para shahabat radhiyallahu anhum.
5. Dianjurkan untuk baca doa keberkahan pada yang hadir dan tambahan.
➡️ 70. Do’a setelah makan
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنِي هَذَا، وَرَزَقَنِيهِ، مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ
Alhamdu lillaahil ladzi ath’amanii haadzaa wa razaqaniihi min ghairi haulin minniii wa la quwwatin.
“Segala puji bagi Allah Yang memberi makan ini kepadaku dan Yang memberi rezeki kepadaku tanpa daya dan kekuatanku.” riwayat banyak perawi hadits selain Nasai.
🔹Rezeki ada dua.
1. Materi yang dimanfaatkan oleh tubuh. Rezeki ini sifatnya umum.
2. Rezeki yang hubungan dengan agama dan, iman kita. Rezeki ini khusus dari Allah kepada orang-orang yang Allah pilih.
Dari Anas radhiyallahu anhu, katanya: “Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya Allah itu niscaya meridhai pada seorang hamba, jikalau ia makan sesuatu makanan -pagi ataupun sore, kemudian mengucapkan puji-pujian kepada Allah atas makanan yang dimakannya itu, ataupun meminum sesuatu minuman, kemudian mengucapkan puji-pujian kepada Allah atas minuman yang diminumnya itu.” (Riwayat Muslim)
🔹Semakin seseorang menampakkan kelemahan, kefakiran kepada Allah maka semakin tinggi ubudiah kepada Allah.
🔹Adab makan dengan tangan kanan.
🔹Usahakan makan dari yang terdekat dengan kita. Kecuali menu yang tidak ada dekat dengan kita.
🔹Jangan makan dahulu kecuali telah datang kabirul kaum – senior, Ustadz. Hadits dari Hudzaifah Ibnu Yaman.
🔹Jangan mencela makanan. (beda dengan memberi informasi).
🔹Tidak boleh meniup makanan. Termasuk saat bernafas bersamaan minum.
Hadis dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma,
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يُتَنَفَّسَ فِي الإِنَاءِ أَوْ يُنْفَخَ فِيهِ
Nabi ﷺ melarang bernafas di dalam gelas atau meniup isi gelas. (HR. Ahmad).
🔹Selesai makan dianjurkan untuk jilat jari tangan.
وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله الهم قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صلى الله عليه و سلم : “إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ طَعَامًا فَلاَ يَمْسَحْ يَدَهُ حَتَّى يَلْعَقَهَا أَوْ يُلْعِقَهَا.” مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ .
Dari Ibnu ‘Abbas Radiyallāhu anhuma ia berkata: Rasūlullāh Shallallāhu ‘Alayhi Wasallam bersabda: “Jika salah seorang di antara kalian makan maka janganlah ia mencuci tangannya sebelum menjilatinya atau menjilatkan kepada yang lainnya.”
(Muttafaqun ‘alaih)
➡️ 71. Do’a tamu untuk orang yang menjamu makan
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَهُمْ فِيْمَا رَزَقْتَهُمْ، وَاغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ
Allaahumma baarik lahum fiima razaqtahum, waghfir lahum warhamhum.
“Ya Allah! Berilah berkah apa yang Engkau rezekikan kepada mereka, ampunilah dan rahmati mereka.” [HR. Muslim]
Berkah – sesuatu yang terus ditambah dan berkesinambungan.
“Dari Abdullah bin Bisr radhiyallahu ‘anhu, “Nabi pernah dihadiahi kurma, lalu Beliau mengulurkan dan mengeluarkan bijinya dengan meletakkan di antara dua jari dan beliau meletakkan telunjuk yang telunjuk dan tengah.” (HR Muslim).
Hadits ini penggalan dari hadits yang lebih panjang, dimana Rasulullah ﷺ hadir saat diundang makan oleh ayah dari Abdullah bin Bisr.
Faidah.
1. Tawadhu nya Rasulullah ﷺ
2. Hidangkan makan dekat dengan tamu.
Tamu nya adalah musafir.
3. Afdhal nya mendahulukan hidang makanan baru minuman. Jangan memberatkan diri.
4. Boleh meminta doa dari tamu (yang musafir).
Semoga bermanfaat.
#makan #minum #susu #adab #rezeki
##$$-aa-$$##


